Sabtu, 22 Desember 2018

SMAN Rupit Sukses Gelar Sosialisasi Kewirausahaan #35 Stand Dibuka Pamerkan Hasil Kegiatan Siswa



MUARA RUPIT MSM.COM - Guna menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan pada siswa - siswi. SMA Negeri Rupit menggelar Sosialisasi Program Kewirausahaan, Sabtu (22/12).

Selain kegiatan sosialisasi, juga digelar bazar yang memamerkan hasil kegiatan kewirausahaan dan kegiatan ekstrakurikuler para siswa - siswi SMAN Rupit. Sebanyak 35 stand dibuka pada kegiatan tersebut.



Acara yang digelar di Aula SMA Negeri Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara, dihadiri Kepala SMAN Rupit Hj. Suprihartini, Ketua dan pengurus Komite Sekolah, orang tua wali dan tamu undangan lainnya.

Ketua pelaksana kegiatan Rosa menyampaikan bahwa kegiatan bazar ini merupakan puncak dari program kewirausahaan di SMAN Rupit. Dimana program tersebut merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.



"Program ini hanya untuk 204 SMA di seluruh Indonesia dan kita adalah salah satunya. Kita bangga SMAN Rupit menjadi satu - satunya SMAN di Muratara yang diberi kepercayaan untuk menjadi SMA kewirausahaan" ungkap Rosa.

Dari program ini, pemerintah mengharapkan para pelajar nantinya memiliki keterampilan dalam berwirausaha. Khususnya lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke jenjang perkuliahan, diharapkan bisa berwirausaha.



Untuk lebih mendekatkan jiwa kewirausahaan, dibentuklah beberapa kelompok usaha. Seperti di kelas sepuluh muncul kelompok usaha kerajinan. Untuk bubidaya tanaman, dikelompok tersebut membudidayakan tanaman jagung, kangkung dan sayur bayam. Sedangkan dibidang peternakan, bergerak pada usaha peternakan kolam ikan lele.

"Kegiatan kewirausahaan ini tidak difokuskan hanya untuk anak kelas sepuluh saja. Tetapi seluruh kelas kita libatkan. Jadi intinya kegiatan kewirausahaan ini bertujuan mengajarkan bagaimana mencari keuntungan dan bisa memenuhi kebutuhan" jelasnya.


Sementara itu, Kepala SMAN Rupit Hj. Suprihartini mengaku bangga dengan telah dipercayakannya SMAN Rupit menjadi SMA kewirausahaan. Hal itu tak lepas dari berbagai terobosan yang dilakukan dalam mengantisipasi siswa yang tidak bisa melanjutkan ke jenjang perkuliahan dengan berwirausaha. Sehingga dengan prestasi itu, dalam bidang pendidikan SMAN Rupit masuk dalam 40 besar sekolah negeri dan swasta se Provinsi Sumatera Selatan.

"Anak - anak kita yang tidak bisa kuliah, atau yang belum kuliah maupun yang tidak mampu kuliah sekolah tempat siswa belajar harus memberikan bekal. Itulah tujuan awal kegiatan ini" ungkap Hj Suprihartini.

Ia berharap, orang tua murid dapat mendukung dan bekerjasama dalam mendidik putra putrinya khususnya dalam keluarga sehingga terbentuk karakter mandiri. (MJ).
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog