![]() |
| Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) |
OKU SELATAN MSM.COM — Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana,
S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam
mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pesan itu
disampaikan saat memimpin Sosialisasi Masyarakat Peduli Api (MPA) Zona II di
Kabupaten OKU Selatan, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Desa Padang
Lay, Kecamatan Kisam Tinggi, pukul 09.30 hingga 11.30 WIB tersebut memperkuat
kesiapsiagaan, deteksi dini, serta partisipasi masyarakat dalam menghadapi
potensi karhutla.
Sosialisasi MPA Zona II mencakup tiga wilayah polsek
dan lima kecamatan, yakni Buay Runjung, Runjung Agung, Muaradua Kisam, Kisam
Ilir, dan Kisam Tinggi. Sekitar 500 peserta dari unsur Masyarakat Peduli Api
mengikuti kegiatan bersama unsur TNI, Pemda, dan instansi terkait.
Kapolres hadir bersama Kalaksa BPBD Kabupaten OKU
Selatan Indra Gunawan yang mewakili Bupati OKU Selatan, perwakilan Koramil
09/Muaradua Kisam Serka Adi Putra, Kabag Ops Polres OKU Selatan AKP Isya
Ansyori, S.H., Kasat Intelkam AKP Muhammad Soleh, S.E., perwakilan Disdamkarmat
Rolan Prajatama, S.E., M.M., serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Marlis
Abadi.
Para kapolsek dan camat di wilayah Zona II, kepala
desa dari lima kecamatan, babinsa, serta unsur MPA juga mengikuti kegiatan
tersebut.
Rangkaian kegiatan meliputi paparan dari instansi
terkait, diskusi dan tanya jawab, serta pembacaan Ikrar Masyarakat Peduli Api.
Ikrar tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk memperkuat upaya
pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Dalam arahannya, AKBP I Made Redi Hartana menegaskan
bahwa pencegahan dan penanggulangan karhutla merupakan tanggung jawab bersama.
Menurutnya, upaya tersebut bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan aparat
keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
Kapolres menempatkan MPA sebagai mitra strategis
dalam deteksi dini dan penanganan awal ketika masyarakat menemukan titik api.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan
kepedulian terhadap lingkungan yang rawan karhutla dengan mengedepankan prinsip
kerja DEKAT, yakni Dedikasi, Etika, Kolaborasi, Aksi, dan Terpercaya. Semangat
tersebut diperkuat dengan semboyan, "Di Dalam Kita Kuat, Di Luar Kita
Hebat".
Penguatan MPA hingga tingkat masyarakat menjadi
bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi karhutla. Kolaborasi
antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat
juga memperkuat kemampuan deteksi serta respons awal terhadap potensi
kebakaran.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol.
Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi atas langkah proaktif
Polres OKU Selatan dalam mengoptimalkan pencegahan karhutla melalui sinergi
bersama masyarakat dan instansi terkait.
"Polri terus mengedepankan langkah preemtif dan
preventif hingga tingkat desa melalui pembentukan serta penguatan Masyarakat
Peduli Api (MPA). Keberadaan MPA sangat krusial dalam membantu deteksi dini
serta memberikan edukasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara
membakar. Komitmen jajaran Polda Sumsel jelas: kita perkuat kolaborasi lintas
sektoral demi menjaga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan
mencegah terjadinya karhutla secara berkelanjutan di wilayah Sumatera
Selatan," tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
baca berita lainnya di google news
