![]() |
| Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penularan penyakit Tuberkulosis (TBC) di lingkungan keluarga |
MURATARA MSM.COM — Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengimbau seluruh
masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penularan penyakit
Tuberkulosis (TBC) di lingkungan keluarga. Imbauan ini disampaikan langsung
oleh Bupati Muratara H devi suhartoni
melalui akun media sosial resminya pada Jumat (9/10/2026).
Bupati muratara devi
suhartoni menyampaikan bahwa TBC
merupakan penyakit menular yang memerlukan perhatian serius dan penanganan
tepat, terutama guna melindungi kelompok rentan seperti bayi dan anak-anak.
"Bagi masyarakat
semua, hati-hati di lingkungan keluarga yang terkena TBC karena ini penyakit
menular," ujar Bupati dalam pesannya.
Dalam rilis imbauan
tersebut, Pemkab Muratara menekankan beberapa langkah pencegahan harian yang
harus diterapkan oleh penderita TBC maupun anggota keluarga:
* Penggunaan Alat Makan
Terpisah: Penderita TBC diimbau untuk tidak bergantian memakai sendok, piring,
dan gelas dengan anggota keluarga lainnya.
* Etika Batuk: Penderita
wajib menutup mulut saat batuk guna mencegah percikan Droplet menular ke
lingkungan sekitar.
* Aturan Saat di Rumah
Sakit: Saat berkunjung atau berobat ke rumah sakit, warga dilarang membawa
anak-anak masuk ke area ruang isolasi TBC.
* Perlindungan Terhadap
Anak dan Bayi: Keluarga, kakek-nenek, maupun kerabat diminta tidak mengusel
(mencium area wajah/mulut) bayi dan anak kecil. Bupati menyebutkan telah ada
laporan indikasi anak-anak di wilayah Muratara yang terinfeksi TBC akibat
Kontak erat.
Guna menekan angka
penularan, Pemkab Muratara bergerak cepat dengan menginstruksikan seluruh
Puskesmas di wilayah Muratara untuk melakukan pemetaan intensif.
"Kami pemerintah akan
terus berusaha mencegah. Sekarang Puskesmas saya minta laporan langsung
mengenai desa mana yang paling banyak kasus TBC beserta data keluarganya, agar
penularan tidak makin meluas," tegas Bupati
Masyarakat yang mengalami
gejala batuk berkepanjangan dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke
Puskesmas terdekat agar bisa mendapatkan fasilitas pengobatan TBC secara gratis
hingga sembuh.
baca berita lainnya di google news
