-->

IKLAN

IKLAN

Semalam Bersama Al-Quran, Polda Sumsel Maknai Hari Bhayangkara ke-80 dengan Doa dan Keikhlasan

mediasinarmuratara
01 Juli 2026, 18:18 WIB Last Updated 2026-07-01T11:18:46Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Polda Sumatera Selatan menghadirkan nuansa spiritual dalam puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 melalui kegiatan Khataman Al-Quran bersama 80 hafiz yang diinisiasi langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum


 

PALEMBANG MSM.COM — Polda Sumatera Selatan menghadirkan nuansa spiritual dalam puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 melalui kegiatan Khataman Al-Quran bersama 80 hafiz yang diinisiasi langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Aman Komplek Paakri Palembang mulai Selasa malam, 30 Juni 2026, setelah Salat Isya hingga Rabu, 1 Juli 2026, setelah Salat Subuh.

 

Lantunan ayat suci Al-Quran tidak pernah terputus. Delapan puluh hafiz dari berbagai pondok pesantren, rumah tahfiz, dan komunitas penghafal Al-Quran di Kota Palembang dan sekitarnya bergantian menyelesaikan bacaan Al-Quran sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan masyarakat Sumatera Selatan, serta kelancaran pengabdian Polri kepada masyarakat.

 

Angka 80 dipilih sebagai simbol 80 tahun perjalanan pengabdian Polri kepada bangsa dan negara. Setiap hafiz merepresentasikan satu tahun pengabdian Bhayangkara, sehingga keseluruhan khataman menjadi refleksi rasa syukur atas perjalanan panjang institusi Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Prosesi khataman ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Khoiril Amin. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya khataman yang menjadi hajat Kapolda Sumatera Selatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

 

“Alhamdulillah kita telah menyelesaikan khataman Al-Quran sebagai wujud syukur Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan, menerima setiap doa yang dipanjatkan, serta mengabulkan hajat Bapak Kapolda Sumatera Selatan beserta seluruh jajaran dalam menjalankan amanah pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Ustaz Khoiril Amin.

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang sebelumnya diisi berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, bakti kesehatan, pembangunan sarana masyarakat, serta kegiatan keagamaan di seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan. Khataman Al-Quran dipilih sebagai penutup rangkaian kegiatan karena mencerminkan rasa syukur, keikhlasan, dan harapan agar setiap pengabdian Polri senantiasa memperoleh ridha Allah SWT.

 

Selain memperkuat nilai spiritual, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata sinergi Polda Sumatera Selatan dengan kalangan ulama, pondok pesantren, serta komunitas tahfiz sebagai bagian penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Semangat tersebut sejalan dengan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis melalui penguatan kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat.

 

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri hendaknya diwujudkan melalui ikhtiar spiritual yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

 

“Delapan puluh tahun pengabdian Polri adalah amanah yang harus terus dijaga. Karena itu, kami memilih mengisinya dengan doa, dzikir, dan lantunan Al-Quran sebagai ikhtiar memohon keberkahan Allah SWT agar seluruh anggota Polri senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan, dan perlindungan dalam melayani masyarakat. Semoga keberkahan Al-Quran senantiasa menyertai Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa pengabdian Polri tidak hanya dibangun melalui profesionalisme, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai spiritual.


baca berita lainnya di google news

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA