MURATARA MSM.COM — Bupati Musi Rawas Utara, H Devi Suhartoni
menegaskan untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Muratara segera hentikan
melakukan aksi pencurian buah kelapa sawit dan tidak memportal akses jalan
ketika pelaku pencurian tertangkap.
“Banyak laporan pencurian kelapa sawit. Ketika
mencuri kelapa sawit dan ditangkap tentunya ada proses hukum. Bermacam alasan
dilontarkan mulai mau makan dan mau sekolah anak,”tegas Bupati Muratara, H Devi
Suhartoni. Rabu (23/09/2026) dalam press releasenya.
Dijelaskannya, bagi masyarakat yang benar-benar
alasan karena tidak ada untuk makan maka datang ke kami (Bupati). Ketika anak
mau sekolah untuk sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) tidak
ada yang bayar di Kabupaten Muratara.
Semua diberikan pakaian dan perlengkapan sekolah.
Kalau ada hal penting lain boleh untuk datang ke kami dikantor, kita diskusi
kita cari jalan keluarnya, Daripada berbentur dengan pencurian dan ujungnya
masalah hukum.
“Pencurian sawit di perusahaan sama ditangkap
ditahan aparat hukum kepolisian. Di desa menekan dengan tutup jalan ini tidak
baik dan merusak daerah kita. Namanya mencuri ya masalah hukum. Beberapa kali
saya menjamin dan dibebaskan tetapi kalau terus saya tidak bisa,”tegas dia.
Selain itu, mencari kerja di Perusahaan bayar pakai
duit ke Human Resouse (HR). Sudah saya sampaikan kepada perusahaan semua untuk
tidak memungut atau mengutip uang orang mau berkerja. Carilah karyawan yang pas
dan sesuai. Juga HR nya. (Personalia) harus diingatkan atau diberikan surat
peringayan (SP) atau dipecat saja karena ini tidak baik. Orang mau kerja itu
orang tidak mampu.
Sedangkan, untuk lowongan kerja saya sudah
menginstruksikan kepada perusahaan agar ada training anak anak lokal untuk jadi
karyawan sesuai kebutuhan dan syarat.
“Saya berpesan kepada anak-anak lokal dan saya
pernah bekerja juga. Pahami, jangan memilih pekerjaan, bekerjalah dengan rajin
dan disiplin. Sabar serta bersyukur. Jika disiplin dalam dan rajin maka semua
pekerjaan ada atasan. Atasan akan menilai dan pada waktunya akan diperhatikan
dikasih pekerjaan lebih baik. Jangan narkoba dan melawan atasan tetap lah sopan
dan beradab. Berkerja ikutin semua aturan perusahaan. Berkerja dengan hati-hati
agar keselamatan dalam berkerja tidak merusak harta perusahaan, tidak terjadi
kecelakaan luka atau fatal. Cintai pekerjaan tetap sederhana dan saling bantu
dalam team kerja. Jangan mencuri atau mengambil barang perusahaan. Jadi sopir
hati-hati dan rawat kendaraan. Alat jangan dipakai buat ngebut dan ugal ugalan.
Tukang pupuk jangan maling pupuk, dan jangan maling apo bae serta jangan
bekerja basing (sembarangan).
Tukang timbang di ram pabrik, jangan main dacing
(Timbangan),”sebut Bupati Muratara, H Devi Suhartoni
Dia menambahkan semoga Kabupaten Muratara ini
menjadi kabupaten yang aman dan damai serta tidak ada lagi laporan ke dirinya
yang berisi penjara paling banyak maling kelapa sawit, narkoba dan belago
(berkelahi).
“Kita semua harus terus saling mengajak
kebaikan,”pungkasnya.(**)
baca berita lainnya di google news
