LUBUK LINGGAU MSM.COM - Semangat Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Lubuk
Linggau dikemas dalam balutan kreativitas, olahraga, seni, dan budaya melalui
Bhayangkara Expresia 2026. Kegiatan yang digelar Polres Lubuk Linggau Polda
Sumsel ini menjadi ruang kolaborasi antara Polri dan generasi muda untuk
menyalurkan bakat, membangun karakter, serta memperkuat semangat persatuan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kapolres Lubuk
Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, S.H., S.I.K., M.I.K., di Taman Olahraga
Megang (TOM), Sabtu (27/6/2026). Pembukaan turut dihadiri Wali Kota Lubuk
Linggau H. Rachmat Hidayat, M.I.Kom., Dandim 0406 MLM Letkol Inf. Danny Steven
Surbakti, S.A.P., M.M., Sekda Kota Lubuk Linggau Ir. H. Trisko Defriansyah,
S.T., Forkopimda, Ketua PC Bhayangkari Lubuk Linggau Ny. Vany Adithia, para
Pejabat Utama Polres Lubuk Linggau, kepala sekolah SMA dan SMK se-Kota Lubuk Linggau,
serta ratusan peserta.
Sebanyak 364 peserta dari 16 sekolah mengikuti 16
kategori perlombaan dan lebih dari 30 rangkaian kegiatan yang berlangsung
selama dua hari. Beragam kompetisi digelar mulai dari tari kreasi, dance,
mural, musik akustik, vokal, puisi, story telling, seni silat, basket, street
soccer, boxing, e-sport, Pocil, Duta Lalu Lintas, hingga penampilan komunitas
kreatif dan pelaku UMKM lokal.
Melalui Bhayangkara Expresia 2026, Polres Lubuk
Linggau menghadirkan peringatan Hari Bhayangkara yang lebih dekat dengan
generasi muda. Festival ini menjadi ruang positif bagi pelajar dan komunitas
kreatif untuk mengembangkan potensi, memperluas jejaring, sekaligus menumbuhkan
rasa percaya diri melalui kompetisi yang sehat.
Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi
mengatakan bahwa Polri ingin menjadi bagian dari tumbuh kembang generasi muda
dengan menghadirkan kegiatan yang inspiratif, edukatif, dan produktif.
"Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai sebagai
momentum memperkuat kebersamaan dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
Kami ingin menghadirkan ruang yang dapat mendorong mereka terus berkarya,
berprestasi, dan mengembangkan potensi yang dimiliki," ujar Kapolres.
Ia menegaskan bahwa pembinaan terhadap generasi muda
tidak hanya dilakukan melalui pendekatan keamanan, tetapi juga dengan
menyediakan wadah yang mampu mengarahkan energi dan kreativitas mereka ke
kegiatan yang bermanfaat.
"Ketika anak-anak muda memiliki ruang untuk
berkarya, berkompetisi, dan berkolaborasi, mereka akan lebih fokus
mengembangkan kemampuan serta terhindar dari berbagai bentuk pergaulan negatif.
Itulah semangat yang ingin kami bangun melalui Bhayangkara Expresia,"
tambahnya.
Kegiatan ini memiliki nilai strategis sebagai upaya
Polri membangun kedekatan dengan kalangan pelajar dan komunitas kreatif.
Festival tersebut menjadi media pembinaan karakter yang menanamkan nilai
sportivitas, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat kompetisi
yang sehat.
Selain menjadi ajang unjuk bakat, Bhayangkara
Expresia juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM, komunitas seni, dan pegiat
olahraga untuk berkolaborasi. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam satu
kegiatan memperkuat semangat kebersamaan serta mempererat hubungan antara Polri
dan masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan program Kapolda Sumsel
"Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini", yang mendorong seluruh
personel Polri untuk menghadirkan manfaat nyata melalui pembinaan generasi
muda, penguatan kreativitas, dan pemberdayaan potensi masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min
Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pendekatan humanis kepada generasi muda
menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga keamanan dan menciptakan
lingkungan sosial yang sehat.
"Polri ingin hadir sebagai sahabat generasi
muda. Melalui kegiatan seperti Bhayangkara Expresia, kami membuka ruang bagi
anak-anak muda untuk berkarya, berprestasi, dan mengembangkan kemampuan mereka
dalam lingkungan yang positif. Semakin banyak ruang kreatif yang tersedia,
semakin besar pula peluang mencegah mereka dari pengaruh negatif," ujarnya.
baca berita lainnya di google news
