PRABUMULIH MSM.COM — Polda Sumatera Selatan melalui jajaran Polres
Prabumulih menyelidiki penemuan seorang laki-laki berinisial ME (64) yang
ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Jalan Jenderal Sudirman Gang
Abadi, Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sabtu
(8/8/2026) pagi.
Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai penjaga
malam di kawasan pasar subuh dan tinggal seorang diri di rumah kontrakan
tersebut. Penemuan korban bermula ketika seorang saksi berinisial YP (26)
melihat korban pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB dalam posisi tidur
terlentang di dekat pintu depan rumah.
Saat saksi kembali dari bekerja sekitar pukul 20.30
WIB, korban masih berada dalam posisi yang sama. Karena kondisi tersebut tidak
berubah hingga keesokan harinya, YP bersama saksi lainnya, ZZ (55), kemudian
mendatangi rumah korban sekitar pukul 04.30 WIB untuk melakukan pengecekan.
Setelah diperiksa, korban diketahui telah meninggal
dunia. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat berinisial
YO (46), yang selanjutnya meneruskan informasi kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, personel piket siaga
Intelkam bersama Pamapta III dan fungsi kepolisian lainnya bergerak cepat
mendatangi lokasi. Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara
(TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta melakukan dokumentasi
guna memastikan rangkaian peristiwa.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kota
Prabumulih untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan
luar oleh dokter RSUD Kota Prabumulih, dr. Osi Rahmaini, korban dinyatakan
telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Kondisi tubuh korban diketahui
pucat dan dingin.
Dari hasil pemeriksaan luar tersebut, tidak
ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keterangan saksi juga
menyebutkan bahwa korban sebelumnya memiliki keluhan penyakit dalam atau
ginjal.
Polisi turut memastikan barang-barang milik korban
tetap utuh, di antaranya uang tunai, telepon genggam, identitas diri, jam
tangan, obat-obatan, serta pengisi daya. Seluruh barang tersebut kemudian
diserahkan kepada pihak keluarga bersama dengan jenazah korban.
Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H.,
M.Tr.Mil., mengatakan bahwa personel Polres Prabumulih langsung melakukan
penanganan setelah menerima laporan masyarakat. Pemeriksaan di lokasi dilakukan
untuk memastikan kondisi korban sekaligus mengumpulkan informasi dari
saksi-saksi.
“Begitu menerima laporan, personel langsung
mendatangi lokasi dan melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur,
mulai dari pemeriksaan TKP, meminta keterangan saksi hingga mengevakuasi korban
ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan
tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar AKBP Gunarto, S.I.K., M.H.,
M.Tr.Mil.
Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan
penanganan secara profesional dan memastikan seluruh barang milik korban
diamankan dengan baik sebelum diserahkan kepada keluarga.
“Kami juga memastikan barang-barang milik korban
tetap aman dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Kami mengimbau
masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan
menyerahkan penanganan kejadian ini kepada pihak kepolisian,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan
Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi respons cepat
jajaran Polres Prabumulih dalam menangani laporan masyarakat. Menurutnya,
kecepatan petugas mendatangi lokasi menjadi bagian penting dalam memberikan
kepastian sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah
berspekulasi terhadap suatu kejadian, terlebih menyebarkan informasi yang belum
dipastikan kebenarannya. Percayakan proses penanganan dan pemeriksaan kepada
kepolisian,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H.
baca berita lainnya di google news
