-->

IKLAN

IKLAN

Tersangka SH Direktur PT SBP Penuhi Panggilan Penyidik Satlantas Polres Musi Rawas Utara

mediasinarmuratara
31 Agustus 2026, 18:53 WIB Last Updated 2026-08-31T11:53:36Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

IlustrasiSetelah dilakukan pemanggilan sebanyak dua kali dan press release penetapan dua tersangka. Akhirnya, Penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) melakukan pemeriksaan terhadap Direktur PT Sinar Bumi Pertiwi (SBP) inisial SH


 

 

 

MURATARA MSM.COM — Setelah dilakukan pemanggilan sebanyak dua kali dan press release penetapan dua tersangka. Akhirnya, Penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) melakukan pemeriksaan terhadap Direktur PT Sinar Bumi Pertiwi (SBP) inisial SH.

 

Hal tersebut ditegaskan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Muratara, AKBP Rendy Surya Aditama, SH, SIK, MH didampingi Kasat Lantas, AKP M Abdul Karim. Pemeriksaan terhadap pemilik PT SBP, SH didampingi pengacaranya.

 

“Yang bersangkutan SH hadir memenuhi panggilan penyidik Kamis (13/08/2026) yang lalu. Tersangka SH didampingi pengacara hukumnya,”jelas Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama, Senin (31/08/2026).

 

 

Dijelaskannya, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Direktur PT Antar Lintas Sumatera (ALS), CL di Medan. Penyidik telah menenuhi pemeriksaan sesuai prosedur sesuai Scientific Identification proses memastikan identitas seseorang menjadi tersangka, saksi atau korban atau barang bukti berbasis ilmu pengetahuan sesuai hasil koordinasi Jaksa Penuntut Umum (JPU).

 

Polres Musi Rawas Utara menetapkan dua orang tersangka merupakan penanggungjawab operasional atau direktur dari masing masing pihak perusahaan. Penetapan tersangka ini dilakukan setelah perkara naik ke tahap penyidikan dan polisi memeriksa lebih dari 50 saksi.

 

“Penyidik berpatokan dengan saksi-saksi ahli yang telah diambil keterangan. Kita harapkan semua proses berjalan dan memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban,”pungkasnya.


baca berita lainnya di google news

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA