Tuesday, October 29, 2019

Miris ! Siswa MTs Al Muhajirin Belajar di Ruang Beralaskan Tanah





MANDI ANGIN MSM.COM - Puluhan siswa Madrasah Tsnawiyah (MTs) Al Muhajirin Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara. Terpaksa harus belajar di ruangan yang tak layak pakai.


Kondisi ruang belajar yang beralaskan tanah, membuat puluhan siswa meski akrab dengan debu - debu. Debu - debu itu berasal tanah yang tiap hari mereka pijak sebagai alas sekaligus lantai ruang belajar mereka.


Keadaan memprihatinkan itu sudah mereka rasakan sejak beberapa tahun silam, oleh siswa MTs Al Muhajirin, yang sebagian besar berasal dari Desa Mandi Angin dan desa - desa terdekat lainnya.


Pihak sekolah bukannya menutup mata melihat hal ini. Namun, keterbatasan dana membuat pihak sekolah tak bisa berbuat banyak. Bahkan, sejak kepindahan sekolah 2 tahun silam ke tempat yang baru ini. Pihak sekolah nyaris tak mempunyai dana untuk melanjutkan pembangunan gedung permanen.




Kepala MTs Al Muhajirin, Junaidi kepada MSM.COM, Selasa (29/10) menuturkan, kendati belajar di ruang yang sangat memprihatinkan. Semangat anak - anak didik untuk belajar dan menuntut ilmu di sekolah yang ia pimpin sangat tinggi. Hal ini yang terkadang membuat ia kian tersentuh.


"Kami juga sangat membutuhkan sarana dan prasarana  lainnya yang memang belum ada. Baik sarana olahraga maupun sarana dibidang lainnya. Mushollah juga sangat kami harapkan, sebab ketika tiba waktu sholat terpaksa siswa sholat dirumah. Baru - baru ini, kami berinisiatif untuk menjadikan salah satu ruang menjadi mushollah sementara" paparnya. 


Dengan semua keterbatasan yang ada di MTs Al Muhajirin, ia berharap kepada pemerintah dan pihak terkait untuk memperhatikan sekolah yang ia pimpin. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Blog Archive