-->

IKLAN

IKLAN

Paripurna LPJ Bupati Muratara. Pendapatan Kabupaten Muratara Capai 104, 68 Persen

mediasinarmuratara
16 Mei 2023, 19:32 WIB Last Updated 2023-05-16T12:32:31Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Bupati Muratara H Devi Suhartoni menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Muratara tahun anggaran 2022


 

MURATARA MSM.COM – Paripurna dalam rangka mendengar penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Muratara tahun anggaran 2022 oleh Bupati Muratara H Devi Suhartoni, di gelar di ruang paripurna DPRD Muratara, Selasa (16/5/2023).

 

Ketua DPRD Muratara Efriansyah dalam sambutannya memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi – tingginya atas keberhasilan Bupati Muratara beserta jajarannya.


BACA JUGA : 

 

“Keberhasilan itu terus dipertahankan, untuk membawa Kabupaten Muratara lebih maju, lebih baik lagi dan terus berkembang di masa – masa yang akan datang” kata Efriansyah.  

 

Sementara itu, dalam pidato pengantar laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2022, Bupati H Devi Suhartoni menyampaikan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2022 sebesar Rp. 44.815.721.602,41 atau sebesar 89, 81 persen dari target yang direncanakan sebesar Rp.49.900.500.000,00.


Paripurna dalam rangka mendengarkan penyampaian LPJ Bupati Muratara tentang pelaksanaan APBD tahun 2022


 

PAD yang belum mencapai target 100 persen, dikarenakan kebijakan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kabupaten Muratara mendapatkan kepastian legalitas hukum terhadap kepemilikan lahan dalam bentuk pembebasan biaya pembuatan BPHTB.

 

“Banyak sertifikat tanah yang telah selesai, tetapi masyarakat tidak mampu untuk menebus sertifikat tersebut” kata Bupati.


BACA JUGA : 

 

Kendati realisasi PAD belum mencapai 100 persen. Namun, pendapatan daerah yang berasal dari pendapatan transfer pusat dan provinsi mencapai Rp. 958.797.335.055,62 atau sebesar 102,08 persen dari rencana semula.

 

Sementara, pendapatan lain – lain yang sah, semula direncanakan sebesar nol persen, ternyata terealisasi sebesar Rp. 31.858.878.324,00.

 

“Jadi, total pendapatan yang direncanakan sebesar Rp. 989.157.720.000,00 terealisasi sebesar Rp. 1.035.471.934.982, 03 atau sebesar 104, 68 persen” jelasnya.

 

Jurnalis : A.Majid

baca berita lainnya di google news

 

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA