PALEMBANG MSM.COM — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Rony Samtana,
S.I.K., M.T.C.P., memperkuat sinergi dengan dunia akademik melalui kegiatan
silaturahmi bersama 61 pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Sumatera
Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Lantai 7 Gedung Utama
Mapolda Sumsel, Palembang, Jumat (23/10/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Polda Sumsel
mengimplementasikan program prioritas Kapolri bertajuk “Polisi Bersama
Masyarakat” melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kemitraan tersebut
diharapkan dapat memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat
(kamtibmas), mendorong penyelesaian persoalan sosial, serta mendukung
pembangunan daerah yang aman dan berkelanjutan.
Silaturahmi diikuti pimpinan dan perwakilan
perguruan tinggi secara langsung maupun melalui partisipasi daring yang
terhubung dengan jajaran Polres. Forum tersebut membahas sejumlah isu strategis
di Sumatera Selatan, di antaranya pemberantasan narkoba, penanganan premanisme,
serta pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam pembahasan tersebut, keterlibatan kalangan
akademisi dipandang penting untuk memperkuat pendekatan berbasis pengetahuan
dan riset. Perguruan tinggi diharapkan dapat berkontribusi melalui kajian
ilmiah, edukasi masyarakat, serta masukan konstruktif guna mendukung kebijakan
dan langkah penanganan persoalan di lapangan.
Kapolda Sumsel Irjen Pol. Rony Samtana menegaskan
bahwa pemeliharaan kamtibmas membutuhkan keterlibatan berbagai elemen
masyarakat, termasuk perguruan tinggi. Melalui semangat “Polisi Bersama
Masyarakat”, Polda Sumsel mendorong kolaborasi yang berkelanjutan agar upaya
menjaga keamanan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran hukum dan
kepedulian sosial.
Kapolda Sumsel juga menekankan pentingnya langkah
terpadu dalam menangani berbagai persoalan daerah. Upaya pemberantasan narkoba,
pencegahan premanisme, dan penanggulangan karhutla memerlukan koordinasi lintas
sektor, dukungan masyarakat, serta strategi yang disesuaikan dengan
karakteristik dan kebutuhan wilayah.
Dalam penanganan karhutla, sinergi dengan kalangan
akademisi diharapkan dapat mendukung pengembangan pendekatan berbasis riset,
termasuk dalam memperkuat upaya pencegahan dan meningkatkan efektivitas
penanganan. Sementara itu, kolaborasi dalam pemberantasan narkoba dan
pencegahan premanisme diarahkan untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi
muda, serta menjaga keamanan ruang publik.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min
Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan wujud
keterbukaan Polda Sumsel dalam membangun komunikasi dan menerima masukan dari
kalangan akademisi.
Menurutnya, kemitraan antara kepolisian dan
perguruan tinggi dapat menjadi kekuatan bersama dalam meningkatkan kesadaran
hukum, memperluas edukasi masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi
kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Irwasda Polda
Sumsel Kombes Pol. Iwan Sonjaya, S.I.K., para Pejabat Utama Polda Sumsel, para
Kapolres jajaran, serta pimpinan dan perwakilan perguruan tinggi se-Sumatera
Selatan.
Melalui silaturahmi ini, Polda Sumsel berharap
hubungan kemitraan dengan dunia akademik semakin kuat dan menghasilkan
kolaborasi yang berkelanjutan. Sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi
diharapkan mampu menghadirkan solusi konstruktif bagi persoalan masyarakat
sekaligus mendukung terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, tertib, dan
kondusif.
Polisi Bersama Masyarakat.
baca berita lainnya di google news
