Jumat, 14 September 2018

Di Duga Ikut Tilap Dana PKH Pusat # Camat Dan Kades Membantah


Ilustrasi (Net)
-------------------------------------------------------------------

MUSI RAWAS MSM.CO - Adanya bantuan Pemerintah Pusat yang di Programkan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dengan mengeluarkan Program Keluarga Harapan (PKH) dengan mengunakan dana alokasi anggaran senilai 50 triliun, sangat membantu masyarakat miskin.

Namun sangat disayangkan, masih ada oknum Pendamping Penerima Dana PKH dan Kades yang diduga menilap bantuan tersebut. Seperti yang diungkapkan ketua Lembaga Komunitas Pengawasan Korupsi (L-KPK) Kabupaten Musi Rawas, Ali Muaf beberapa hari yang lalu.

Terkait pemberitaan itu, Camat Suku Tengah Lakikan (STL) Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas, Saparudin Husien membantah keterlibatan kades dengan tudingan ikut menilap dana PKH. Sebab, setahu dirinya, kades tidak ikut andil dalam pencairan dana itu.

“Karena sejak program itu diluncurkan, sampai saat ini baik pemerintah Kecamatan maupun pemerintah desa tidak pernah ikut campur dalam pencairan dana PKH” kata Camat saat ditanya wartawan MSM.COM.

Ditegaskannya, pemerintah kecamatan tidak mengetahui sama sekali soal dana PKH. Sebab, masyarakat penerima program PKH sudah memiliki rekening sendiri - sendiri dan tidak melalui pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa.

Malahan saat pencairan, kades membantu mengantar mereka ke kantor Unit Pelayanan Penerima. Selebihnya bantuan disalurkan melalui rekening masing - masing di Link Bank BRI.

Terkait banyaknya laporan dari masyarakat ke pemerintah kecamatan, tentang bantuan PKH yang kurang tepat sasaran. Dirinya menegaskan, sudah berulang kali meminta kades agar mendata lagi masyarakat penerima program PKH.

"Saya juga selaku Camat sudah memberi tau kepada Bapak Bupati Mura H Hendra Gunawan, soal banyaknya laporan tentang warga yang seharusnya tidak menerima dana itu. Namun, mereka masih mendapatkannya," kata Camat.

Sementara itu, seluruh kades se Kecamatan STL Ulu Terawas yang didampingi Kasi PMD, Romaidi membantah hal serupa. Para kades membantah dengan tegas tudingan itu. Karena mereka tidak ikut andil. Sebab, setiap pengambilan dana PKH. Disetiap desa ada ketua kelompoknya sendiri saat pencairan.

Jadi, tudingan yang dialamatkan kepada mereka sangat tidak benar. Bahkan, saat pencairan mereka membantu memfasilitasi masyarakat dengan kendaraan roda empat untuk mereka mengambil dana bantuan itu.

"Nah, karena itu yang di tuding se Kabupaten Mura tidak satu Kecamatan dan Desa kemungkinan hal itu bisa saja terjadi " ucap Kades.(zul)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog