![]() |
| Polda Sumsel terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan energi nasional melalui pengawasan dan evaluasi pengelolaan sumur minyak masyarakat |
PALEMBANG MSM.COM —
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat dukungannya terhadap
program ketahanan energi nasional melalui pengawasan dan evaluasi pengelolaan
sumur minyak masyarakat yang tersebar di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas pemanfaatan sumber daya alam
berjalan aman, tertib, berkelanjutan, serta selaras dengan kepentingan
masyarakat, lingkungan hidup, dan negara.
Komitmen
tersebut ditegaskan dalam Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Pelaksanaan Survei
Sumur Masyarakat yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah
Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., di Ruang Video
Conference Lantai II Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Rabu, 3 Juni 2026.
Kegiatan
ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi hasil survei lapangan sekaligus
merumuskan langkah-langkah kolaboratif dalam mengelola aktivitas sumur
masyarakat yang selama ini berkembang di sejumlah daerah penghasil minyak di
Sumatera Selatan. Pengelolaan yang tepat dinilai penting untuk menjaga
keselamatan masyarakat, melindungi lingkungan hidup, serta memastikan
pemanfaatan sumber daya alam berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hadir
dalam kegiatan tersebut sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel, antara lain Kepala
Biro Operasi Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K.,
M.Si., Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Doni Satrya
Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si., Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda
Polda Sumsel Kombes Pol Azam Himawan, S.I.K., Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto,
S.I.K., M.I.K., Wakapolres Musi Banyuasin Kompol Helmi Ardiansyah, serta Wakil
Direktur Intelijen Keamanan Polda Sumsel AKBP Mario Ivanry.
Selain
unsur kepolisian, rapat juga dihadiri pemangku kepentingan sektor energi dan
sumber daya alam, yakni Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan
Bambang Dwi Djuniarto, General Manager Pertamina EP Zona A Djujuwanto,
perwakilan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan,
serta jajaran Medco EP Grissik yang diwakili oleh Manager Offsite Nurdin dan
Manager Relation Sudewo.
Pengelolaan
sumur masyarakat merupakan isu strategis yang tidak hanya berkaitan dengan
aspek ekonomi masyarakat, tetapi juga menyangkut keselamatan kerja,
perlindungan lingkungan hidup, keamanan investasi, dan keberlangsungan sektor
energi nasional. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi lintas sektor yang kuat
agar setiap aktivitas pengelolaan sumber daya alam dapat berjalan sesuai
prinsip keselamatan, kepatuhan hukum, dan keberlanjutan.
Dalam
forum tersebut, para peserta membahas berbagai aspek penting, mulai dari hasil
survei lapangan, pemetaan wilayah sumur masyarakat, potensi risiko keselamatan
kerja, dampak lingkungan, hingga langkah-langkah mitigasi untuk mencegah
terjadinya kecelakaan kerja maupun pencemaran lingkungan yang dapat merugikan
masyarakat sekitar.
Kegiatan
ini juga merupakan implementasi Program Presisi Polri yang menempatkan
kepolisian sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan
keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif mendukung pembangunan
nasional melalui pengamanan aset strategis dan pengelolaan sumber daya alam
yang berkelanjutan.
Wakil
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K.,
M.T.C.P., menegaskan bahwa pengelolaan sumur masyarakat harus dilakukan secara
terukur dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat ekonominya
dapat dirasakan masyarakat tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kelestarian
lingkungan.
baca berita lainnya di google news
