Tuesday, September 15, 2020

Lima Tahun Memimpin Muratara. Syarif Hidayat Berikan Bukti Bukan Janji




MURATARA MSM.COM - Sudah memasuki tahun kelima kepemimpinan HM Syarif Hidayat, MM menakhodai Kabupaten Musi Rawas Utara. Dalam masa kepemimpinannya, masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar dan merupakan kepentingan mendesak bagi rakyat.


HM Syarif Hidayat mengakui, saat ini memang  belum membangun komplek perkantoran pemerintah seperti daerah lainnya. Sebab, prioritas utama saat ini masih membangun infrastruktur dasar.


Infrastruktur dimaksud, seperti jalan, jembatan, sarana air bersih,jajringan listrik hingga sarana pendidikan dan kesehatan yang memadai.




"Saya belum membangun komplek perkantoran pemerintah, saya masih memikirkan kebutuhan rakyat, terutama infrastruktur dasar," kata Syarif Hidayat.


Ia mengaku tidak tega disaat pemerintah sudah memiliki kantor, tetapi rakyatnya kesusahan dengan kondisi infrastruktur jalan yang masih rusak.


Syarif menyampaikan, menjelang akhir kepemimpinannya di periode pertama ini, fasilitas umum dan infrastruktur dasar berangsur diselesaikan.


Syarif Hidayat ingin warganya bisa menikmati pembangunan daerah dengan dilengkapi sarana dan prasarana yang merupakan hak dasar rakyat.


"Ratusan kilometer jalan dan puluhan jembatan sudah dibangun, sekarang listrik sudah masuk ke seluruh desa, Puskesmas berstandar Kementerian Kesehatan sudah ada di setiap kecamatan."


"Alhamdulillah sekarang masyarakat bisa menikmati pembangunan, saya sudah bekerja untuk rakyat, tidak hanya pembangunan fisik saja, tapi pembangunan non fisik juga," kata Syarif Hidayat.



Salah satu pembangunan yang diprioritaskan Syarif Hidayat adalah infrastruktur jalan milik daerah Kabupaten Muratara.


Selama 4 tahun kebelakang memimpin Muratara, sudah ratusan kilometer jalan yang dibangun pada pemerintahan Syarif Hidayat.


Asisten II Pemkab Muratara, Suharto Patih mengatakan, selama empat tahun terakhir Pemerintah Muratara sudah membangun jalan sepanjang 250,461 kilometer.


Pada tahun 2016, Pemerintah Muratara membangun jalan kabupaten sepanjang 66,399 kilometer, dilanjutkan tahun 2017 sepanjang 43,555 kilometer.

Tahun 2018 sepanjang 57,512 kilometer dan 83,175 kilometer di tahun 2019 dengan total lebih dari 250 kilometer jalan dibangun dalam waktu empat tahun.


"Pada tahun ini juga ada jalan kabupaten yang dalam proses pengerjaan, pemerintah sangat konsen di infrastruktur dasar," kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan ini.



Selain membangun jalan kabupaten menggunakan APBD Muratara, Syarif Hidayat juga gencar melobi anggaran di pemerintahan provinsi maupun pusat.


Tahun ini saja, Kabupaten Muratara mendapat suntikan anggaran dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk membangun infrastruktur di Kabupaten Muratara.


Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyebutkan, tahun anggaran 2020 ini Pemprov menggelontorkan dana puluhan miliar khusus untuk pembangunan jalan dan jembatan di Muratara.


Untuk penanganan dan perbaikan infrastruktur di Muratara tahun 2020 melalui Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan sebesar Rp 33,8 miliar lebih.


Terdiri dari peningkatan jalan Terawas - Taba Tinggi - Maur dengan nilai Rp 6.134.680.000, dan peningkatan jalan Simpang Muara Lakitan - Karang Dapo - Muara Rupit dengan nilai Rp 12.723.555.000.


Selain itu Herman Deru juga mengalokasikan dana bantuan khusus Gubernur Sumatera Selatan untuk peningkatan infrastruktur sebesar Rp 15 miliar.


"Total anggaran Pemprov Sumsel untuk peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Muratara tahun anggaran 2020 sebesar Rp 33,8 miliar lebih," kata Herman Deru. (MJ)
Share:

Postingan Populer