Senin, 10 Desember 2018

Ketua TP PKK Berikan Bantuan Kepada Anak Anak SAD




MURATARA MSM. COM-Dalam rangka peringatan hari ibu ke 90 dan dharma wanita ke 19, Ketua Tim Penggerak (TP) Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Lia Mustika Syarif berikan bantuan kepada Anak anak Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di Mes serbaguna SAD yang beralamat di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.


Pemberian bantuan berupa Alat tulis, makanan tambahan, dan lain lain bertujuan untuk membantu Anak anak SAD yang sedang mengenyam pendidikan, baik SD, SMP maupun SMA di Mes serbaguna yang berjumlah sekitar 74 orang.


Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Muratara Lia Mustika Syarif mengatakan, hari ini pihaknya mengadakan bakti sosial dalam rangka hari ibu ke 90 dan hari dharma wanita ke 19."Anak anak, hari ini ibu akan berikan bantuan kepada kalian tapi bantuan ini bukanlah jajanan semua. Bantuan ini ada buku tulis untuk kalian sekolah, ada bantuan bantuan lainnya. Setelah acara ini kita akan periksa kesehatan supaya anak anak sehat, supaya anak anak pintar,"Katanya Lia Mustika Syarif didepan Anak anak SAD. Sabtu (8/12/2018)


Lia menegaskan, Anak anak SAD adalah bagian dari masyarakat Muratara."Mereka adalah bagian dari kita, mereka anak anak kita, saya berharap ibu ibu disini menjadi ibu ibu asuh bagi mereka,"Ucapnya


Dirinya tidak setuju jika anak anak SAD yang selalu ditonjolkan adalah primitifnya saja, dia meyakini anak anak suku anak dalam adalah anak yang cerdas."Saya tidak setuju itu, karna anak anak SAD adalah anak anak yang pintar. Coba bayangkan, mereka aja baru satu bulan disini tapi mereka sudah ada yang bisa baca doa dan sudah hapal pancasila, bayangkan kalau mereka sadah setahun, dua tahun atau tiga tahun disini,"Ungkap Lia Mustika Syarif


Sambung Ketua TP PKK, dirinya mengucapkan terima kasih kepada kepala Dinas Sosial (Kadinsos) muratara yang telah mempasilitasi dan menghimpun dalam suatu lembaga pendidikan bagi suku anak dalam, karna mereka adalah anak anak  muratara."Saya yakin anak anak yang ada ini adalah anak anak yang pintar, anak anak yang cerdas. Saya berharap setelah ini banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang siap menjadai orang tua asuh mereka,"Harapnya


Sementara itu Kadinsos muratara H Zainal Arifin Daud mengungkapkan pada tahun 2016 lalu dirinya mendapat perintah dari bapak Bupati untuk mengumpulkan Anak anak SAD dalam satu wadah supaya anak anak SAD mendapat pendidikan."Kami sangat berterima kasih pada pak bupati karna pada tahun 2016 lalu saya ditantang pak bupti untuk mendata anak anak SAD. Katanya seperti ini,  Fin (Panggilan sehari hari Kadinnsos) kamu siap tidak untuk mengumpulkan anak anak SAD, ya saya jawab siap pak. Nah mulai tahun 2016 itu kami langsung bergerak mendata anak anak SAD,"Tuturnya


Berdasarkan hasil pendataan Dinsos Muratara tahun 2016, anak anak SAD yang sedang maupun yang putus sekolah berjumlah sekitar 347 orang. Namun yang bersedia menandatangani surat pernyataan untuk sekolah sekitar 260 an orang."Pada hari ini jumlah mereka baru  74 orang yang baru masuk ke sini (Mes serbaguna), insya allah pada akhir 2018 ini akan kami kejar mereka karna mereka sudah membuat pernyataan dan akan kita didik disini,"Ungkap Jujuk Ipin sapaan akrab H Zainal Arifin


Lanjut Kadinsos, ia mengaku jika dirinya stres di kantor pasti ia datang ke Mes Serbaguna."Saya akui kalau saya stres dikantor pasti saya kesini, kalau sudah kesini pasti hilang stresnya karna belum sampai ke Mes Serbaguna mereka sudah menadahkan tangan ke saya sambil mengatakan halo pak Tong,"Akunya


Ditempat yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD-P3A) Firdaus mengakui jika dirinya baru sekali datang ke Mes Serbaguna dan bisa berbagi pengalaman, dan inilah yang dinamakan Kabupaten layak anak."Harapan dari ketua pkk tadi, kegiatan ini tidak sekedar bakti sosial saja tapi kegiatan ini berkelanjutan setiap bulannya,"Katanya


Ia juga mengakui jika kegiatan ini masih banyak kekurangannya, kedepan pihaknya akan terus berbenah dan memperbaikinya."Kita perlu beri apresiasi kepada ibu dan bapak asrama yang telah mengasuh anak anak ini, terus terang saja saya sendiri tidak sanggup untuk mengasuh mereka sebanyak ini.,"Akunya(MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog