Rabu, 31 Juli 2019

Pemkab Muratara dan Kejari Lubuklinggau Tandatangani MoU



MURATARA MSM.COM-Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara sepakat menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau dalam hal penegakan hukum dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN).

Kesepakatan itu tertuang dalam Memory of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dan Kepala Kejari Lubuklinggau Zairida SH MHum di auditorium lantai 2 Setda Muratara, Senin (30/7).

Dalam sambutannya Bupati menyadari, satu hal penting bahwa pejabat di Kabupaten Muratara hanyalah manusia biasa, yang mempunyai tugas berat dalam melayani masyarakat yang langsung bersentuhan dengan hukum. Dengan adanya nota kesepakatan ini, akan mengurangi kesalahan kesalahan yang ada.

"Apalagi dengan ditambahnya Dana Desa (DD) dalam 5 tahun terakhir untuk 82 Desa dan  ditambah oleh Pemkab Muratara 10 persen untuk ADD. Tentu Dana Desa ini tujuan khusus membangun desa. Kita monitor bersama Dana Desa untuk kepentingan rakyat" kata Bupati.

Untuk itu, ia menegaskan kepada seluruh Kades di Muratara untuk menggunakan DD dengan sebaik baiknya. Hindari penggunaan dana yang tidak tepat dan berpotensi melanggar hukum.

"Untuk Muratara saya keras, bersama Kejari dan Polres, sebelum menggunakan dana desa tahun ini kami telah datang ke setiap kecamatan untuk mengingatkan kepada kepala desa untuk hati hati dalam menggunakan dana desa ini " ungkap Bupati.

Sementara itu, Kepala Kejari Lubuklinggau Zairida mengungkapkan, penandatanganan MoU merupakan lanjutan dari kesepakatan sebelumnya. Dimana setiap tahunnya terus diperbaharui kesepakatan hukum dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

"Penandatanganan kesepakatan ini yang ke 3 kalinya. Mudah mudahan kita terus melakukan kegiatan kegiatan di kabupaten muratara ini dalam hal pendampingan pengawalan dan pengamatan terutama proyek strategis nasiona" ungkapnya.(MJ)

Share:

Senin, 29 Juli 2019

Dispora Muratara Matangkan Paskibra, 2 Agustus 2019 Masuki Masa Karantina




MURATARA MSM.COM-Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Muratara mematangkan pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 74 pada 17 Agustua 2019 mendatang.

Kepala Dispora melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemuda Supriyanto, Senin (29/7) mengatakan, pematangan anggota Paskib tingkat Kabupaten dilakukan mengingat pada 2 Agustus mendatang, seluruh anggota Paskibra yang terpilih mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih akan segera memasuki masa karantina.

"Semua tahapan sudah dilakukan termasuk tahapan seleksi. Anggota paskibra yang terpilih merupakan hasil seleksi pelajar tingkat SMA sederajat se Kabupaten Muratara yang nantinya akan bertugas mengibarkan maupun penurunan bendera merah putih" paparnya.

Selama masa karantina, sambung Supriyanto, para pelajar yang berjumlah 70 orang terdiri dari 35 orang putra dan 35 putri akan menerima pelatihan bersifat fisik serta pembekalan mental. Sementara pelatih terdiri dari unsur TNI dan Kepolisian serta pelatih yang telah bersertifikat. (MJ)
Share:

Jumat, 26 Juli 2019

Disperindagkop Muratara Lakukan Sidak ke Pasar Surulangun



RAWAS ULU MSM.COM-Mejindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat terkait masalah timbangan, Pemkab Muratara melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu, Jumat (26/7).

Kepala Disperindagkop melalui Kabid Perdaganan Safawi AR mengungkapkan, dari sidak yang dilakukan pihaknya, memang terbukti terjadi pengurangan timbangan. Hal itu setelah dilakukan pengecekan terhadap timbangan timbangan yang ada.

"Setelah adanya laporan kami langsung melakukan pengecekan, dan memang terbukti. Pengurangan pada timbangan berkisar antara 2 - 3 ons perkilonya. Kepada pedagang pedagang tersebut, kami minta jangan digunakan dulu timbangan timbangan itu sebelum diperbaiki" jelasnya.



Safawi menegaskan, masalah timbangan yang tak sebagaimana mestinya itu hanya terjadi pada pedagang ikan. Sementara untuk timbangan pedagang jenis lainnya tak ditemui adanya masalah. Artinya, sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami menghimbau kepada para pedagang, umumnya di Kabupaten Muratara untuk tidak berbuat curang dengan cara mengurangi timbangan. Apabila tidak diindahkan, maka dengan terpaksa timbanhannya kan kami tarik sekaligus diberikan sanksi" tegasnya. (MJ)
Share:

Wabup : Upayakan Lampu Panasonic Digunakan Di Muratara




SURABAYA MSM.COM- Forum Wakil Kepala Daerah (Forwakada) se Indonesai melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) dalam rangka mengikuti sosialisasi lampu JPU Panasonic e-Katalog LKPP dan Kunjungan Pabrik Lampu panasonic oleh PT. Panasonic Globel Eco Solutions Sales Indonesia di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur,Selasa (23/7).

Dari Kabupaten Muratara, diwakili langsung Oleh Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Muratara, H Devi Suhartoni bersama Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kabupaten Muratara, Erdius Lantang diwakili Kabid Bina Marga Heru Fahrudin Faiz.

Kegiatan ini dilaksanakan Four points by Sheraton Surabaya Hotel Tanjung Plaza Surabaya, jalan Embong Malang No. 25-31 Surabaya.

Wabup Muratara, H Devi Suhartoni berjanji akan mengupayakan penggunaan lampu dari PT Panasonic akan banyak digunakan ditahun tahun berikutnya. Hal itu setelah mengikuti sosialisasi dan sangat cocok untuk diadakan di Kabupaten Muratara. Sebab, ketahanannya sangat  luar biasa lama, yakni mencapai 5 tahun.
" Artinya selama lima tahun kedepan, kita fokus kebidang lain juga membangun . Selain itu proses pengadaanya cukup muda bisa e-Katalog yaitu cepat , terbuka, tepat dan aman," tutup Wabup.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas PU-PR Kabupaten Muratara, Erdius Lantang melalui Heru Fahrudin Faiz mengatakan lampu dari PT Panasonic memiliki keungulan dari segi  keamanannya lebih terjaga, jika dibandingkan lampu jenis lain. Karena antara lampu, dan baterainya satu paket (menyatu.Red). "Lebih aman digunakan untuk di Kabupaten Muratara, sebab bisa terhindar dari pencurian," pungkasnya.


Sementara itu, Ahmad Mufti Fahnani Manejer Marketing PT. Panasonic Global Indonesia menyampaikan ucapan terima kasih kepala Forwakada se Indonesia yang sudah hadir untuk mengikuti sosialiasi kegiatan ini. Dari sosialisasi ini, pihaknya menginginkan bisa membentuk kerja sama antar daerah dengan pihaknya dalam upaya peningkatan penerangan di daerah masing-masing.
"Bagi daerah yang belum melaksanakan kerja sama, kita sangat harapkan pembangu kerja baru, dalam pemakaian produk yang kami tawarkan, ini" ajaknya.

Dilanjutkannya, Wakil Kepala Daerah  harus mengambil hati masyarakat dalam pembangunan, salah satunya dibidang keamanan yaitu penerangan. Sebab, lanjutnya, penerangan diwilayah yang rawan sangat penting bagi kenyamanan masyarakat. "Kita harapkan ada kerja sama yang baik kepada panasonic antara Forwakada yang ada ," ungkapnya.

Dijelaskanya, untuk jenis lampu yang ditawarkan berjenis lampu jalan, lampu taman serta jenis lain sesuai dengan permintaan pelanggan.

Dilanjutkannya, keungulan Lampu antara lain  lampu 50000 H, kesiapan sparepart selalu ada. Lelang tertutup dan lelang terbuka juga bisa dilakukan pembelian. Selain itu dapat mengurangi energi dalam pemakaian listrik dan juga Lebih cepat menyala. "Kita juga sudah terdaftar di e-katalog dalam proses pengadaan seperti di Palembang itu contohnya," jelasnya.

"Kami sangat mendukung pembangunan nasional. Maka kami minta dukungan kepala daerah, kerja sama kita tetap baik dimasa-masa yang akan datang. Lampu panasonic masuk sebagai penyedia langsung dari tahun 2018 lalu," pungkasnya. (Hamkam)
Share:

Kamis, 25 Juli 2019

Berlangsung Selama 2 Hari BKPSDM Muratara Gelar Sosialisasi PP Nomor 53



MURATARA MSM.COM – Pemkab Muratara melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang kedisplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (24/7).

Sosialisasi yang berlangsung di Aula Siti Rahma RM Sederhana Muara Rupit dibuka oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Sekretaris Daerah Alwi Roham. Hadir kepala BKPSDM Sumsel Drs Kurnaedi, kepala BKPSDM Kabupaten Muratara melalui Kabid Pengembangan dan Diklat Gunawan, OPD dan ASN dilingkungan Pemkab Muratara.


Ketua pelaksana kegiatan Gunawan dalam sambutannya meminta kepada seluruh ASN dilingkungan Pemkab Muratara untuk dapat mengimplementasikan PP Nomor 53 di tempat tugasnya masing  masing. Sesuai dengan tujuan dari digelarnya sosialisasi yang akan berlangsung selama dua hari.

Sekda Muratara Alwi Roham menjelaskan, PP Nomor 53 tahun 2010 disusun untuk menyempurnakan PP Nomor 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah tidak sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan keadaan yang terjadi saat ini.

Untuk penegakan disiplin ASN pada umumnya, khususnya ASN dilingkungan Pemkab Muratara sangat penting guna mendukung percepatan demokrasi dan birokrasi. Para ASN harus memahami, menghayati dan menerapkan PP Nomor 53 dilingkungan kerja serta mentaati ketentuan dan larangan disiplin ASN guna terciptanya ASN yang handal, profesional dan bermoral sebagai pelayanan masyarakat yang menerapkan prinsip  prinsip pemerintahan yang baik paparnya. (MJ)
Share:

Senin, 22 Juli 2019

Antisipasi Karhutlah Pemkab Muratara Dirikan 5 Posko




MURATARA MSM.COM- Guna mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan(Karhutla) Pemerintah Kabupaten Muratara mendirikan lima Posko Penanggulangan Bencana

"Ini merupakan langkah dalam menghadapi musim kemarau, dengan tindakan antisipasi awal dan pencegahan bencana yang akan terjadi" kata Kepala Badan Pendagulangan Bencana(BPBD) Zulkifli melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Kasir Masuli, Minggu. (21/7)

Kelima Posko didirikan di desa Pauh 1 Kecamatan Rawas Ilir, Desa Tebing Tinggi Kecamatan Nibung, Desa Muara Kuis Kecamatan Ulu Rawas, Desa Embacang Baru Kecamatan Karang jaya, Desa Aringin Kecamatan Karang Dapo.

"Setiap Posko akan diisi oleh perwakilan tokoh masyarakat, pemerintah desa, tim BPBD dan anggota TNI" jelasnya

Posko yang dibentuk, sambungnya, akan beraktifitas selama dua bulan sepanjang berlangsungnya musim kemarau seperti yang diperkirakan oleh BMKG

"Petugas nanti akan melakukan pemantauan sampai dengan bulan oktober, sesuai dengan Ramalan bahwa kemarau akan terjadi sampai bulan Oktober" tambahnya

Dia menghimbau agar masyarakat untuk hati-hati terhadap tindakan yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan gambut. Karena hal itu tentu bukan hanya dapat merugikan merugikan diri sendiri, tetapi juga seluruh masyarakat yang akan merasakan efek dari bencana kebakaran tersebut.

"Masyakat harus berhati hati jangan lakukan pembakaran pada musim kemarau ini, harus diketahui sumsel tempa terkecuali muratara merupakan salah satu daerah di sumsel yang menyumbangkan asap" himbau nya.

Bila terdapat masyarakat dengan sengaja melakukan pembakaran hutan maka akan dilakukan tindakan dengan dasar hukum yang berlaku. (MJ)
Share:

Sungai Rawas Kembali Memakan Korban Bocah 12 Tahun Diduga Tenggelam


Ilustrasi


KARANG DAPO MSM.COM-Seorang bocah 12 tahun, warga Desa Aringin, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara  dikabarkan tenggelam di sungai Rawas, Senin (22/7/2019).

"Iya benar, anggota kami sedang di perjalanan ke lokasi kejadian," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara, Zulkifli kepada Tribunsumsel.com.

Bocah yang diduga tenggelam tersebut bernama Supran, anak dari pasangan Badi dan Lugai. Belum diketahui secara pasti kronologis tenggelamnya Supran. Informasi yang didapat ia hanyut lalu tenggelam saat mandi sore di sungai Rawas.

Saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Muratara dan Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Sumatera Selatan yang siaga di Kabupaten Musi Rawas masih di perjalanan menuju lokasi kejadian.

Sementara warga setempat terus berusaha melakukan pencarian dengan peralatan seadanya menggunakan jaring untuk menangkap ikan.

Kapolsek Karang Dapo, AKP Ahmad Darmawan saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya warga Desa Aringin, Karang Dapo yang tenggelam tersebut.

Pihaknya juga telah menurunkan anggota ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan data. "Anggota lagi meluncur ke ke lokasi, nanti dikabari ya," katanya singkat.

Informasi terakhir pukul 17.00 WIB, korban diduga tenggelam belum ditemukan.(MJ)
Share:

Sabtu, 20 Juli 2019

Malam Ini Bupati Muratara Terima Anugerah KPAI Tahun 2019




MURATARA MSM.COM - Malam ini, Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) HM Syarif Hidayat terima Anugerah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2019 lantaran dinilai baik dan peduli terhadap anak-anak Kabupaten
Muratara.


Penghargaan Anugerah KPAI Tahun 2019 tersebut sebagaimana adanya surat undangan yang diterima Pemerintah Kabupaten Muratara, Tanggal 15 Juli 2019 lalu bertepatan dengan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019. Sehingga Bupati Muratara diundang ke Gedung MNC Tower Kebon Sirih Jakarta Pusat, Pukul 19.00 Wib, Jumat malam (19/7).


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMD-P3A) Kabupaten Muratara, Hj Gusti Rohmani membenarkan akan adanya penerimaan penganegeraan KPAI tahun 2019 tersebut, dimana Pemerintah Kabupaten Muratara memiliki komitmen dan inovasi terhadap perlindungan anak.


"Alhamdulillah, pada HAN tahun 2019 ini, Kabupaten kita, Muratara diberikan penghargaan berupa Anugerah KPAI Tahun 2019 kategori Kabupaten memiliki komitmen dan inovasi terhadap perlindungan anak," Kata Gusti Rohmani, saat diwawancarai kemarin.


Gusti Rohmani mengungkapkan rasa bangga, dan bersyukur karena apa yang diperjuangkan bersama gugus tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) dinilai baik sehingga mendapat penganugerahan pada HAN Tahun 2019.


"Kita bangga, apa yang dilakukan oleh DPMD-P3A bersama gugus tugas KLA tidak sia-sia, apa yang disampaikan saat  verifikasi oleh tim penilai betul-betul  adanya, sehingga kita mendapat penghargaan.Terima kasih kepada seluruh gugus tugas KLA atas perannya dalam membantu sehingga daerah kita berhasil, bahkan dari Ketiga daerah yakni Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas, hanya Muratara yang dapat.


"Mudah-mudahan, pada ajang penerimaan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) oleh Pemerintah Pusat di Kota Makassar pada tanggal 23 Juli 2019 mendatang kita kembali mendapat
penghargaan,"Harap Gusti Rohmani.


Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Kabupaten Muratara, Harlan Paisol mengenai penerimaan penganugerahan KPAI Tahun 2019 menjelaskan untuk penerima penganugerajan akan  diterima langsung oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat didampingi Ketua TP.PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif.


"Sebagaimana jadwal yang kami terima,  direncanakan besok (Jumat,red) bapak bupati beserta istri akan berangkat ke Jakarta guna menghadiri acara penerimaan anugerah KPAI tahun 2019 di MNC Tower Kebon Sirih Jakarta Pusat, pada malamnya," Kata Harlan Faisol.


Tentunya, dengan kembali diterima penghargaan berupa Anugerah KPAI Tahun 2019 ini, memberikan motivasi bagi daerah khususnya para pemangku kebijakan dalam menyukseskan program-program pemerintahan. Khususnya instansi-instansi yang berhubungan langsung dengan perempuan dan anak.(MJ)
Share:

HUT Muratara Ke-6 Pemkab Muratara Adakan Istigotsah




MURATARA MSM.COM- Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muratara Ke-6 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara menyelenggarakan Istighotsah tabligh Akbar yaitu dengan berzikir , bersholawat dan berdo'a menuju Muratara bangkit yang damai dan berkah. Kegiatan ini dilaksanakan di Depan kantor Bupati Muratara.

Dengan mengundang Kh. Anwar Zahid merupakan pengasuh Ponpes As-Syafi'iyyah Bojonegoro Jawa Timur.

Bupati Kabupaten Muratara, H.M. Syarif Hidayat melalui Sekda Muratara, Alwi Roham mengatakan Kegiatan istiqosah ini kita kemas cukup besar tingkat Kabupaten Muratara.

"Mohon maaf Bapak Bupati tidak dapat hadir ditengah-tengah, karena Pemkab Muratara mendapatkan penghargaan dijakart.  Banyak penghargaan yang kita raih selama 4 tahun terakhir," ungkap Sekda.

Selanjutnya, kita konsisten harus diperbanyak kegiatan keagamaan saat Saat dunia seperti ini, Mulai dari desa sampai Kabupaten.


Dikatakannya, kedepan kita targetkan harus ada rumah tahapis Al'quran disetiap desa. Selain itu kita harapankan Pemda Muratara sangat peduli terhadap keagamaan. "Saat ini kita juga aduh mengirimkan 300 orang hapis Al'quan ke pulau jawa, Melalui kegiatan ini kita mengharapkan mendapatkan Rido dari Allah SWT agar Muratara semakin aman dan damai," pungkasnya.


Semetara itu, KH. Anwar Zahid dalam  ceramahnya mengajak dengan ada nya HUT ini kedepan saya pribadi mengajak untuk menanamkan keimanan dalam diri kita masing-masing. Karena iman adalah pondasi kehidupan manusi, yang berharap kepada Allah SWT.

"Binalah anak-anak dengan baik mulai dari usia dini. Sekolah kan ke pesetren, agar anak kita kelah berguna bagi bangsa, maupun masyarakat Kabupaten Muratara," ajak Anwar Zahid.


Selanjutnya, tancapkan keimanan dalam diri anak-anak kita. Sebab apabila terjung ke kemasyarakat nantinya, dia ada pedomen dalam keagamaan.

"Al'quan merupakan pedemon bagi manusia didunia. Semoga anak-anak Muratara menjadi ahli dalam membaca Al'quan," ungkapnya.


Dijelaskannya, mempunyai keimanan dan memiliki ilmu merupakan isi bagi manusia. Sebab memiliki ilmu nilai manusia itu berbeda dengan manusia yang tidak memilikinya. (Hamkam)
Share:

Kamis, 18 Juli 2019

2019 Muratara Terima 83 Miliyar DAK





MURATARA MSM.COM-Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utata (Muratara) di tahun 2019 akan menerima 83 Miliyar Dana Alokasi Khusus (DAK) dari bantuan pemerintah pusat.


DAK diprediksikan akan masuk dalam Kas Keuangan Daerah Kabupaten Muratara pada pertengahan Bulan Juli 2019 dari Kantor Pelayanan Pembendaraharaan Negara (KPPN)  Lubuklinggau.

"kemungkinan jika tidak ada halangan minggu minggu depan DAK masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) kita,"kata Kepala BKD Duman Faschal melalui Kabid pembendaharaan dan Verifikasi, Hendi kepada wartawan koran , Kamis (18/7/2019).

Ia menjelaskan, porsi terbesar penerima DAK Dinas Pekrjaan Umum dan Tata Ruang. Rata rata penggunaan dana untuk pembangunan infrastruktur jalan.

"sejauh ini tidak ada hambatan dalam pengurusan DAK, serta sudah terakomodir semua, insya allah dana  sudah siap di salurkan,"ujarnya

Tidak hanya Dinas Pekrjaan Umum dan Tata Ruang yang menerima, namun ada dinas lain seperti Dinas Kesehatan, KB, Dispertankan, Disperindagkop, serta Dinas Perumahan dan Pemukiman.

Ia berharap DAK dapat diserap dengan baik, serta memberikan asa manfaat kepada masyarakat Muratara dalam pembanguananya.

"Sudah waktunya nanti, gunakan DAK sebaik mungkin, karena mendapatkan DAK tidak mudah."Pungkasnya. (Hamkam)
Share:

Wabup Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Sungai



MURATARA,MSM.COM- Khususnya disungai Rupit-Rawas diwilayah Kabupaten Muratara banyak sekali galian C yang tidak memiliki izin dari Pemda Muratara, sehingga dari hasil pengerukan pasir dan batu disungai tersebut membuat air kurun tidak bisa dikomsumsi oleh warga bahkan ada sebagian warga yang terkena penyakit gatal-gatal .

Hal ini membuat Wakil Bupati (Wabup) Muratara, H. Devi Suhartoni sangat kecewa atas ulah warga yang tidak bertanggung jawab. "Banyak sekali kerusakan sungai dikarenakan keserakahan manusia, dan air jadi keruh serta orang mandi menjadi gatal-gatal, karena akibat menggali galian C tanpa izin dialiran sungai Rawas-Rupit khususnya diwilayah Kecamatan Rawas Ulu," ungkap Wabup.


Dilanjutkannya, jika tidak berizin maka dampak lingkungan hidup tanpa pengendalian akan berakibat fatal jangka panjang, bagi sungai tersebut bahkan bagi warga.


"Bagi yang berbisnis galian C silahkan, namun harus fikir orang diilir sungai.  misalkan dengan kerja malam dan tumpukan dipinggir kemudian jam 5 pagi harus berhenti jadi air tetap jernih dan bisa dikonsumsi," jelas Wabup.


Dijelaskannya, Jadi air tidak keruh dan masyarakat tidak gatal - gatal diilir pada saat mandi. Semua selalu ada jalan keluar dan harus saling fikir jangan demi keuntungan sendiri orang lain jadi menderita. "Kita tidak melarang tetapi jaga kepentingan bersama dan kenyamanan bersama serta tidak menimbulkan penyakit," pinta Wabup.

Wabup mengajak, mulai dari masyarakat ,sampai relawan pencinta lingkungan hidup. Mari kita bersama sama menjaga kebersihan sungai Rupit Rawas. Karena  banyak pihak yang berusaha ingin merusak aliran sungai Rawas maka hal ini harus diawasi dengan baik. (Hamkam)
Share:

Rabu, 17 Juli 2019

Dinsos Berikan Pelatihan Keterampilan Bagi Msyarakat



MURATARA MSM.COM- Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kembali memprogramkan pelatihan keterampilan khusus bagi masyarakat di Kabupaten Muratara yang diikuti 40 peserta dari 7 Kecamatan.

Palatihan tersebut, dibuka langsung oleh Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat dan di hadiri langsung oleh Kepala Dinsos Muratara, H. Zainal Aripin Daud, dengan nara sumber ketua PKK Muratara, Lia Mustika Syarif dan 2 orang dari Balai Latihan Kerja Lubuklinggau.

Dimana acara, pembukaan tersebut dipusatkan di Pendopo Seketariat Dinsos Muratara yang dilaksanakan selama 3 hari hingga Jumat (19/07) mendatang.


Kepala Dinas Sosial Muratara, H. Zainal Aripin Daud, menyampaikan pelatihan tersebut diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga dan bapak-bapak dalam berusaha membuat tahu tampe dan kue.

"Dengan pelatihan ini dapat menumbuhkan serta meningkatkan keterampilan keluarga miskin, dalam mengembangkan usaha mereka untuk dapat melaksanakan fungsi sosialnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar secara mandiri," kata Zainal Aripin.



Dalam sambutan, Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat, menyampaikan Kabupaten Muratara banyak potensi yang dapat digali di masyarakat Muratara untuk mengembangkan usaha dan keterampilan dalam UMKM di masyarakat.

Dengan pelatihan Keterampilan Bagi Msyarakat ini dapat Memberdayakan seseorang, keluarga, kelompok dan masyarakat yang mengalami masalah kesejahteraan sosial agar mampu memenuhi kebutuhannya secara mandiri.

“Oleh karena itu Pemkab Muratara dalam program pemberdayaan masyarakat, yaitu penanggulangan kemiskinan yang melibatkan langsung masyarakat dalam prosesnya yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, agar dapat mandiri dan mampu memperbaiki kualitas kehidupan mereka melalui tindakan mereka sendiri,” kata H.M Syarif Hidayat



Bupati berharap, melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Muratara. Ia juga meminta agar seluruh peserta pelatihan, bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik.

"Dan jangan hanya dapat membuat kue, tahu dan tempe. Tabgai bagi mana mengolah makanan tersebut menjadi makanan lain yang bersal dari tempe maupun tahu. Sehingga menjadi produk makanan yang disenangi kalangan masyarakat," pesanya.

Diterangkanya, jika membuat tempe dan tahu goreng saja masyarakat sudah mudah ditemukan tapi bagai mana membuat olahan makan lain dari tempe maupun tahu. Begitupun dengan kue. "Nah inilah yang dapat mendorong potensi UMKM masyarakat nantinya," tutupnya. (MJ)
Share:

Wujudkan Pengelolaan Dana BOS Lebih Transparan dan Akuntabel, Disdik Gelar Sosialisasi SIPLah




MURATARA MSM.COM-Guna mewujudkan tata kelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dapat lebih terdokumentasi dengan lebih baik, lebih transparan dan akuntabel. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Muratara menggelar sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah), Rabu (17/6).

Sosialisasi yang dilaksanakan di SD Negeri 2 Surulangun Kecamatan Rawas Ulu, diikuti Kepala Sekolah dan operator masing masing sekolah dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Nibung, Ulu Rawas dan Kecamatan Rawas Ulu.

Kepala Disdik Kabupaten Muratara Sukamto melalui Kabid Dikdas Abdul Kadir menjelaskan, SIPLah merupakan aplikasi sistem pembelanjaan buku pelajaran dari sistem e-Posasing atau e- Katalog. Kedepan, sambungnya, pemesanan buku pendamping maupun buku ET dilakukan melalui e-Katalog. Sebab, aplikasi SIPLah terhubung langsung ke pusat.

"Sosialisasi ini sangat penting dan harus dipahami oleh Kepala Sekolah serta operator sekolah untuk pembelanjaan. Dengan adanya SIPLah ini pengelolaan dana BOS akan lebih transparan dan akuntabel, karena apapun bisa dilihat. Itulah yang menjadi tujuannya" papar Abdul Kadir. (MJ)
Share:

Bupati Sarolangun, Temu Wicara dengan Kelompok Tani





SAROLANGUN MSM.COM- Bupati Sarolangun H.Cek Endra, pada Selasa (16/7/2019) menghadiri kegiatan Temu Wicara Panen Raya Padi Sawah Kelompok Tani Lesung Batu di Desa Penengah Kecamatan Pelawan.

Hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura  Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sarolangun, Dandim 0420 Sarko, Para Asisten, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Sarolangun, Camat dan Sejumlah SKPD Kabupaten Sarolangun.

Orang nomor satu di Bumi 'Sepucuk Adat Serumpun Pseko' ini mengapresiasi kerja Kelompok Tani Desa Penegah, yang bisa panen dua kali dalam setahun, dimana luas sawah yang digarap saat ini sekitar 71 Hektar yang bisa menghasilkan 4 ton perhektar beras yang sudah di olah." saya berharap ada peningkatan setiap tahun nya, upayakan untuk panen 3 kali pertahun." harapnya.

" Saat ini Dam sungai Batang Asai sedang dibangun, diharapkan dapat mengaliri persawahan sekitat  6000 hektar ditambah Bendungan Dam kutur yang tidak lama lagi akan di buka, dengan adanya irigasi tambahan dapat meningkatkan produksi panen, sehingga diharapkan dikabupaten Sarolangun bisa  suasembada pangan." Paparnya Bupati Cek Endra.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Cek Endra berpesan agar Masyarakat pemilik lahan tidak melakukan alih fungsi lahan Persawahan (Gunawan)
Share:

Sekda Sarolangun Buka Rakerda ke V LAM Jambi Kabupaten Sarolangun



SAROLANGUN MSM.COM – Sekda Kabupaten Sarolangun H.Tabhroni Rozali yang juga ketua lembaga Adat Kabupaten, membuka Rekerda V Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Kabupaten Sarolangun Tahun 2019. bertempat dirumah Adat Sarolangun Desa Bernai Kecamatan Sarolangun, Selasa (16/7)

Acara tersebut di hadiri Oleh Kadis Pendidikan Helmi SH, Kadis PMD diwakili Sekdin PMD Syamsurijal, Camat Pelawan Hudri .Ketua lembaga adat Kecamatan se Kabupaten Sarolangun. Para Kades se Kecamatan Pelawan, para Datuk- datuk. Datin-datin pengurus Lembaga Adat Kecamatan se Kabupaten Sarolangun.

Ketua Lembaga Adat Sarolangun. diwakili Helmi, SH.dalam sambutannya mengatakan kita Harus selalu menjaga adat dan budaya daerah kita karena ini merupakan aset daerah yang sangat berharga dan menjadi sebuah jati diri bangsa teristimewa daerah kita Kabupaten Sarolangun.

Sementara Sekda Sarolangun Drs.H Thabroni Rozali, MM menyampaikan kita ciptakan kehidupan yang beradat dan berbudaya, Agamais, dibawah bingkai persatuan dan kesatuan NKRI, dan hendaknya menumbuhkan Kembali nilai-nilai adat yang telah menurun dalam Kesehari-harian kita. Hendaknya kita tegakkan lagi nilai-nilai Istiadat dalan Kehidupan kita. Dan marilah kito giat dan sungguh dalam memahami adat istiadat Melayu Jambi khususnya di Kabupaten Sarolangun. (Gunawan)
Share:

90 P2UKD Muratara Terima SK Gubernur




MURATARA MSM.COM - Sebanyak 90 Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD) menerima Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Sumsel H Herman Deru yang diwakili Bupati Muratara HM Syarif Hidayat di kediaman Bupati Desa Terusa Kecamatan Karang Jaya, Rabu (17/7).

Selain penyerahan SK, Pemkab Muratara juga merealisasikan apa yang dijanjikan oleh Bupati Muratara saat kegiatan pengukuran P2UKD oleh Gubernur Sumsel dan ketika kegiatan safari ramadhan lalu di Desa Beringin Makmur II Kecamatan Rawas Ilir, berupa pemberian baju seragam atau seragam dinas termasuk kepada 66 penyuluh agama diseluruh Kecamatan.

Selain Bupati, hadir juga Sekretaris Daerah (Sekda) Alwi Roham, mantan Ketua Dewan Pendidikan Muratara H Abdullah Makcik serta kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Murtara H Ikhsan Baijuri.

Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat dalam arahannya memberikan selamat atas telah dikeluarkannya SK sebanyak, 90 P2UKD dengan harapan apa yang menjadi tugas yang sebelumnya dilakukan oleh P3N dapat kembali berjalan.

"Secara keabsahan, hari ini dengan diserahkan SK Gubernur Sumsel ini maka bapak-bapak sekalian telah resmi, selamat silahkan jalankan tugas dengan    baik dalam hal keagamaan sebagaimana tugas dan fungsi P2UKD yang dulunya P3N,"kata Bupati

Bupati menambahkan, petugas agama merupakan pilar-pilar dalam menegakkan agama dan membimbing masyarakat dalam hal urusan keagamaan.


Pemkab Muratara, terus melakukan pembangunan, baik fisik seperti infrastruktur baik dibidang kesehatan seperti Puskesmas yang telah dilengkapi dengan ruanh rawat inap. Bidang pendidikan, bidang sarana air bersih.

Begitu juga, Non fisik seperti pemondokan para purtra-putri dari seluruh kecamatan ke Ponpes di Madura, Jawa Timur. "Ada laporan kalau sudah hafal alquran, dan bisa bahasa arab dan bahasa ingris, Insya Allah mereka akan menjadi pilar-pilar agama di desa-desa,"ucapnya

Lebih lanjut HM Syarif Hidayat menambahkan, Muratara menjadi salah satu daerah peredaran narkoba, tapi semangat kita untuk memberantas terus dilakukan. Sesuai apa yang pernah disampaikan pada saat kunjungan Gubernur Sumsel, pada saat pengukuhan akan memberikan seragam, hari ini akan dipenuhi.

"Bahkan hari ini juga sudah kami ajak dari pihak penjahit untuk mengukur langsung baik P2UKD maupun Petugas penyuluh,"kata HM Syarif Hidayat.

Mengenai adanya penerimaan piala atas pengharagaan menjadi juara III lomba KUA Teladan tingkat provinsi. Orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini memberikan apresiasi dan berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan lagi, setidaknya mempertahankan.

Sementara itu, Kemenag Kabupaten Muratara, H Iksan Baijuri mengatakan usai penyerahan SK Gubernur Sumsel atas P2UKD, yang diwakili oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat secara di facto dan de juire P2UKD telah resmi selanjutnya mereka akan melakukan tugas-tugas sebagaimana tugas P3N yang dulu ada.

"P2UKD bertugas menjadi penghubung urusan agama di desa dan di kelurahan, seperti mimpin tahlil, mengurus jenazah dan urusan keagamaan. Selain menghadirkan P2UKD kita juga hadirkan seluruh penyuluh sebanyak 62 orang yang terdiri dari,  PNS sebanyak 6 dan Non PNS 56 orang disetiap pecamatan yang tujuannya, untuk perpanjangan tangan kementrian agama kepada masyarakat,"paparnya.

Lebih lanjut Ikhsan Baijuri menjelaskan, kalau pada lomba KUA teladan, tahun 2019 l, KUA Kecamatan Rupit menjadi juara III lomba KUA Teladan dari lebih dari 200 KUA diseluruh Provinsi Sumsel,

"Sebagai apresiasi selain dari Kementrian Agama, begitu juga kita akan memberikan bonus sebagai apresiasi kepada mereka" tutupnya. (MJ)
Share:

Zazili : DPD KNPI Jangan Ada Dua Porsi


MURATARA MSM.COM- Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Kabupaten Muratara, telah berakhir pada April 2019 lalu, namun sampai saat ini pelaksanaan Musda belum juga dapat dilaksanakan. Hal ini disampaikan oleh Plt Ketua DPD KNPI Kabupaten Muratara, Zazili. 


Padahal, kata Zazili, pihaknya sudah mengajukan untuk melakukan Musda DPD KNPI ke pihak DPD KNPI Provinsi Sumsel. Namum sampai saat ini belum ada petunjuk dari DPD KNPI Provinsi Sumsel terkait pelakasnaan Musda.

"Ya, masa jabatan kita selaku anggota pengurus sudah berakhir pada April 2019 lalu," ungkap Zazili kepada wartawan koran ini.


Selain itu, pihaknya juga sudah mengajuka surat ke DPD KNPI Provinsi untuk mengadakan Musda melalui Surat. "Kita targetkan Insa Allah akhir tahun ini akan ada Musda KNPI Muratara, Namun sayangnya sampai saat ini belum ada respon dari KNPI Provinsi Sumsel" tambahnya.

"Kita tetap mengupayakan akhir tahun ini, Musda harus dilaksanakan sebab masa jabatan KNPI sekarang sudah berakhir," bebernya.

Dikatakannya, pelaksanaan Musda akan dilaksanakan di Muratara, bukan didaerah lain. Untuk itu ia mengimbau kepada pengurus OKP agar membuat program dan visi misi, jika kalau ingin mencalonkan diri.

"Jangan sampai ada KNPI dua porsi seperti daerah lain. Sebab KNPI ini bertujuan mempersatu kalangan pemuda, bukan malah sebaliknya," jelasnya.

Kedepan kita inginkan menyatukan persepsi kalangan pemuda. Karena pemuda Muratara itu banyak, kita inginkan satu porsi yaitu untuk membangun Muratara menuju Muratara Bangkit. (Hamkam)
Share:

Perayaan Berdirinya Pura Masyarakat Bali Muratara Adakan Perayaan




MURATARA MSM.COM - Tidak jauh-jauh untuk menyaksikan kegiatan perayaan yang biasa dilakukan oleh masyarakat di Bali, daerah yang terkenal dengan pulau dewata.


Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Blok D Kelurahan Karya Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang merupakan masyarakat pendatang dari Provinsi Bali yang sudah berpuluh-puluh tahun tinggal menetap di Kabupaten Muratara.


Seperti kali ini, Masyarakat keturunan Bali mengadakan upacara dan perayaan Feodalan atau ulang tahun dibangunnya pura Dharma wisesa yang merupakan tempat utama persembahyangan masyrakat di Blok D Kelurahan Karya Makmur.


Ketua adat masyarakat Blok D Kelurahan Karya Makmur, Ketut Darte mengatakan upacara feodalan atau perayaan ini wujud syukur dan pendekatan diri dengan sang pencipta khayangan atas berdirinya pure Dharma Wisesa.


"Upacara ini selalu diadakan setiap tahun, sejak mulai adanya pure tahun 1991, dan sekarang baru rampung, termasuk empat pure lainnya, jadi kegiatan ini namanya mendem pedadingan atau secara nasionalnya mengukuhkan bangunan pure yang dibangun,"Kata Ketut Darte, Saat diwawancarai Selasa (16/7).


Menurut, perayaan ini juga bertujuan untuk mendekatkan diri sama sang widhi, dengan sembahyang bersama, dengan sebelumnya dilakukan nari-nari adat oleh anak-anak masyarakat disini. Salah satunya tarian renjang renteng.


Sementara itu, Pemimpin parisade (lembaga adat, red), Gede Sumadi menjelaskan perayaan ini merupakan bagian dari pembinaan, dimana ada tiga hal yang harus dijaga hibungannnya, yakni hubungan manusia dengan tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan semesta linkungan.


"Makanya setiap pohon besar dikasih kain putih sebagai penghargaan terhadap pohon tersebut sama-sama ciptaan Tuhan yang harus dijaga,"beber dia.


Gede Sumadi juga mengungkapkan rasa bangga dan memberikan apresiasi  terhadap pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah kecamatan, dimana tidak diakriminatif, walaupun kami minoritas tapi tidak membeda-bedakan. "Kami bangga dengan pemerintah yang sangat perhatian dengan kami, tanpa membeda-bedakan walaupun jumlah kami sedikit,"ungkapnya.(MJ)
Share:

Selasa, 16 Juli 2019

Sekda Lepas 16 Atlit Muratara ke Ajang O2SN Tingkat Provinsi Sumsel



MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mengirim 16 atlit O2SN mewakili Kabupaten Muratara untuk berlaga diajang serupa tingkat provinsi Sumatera Selatan.

Keberangkatan atlit tingkat SD dan SMP yang didampingi official dilepas langsung oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Muratara Alwi Roham di Kantor Pemkab Muratara, Selasa (16/7).

Sekda Muratara Alwi Roham mengharapkan, para atlit yang mewakili kabupaten Muratara dapat mengeluarkan kemampuan terbaik mereka dimasing - masing cabang. Sehingga dapat meraih prestasi yang membanggakan sekaligus mengharumkan nama kabupaten Muratara.

Kepala Dispora Khaidir Kalingi melalui Sekretaris Sarmidi menjelaskan, peserta O2SN terdiri dari putra dan putri sebanyak 16 orang atlit dari tingkat SD dan SMP. Untuk tingkat SD sebanyak 8 orang atlit, begitu juga untuk tingkat SMP. Jadi keseluruhan atlit berjumlah 16 orang.

"Tangkai olahraga yang akan diikuti terdiri dari 4 tangkat olahraga yaitu atletik, renang, bulu tangkis dan pencak silat. O2SN akan berlangsung selama 7 hari. Kita berharap dapat mengharumkan nama kabupaten Muratara" tutupnya. (MJ)
Share:

Sekda Lepas 2 Peserta Lomba Cerita Tingkat Provinsi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Targetkan Juara



MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara melalui Dinas Perpustakaan memberangkatkan 2 orang peserta yang akan mengikuti lomba membaca cerita tingkat provinsi. Kedua peserta dilepas langsung oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Alwi Roham diruang Setda Muratara, Senin (15/7).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muratara, Hj Herawati mengatakan, dirinya optimis dapat meraih prestasi yang membanggakan pada lomba ini. Bahkan ia menargetkan juara umum dan juara terbaik tingkat provinsi. Sehingga dapat mengikuti lomba ditingkat pusat. 

Selain menargetkan juara, ketikutsertaan Kabupaten Muratara pada lomba membaca cerita tingkat provinsi sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan siswa  secara individu, dan memancing inisiatif guru dalam mengembangkan cerita, khususnya cerita yang berasal dari Bumi Beselang Serundingan sendiri.



"Kita berharap kepada sekolah yang ada di Kabupaten Muratara mulai dari tingkat SD hingga SMA untuk lebih giat lagi dalam mengikuti lomba seperti ini" harapnya.

Kabid Pelayanan Perpustaan dan Kegemaran Membaca Ajamil menjelaskan, kedua orang peserta yang diberangkatkan pada lomba cerita tingkat provinsi berasal dari dua sekolah yang berbeda.

"Masing - masing juara 1 dan juara 2 tingkat kabupaten. Untuk juara 1 tingkat kabupaten berasal dari SD Negeri Karang Jaya sedangkan juara dua berasal dari SD Negeri Batu Gajah" ujarnya.

Dilanjutkannya, dengan adanya lomba cerita ini dapat menggali potensi sesuai dengan kategori. Dimana kategori pertama cerita yang berasal dari daerah masing - masing.

"Kebetulan anak kita ini mengambil tema tentang danau rayo yakni legenda Bujang kurap. Nah cerita daerah yang diangkat bukan daerah lain tapi daerah masing masing dengan pola tutur ceritanya itu untuk memperkenalkan bahasa Indonesia  dan tidak memakai kata yang diumpamakan, divabel, binatang atau yang diumpamakannya" paparnya.

Selain itu, cerita yang dibawakan tidak boleh cerita nyata. Melainkan cerita rakyat dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, tanpa properti atau menggunakan alat - alat yang lain misalnya ada perahu dan sebagainya tetapi menggunakan imajinasi yang dikembangkan. (MJ)
Share:

Minggu, 14 Juli 2019

Stan Muratara Meriahkan Pameran UMKM Lippo Plaza #Dalam Rangka Peringatan Hari Pajak.



LUBUKLINGGAU MSM.COM- Ketua TP. PKK Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Lia Mustika Syarif memberikan apresiasi terlaksananya kegiatan pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam rangka Hari Pajak yang berlangsung sejak tanggal 14 sampai 15 Juli, di Lippo Plaza Kota Lubuklinggau.


"TP.PKK Kabupaten Muratara, khususnya saya selaku pribadi sangat mensupport terlaksananya kegiatan pameran ini, dimana ini adalah cikal bakal berkembangnya UMKM dimasyarakat, sehingga mampu bersaing menampilkan produksi unggulan antar UMKM ditengah pasar yang sekarang sangat maju," Kata Lia Mustika saat menyampaikan sambutannya, Sabtu malam. (14/7).



Kedepan, sebagaimana hadirnya stan-stan pameran dari berbagai daerah, Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Muratara.


Menampilkan semua produk lokal unggulan masing-masing daerah."Jadi yang datang apalagi yang nonton pameran ayo belanjo, dengan belanja artinya masyarakat ikut mendukung penuh UMKM diketiga daerah ini.


Sementara itu, Kepala Kantor KPP Pratama Lubuklinggau, Roni Purba selaku pelaksana mengatakan pelaksanaan pameran UMKM tersebut dalam rangka memperingati hari pajak yang jatuh setiap tanggal 14 Juli.


"Tahun ini sebagaimana instruksi secara nasional untuk mengadakan acara, salah satunya adalah pameran UMKM,"Kata Roni Purba.


Dijelaskannya, melalui kegiatan ini diharapkan bisa lebih dekat dengan masyarakat, Khususnya direktorat jenderal pajak, terutama yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.


"Jadi kita ada yang namanya program bussines development servis yang bekerjasama dengan Bank Mandiri, dengan harapan kami bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar, tentunya yang terkait dengan perekonomian di wilayah naungan kami yakni Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara,"Beber dia.


Roni juga menambahkan, program ini sebagai kolaborasi dengan pihak perbankan, seperti bagaimana menjual barang dengan menggunakan media sosial dalam hal ini Online.


"Yang jelas, inti diadakan pameran ini, ialah bagaimana UMKM, bisa tumbuh," Sebutnya.


Disinggung bagaimana stan UMKM, Roni Purba sontak menyebutkan ikan pedo."Kalau Muratara, ikan pedonya keren, istri bahkan saya sendiri juga beli, kain jumputan dan kerajinan yang berasal bebatuan alam juga sangat keren,"Imbuhnya.


Pada kesempatan itu pula, Ketua TP.PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif menerima plakat dari  Kepala Kantor KPP Pratama Lubuklinggau, Roni Purba atas partisipasinya dalam mengikuti pameran.(MJ)
Share:

Sabtu, 13 Juli 2019

7 Desa Akan Gelar Pilkades Serentak di 2019



MURATARA MSM.COM- Sebanyak 7 Desa dalam wilayah Kabupaten Muratara akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada akhir September atau Oktober 2019 mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMD-P3A) Hj Gusti Rohmani dihubungi via selluler Sabtu, (13/7) menjelaskan, mengingat telah habisnya masa jabatan kades dibeberapa desa serta mengacu pada SK Bupati Muratara, maka tujuh desa akan melaksanakan Pilkades serentak pada 2019 ini.

"Pertengahan bulan ini juga mulai dilaksanakan tahapan - tahapan dan penerimaan berkas calon Kepala Desa. Untuk persiapan itu, kita akan segera mengundang Camat, Pj Kades dan BPD desa yang akan menggelar Pilkades" ungkap Hj Gusti Rohmani.


Dihubungi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) PP dan Otodes Zulyan menyampaikan, ketujuh desa yang akan menggelar Pilkades serentak pada tahun ini yaitu Desa Embacang Baru Ilir, Desa Sukomoro, Mekarsari, Sungai Jernih, Lesung Batu, Pauh dan Desa Ketapat Bening.

Dari ketujuh itu, tiga Kades diantaranya akan segera habis masa jabatannya terhitung 12 September 2019, yakni Desa Embacang Baru Ilir, Desa Sukomoro dan Desa Mekarsari.

Sementara empat desa lainnya yakni Desa Lesung Batu, Pauh, Sungai Jernih dan  Desa Ketapat Bening, kades dijabat oleh Penjabat Sementara (Pj) yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari wilayah masing - masing. (MJ)
Share:

Jumat, 12 Juli 2019

Wacana Pembangunan Terminal Type-C Mulai Dibahas



MURATARA MSM.COM- Sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dinas Perhubungan tahun ini mulai melakukan    pembangunan terminal type C  sebagaimana wacana tahun-tahun sebelumnya.

Dalam merealisasikan rencana tersebut,  Pemkab Muratara mulai melakukan rapat bersama instansi-instansi terkait, dipimpin oleh Asisten II Setda Kabupaten Muratara, Suharto Patih di Ruang Bina Praja, Rabu (10/7).

Suharto Patih mengungkapkan pembangunan termibal Type C di Simpang Nibung Kecamatan Rawas Ulu ini tentu akan menjadi income bagi daerah. lantaran kewenangnya diserahkan ke kabupaten atau kota.

Untuk itulah, Hari ini (Kemarin, red) mulai dilakukan rapat bersama dengan dinas-dinas terkait.

"Untuk lahan dan luasan kawasan terminal sangat memungkinkan, bahkan sudah ada ruko-ruko yang sebelumnya digunakan sebagai pasar,  bahkan dilokasi tersebut menjadi pasar kalangan yang ada setiap Rabu,"Kata Suharto Patih.

Mengingat, lanjut dia kewenangan pembangunan dan pengelolaan menjadi tanggungjawab kabupaten, maka akan mulai dilaksanakan pada tahun anggaran perubahan ini dengan diawali pbuatan DED nya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Muratara, Al Azhar mengatakan upaya realisasi pembangunan terminal type C tidak lagi sebagai wacana, mengingat saat ini sudah mulai dilakukan pembahasan.

Bahkan, untuk anggaran pembangunan sudah diajukan kepada Tim Anggaram Pemerintah Daerah (TAPD), Mudah-mudahan dalam tahun ini sudah berjalan, seperti pembuatan Detail Engineering Design (DED) dan berlanjut pada tahap pembangunan.

"Untuk mengawali pembangunan kita sudah mengajukan anggaran mulai DED pada anggaran perubahan tahun 2019,  harapannya dapat terwujud, dengan demikian akan memberikan PAD bagi daerah,"Ucap Al Azhar. (MJ)
Share:

Ketua TP. PKK Muratara Pimpin FGD Bersama Dinkes Provinsi Sumsel. #Bahas Penanganan Stunting



MUARA RUPIT MSM.COM  - Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif memimpin Focus Group Discussion (FGD) bersama Dinkes Muratara dan Dinkes Sumsel.

FGD yang dilaksanakan di Op Room Setda Muratara, dihadiri perwakilan Dinkes Sumsel Bidang Kesehatan Kelaurga dan Gizi Masyarakat Yuliana Darlis didampingi Andi Susanto dan Rini Oktarina serta Kepala Dinkes Muratara Marlinda Sari.

"Jangan melihat angka lalu kita menjadi drop. Tapi jadikan motivasi dan penyemangat untuk merubah menjadi lebih baik" kata Lia Mustika Syarif.


Istri orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini menegaskan, sebagaimana jumlah kasus gizi buruk dan stunting di Kabupaten Muratara pada tahun 2019 sebanyak 86 kasus. Diharapkan jumlah tersebut menurun, bahkan nol walaupun itu mustahil. Tetapi tidak menutup kemungkinan  asalkan benar - benar dilaksanakan.

Sebab banyak program dalan mengentaskan masalah stunting. Mulai dari pemberian makanan bergizi tambahan, sosialisasi Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) maupun peningkatan peran Posyandu.

"Ada pemahaman pemerintah desa, kalau Posyandu tanggung jawab Puskesmas. Itu salah, karena puskesmas tanggung jawab kepala desa dahal hal ini ibu kades selaku ketua Kader Posyandu. Puskesmas hanya pendampingan" terangnya.


Menurut Lia Mustika, Dalam hal layanan kemasyarakat, setiap Puskesmas memilki satu ambulance, bahkan sekarang setiap desa ada ambulance khusus untuk pelayanan kesehatan.

"Setiap Petugas Puskesmas lakukan pelayanan kesehatan dengan pola jemput bola, atau mendatangi kerumah fasien langsung,"Sebutnya.

Lis Syarif juga menambahkan, dalam mengurangi stunting, adanya pemberian pemahaman akan program Keluarga Berencana (KB).


Petuah orang lama, Banyak anak banyak rezeki, walaupun bertentangan dengan program Keluarga Berencana (KB), dirinya setuju, asalkan terurus, kebutuhan jasmani dan rohani terpenuhi.


"Pepatah banyak anak banyak rezeki saya setuju, asalkan terurus, dan lebih bagus lagi ikut program KB, cukup dua anak, agat anak-anak tumbuh sehat dan berkualitas,"kata Lia Mustika Syarif.


Lia Syarif juga menegaskan, tidak mau jumlah AKI-AKB ada peningkatan, bahkan walaupun ada AKB-AKI."Saya tidak mau tidak dilaporkan, Memang Kabupaten Muratara, rendah dalam kesehatan, tapi itu menjadi memacu untuk berubah menjadi baik,"kata perempuan yang juga basic lulusan kebidanan ini.

Sementara, Kadinkes Muratara Marlinda menjelaskan, dalam menentukan penderita stunting, terlebih dahulu harus memiliki satu pemahaman, sebelum turun kelapangan. Hal itu untuk memperjelas mana yang masuk kategori stunting dan data yang didapatkan sesuai dengan kondisi dilapangan.


"Untuk kasus stunting atau AKB, AKI Harus dilaporkan, sakit atau meninggal, baik di Polindes, Puskesmas maupun di RSUD, Sebagai intruksi Ibu Ketua PKK, Jangan ada permasalahn gizi dilapangan yang ditutup-tutupi,"kata Marlinda.


Yudi salah petugas ahli gizi perwakilan Puskesmas Rupit, yang menaungi 19 Posyandu dari 16 Desa, 1 kelurahan,  dimana menurutnya, dalam kegiatan Posyandu sasaran terlalu banyak, 100-200 sasaran bayi, anak. sehingga terlalu bangak dibandingkan jumlah petugas. Selain itu kecakapan kader yang kurang.


Menurutnya, Posyandu yang punya desa, tapi tidak didukung dengan baik oleh Kades, terutama Kader Posyandu masing-masing.


"Kami harapkan adanya penegasan dari Pemerintah daerah, dalam hal ini dinas terkait agar penyaluran anggaran ke Posyandu dipenuhi untuk pemenuhan fasilitas dan penambahan kader Posyandu," sebutnya. (MJ)
Share:

Dinkes Muratara Gelar Lomba LBSI



MUARA RUPIT MSM.COM - Pemkab Muratara melalui Dinas Kesehatan menggelar Lomba Balita Sehat Indonesia (LBSI) tingkat Kabupaten Muratara tahun 2019, Kamis  (11/7).

LBSI yang mengangkat tema Kualitas Keluarga Penopang Perlindungan Anak, Saya Anak Indonesia Saya Gembira Menuju Kabupaten Layak Anak digelar dalam upaya meningkatkan semangat para ibu dalam menjaga kesehatan balita.

Kepala Dinkes Marlinda Sari menjelaskan, LBSI merupakan program kesehatan anak balita yang dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat Kabupaten hingga ke tingkat Nasional.


"Anak yang sehat itu harus dimulai dari Balita. Sebab ciri anak yang sehat terlihat dari Balita sesuai  asupan gizinya," ungkap Marlinda.

Dilanjutkannya, asupan gizi harus dimulai dari anak sampai beranjak dewasa. Maka gizi harus ditingkatkan, dimulai dari masa anak di usia 5 tahun. Karena masa yang paling riskan untuk meningkat kecerdasan anak.


"Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendapatkan generasi emas Kabupaten Mauratara cerdas, selain itu ibu-ibu dapat  mengatauhi terhadap gizi anak dari balita sampai beranjak dewasa," paparnya. Selain itu, harus rajin datang ke posyandu. Sehingga kesehatan anak dapat terjaga dengan baik.  Maka akan tahu setatus gizinya. Perlu diketahui juga bahwa


Ditambahkannya, kegiatan ini bekerja sama dengan tim TP PKK Muratara, dan diikuti sebanyak 14 orang anak sampai balita. "Kita berharap anak dan balita yang mengikuti lomba hari ini. Bisa mewakili Kabupaten Muratara mengikuti lomba balita tingkat provinsi," pungkasnya.



Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif mengatakan kita Indikasi akan pengikuti lomba ditingkat Provisi Sumsel, diharapkan juri harus provisional dalam menilai.


"Untuk indikator layak anak. Maka hal ini tidak bisa dicapai 1 dinas. Maka harus bekerja sama dengan dinas lain," ungkap Lia. Selain itu, juga dukungan masyarakat sangat diperlukan. harus terus berikan pelayanan terbaik kepada balita kedepan dari usia dini sampai 5 tahun keatas.



"Posyandu disetiap Desa harus dibuat intergasi. Jangan buat acara satu dinas saja. Harus ikuti disetiap dinas, jangan Dinkes saja," imbuhnya. Dilanjutkannya, Posyandu ini sangat penting tidak hanya balita tetapi juga tingkat dewasa harus rutin prikasa khusus ibu-ibu.


"Harus ada pencapaian setiap kegiatan. Harus tepat sasaran. Kita harus jeput ke rumah warga. Jangan Sampai ada anak yang kenak penyakit yang berbahaya disaat dewasa," tutup Lia.

Sementara itu, Plt. Asisten I Aan Andrian mewakili Bupati Muaratara mengatakan kegiatan seperti ini dapat berguna bagi sehetan balita Muratara. Anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga. Jangan hanya jumlah yang banyak. Tetapi pendidikanya harus berkualitas serta gizi. "Maka hal ini harus kita dukung Melalui orang tua terutama," ajaknya .

Selain itu, orang tua perlu mendidik anak Untuk berprilaku sehat. Sebab hal ini berguna bagi kecerdasan anak tersebut. (Hamkam)
Share:

Kamis, 11 Juli 2019

Buruh Bangunan Perumahan Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon




RAWAS ULU MSM.COM –Warga kawasan PT Agro Rawas Ulu Desa Sungai Jauh Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (10/7), geger.

 Pasalnya, Jefriadi (32) ditemukan tewas gantung diri di areal semak belukar kebun sawit milik PT. Agro Rawas Ulu (ARU) Desa Sungai Jauh Kecamatan Rawas Ulu.

Jenazah warga Jalan Beringin Ujung Kelurahan Damar Sari Sumatera Utara ditemukan dalam keadaan sudah membusuk.

Almarhum Jefriadi ditemukan Faisol bersama empat rekannya buruh PT. ARU, Rabu (10/7) sekira pukul 11.30 WIB.
Diceritakan Faisol, ia bersama empat rekannya, Rabu (10/7) sekira pukul 10.00 WIB akan memanen buah kelapa sawit di areal perkebunan sawit milik PT. ARU Desa Sungai Jauh. Ketika di lokasi kebun sawit, Faisol mencium aroma busuk yang menyengat hidungnya.

“Saya bersama rekan rekan langsung mencari asal bau busuk tersebut,” terangnya.

30 meter dari lokasi kebun sawit, Faisol menemukan sesosok mayat laki-laki yang tak lain bernama Jefriadi tergantung di sebuah batang pohon tumbuh menyamping dengan diameter lebar pohon 30 cm.

“Jefriadi ini merupakan pekerja buruh bangunan perumahan Karyawan PT ARU yang baru sepuluh hari bekerja,”ungkapnya.

Selanjutnya, Faisol langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak PT. ARU, kemudian dari pihak PT ARU, Madli, Babinsa Koramil Serka Asep dan Babinkamtibmas Polsek Rawas Ulu Aiptu Anton berangkat menuju lokasi TKP penemuan mayat tersebut.

Pukul 13.00 Wib, dengan menggunakan kantong mayat, mayat Jefriadi  langsung dibawa dari lokasi penemuan, menuju Puskesmas Surulangun dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Surulangun. Dan saat ini keberadaan mayat Jefriadi masih berada di Puskesmas Surulangun Kecamatan Rawas Ulu.

Penemuan mayat tersebut sudah ditangani oleh pihak Polsek Rawas Ulu untuk  diadakan penyelidikan lebih lanjut.
Babinsa Koramil Rawas Ulu Serka Asep melalui Humas Kodim 0406 MLM membenarkan adanya penemuan mayat yang tewas tergantung di pohon. (MJ)
Share:

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLHP Gelar Berbagai Lomba



MUARA RUPIT MSM.COM - Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia, Pemkab Muratara melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) menggelar berbagai lomba. Diantaranya lomba melukis, baca puisi, lomba foto, fashion 3R dan mendongeng.

Lomba yang bertemakan Lingkungan Hidup Tingkat Kabupaten Muratara, diikuti peserta dari tingkat SD, SMP dan SMA. Acara lomba digelar di Aula Siti Rahma RM Sederhana Muara Rupit, Rabu (10/7).

Kepala DLHP, melalui Kepala Bidang Pengelola Sampah Lingkungan Hidup, Linda dalam laporannya menyampaikan, tujuan digelarnya lomba diantaranya untuk menumbuhkan kecintaan dan kesadaran terhadap lingkungan hidup.

"Khususnya kepada siswa - siswi tingkat SD, SMP dan SMA agar selalu menjaga kelestarian lingkungan hidup" uarnya.


Sementara itu, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Asisten II Suharto Pati memberikan apresiasi yang tinggi dengan terselenggaranya lomba. Terutama kepada peserta yang ikut berpartisipasi. Kegiatan serupa juga digelar ditingkat provinsi, sementara untuk tingkat Kabupaten Muratara, acara ini merupakan yang perdana digelar oleh DLHP.

"Keikutsertaan pelajar tingkat SD, SMP dan SMA menjadi bekal untuk lebin mencintai lingkungan hidup. Baik secara abstrak maupun secara nyata. Kedepan partisipasi para pelajar, bahkan mungkin masyarakat untuk mengikuti lebih besar lagi" kata Suharto.

Ia menegaskan, sejalan dengan peringatan hari lingkungan hidup sedunia. Banyak yang bisa diperbuat dan lakukan. Baik dilingkup kabupaten, Kecamatan dan desa tempat tinggal masing - masing.

Tampak hadir dalam lomba tersebut Bupati Muratara melalui Asisten II Suharto Pati, Kepala DLHP, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan lainnya. (MJ)
Share:

Pemkab Muratara Berikan Bantuan Kepada Korban Angin Puting Beliung



RAWAS ILIR MSM.COM - Sebanyak 183 Kepala Keluarga Desa Beringin Makmur 1 dan 2 serta warga Kelurahan Bingin Teluk Kecamatan Rawas Ilir yang rumahnya rusak parah diterjang angin puting beliung, Senin (8/7) menerima bantuan dari Pemkab Muratara.

"Bantuan terdiri dari beras, mie instan, selimut, makanan siap saji serta terpal.  Nah kalau untuk bantuan rumah, itu bukan ranah Dinsos. Itu tugas dari BPD untuk mengusulkan" jelas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muratara, H Zainal Arifin, Rabu (10/7).

Sementara, Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni mengatakan, bantuan yang diberikan untuk mengurangi beban masyarakat yang terkena musibah.



"Hari ini kita datang bersama pihak Dinsos Muratara, selain bersilaturahmi kepada warga yang terkena musibah. Kita juga memberikan bantuan, untuk mengurangi beban bagi warga terkena musiba," ungkap Wabup.

Dilanjutnya, Setelah kita lihat semestinya harus banyak selimut yang berikan karena sangat diperlukan bagi warga, hal ini harus diusulkan kembali kepihak Dinsos Sumsel, muda-mudahan secepatnya direspon oleh pihak Dinsos Muratara.

Sementara itu, warga setempat Lina (26) selaku penerima bantuan mengatakan ucapan terima kasi kami selaku warga atas bantuan dari Pemda Muratara. "Ya, bantuan ini sangat membantu kami. Tetapi kita harapkan ada bantuan perbaikan rumah yang semestinya juga diberikan karena bagi yang terkena angin puting beliung itu kebanyakan rumahnya rusak," tutupnya. (Hamkam)
Share:

Kadis Pertanian Tinjau Irigasi Desa Bukit Langkap #Dukung Meningkatkan Produksi Hasil Tanam



MURATARA MSM.COM - Penyediaan air irigasi bagi tanaman padi menjadi salah satu kunci yang mendukung peningkatan produksi pangan bagi Masyarakat.

Hal itu, membuat Dinas Pertanian, Perikanan dan Perkebunan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus melakukan penormalan saluran irigasi persawahan di Kabupaten Muratara.

Seperti yang dilakukan Dinas Pertanian Muratara, Rabu (10/07) melakukan peninjauan aliran irigasi persawahan untuk normalisasi irigasi di Desa Bukit Langkap, Kecamatan Karang Jaya.

Menurut, Kadis Pertanian Muratara, Suhardiman, aliran irigasi juga sebagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk mendongkerak peningkatan produksi hasil panen secara signifikan.

"Dimana saat ini penyediaan sarana dan prasarana pertanian yang lebih memadai menjadi fokus dalam peningkatan produksi gabah padi. Di antaranya melalui pembangunan atau rehabilitasi jaringan irigasi, perluasan atau pencetakan sawah baru dan penyediaan alat mesin pertanian," kata ia.

Dilanjutkanya, Desa Bukit Langkap, memiliki hamparan sawah yang luas menjadi potensi daerah dalam meningkatkan produk pangan. Namun hal ini harus terus didorong dan didukung Pemerintah Daerah dalam normalisasi aliran irigasi yang ada.

"Dengan begitu air yang ada dapat dimanfaatkan dengan penyediaan air yang didukung dengan pembangunan pintu-pintu air," jelasnya.

Namun dirinya mengingatkan, bahwa hal itu tidak luput dari dukungan dari Dinas Pekerjaan Umum sebagai dinas terkait dalam pembangunan insprastruktur. "Maka kami akan sampaikan hasil ini kedinas terkait dan kembali turun bersama kelapangan untuk meninjau ulang," jelasnya.

Menurut ia, di Desa Bukit Langkap, ada beberapa titik aliran irigasi yang harus dibangun dengan normalisasi aliran irigasi dan pembangunan pintu-pintu air untuk pembagian air kehamparan sawah masyarakat.

"Misalnya saja hamparan persawahan yang ada di kampung 6 Desa Bukit Langkap, dapat ditingkatkan debit airnya melalui aliran irigasi persawahan dari kampung 5 Desa Bukit Langkap. Dan hal ini perlunya pembangunan pintu air," katanya.

Nah, untuk itu, kita meninjau langsung lokasi persawahan warga ini agar mengetahui titik-titik yang mempunyai potensi untuk dibangun normalisasi perairan persawahan masyarakat.

"Dan peninjauan ini akan terus kami lakukan kedepan di titik-titik hamparan sawah warga yang memiliki potensi untuk dikembangkan peningkatan produksi hasil gabah padi di setiap wilayah Kabupaten Muratara," jelas ia.

Sementara itu, salah satu Kelompok Tani, Desa Bukit Langkap, Ashuriyansyah dari kampung 5 Desa Bukit Langkap, mengucapkan terimah kasih kepada Kepala Dinas Pertanian yang telah meninjau dan melihat langsung kondiai aliran irigasi yang ada di Desa Bukit Langkap.

"Karena irigasi persawahan yang ada saat ini masih irigasi desa. Jika kembali dibangun oleh pemerintah maka akan dapat membantu bagi petani dalam meningkatkan hasil tanam padi sawah," jelas ia.

Menurut ia, masyarakat akan banyak terbantu jika ada pintu-pintu air yang dibangun pemerintah untuk mengatur aliran irigasi yang ada. "Terutama bagi masyarakat yang ada di kampung 6 desa bukit langkap," paparnya. (MJ)
Share:

Selasa, 09 Juli 2019

Memeriahkan HUT RI ke-74, Disbudpar Bakal Menggelar Lomba Lagu Daerah




MUARA RUPIT MSM.COM - Pemkab Muratara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bakal menggelar lomba lagu daerah Kabupaten Muratara pada Agustus mendatang dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74 tahun 2019.

Kepala Disbudpar Titin Martini menjelaskan, alasan digelarnya lomba lagu daerah Kabupaten Muratara, sebab lagu - lagu daerah kerap diampilkan pada even - even maupun festival di luar daerah. Termasuk pada Festival Sriwijaya yang baru digelar beberapa waktu lalu.

"Dengan digelarnya lomba ini, maka akan didapati bibit - bibit penyanyi lagu daerah yang berasal dari Muratara sendiri. Tujuannya digelar acara ini tentu saja untuk mencari bibit penyanyi lagu daerah kita Muratara ini" ungkapnya Selasa (9/7).


Ditambahkannya, lomba lagu daerah ini merupakan langkah awal. Kedepan pihaknya akan memasyarakatkan lagu daerah Kabupaten Muratara. Baik didalam wilayah Kabupaten Muratara sendiri maupun diluar kabupaten. Mengenai rencana itu, pihaknya akan membawa ke dalam rapat untuk untuk dibahas lebih lanjut.

"Nanti bisa juga ditambah dengan lomba lagu dangdut maupun kosidah. Yang jelas kita lihat dulu anggarannya. Yang jelas nanti mengenai kepanitiaannya kita akan bekerjama sama dengan Lembaga Kesenian Daerah (Lakesda). Dan Insya Allah tempatnyanya halaman kantor Bupati jika memang disana nanti tidak ada kegiatan lain" tutupnya. (MJ)
Share:

Angin Puting Beliung Terjang 2 Desa Satu Kelurahan, Ratusan Rumah Rusak Parah




RAWAS ILIR MSM.COM - Angin puting beliung menerjang dua desa satu kelurahan di Kecamatan Rawas Ilir, Senin (8/7). Angin puting beliung disertai hujan es yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB menimpa Desa Beringin Makmur 1 (BM 1) dan Beringin Makmur 2 (BM2).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, ratusan rumah warga rusak parah. Pohon - pohon pun banyak yang tumbang akibat peristiwa itu. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun MSM.COM, kemunculan angin puting beliung diawali dengan awan hitam yang kemudian disusul dengan hujan es.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Zulkipli melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Kasir Masuli menjelaskan, berdasarkan data yang masuk dari Kasi Kesos Kecamatan Rawas Ilir. Akibat dari peristiwa angin puting beliung mengakibatkan rumah warga di dua desa satu kelurahan mengalami kerusakan parah.

"Data yang masuk sementara ada sekitar 65 rumah yang mengalami kerusakan. Itu belum termasuk dari Desa BM2. Sementara untuk Kelurahan Bingin Teluk belum ada data yang masuk karena masih didata dan ada kemungkinan bertambah" terang Kasir Masuli.

Begitu juga dengan rumah yang mengalami kerusakan ringan, berat dan sedang saat ini sedang didata. Karena banyak rumah yang mengalami kerusakan parah akibat ditimpa pohon besar yang tumbang. Harta benda wargapun banyak yang hancur. 
"Kita harus mendata dulu, baru nanti kita kita ajukan ke Bupati. Memang bencana angin puting beliung ini dulu pernah terjadi. Namun tidak seganas seperti ini" tambahnya.

Camat Rawas Ilir, Heri Martoni melalui Sekcam Syukur membenarkan peristiwa bencana angin puting beliung tersebut. Ia berharap kepada pihak terkait untuk secepatnya memperhatikan masyarakat yang terkena musibah ini. (MJ)
Share:

Senin, 08 Juli 2019

Menjadi Wakil Sumsel di Ajang BBGRM Tingkat Nasional Desa Batu Gajah Harapkan Support Masyarakat



MURATARA MSM.COM- Desa Batu Gajah Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara akan menjadi wakil Sumatera Selatan di Ajang Perlombaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat(BBGRM) tingkat Nasional tahun 2019.

Hal tersebut setelah Desa Batu Gajah Baru memperoleh Juara Pertama pada Perlombaan BBGRM ke-XVI tingkat Provinsi Sumatera Selatan, beberapa waktu lalu

Kepala Desa Batu Gajah Baru, Hery, Saat di temui di Kediamannya. Minggu. (7/7) mengharapkan dukungan dari masyarakat Muratara serta suport pemerintah Kabupaten Muratara dan Provinsi sumsel dalam upaya mempersiapkan Desanya dalam penilaian BBGRM tingkat Nasional nantinya

"Setelah kami berhasil keluar menjadi juara I BBGRM tingkat Provinsi secara otomatis kami akan menjadi wakil sumsel di tingkat nasional, kami butuh suport dan dukungan dari seluruh masyarakat sumsel agar dapat mempersiapkan desa menjadi lebih baik" katanya

Ditambahnya, saat penyerahan piala juara bebrapa waktu lalu, pihaknya telah mendapatkan sampaian dari pihak PMD Sumsel mengenai hal hal yang perlu diperbaiki untuk menunjang penilaian pada saat verifikasi dilakukan oleh pihak nasional

"Ada beberapa item harus kami perbaiki, yang nantinya akan menjadi poin penilaian dari pihak tim penilai BBGRM  nasional, dan kebanyakan sarana penunjang saja kalo untuk sarana ini kami sudah dinilai memadai, hanya kami akan mempercantik nya saja" tambahnya

Saat disinggung kapan perivikasi dari tim penilai BBGRM nasional akan datang, ia mengatakan bahwa sampai saat ini belum mengetahui jadwalnya, dan pastinya akan terjadi secara mendadak

"Kemungkinan mendadak seminggu sebelum penilaian baru akan diberitahu, namun sejak dini semua aspek sudah kami siapkan dan segala kekurangan serta saran dari tim Sumsel akan segerah kami laksanakan"jelasnya

Sementara itu Kepala PMD P3A Muratara Hj Gusti Rohmani, mengatakan bahwa pihaknya selaku wakil dari pemerintah daerah akan bekerja sama dengan pihak provinsi dalam mempersiapkan desa batu gajah baru untuk perlombaan BBGRM tingkat nasional

"Kami akan suport apa keperluannya, selaku pemerintah daerah dukungan penuh akan diberikan, bila dapat juara tingkat nasional maka akan membawa nama muratara dan sumsel harum di Kanca nasional" semapinya

Kepala PMD-P3A Berharap masyarakat muratara dapat mensuport serta mendukung memalui doa agar desa Batu gajah baru dapat peringkat terbaik di Kanca nasional, serta membuat bangga Bumi berselang serundingan.(MJ)
Share:

DLHP Dapat Bantuan 13 Motor Sampah Dari PDIP



MURATARA,MSM.COM-Sebanyak 13 unit sepeda motor pengangkut sampah bantuan dari Nazarudin Kemas (alm) anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan disalurkan ke DLHP Kabupaten Muratara.

Sepeda motor pengangkut sampah itu merupakan usulan dari Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni pada 2018 lalu, melalui Nazarudin Kemas  sebelum yang bersangkutan meninggal dunia.

"Kami Pemda Muratara mengucapkan terimakasi kepada Partai PDIP Semoga motor sampah ini bisa digunakan bagi Dinas terkait. Melalui motor sampah ini, diharapkan bisa mengangkut sampah sehinga Muratara kedepan dipasar-pasar terlihat lebih bersih dan rapih," ucap Wabup.

Selain itu, ia meminta  Dinas yang menerima bantuan dapat menjaga motor dengan baik. Sebab ketika sudah diberikan artinya sudah menjadi tanggung jawab untuk merawatnya "Ya, harus dirawat dengan baik, jangan dibiarkan saja setelah dipakai," tutupnya. (Hamkam)
Share:

Jumat, 05 Juli 2019

H Herman Deru Tutup Gubernur Cup U-20 Muratara Sukses Menjadi Tuan Rumah



MURATARA MSM.COM- Gubernur Sumsel  H Herman Deru melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga provinsi, H akhmad Yusuf Wibowo  didampingi Bupati Muratara melalui Asisten II Suharto, serta Kepala Dispora Muratara Khaidir Kalingi menutup secara resmi turnamen sepak bola Gubernur Sumsel Cup U- 20 tahun 2019 di lapangan sepak bola SMA Rupit, Kamis (5/7).



Dalam laporannya, Khaidir Kalingi menyampaikan, pelaksanaan turnamen sepak bola piala Gubernur Sumsel Cup U-20 tahun 2019 terselenggara berdasarkan Instruksi Presiden tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional. Surat Gubernur Sumsel perihal permohonan Kick of kompetisi piala gubernur sumsel tahun 2019  serta SK bupati Muratara tentang pembentukan panitia disetiap tunamen sepak bola usia dini dan usia muda U -20 piala Gubernur.

"Turnamen diselenggarakan mulai 27 Juni hingga 4 Juli 2019. Dengan jumlah peserta sebanyak 20 team yang berasal  dari desa, kelurahan, kecamatan. sekolah maupun dari klub sepak bola di Kabupaten Muratara. Dipartai final mempertemukan Maury vs Ulu Rawas FC, sedangkan untuk memperebutkan juara ketiga antara Urakan vs Limau Manis FC" paparnya.


Seperti pada turnamen lainnya, pada turnamen sepak bola piala Gubernur Sumsel Cup U-20 juga dinobatkan top skor yang diraih oleh Muhamad Sobirin dengan mengoleksi 10 gol dari team sepak bola Maury Desa Maur. Sedangkan untuk pemain terbaik adalah Al Kuraiha dari Ulu Rawas FC.



Hadiah bagi team yang menjurai turnamen sepak bola piala Gubernur Sumsel Cup U-20 akan mendapat uang pembinaan. Juara  4 akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 2 juta, juara ketiga Rp. 3 juta, juara 2 Rp. 4 juta dan juara pertama menerima uang pembinaan Rp. 5 juta.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel melalui Kepala Dispora Sumsel H Akhmad Yusuf Wibowo memberikan apresiasi kepada Pemkab Muratara yang telah sukses menjadi tuan rumah pada sepak bola piala Gubernur Sumsel Cup U-20 tahun 2019.



Dikatakannya, keberhasilan kabupaten Muratara dapat dijadikan contoh oleh kabupaten/Kota lainnya. Turnamen ini sebagai ajang prestasi serta memacu peningkatan prestasi pengembangan sepak bola Sumsel, khususnya di Kabupaten Muratara.

"Selamat kepada team sepak bola yang berhasil menjadi juara dan berhak mewakili kabupaten Muratara ke grand final di Kota Palembang. Untuk itu persiapkan dengan matang untuk menghadapi grand final pada November nanti" tutupnya.



Hadir pula dalam penutup itu para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Muratara. Camat serta tamu undangan lainnya. (MJ)
Share:

Kamis, 04 Juli 2019

2 Tahun Ikuti Pelatihan Penyandang Disabilitas Miliki Keterampilan



MUARA RUPIT MSM.COM - Setelah dua tahun mengikuti pelatihan yang dibiayi oleh Pemkab Muratara, 7 orang penyandang disabilitas fisik akhirnya memiliki keterampilan.


Kepala Dinas Sosial H Zainal Arifin mengatakan, setelah dua tahun sejak 2017 mengikuti pelatihan ketujuh penyandang disabilitas tersebut kini telah pulang ke Kabupaten Muratara.

"Ada tujuh orang yang kami kirim untuk dilatih keterampilan di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) Indralaya di Kabupaten  Ogan Ilir" sambung H Zainal Arifin.



Ketujuh penyandang disabilitas tersebut antara lain Pepi Puspitasari asal Desa Rantau Kadam, Habibi asal Desa Remban, Heriyanto asal Kelurahan Pasar Surulangun, Susanti asal Desa Tanjung Beringin, serta Efi, Wedi dan Yosi asal Desa Sungai Jauh.

Para penyandang disabilitas fisik yang  telah mengikuti pelatihan selama dua tahun itu, tiga orang dibekali keterampilan  menjahit, dua orang terampil dibidang tata rias dan dua orang mempunyai keterampilan kerajinan tangan.

"Kita bangga, mereka dulu yang tidak bisa berbuat apa - apa, hanya duduk di kursi roda, tidak ada aktivitas, sekarang mereka memiliki keterampilan dibidang yang ditekuninya masing - masing" jelasnya.

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat menyampai rasa bangga kepada anak - anak penyandang disabilitas atas prestasi yang membanggakan setelah mengikuti pelatihan keterampilan.



Bupati menginginkan, para penyandang disabilitas itu dapat diperbadayakan sesuai dengan keahlian mereka masing - masing, sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa ketergantungan dengan orang lain.

"Mohon doa kita bersama semoa anak - anak ini menjadi tanggung dan bermanfaat bagi orang banyak" kata Bupati.


Salah seorang penyandang disabilitas ketika ditemui mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muratara yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan di BRSPDF  Indralaya.

"Saya bersyukur, pemerintah pepduli dengan nasib kami. Selama ni kami tidak ada akvitas hanya berdiam diri saja dirumah, sekarang punya sedikit keterampilan" ujarnya. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog