-->

IKLAN

IKLAN

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Rawas Ulu Gelar Turnamen Gaple dan Panjat Pinang Pererat Silaturahmi

mediasinarmuratara
19 Juni 2026, 20:19 WIB Last Updated 2026-06-19T13:19:10Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Polsek Rawas Ulu menggelar rangkaian kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat


MURATARA MSM.COM — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Rawas Ulu menggelar rangkaian kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, mulai dari turnamen gaple hingga lomba panjat pinang. Kegiatan ini berlangsung meriah dan bertujuan mempererat hubungan keakraban antara kepolisian dan warga setempat.

 

Kegiatan utama turnamen gaple diselenggarakan di Aula Polsek Rawas Ulu, dimulai sejak Rabu (17 Juni 2026) dan memasuki babak final pada Kamis (18 Juni 2026) sore. Penyerahan hadiah bagi para pemenang dijadwalkan dilaksanakan pada Jumat sore, usai pelaksanaan lomba panjat pinang.

 

Kapolsek Rawas Ulu, IPTU Hari Suharto, menjelaskan pembagian kegiatan agar dapat dinikmati semua kalangan. “Kami membagi kegiatan menjadi dua bagian: pertama turnamen gaple untuk kalangan dewasa, sedangkan panjat pinang dikhususkan bagi anak-anak sebagai wujud memeriahkan peringatan hari ulang tahun ini,” ujarnya.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa lomba panjat pinang untuk warga dewasa juga disiapkan di lokasi PT Kawasaki. Bagi yang tidak mengikuti lomba, disediakan fasilitas nonton bareng pertandingan Piala Dunia agar seluruh warga dapat merasakan suasana kebersamaan.

 

Selama pertandingan berlangsung, suasana penuh keakraban terasa di arena perlombaan. Personel Polsek Rawas Ulu terlihat berbaur dengan masyarakat dalam suasana santai namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Dukungan antusias dari warga yang hadir turut menambah semarak jalannya setiap pertandingan.

 

Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat pelayanan kepolisian yang menyatu dengan masyarakat. “Polsek Rawas Ulu adalah milik masyarakat. Harapan kami, hubungan antara kepolisian dan warga semakin erat. Jika ada gangguan atau permasalahan di lingkungan, warga dapat menyampaikannya dengan jujur agar segera kami tindaklanjuti, baik menyangkut keamanan maupun penyelesaian masalah lainnya,” pungkasnya.

 

Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga situasi lingkungan tetap aman, tertib, dan kondusif.


baca berita lainnya di google news

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA