Jumat, 25 Januari 2019

Lia Mustika Syarif; Optimis Melalui Kesenian Daerah Muratara Lebih Maju




MURATARA MSM. COM- Ketua Umum Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Lia Mustika Syarif menyambut baik dan berkeyakinan adanya program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Muratara akan lebih maju.

Rasa optimis tersebut disampaikannya saat memimpin rapat bersama Disbudpar dan pengurus Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Muratara, di rumah kediaman Ketua umum Dewan Kesenian daerah yang juga ketua TP.PKK Kabupaten Muratara di Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya, Jumat (25/1).

Lia Mustika Syarif mengatakan melalui program tersebut kedepan akan bermunculan para penggiat seni yang merupakan putra-putri dari Kabupaten Muratara sendiri. Mengingat sebelumnya pada event-event baik lomba maupun pameran yang dikirim ada melibatkan orang dari Kabupaten Muratara.

"Kita yakin bila program yang dijalankan
progrankab Pemda dalam hal ini Disbudpar, kedepan kesenian daerah kita akan lebih maju karena yang paling utama banyak melalui pembinaan sanggara kesenian akan ada bibit baru begitu juga yang sudah ada kompetensinya dapat bertambah lagi,"Kata Lia Mustika Syarif.

Menurutnya, kedepan yang dikirim pada perlombaan atau even kesenian yang menjadi utusan anak-anak asli Muratara, jangan hanya atas nama Muratara, tapi utusan tersebut dari luar bukan asli dari Kabupaten Muratara, Saya tidak mau Muratara dianggap mencomot.

"Makanya melalui program Disbudpar dapat mencari adik-adik yang memiliki krearifitas seni, baik di wilayah ibu kota kecamatan hingga sampai ke desa, saya yakin banyak anak-anak didesa yang memiliki kompetensi seni apabila dina maka akan mampu bersaing dengan daerah lain,"Pinta Lia Mustika Syarif.

Dalam hal event, dirinya meminta anggota Dewan kesenian daerah bisa aktiv mencari informasi terkait lomba atau event kesenian, jangan ada kecolongan, karena melalui prestasi dibidang kesenian Kabupaten berjuluk Beselang Serundingan ini dapat lebih dikenal baik ditingkat Provinsi, kalau bisa hingga tingkat nasional.

"Di Dewan kesenian daerah sendiri, Saya pengen ada satu sanggar khusus yang dibawa pada even keluar . Seperti didaerah lain. Memang atas nama daerah tapi ada nama khusus yang ditampilkan,"Ucapnya.

Untuk event-event lain, Seperti pemilihan Bujang gades Muratara perlu adanya inovasi karena yang menang nantinya akan menjadi duta daerah dalam mempromosikan daerah keluar.

"Ayo sama-sama membuka wawasan dan jangan kaku, pengurus Dewan kesenian merupakan anak-anak muda yang saya yakin lebih semangat dan  suka berfikir think of the box atau beda dari hal yang biasanya dilakukan yang berisikan seni yang tinggi,"Tutur Lia Mustika Syarif.

Sementara itu, sebelumnya Sekretaris Disbudpar, Sukamto pada saat rapat memjelaskan kalau tahun 2019 ini Disbudpar akan mengadakan penbinaan sanggar seni disetiap kecamatan.

"Tahun 2019 ini kita telah menyiapkan program pembinaan sangar-sanggar seni di setiap kecamatan, Minimal setiap kecamatan tiga sanggar yang dibina,"Kata Sukamto,kemarin.

Untuk itulah, Sukamto meminta kepada pengurus Dewan Kesenian agar aktiv, baik dengan meningkatkan potensi  para pengurus sendiri maupun mencari putra-purtri disetiap desa dan kecamatan yang memiliki jiwa seni.

"Saya yakin di setiap kecamatan ada kesenian yang ada namun belum begitu ditekuni sehingga kurang muncul, makanya Disbudpar dengan bekerjasama dengan Dekranasda merekrut anak-anak yang memiliki potensi untuk kita bina melalui Sanggar seni dimasing-masing kecamatan,"Papar dia.

Untuk pembinaan sanggar seni oleh Dekranasda, Sukamto menambahkan yakni selama delapan bulan, dan akan  awasi secara ketat."Saya menginginkan dari sekolah yamg berpotensi untuk diajak juga seperti dari SMKN Rawas Ulu,"Sebutnya.(HAMKAM)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog