![]() |
| Biro SDM Polda Sumatera Selatan menetapkan enam perwira terbaik yang berhak mengikuti Tes Tingkat Pusat Seleksi Program Pendidikan S-2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) tahun 2026 |
PALEMBANG MSM.COM - Biro SDM Polda Sumatera
Selatan menetapkan enam perwira terbaik yang berhak mengikuti Tes Tingkat Pusat
Seleksi Program Pendidikan S-2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Tahun
2026.
Penetapan
tersebut dilakukan melalui Sidang Pemanggilan Seleksi S-2 STIK Reguler Angkatan
ke-16 dan S-2 STIK Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Angkatan ke-1 yang
digelar di Ruang Rapat Lantai 2 Ro SDM Polda Sumsel, Kamis (12/3/2026).
Sidang
dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo.
Forum
tersebut juga dihadiri unsur pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam serta
pejabat teknis seleksi dari jajaran Ro SDM.
Kehadiran
unsur pengawas internal tersebut memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan
transparan, objektif, dan akuntabel.
Dari
total 12 peserta yang mengikuti seleksi di tingkat Panitia Daerah Polda Sumsel,
sebanyak enam perwira dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan seleksi di
tingkat pusat.
Enam
peserta yang lolos tersebut berasal dari dua jalur kuota.
Pada
jalur kuota penghargaan, dua perwira yang dinyatakan lolos adalah :
* Iptu
Adam Rahman (Ps. Kasatreskrim Polres Empat Lawang)
* Iptu
Andaru Galuh Indratno (Panit Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Sumsel)
Sementara
itu, empat perwira yang lolos melalui jalur reguler adalah :
* Iptu
Michael Leonardo Werluka (Ps. Kapolsek Tanjung Agung Polres Muara Enim)
* Iptu
M. Fachrie Persada Putra (Kapolsek Tungkal Ilir Polres Banyuasin)
* Iptu
Muhammad Nabil Khairullah (Kanitidik Satreskrim Polres Ogan Ilir)
* Iptu
Agum Marenra (Kapolsek Babat Supat Polres Musi Banyuasin)
Seluruh
peserta yang lolos merupakan perwira pertama yang saat ini mengemban jabatan
operasional aktif di satuan kewilayahan maupun satuan fungsi Polda Sumsel.
Program
pendidikan S-2 STIK menjadi salah satu jalur strategis Polri dalam meningkatkan
kualitas sumber daya manusia kepolisian.
Melalui
program tersebut, Polri menyiapkan perwira yang memiliki kemampuan analitis,
kepemimpinan strategis, serta perspektif akademik yang kuat dalam menghadapi
dinamika keamanan modern.
Karo
SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo menegaskan bahwa proses seleksi
dilakukan secara objektif untuk mendapatkan perwira terbaik.
“Seleksi
ini bukan hanya tentang administrasi, tetapi tentang menyiapkan calon pemimpin
Polri masa depan yang memiliki kapasitas intelektual, integritas, dan
kepemimpinan yang kuat,” ujarnya.
Sementara
itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa
proses seleksi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam
membangun SDM Polri yang unggul.
Menurutnya,
transparansi seleksi menjadi kunci penting dalam memastikan setiap personel
memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Setiap
tahapan seleksi kami jalankan secara objektif dan transparan. Personel yang
lolos adalah mereka yang benar-benar memenuhi standar kompetensi yang
ditetapkan,” kata Nandang.
Keenam
perwira yang dinyatakan lolos akan mengikuti Tes Tingkat Pusat yang dijadwalkan
berlangsung pada 15–16 Maret 2026 di Mabes Polri.
Polda
Sumsel berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan
membawa nama baik institusi dalam proses seleksi nasional tersebut.
baca berita lainnya di google news
