PALEMBANG MSM.COM — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi
Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. mendorong seluruh Polisi Wanita (Polwan) jajaran
Polda Sumsel untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas dan
menghadirkan dampak nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Kapolda Sumsel saat
menghadiri Syukuran Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia di Polda
Sumatera Selatan, Selasa (8/9/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk
mensyukuri perjalanan pengabdian Polwan sekaligus mengevaluasi kontribusi dan
manfaat yang telah diberikan bagi masyarakat maupun institusi Polri.
Mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary
Impact”, Kapolda berharap setiap Polwan mampu memberikan kontribusi terbaik
melalui pengabdian, profesionalisme, integritas dan keteladanan.
“Dengan mengusung tema One Police Woman,
Extraordinary Impact, saya berharap setiap Polwan mampu terus memberikan kontribusi
dan dampak positif yang extraordinary, serta dapat dirasakan manfaatnya oleh
masyarakat melalui pengabdian, profesionalisme, integritas, dan keteladanan,”
ujar Kapolda.
Kapolda mengapresiasi berbagai kegiatan yang telah
dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi ke-78 Polwan, mulai dari bakti sosial,
bakti kesehatan, edukasi kepada masyarakat hingga kegiatan Polwan Goes to
School. Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk konkret
kehadiran Polwan di tengah masyarakat.
Kapolda menegaskan bahwa peran Polwan saat ini telah
berkembang di hampir seluruh fungsi kepolisian. Karena itu, Polwan tidak boleh
dipandang sekadar sebagai pelengkap organisasi, melainkan menjadi bagian
penting yang turut menyempurnakan pelaksanaan tugas Polri.
“Polwan bukan hanya sebagai pelengkap dalam
institusi, tetapi Polwan merupakan sosok yang menjadi penyempurna dalam
institusi kepolisian. Kehadirannya membawa ketegasan yang humanis, keberanian
yang disertai empati, serta profesionalisme yang membangun kepercayaan masyarakat,”
tegasnya.
Di tengah perkembangan teknologi dan kompleksitas
tantangan tugas kepolisian, Kapolda meminta seluruh Polwan tidak berhenti
belajar dan terus meningkatkan kemampuan. Integritas, etika dan kehormatan
institusi harus tetap menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kapolda juga kembali mengingatkan prinsip pelayanan
yang terus ditanamkan di lingkungan Polda Sumsel bahwa masyarakat merupakan
pihak yang harus memperoleh manfaat dari setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
“Jangan menyalahgunakan kewenangan. Ingat bahwa
juragan kita adalah rakyat. Oleh karena itu, apa pun yang kita kerjakan,
muaranya harus kita pertanggungjawabkan kepada rakyat. Keberhasilan tugas kita
dibuktikan dengan hadirnya rasa aman, keadilan, dan manfaat yang dirasakan oleh
masyarakat,” katanya.
Dalam sambutannya, Kapolda turut menyoroti berbagai
prestasi Polwan di sejumlah bidang, mulai dari pembinaan generasi muda,
olahraga hingga kiprah di tingkat internasional. Salah satu sosok yang disebut
adalah Ibu Sumy Hastry, seorang Polwan sekaligus dokter yang memiliki keahlian
di bidang forensik.
Kapolda menjadikan kiprah tersebut sebagai contoh
bahwa kompetensi yang terus diasah dapat menjadi modal penting untuk
menghasilkan prestasi sekaligus memberikan kontribusi bagi pelaksanaan tugas
kepolisian.
Kapolda menekankan bahwa kesempatan bagi Polwan
untuk berkembang dan meraih prestasi terbuka luas. Karena itu, seluruh Polwan
diminta tidak pesimistis menghadapi keterbatasan maupun tantangan dalam
perjalanan karier.
baca berita lainnya di google news
“Jangan pesimis dengan situasi dan kondisi serta
segala keterbatasan yang ada. Yakinlah bahwa semua Polwan mempunyai hak yang
sama dengan Polki. Apabila teman-teman mampu, maka akan bisa meraih prestasi
seperti halnya yang lainnya,” pesannya.
Kapolda kemudian memberikan contoh kiprah Kapolres
Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., yang saat ini dipercaya
memimpin satuan kewilayahan di jajaran Polda Sumsel. Salah satu inovasi yang
mendapat apresiasi adalah Mobil Senyum di wilayah Ogan Ilir
