-->

IKLAN

IKLAN

Tingkatkan Kualitas Gizi Keluarga, TPK Kecamatan Rawas Ulu Ikuti Orientasi MBG dan Edukasi Pangan Sehat

mediasinarmuratara
22 September 2026, 19:17 WIB Last Updated 2026-09-22T12:17:52Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Pemerintah Kecamatan Rawas Ulu bersama Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) menggelar Orientasi Pendampingan Makan Bergizi (MBG) dan Edukasi Pola Konsumsi Pangan Sehat di Tingkat Keluarga bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara


MURATARA MSM.COM — Pemerintah Kecamatan Rawas Ulu bersama Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) menggelar Orientasi Pendampingan Makan Bergizi (MBG) dan Edukasi Pola Konsumsi Pangan Sehat di Tingkat Keluarga bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari di Aula Kecamatan Rawas Ulu, dimulai pada Selasa (22/9/2026).

 

 

Kegiatan orientasi tersebut dihadiri oleh Camat Rawas Ulu Hazarika, S.K.M., yang diwakili Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Trisna Alamsyah, Kepala UPT Rawas Ulu, Kepala SPPG Surulangun Rawas Ulu Aris, Kepala SPPG Sungai Jauh, Kepala SPPG Desa Remban, Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Syanti Septi Yarini, serta para kader TPK dari desa-desa di wilayah Rawas Ulu.

 

 

Dalam sambutannya, Sekcam Rawas Ulu Trisna Alamsyah menyampaikan permohonan maaf dari Camat Hazarika yang berhalangan hadir secara langsung karena adanya tugas penting yang harus diselesaikan. Mewakili Camat, Trisna menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menegaskan pentingnya sinergi bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

"Kami mengajak seluruh yang hadir hari ini untuk mewujudkan warga sehat dan berkualitas, serta mendukung tumbuh kembang generasi penerus. TPK memiliki peran strategis dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada keluarga, salah satunya dengan memanfaatkan pangan sehat yang tersedia di lingkungan sekitar," ujar Trisna.

 

 

Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan dengan bersungguh-sungguh dan aktif agar ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan di lapangan.

"Saya mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif, dan meneruskan pengetahuan kepada keluarga sasaran agar mereka terbiasa mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Semoga kegiatan ini memperkuat energi seluruh pihak dalam mewujudkan masyarakat sehat di Kecamatan Rawas Ulu," lanjutnya.

Secara resmi, Sekcam Rawas Ulu juga membuka rangkaian orientasi tersebut. "Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan orientasi pendampingan makanan bergizi dan edukasi pola konsumsi pangan sehat tingkat kecamatan bagi TPK secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga dapat berjalan dengan lancar," pungkasnya.

 

 

Sementara itu, Koordinator PKB Kecamatan Rawas Ulu, Syanti Septi Yarini, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang telah lama dinantikan oleh para kader pendamping di lapangan.

"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menghadiri kegiatan orientasi pendampingan makanan bergizi dan edukasi pola konsumsi pangan sehat di tingkat keluarga bagi Tim Pendamping Keluarga tahun 2026. Meski berada di tengah efisiensi, dana kegiatan ini bersumber secara mandiri—dari kita, oleh kita, dan untuk kita," ujar Syanti.

 

LanjutnyaJadwal Kegiatan dan Rangkaian Materi

Orientasi ini dirancang berlangsung selama dua hari (22–23 September 2026):

* Hari Pertama (Selasa, 22 September 2026): Pembekalan (coaching) dan pembelajaran bersama mengenai materi pendampingan, pembedahan soal, serta pembahasan poster hingga sore hari.

* Hari Kedua (Rabu, 23 September 2026): Pelaksanaan evaluasi akhir (post-test) secara daring melalui aplikasi yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

Adapun materi coaching selama empat sesi dipandu langsung oleh lima Penyuluh KB Kecamatan Rawas Ulu, meliputi:

* Peraturan Menteri No. 1 Tahun 2026 tentang Juknis TPK: Membahas penyesuaian susunan kepengurusan TPK. Dijelaskan bahwa mulai tahun 2027, struktur TPK tidak lagi terbatas pada tiga unsur tradisional (kesehatan, PKK, dan kader), melainkan membuka peluang bagi siapa saja yang memenuhi kriteria untuk mendampingi keluarga. Pihak balai juga berencana membuka open recruitment internal dan eksternal secara bertahap mulai Oktober 2026.

* Pendampingan Makanan Bergizi (MBG): Penyampaian teknis pendampingan pemenuhan gizi keluarga.

* Edukasi Pola Konsumsi Pangan Sehat: Materi edukasi praktis konsumsi gizi seimbang di tingkat rumah tangga yang disampaikan oleh penyuluh KB.

* Monitoring Verifikasi dan Validasi (Verval): Pembekalan percepatan penyelesaian administrasi data pendampingan keluarga.

 

  

Dari total sasaran 78 orang anggota TPK yang terbagi dalam 26 tim di Kecamatan Rawas Ulu, sebanyak 69 peserta hadir mengikuti kegiatan secara langsung. Adapun 9 orang peserta lainnya berhalangan hadir karena adanya tugas prioritas yang tidak dapat ditinggalkan.


Selain agenda pelatihan, dalam pertemuan ini pengelola juga mendistribusikan honor bagi para kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) serta merumuskan pembentukan kas internal untuk kelancaran operasional ke depan.


Melalui kegiatan ini, TPK Kecamatan Rawas Ulu diharapkan semakin solid, berwawasan luas, dan memiliki pemahaman mendalam dalam mengedukasi masyarakat, mengawal pemenuhan gizi, serta mendukung percepatan penurunan angka stunting dan masalah gizi di Kabupaten Musi Rawas Utara.


baca berita lainnya di google news 

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA