-->

IKLAN

IKLAN

Dukung Polri Presisi, Polda Sumsel Satukan Kerja Keras, Cerdas, Tuntas, dan Ikhlas

mediasinarmuratara
23 Juli 2026, 13:12 WIB Last Updated 2026-07-23T06:12:13Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Polda Sumatera Selatan memperkuat pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul, adaptif, dan berintegritas melalui pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi SDM Tahun Anggaran 2026


PALEMBANG MSM.COM — Polda Sumatera Selatan memperkuat pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul, adaptif, dan berintegritas melalui pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi SDM Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., ini menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi Program Presisi Polri sekaligus memperkuat agenda prioritas pemerintah dalam pembangunan aparatur negara yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

 

Rakernis SDM Tahun Anggaran 2026 diselenggarakan di Hotel The Zuri Palembang pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Polda Sumsel, para Pejabat Utama Polda Sumsel, serta diikuti sebanyak 231 peserta yang terdiri dari personel Biro SDM, Kasubbagrenmin satuan kerja, operator, Wakapolres, Kabag SDM jajaran, baik secara langsung maupun melalui sarana virtual. Turut hadir pula mitra strategis dari unsur pemerintah daerah, BUMN, akademisi, dan tokoh masyarakat.

 

Mengusung tema “Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas dalam Mewujudkan SDM Polda Sumatera Selatan yang Unggul dan Polri Presisi Guna Mendukung RKP 2026 yang Aman dan Sukses”, Rakernis menjadi forum strategis untuk memperkuat kualitas pembinaan sumber daya manusia Polri agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks di era digital dan perkembangan teknologi.

 

Dalam arahannya, Kapolda Sumatera Selatan menegaskan bahwa transformasi Polri tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknologi, tetapi juga harus diimbangi dengan integritas dan etika sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

 

“Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence, harus diikuti dengan peningkatan kompetensi dan etika. Tanpa etika, secanggih apa pun teknologi yang digunakan tidak akan memberikan manfaat, bahkan dapat menjadi kemudaratan,” tegas Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

 

Kapolda Sumatera Selatan juga menekankan bahwa fungsi SDM memiliki peran strategis dalam mengawal seluruh siklus pembinaan personel, mulai dari proses rekrutmen, pendidikan, pengembangan karier, pembinaan kompetensi, hingga memasuki masa purnatugas. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dirancang, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan oleh personel maupun masyarakat.

 

“Ukuran keberhasilan tidak hanya dilihat dari seberapa banyak program yang disusun, tetapi dari seberapa besar perubahan positif yang dirasakan oleh personel sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

 

Sebagai bagian dari rangkaian Rakernis, Polda Sumatera Selatan juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah mitra strategis yang selama ini berkontribusi mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, di antaranya pemerintah daerah, PT PLN, PT Telkom Indonesia, Universitas Bina Darma, serta sejumlah tokoh masyarakat. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Sumatera Selatan.

 

Penguatan kualitas sumber daya manusia melalui Rakernis ini diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan profesionalisme personel, kualitas pelayanan publik, penguatan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. SDM yang unggul, adaptif, dan beretika menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan keamanan nasional maupun perkembangan teknologi yang semakin dinamis.


baca berita lainnya di google news 

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA