-->

IKLAN

IKLAN

Kapolres OKU Selatan Ajak Masyarakat Perkuat Peran MPA Cegah Karhutla

mediasinarmuratara
31 Agustus 2026, 19:07 WIB Last Updated 2026-08-31T12:07:17Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)


 

OKU SELATAN MSM.COM — Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pesan itu disampaikan saat memimpin Sosialisasi Masyarakat Peduli Api (MPA) Zona II di Kabupaten OKU Selatan, Senin (31/8/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Desa Padang Lay, Kecamatan Kisam Tinggi, pukul 09.30 hingga 11.30 WIB tersebut memperkuat kesiapsiagaan, deteksi dini, serta partisipasi masyarakat dalam menghadapi potensi karhutla.

 

Sosialisasi MPA Zona II mencakup tiga wilayah polsek dan lima kecamatan, yakni Buay Runjung, Runjung Agung, Muaradua Kisam, Kisam Ilir, dan Kisam Tinggi. Sekitar 500 peserta dari unsur Masyarakat Peduli Api mengikuti kegiatan bersama unsur TNI, Pemda, dan instansi terkait.

 

Kapolres hadir bersama Kalaksa BPBD Kabupaten OKU Selatan Indra Gunawan yang mewakili Bupati OKU Selatan, perwakilan Koramil 09/Muaradua Kisam Serka Adi Putra, Kabag Ops Polres OKU Selatan AKP Isya Ansyori, S.H., Kasat Intelkam AKP Muhammad Soleh, S.E., perwakilan Disdamkarmat Rolan Prajatama, S.E., M.M., serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Marlis Abadi.

 

Para kapolsek dan camat di wilayah Zona II, kepala desa dari lima kecamatan, babinsa, serta unsur MPA juga mengikuti kegiatan tersebut.

 

Rangkaian kegiatan meliputi paparan dari instansi terkait, diskusi dan tanya jawab, serta pembacaan Ikrar Masyarakat Peduli Api. Ikrar tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.

 

Dalam arahannya, AKBP I Made Redi Hartana menegaskan bahwa pencegahan dan penanggulangan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, upaya tersebut bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

 

Kapolres menempatkan MPA sebagai mitra strategis dalam deteksi dini dan penanganan awal ketika masyarakat menemukan titik api. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

 

Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan yang rawan karhutla dengan mengedepankan prinsip kerja DEKAT, yakni Dedikasi, Etika, Kolaborasi, Aksi, dan Terpercaya. Semangat tersebut diperkuat dengan semboyan, "Di Dalam Kita Kuat, Di Luar Kita Hebat".

 

Penguatan MPA hingga tingkat masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi karhutla. Kolaborasi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat juga memperkuat kemampuan deteksi serta respons awal terhadap potensi kebakaran.

 

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi atas langkah proaktif Polres OKU Selatan dalam mengoptimalkan pencegahan karhutla melalui sinergi bersama masyarakat dan instansi terkait.

 

"Polri terus mengedepankan langkah preemtif dan preventif hingga tingkat desa melalui pembentukan serta penguatan Masyarakat Peduli Api (MPA). Keberadaan MPA sangat krusial dalam membantu deteksi dini serta memberikan edukasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Komitmen jajaran Polda Sumsel jelas: kita perkuat kolaborasi lintas sektoral demi menjaga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan mencegah terjadinya karhutla secara berkelanjutan di wilayah Sumatera Selatan," tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.


baca berita lainnya di google news

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA