Jumat, 14 Desember 2018

Bupati Ajak OPD Gali Potensi PAD



MURATARA, MSM.COM- Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kabupaten Muratara, menggelar kegiatan bulan bakti dan pemberian penghargaan Pajak Bumi Dan Bangunan, Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) kepada wajib pajak tahun 2018.

Acara bulan bakti dan pemberian penghargaan PBB-P2 tersebut, berlangsung di gedung serbaguna kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, yang mengusung tema 'Melalui bulan bakti dan pemberian penghargaan PBB-P2 tahun 2018, mari kita tingkatkan ketaatan sebagai wajib pajak untk Muratara Bangkit', Kemarin.


dihadiri langsung oleh Bupati Muratara, H. Syarif Hidayat, Kepada BKD Muratara, H. Duman Faichiyal, kepala OPD, Camat, Kepala Desa, tokoh masyarakat, pemuda dan tamu undangan lainya. Yang dimeriakan dengan penampilan tari dari sanggar tari di Kecamatan Karang Dapo.

Dimana dalam rangkaian acara bulan bakti dan pemberian penghargaan Pajak Bumi Dan Bangunan, Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) kepada 11 orang yang mendapat penghargaan dari pemerintah Kabupaten Muratara.

11 orang tersebut yakni : Camat Rawas Ulu, katagori wilayah tercepat pelunasan PBB, Camat Nibung katagori wilayah tertinggi PBB-P2, Kelurahan Muara Kulam, wilayah tercepat pelunasan PBB-P2. Sementara ada 7 desa dari 7 Kecamatan sebagai desa terbaik PBB-P2 dan tercepat dalam pelunasan PBB-P2 yakni: Desa Lawang Agung, Lesung Batu Muda, Kelupang Jaya, Pauh 1, Biaro Baru, Rantau Jaya dan Napalicin. Serta ditambah pemberian harga kepada pihak swasta sebagai objek pajak potensial yakni Pt. Bumi Mekar Tani.

Bupati Muratara, H. M Syarif Hidayat, dalam sambutanya mengatakan target PBB tahun 2018 dengan nilai Rp.900 juta terpenuhi hingga 100 persen. Namun target tersebut masih tergolong kecil dengan potensi daerah yang ada.

"Saya meminta tahun mendatang setiap OPD dan Camat menggali setiap sektor potensi menunjang APBD Kabupaten Muratara," imbuh H.M Syarif Hidayat.

Diterangkanya, APBD Kabupaten yang ada tersebar dari Pajak. Yang nantianya kembali didistribusikan melalui alokasi umum, khusus dan dana lain-lai  untuk pembangunan dalam wilayah di Bumi Berselang Serundingan.

"Dan kami tetap komitmen, untuk pembangunan 70 persen dan dana kegiatan rutin 30 persen dari APBD Kabupaten Muratara," ujarnya.

Kenapa begitu ?, tanya H.M Syarif Hidayat, sebagai kabupaten yang baru tentu masih banyak wilayah di Kabupaten Muratara membutuhkan pembangunan. "Sehingga tahun 2019 kami rencanakan akan memusatkan di 4 kecamatan," paparnya.

Untuk itu, dirinya menghimbau, lurah, camat, kepala desa hingga pihak terkait agar lebih intensif melakukan sosialisasi dan pendekatan guna meningkatkan kesadaran dan pengertian masyarakat akan pentingnya pembayaran pajak PBB-P2, untuk kelangsungan pembangunan Kabupaten Muratara.

Taklupa dirinya sampaikan, ucapan terimah kasih kepada OPD dan semua pihak serta masyarakat dalam membantu pendapata daerah. Dimana setiap tahunnya mengalami peningkatan. "Alhamdulillah APBD Kita setiap tahun mengalami peningkatan," paparnya.

Terpisa Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Musi Rawas Utara (Muratara) H. Duman Faichiyal menyampaikan, dengan adanya bulan bakti dan pemberian penghargaan PBB-P2 dapat memberikan motivasi pada wajib pajak serta lebih taad dan patuh dalam membayar pajak.

Dilanjutkanya, bahwa sampai tanggal 20 Agustus 2018 realisasi pajak Muratara adalah 87,91 persen. Jika dilihat perbandinganya dari tahun 2017 ada kenaikan dari 87,86 persen menjadi 87,91 persen. 

"Kenaikan ini dari pajak 80 Desa dan 5 kelurahan. Sementara 2 kelurahan dan 2 desa yang tersisa belum lunas," jelas ia. (Hamkam)
Share:

Kamis, 13 Desember 2018

Terangi Bangsa Dengan Pendidikan. PT PLN (Persero) Lakukan Kegiatan Mengajar di MTsN 1 Muratara



MURATARA MSM.COM - Melalui program dengan tema “Terangi Bangsa Dengan Pendidikan”, PT PLN (Persero) UP3 Rayon Lubuk Linggau area Lahat Provinsi Sumatera Selatan mengelar kegiatan mengajar di sekolah - sekolah. Kali ini yang mendapat kunjungan MTs Negeri 1 Muratara. Senin (10/12).

Kegiatan tersebut diikuti antusias oleh seluruh siswa siswi MTsN 1 Muratara yang beralamat di Desa Lesung Batu Muda Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara. Pelajar mulai dari kelas VII hingga IX terlihat semangat mengikuti materi yang diajarkan oleh PT PLN (Persero).

“Kita sangat senang sekaligus berterima kasih kepada pihak PT. PLN (Persero) yang telah memberikan ilmu kepada anak - anak tentang litrik dan fungsinya sebagai kebutuhan dalam kegiatan sehari - hari” ungkap Kepala MTsN 1 Muratara, Tri Widayati.

Ditempat yang sama, Manager PT. PLN (Persero) UIP Kota Lubuk Linggau menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan pihaknya adalah kegiatan lingkungan yang merupakan salah satu program PLN Mengajar, bersosialisasi dengan sekolah - sekolah yang ada di sekitar kantor PLN untuk menjelaskan masalah masalah kelistrikan.

“PT PLN (Persero) juga memberikan bantuan untuk sekolah - sekolah yang dikunjungi dengan harapan bisa bermanfaat. Khususnya bagi MTsN 1 Muratara” pungkasnya. (ZIL)
Share:

Peringatan Hari Ibu Ke-90. Bupati ; Ibu Akar Pilar Pembangunan Bangsa



MURATARA, MSM.COM-TP PKK Kabupaten Musi Rawas Utara bekerjasama dengan DPMD-P3A menggelar peringatan Hari Ibu ke-90 Tahun 2018. Peringatan Hari Ibu tahun ini mengusung tema “Bersama Meningkatkan Peran Perempuan dan Laki - laki Dalam Membangun Ketahanan Keluarga untuk Kesejahteraan Keluarga”. 

Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Ny Lia Mustika Syarif mengucapkan selamat hari ibu seraya menegaskan, wanita mesti mempunyai peran dan berkewajiban untuk mendidik generasi penerus bangsa.

“Pada tahun 1959, ditetapkan 22 Desember sebagai hari ibu. Mulai saat itu, kekuatan ibu dan anak dalam membangun bangsa dan negara mulai ada” ulasnya..

Hal itu, tak lepas dari kekuatan kerjasama antara ibu dan bapak dalam membina, memberikan edukatif, tauladan dan perencanaan yang baik. Ia berharap kepada para ibu, jadilah ibu yang cerdas. Sebab, perempuan merupakan madrasah bagi anak - anak.

“Ibu adalah tiang negara. Artinya pembangunan negara, kabupaten hingga desa tergantung pendidikan yang diberikan ibu kepada anak kita” jelasnya..

Ditempat yang sama, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat menyampaikan pentingnya eksistensi perempuan di masyarakat. Karena perempuan merupakan ibu bangsa, dan akar pilar bangsa sekaligus pondasi dalam menjalankan kehidupan yang damai.

“Ibu bertugas mengasuh anak - anak, untuk menjadi anak bangsa yang berguna. Dalam konteks ini, wanita sebagai pendamping anak - anak” kata orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini.

Namun demikiang, sambung Bupati, sering dengan kemajuan dan perkembangan dunia, wanita juga bisa berkreasi, berkreativitas layaknya laki - laki dalam memenuhi ekonomi keluarga. (Hamkam)

Namun, sambung Syarif seiring kemajuan dan perkembangan dunia,  sehingga wanita juga bisa berkreasi,  berkreativitas layaknya lelaki dalam memenuhi ekonomi keluarga.(hamkam)
Share:

Rabu, 12 Desember 2018

Buka Lomba Karya Tulis Ilmiah, Sekda Beri Apresiasi ke Dispora




MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar lomba Kreasi dan Karya Tulis Ilmiah, Rabu (12/12) yang dipusatkan di gedung SMP Negeri 1 Muara Rupit Kecamatan Rupit.

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Sekda H Abdullah Makcik didampingi Kepala Dispora, Erwin Abdul Karim membuka secara resmi kegiatan lomba yang diikuti oleh peserta tingkat SMA/SMK sederajat. Kegiatan lomba sendiri sudah dimulai sejak 3 Desember lalu.



“Kami sangat mendukung sekali dan memberi apresiasi yang tinggi atas inisiatif Dispora dalam mengembangkan kreativitas generasi muda dalam menulis. Dengan adanya lomba ini, akan menghasilkan suatu tulisan yang lebih luas dan konprehensif” kata Sekda.

Dirinya berharap, kedepan Dispora dapat mengembangkan lagi kegiatan serupa. Tidak hanya tingkat SMA/SMK sederajat, melainkan hingga ke tingkat SMP sederjat dengan tujuan dapat menambah wawasan dalam membuat suatu karya tulis.



Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Muratara Erwin Abdul Karim melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Pemuda M. Said Sarmidi mengatakan bahwa kegiatan lomba karya tulis ilmian yang diikuti pelajar tingkat SMA, SMK dan MAN se Kabupaten Muratara terdiri dari dua tahap.

Kegiatan lomba hari ini merupakan tahap seleksi terakhir, dimana dari 50 peserta yang berhak maju ke grandfinal hanya 25 peserta. Dari 25 peserta tersebut, terdiri dari 11 orang peserta lomba kreasi dan 14 orang peserta lomba karya tulis ilmiah.



‘Dengan adanya lomba ini, kita harapkan dapat memacu kreativitas sesuai dengan visi misi Bupati Wakil Bupati Muratara, yakni Muratara Bangkit” tukasnya. (MJ)
Share:

Anak PAUD Harus Belajar di Bawah Atap




MURATARA MSM. COM- Akibat belum memiliki gedung sendiri serta belum adanya bantuan dari dinas terkait di Desa Lubuk Rumbai Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara. Anak-anak PAUD Nurul Islam terpaksa harus bermain dan belajar di gedung yang atapnya nyaris ambruk.

Kondisi gedung PNPM yang sejak tahun 2014 dipinjam pakai oleh masyarakat untuk dijadikan tempat belajar anak-anaknya di PAUD Nurul Islam Desa Lubuk Rumbai Baru, kondisinya sangat tidak memungkinkan menjadi tempat belajar dan bermain anak-anak PUAD yang masih terbilang belia. Selain  atap gedung yang nyaris ambruk anak-anak PAUD harus belajar dan bermain didalam satu ruangan yang di sekat-sekat mengunakan triplek.

Diungkapakan kepala sekolah PAUD Nurul Islam Nuni Astuti kemarin . Mengaku sejak berdiri tahun 2014  PAUD Nurul Islam telah  mengunakan dan meminjam pakai gedung PNPM yang dari awal kondisinya seperti ini,  terkadang kami merasa khawatir saat anak-anak bermain diluar karena kondisi atap yang mulai runtuh dan sarana persana yang belum memadai.

Menurutnya, belum ada gedung PAUD Nurul Islam ini karena belum ada lahan untuk pembangunan gedung serta upaya perhatian dinas  terkait untuk hal ini, karena selama ini pihaknya telah berusaha untuk mencari masyarakat yang mau menghibahkan tahahnya untuk gedung PAUD ini tetapi hingga saat ini kami belum mendapatkannya.

Oleh kami berharap pemerintah dapat memberikan solusi untuk hal ini karena selain kondisi gedung seperti ini, disini anak-anak harus berain dan belajar didalam satu ruagan memang benar sistem belajar PAUD adalah bejalajar sambil bermain tetapi kalau tempat belajar menajdi satu dengan area bermain pastinya anak-anak tidak konsen bisa saat belajarnya. Kalau suatu saat kami bisa memiliki gedung sendiri kami bisa lebih maksimal dalam menarik minat anak-anak yang mana untuk belajar dengan membuat hiasan dan konsep menarik bagi anak-anak untuk bersekolah dan belajar disini harapnya. (Hamkam)
Share:

Selasa, 11 Desember 2018

31 Desember 2018 Jamsoskes Sumsel Semesta Dihentikan




MURATARA MSM.COM - Terhitung 31 Desember 2018 mendatang, Program Jaminan Sosial Kesehatan (Jamsoskes) Sumsel Semesta, resmi dihentikan. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Sumsel Nomor 07/SE/Dinkes/2018 tertanggal 5 Desember 2018.

Sebagai gantinya, program yang dikhususkan bagi masyarakat tidak mampu tersebut, diintegrasikan ke BPJS. Dengan iuran yang ditanggung oleh pemerintah daerah melalui anggaran APBD.

“BPJS itu kan ada dua jenis, BPJS Mandiri dan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). PBI itu terbagi lagi ke dalam Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan juga program yang dianggarkan melalui APBN” kata Kepala Dinas Kesehatan Muratara dr. Mahendra melalui Kabid Sumber Daya Kesehatan Agus Redo diruang kerjanya, Selasa (11/12).

Jadi, kata Agus Redho, bagi masyarakat yang kurang mampu dan belum mendaftar BPJS tak perlu merasa khawatir dengan berakhirnya program tersebut. Sebab, pihaknya akan mendaftarkan masyarakat sebagai anggota BPJS dengan iuran yang ditanggung oleh APBD.

“Sebenarnya program ini sudah berjalan satu tahun ini, cuma sekarang yang terdaftar baru 3 ribuan orang. Kita masih menunggu data dari Dinas Sosial, mudah - mudahan tahun depan semuanya sudah terdata” tambahnya.

Untuk itu, ia mengharapkan kepada para kades, Lurah maupun Camat untuk segera mendata warganya yang kurang mampu. Sehingga semua warga yang kurang mampu dan berhak masuk dalam program tersebut semuanya dapat terdata.

“Wewenang pendataan itu ada di Dinas Sosial, tinggal sekarang kita berharap baik Kades, Lurah maupun Camat dapat berkoordinasi dengan Dinsos. Disamping itu kami juga bersama dengan BPJS akan melakukan sosialisasi” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit, melalui Dian Winani, S.Kep.Ns menjelaskan bahwa terkait penghentian program Jamsoskes Sumsel Semesta, pihaknya sudah memberikan edukasi kepada pasien yang masuk kategori masyarakat miskin untuk segera mendaftarkan diri.

“Yang mempunyai wewenang Dinas Kesehatan. Kami hanya melayani, mengedukasi dan mensosialisasi tentang kepastian penghentian program Jamsoskes yang selanjutnya diintegrasikan ke BPJS” ujarnya.(MJ)
Share:

Senin, 10 Desember 2018

Polres Lakukan Pelayanan Terpadu Keliling




MURATARA MSM. COM - Polres Musi Rawas melaksanakan kegiatan pelayanan Kepolisian terpadu di Kabupaten Musi Rawas Utara, Senin (9/12).

Kegiatan pelayanan Kepolisian terpadu ini langsung dipimpin oleh IPDA Graciano bersama dengan personel Polres Musi Rawas. Dengan adanya kegiatan Kepolisian terpadu ini masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara dapat membuat SIM, Sidik Jari Dan SKCK.

Pantauan wartawan MSM. COM Lokasi pelayanan Kepolisian terpadu ini berada tidak jauh dari Kantor Bupati Muratara dipinggir jalan lintas sumatera Kel. Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro, SIK saat dikonfirmasi MSM. COM membenarkan adanya kegiatan pelayanan Kepolisian terpadu.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah warga masyarakat untuk membuat SIM, SKCK dan Sidik Jari. Dengan adanya pelayanan ini masyarakat Kabupaten Muratara tidak jauh lagi untuk datang ke Polres Musi Rawas cukup di Rupit saja membuatnya.

Sudah kami siapkan satu mobil dan Anggota Polres Musi Rawas untuk melayani masyarakat Kabupaten Muratara, tutur Kapolres.(MJ)
Share:

Warga Harapkan Semprot Fogging



MURATARA, MSM.COM-  Pasca banjir beberapa hari lalu hingga masuk dipermukiman warga Kampung 6, Desa Bukit Langkap, Kecamatan  Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), warga setempat mengharapkan perhatian Dinas Kesehatan Muratara.

Hal itu, seperti yang dikatakan oleh, Roni (34), bahwa tingginya curah hujan beberapa hari lalu menyebabkan air sungai meluap hingga perkampungan warga.

"Dari banjir tersebut banyak terdapat genangan-genangan air yang menimbulkan banyaknya nyamuk," ungkapnya kepada Wartawan koran ini.

Oleh karena itu, warga khawatir akan terserang penyakit Malaria. "Habis banjir kemarin banyak  nyamuk dipermukiman. Mungkin karena adanya genangan air," kata dia

Untuk itu, pihaknya mengharapkan adanya perhatian pihak dinas kesehatan agar melakukan penyemprotan Fogging. "Kami minta adanya pembasmian nyamuk. Agar warga tidak teserang malariah," jelas ia.

Serupa yang diceritakan, Tini (42) bahwa setiap kali musim penghujan di kampungnya selalu banyak terdapat nyamuk. Terutama sesudah musim banjir.

"Tiap kali habis banjir. Serangan nyamuk pirumah warga selalu banyak. Selain cuaca dingin, juga banyak terdapat genangan air. Sehingga nyamuk ini cepat berkembang," ujarnya.

Mengenai hal ini, tentu pihaknya mengharapkan jika ada perhatian pemerintah kabupaten melalui Dinas Kesehatan. "Tentu kami harapkan jika ada kepedulian pemerintah untuk melakukan penyemprotan pogging dilingkungan masyarakat," ungkapnya.

Sementara Itu, Kabid P2P Dinkes Muratara, Fatahul saat dikonfirmasi melalui Via telpon tidak ada jawaban.(hamkam)
Share:

Ketua TP PKK Berikan Bantuan Kepada Anak Anak SAD




MURATARA MSM. COM-Dalam rangka peringatan hari ibu ke 90 dan dharma wanita ke 19, Ketua Tim Penggerak (TP) Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Lia Mustika Syarif berikan bantuan kepada Anak anak Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di Mes serbaguna SAD yang beralamat di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.


Pemberian bantuan berupa Alat tulis, makanan tambahan, dan lain lain bertujuan untuk membantu Anak anak SAD yang sedang mengenyam pendidikan, baik SD, SMP maupun SMA di Mes serbaguna yang berjumlah sekitar 74 orang.


Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Muratara Lia Mustika Syarif mengatakan, hari ini pihaknya mengadakan bakti sosial dalam rangka hari ibu ke 90 dan hari dharma wanita ke 19."Anak anak, hari ini ibu akan berikan bantuan kepada kalian tapi bantuan ini bukanlah jajanan semua. Bantuan ini ada buku tulis untuk kalian sekolah, ada bantuan bantuan lainnya. Setelah acara ini kita akan periksa kesehatan supaya anak anak sehat, supaya anak anak pintar,"Katanya Lia Mustika Syarif didepan Anak anak SAD. Sabtu (8/12/2018)


Lia menegaskan, Anak anak SAD adalah bagian dari masyarakat Muratara."Mereka adalah bagian dari kita, mereka anak anak kita, saya berharap ibu ibu disini menjadi ibu ibu asuh bagi mereka,"Ucapnya


Dirinya tidak setuju jika anak anak SAD yang selalu ditonjolkan adalah primitifnya saja, dia meyakini anak anak suku anak dalam adalah anak yang cerdas."Saya tidak setuju itu, karna anak anak SAD adalah anak anak yang pintar. Coba bayangkan, mereka aja baru satu bulan disini tapi mereka sudah ada yang bisa baca doa dan sudah hapal pancasila, bayangkan kalau mereka sadah setahun, dua tahun atau tiga tahun disini,"Ungkap Lia Mustika Syarif


Sambung Ketua TP PKK, dirinya mengucapkan terima kasih kepada kepala Dinas Sosial (Kadinsos) muratara yang telah mempasilitasi dan menghimpun dalam suatu lembaga pendidikan bagi suku anak dalam, karna mereka adalah anak anak  muratara."Saya yakin anak anak yang ada ini adalah anak anak yang pintar, anak anak yang cerdas. Saya berharap setelah ini banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang siap menjadai orang tua asuh mereka,"Harapnya


Sementara itu Kadinsos muratara H Zainal Arifin Daud mengungkapkan pada tahun 2016 lalu dirinya mendapat perintah dari bapak Bupati untuk mengumpulkan Anak anak SAD dalam satu wadah supaya anak anak SAD mendapat pendidikan."Kami sangat berterima kasih pada pak bupati karna pada tahun 2016 lalu saya ditantang pak bupti untuk mendata anak anak SAD. Katanya seperti ini,  Fin (Panggilan sehari hari Kadinnsos) kamu siap tidak untuk mengumpulkan anak anak SAD, ya saya jawab siap pak. Nah mulai tahun 2016 itu kami langsung bergerak mendata anak anak SAD,"Tuturnya


Berdasarkan hasil pendataan Dinsos Muratara tahun 2016, anak anak SAD yang sedang maupun yang putus sekolah berjumlah sekitar 347 orang. Namun yang bersedia menandatangani surat pernyataan untuk sekolah sekitar 260 an orang."Pada hari ini jumlah mereka baru  74 orang yang baru masuk ke sini (Mes serbaguna), insya allah pada akhir 2018 ini akan kami kejar mereka karna mereka sudah membuat pernyataan dan akan kita didik disini,"Ungkap Jujuk Ipin sapaan akrab H Zainal Arifin


Lanjut Kadinsos, ia mengaku jika dirinya stres di kantor pasti ia datang ke Mes Serbaguna."Saya akui kalau saya stres dikantor pasti saya kesini, kalau sudah kesini pasti hilang stresnya karna belum sampai ke Mes Serbaguna mereka sudah menadahkan tangan ke saya sambil mengatakan halo pak Tong,"Akunya


Ditempat yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD-P3A) Firdaus mengakui jika dirinya baru sekali datang ke Mes Serbaguna dan bisa berbagi pengalaman, dan inilah yang dinamakan Kabupaten layak anak."Harapan dari ketua pkk tadi, kegiatan ini tidak sekedar bakti sosial saja tapi kegiatan ini berkelanjutan setiap bulannya,"Katanya


Ia juga mengakui jika kegiatan ini masih banyak kekurangannya, kedepan pihaknya akan terus berbenah dan memperbaikinya."Kita perlu beri apresiasi kepada ibu dan bapak asrama yang telah mengasuh anak anak ini, terus terang saja saya sendiri tidak sanggup untuk mengasuh mereka sebanyak ini.,"Akunya(MJ)
Share:

Minggu, 09 Desember 2018

Baksos Dalam Rangka Hari Ibu dan Dharma Wanita





MURATARA MSM.COM - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Daerah (DPMPD-P3A) Kabupaten Muratara menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di Mess Suku Anak Dalam (SAD) di Jalan Picto Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit, Sabtu (8/12).

Kegiatan Baksos yang diadakan merupakan rangkaian peringatan Hari Ibu ke-90 dan HUT Dharma Wanita ke-19. Hadir Ny. Lia Mustika Syarif, Rosmiati Abdullah Makcik, Kepala DPMPD-P3A Firadus, Kepala Dinas Sosial Zainal Arifin, Camat Rupit Asmaun, Danramil, Kapolsek serta ibu ibu PKK dan Darmawanita, serta tim kesehatan dari Dinkes Muratara.

Dalam kesempatan itu, Ny. Lia Mustika Syarif mengungkapkan kegembiraanya melihat perkembangan SAD yang sudah dapat membaur dengan masyarakat. Ia pun menyapan anak - anak SD, SMP dan SMA dari Komunitas SAD.



“Mereka adalah bagian dari kita, bagian dari Muratara. Mereka anak - anak kita. Sesuai dengan tema peringatan hari Ibu. Saya berharap, kita sebagai ibu, kitalah ibu mereka semua. Mereka adalah anak - anak kita” ucapnya.

Istri orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini meminta, sesuai dengan gagasan yang ia sampaikan. Diharapkan para ibu - ibu dapat menjadikan anak - anak SAD sebagai anak asuh. Minimal satu ibu satu anak asuh SAD. Dengan demikian, para ibu - ibu mempunyai tanggung jawab secara personal kepada anak - anak SAD.

Dia mengingatkan, selama ini banyak yang beranggapan SAD sama dengan suku - suku lain yang sering ditonjolkan dari sisi primitifnya. Padahal sejatinya mereka sama dengan masyarakat lainnya. Mereka merupakan bagian dari masyarakat dan anak - anak yang cerdas.

Ia mencontoh, saat menyanyikan lagu Kebangsaa Indonesia Raya para anak - anak SAD dapat menyanyikan lagu tersebut dengan benar. Artinya mereka anak - anak yang cerdas. Tapi sayangnya selama ini belum tersentuh. ‘Ayo, sekarang kita jadikan mereka Icon anak - anak SAD yang cerdas” katanya.

Sementara itu, Kepala DPMPD-P3A Firdaus mengatakan, digelarkan Baksos sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Ia berharap, kegiatan serupa dapat dilakukan oleh OPD terkait secara rutin.

Terkait pembangunan mess bagi komunitas SAD, dirinya sudah meminta data seluruh anak SAD yang belum tinggal di Mess. Sehingga jika data sudah terkumpul, dan mess dirasa masih kurang. Ia berjanji akan menambah mess yang sudah ada.

Ditempat yang sama, Kepala Dinsos Zainal Arifin mengatakan pihaknya akan mendatangi seluruh wilayah Kabupaten Muratara untuk mendata SAD yang belum tersentuh. “Terima kasih kepada Pemkab Muratara yang telah memberikan kepercayaan kepada kami” ucapnya. (MJ/Hamkam)
Share:

Sabtu, 08 Desember 2018

Bupati Muratara Melantik Organisasi GOW



Proses pelantikan GOW oleh Bupati Muratara H M Syarif Hidayat yang didampingi TP PKK Muratara Lia Mustika Syarif



MURATARA MSM. COM-Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara H M Syarif Hidayat lantik Gabungan Organisasi Wanita (GOW) periode 2018 hingga tahun 2021. Pelantikan menyongsong tema"optimalisasi potensi DPW untuk pembangunan Nasional.

Sambutan Ketua DPW muratara Hj Rosmiati Abdullah Makcik,  pelantikan tidak hanya seremonial,  PGO harus bisa membantu peran dalam pembangunan Muratara.

"Optimal kerja denagn seluruh unsur DPW Muratara dan Nasional dalam pembangunan,"katanya

Sambungnya,  DPW meningkatkan kualitas anggota secara bersikenanguban,  sehungga bisa bersaing,  berkontribusi terhadap pembangunan.

Ditambahnya,  mengajak untuk bersama,  sama meningkat kerja secara propesional dalam menjalankan program kerja.

Ditempat yang sama TP PKK Murarara Lia Mustika Syarif merasa bersyukur karena semua organisasi telah bergabung,  sehingga mudah dalam persamaan tujuan.

"Jadi tidak ada lagi pengelompokan,  semua organisasi  telah bergabung, "katanya

Lanjutnya,  dengan harapan GOW dapat bersinerji dengan pemerintah dalam pembangunan Musi Rawas Utara. Kita buktikan wanita Muratara yang tangguh dan ibu ibu yang cerdas.

Bupati Musi Rawas Utara H M Syarif Hidayat, bangga telah lahir organisasi gaungan

"saya bangga, bahwa ada kemajuan.  Kita tidak boleh pecah belah,"ucapnya

Lanjutnya,  iikutlah dalam pembangunan Muratraa sesuai dengan visi misi Muratara.  Apapun kegiatannya yang sifatnya pro masyarakat harus menunjang Kinerja OPD.(hamkam)
Share:

Kamis, 06 Desember 2018

Peringatan Hari Ibu dan Dharma Wanita, DPMD/P3A Suksek Gelar Seminar




MURATARA MSM.COM - UUD 1945 menjamin, bahwa setiap warga negara Indonesia termasuk perempuan memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk berpartisipasi dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Artinya, saat ini perempuan memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki - laki.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Daerah dan Perlindungan Anak (DPMD/P3A) Kabupaten Musi Rawas Utara pada seminar dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-90 dan HUT Darma Wanita ke-19, Kamis (6/12).

Acara yang dipusatkan di aula Siti Rahma Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Muratara Ny. Lia Mustika Syarif, Dosen STMT Trisakti Rosmiati dan Dra Niken Darmawan. Dra. Roostien Ilyas Dewan Konsultasi Komnas, para ibu - ibu Dharma Wanita, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan tamu undangan lainnya.

"Demikian pula halnya dalam sektor Ekonomi Kretaif (EK). Banyak subsektor ini yang berdekatan dengan kehidupan perempuan. Seperti sektor busana, kerajinan maupun periklanan. Ketiga sektor ini seringkali menempatkan perempuan sebagai objek" sambung Firdaus.

Namun demikian, untuk sejumlah subsektor lain yang semula banyak didominasi oleh kaum lelaki juga dirambah oleh perempuan seperti bidang penerbitan, penciptaan kreasi kuliner baru. Bahkan mempromosikan kekayaan kuliner Indonesia hingga ke penjuru dunia baik secara konvensional maupun melalui media online.

"Jika kita perhatikan, EK bisa dibilang merupakan sektor yang sangat ramah dan ideal bagi perempuan. Dengan gagasan dan ide memungkinkan perempuan terlibat aktif tanpa melupakan tugas utamanya sebagai seorang istri " papar Firdaus.


Dia mengingatkan, dengan kemampuan perempuan yang sudah teruji, merupakan aset bangsa yang sangat potensial dan strategis bagi pengemban sektor EK yang lebih optimal sebagai mana proses pembangunan pada umumnya, pencapaian kesejahtraan dan kemajuan bangsa termasuk tantangan global akan dapat lebih optimal jika perempuan berperan aktif.

"Dengan demikian, pada seminar hari ibu ini rasanya tepat apabila kita mengambil tema utama "Penguatan SDM dan Ekonomi Kreatif Guna Menghadapi Tantangan Global ". Untuk mewujutkan hal ini membutuhkan sosialisasi dan edukasi yang intens agar perempuan dapat mengembangkan potensinya disektor EK" papar Firdaus.

Oleh karnanya, sambung Firdaus, motivasi yang disampaikan diharapkan akan memberikan pencerahan, untuk lebih optimal menggerakan okonomi kreatif.

Sementara itu Ny. Lia Mustika Syarif mengajak para ibu - ibu dan kaum perempuan dengan moment peringatan hari ibu ini, dapat mengisi dengan kegiatan - kegiatan positif. (MJ).
Share:

Rabu, 05 Desember 2018

Cuaca Ekstrim, BPBD Minta Masyarakat Waspada



MURATARA MSM. COM-Hujan deras dalam beberapa hari terakhir, nyaris setiap hari mengguyur wilayah kabupaten Musi Rawas Utara. Bahkan disebagian wilayah hujan kerap disertai petir.

Menghadapi cuaca ekstrim tersebut kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Zulkipli menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Terutama masyarakat yang berada di sekitaran bantaran sungai.

"Dalam kondisi cuaca ekstrim seperti saat ini masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Karena bagi yang tinggal dibantaran sungai. ditakutkan air sewaktu waktu dapat meningkat, sedangkan yang tinggal didaerah perbukitan dikhawatirkan terjadi longsor" kata Zulkipli, Rabu (5/12).

Kewaspadaan perlu ditingkatkan, sebab intensitas curah hujan yang cukup tinggi mengguyur hampir seluruh wilayah Bumi Beselang Serundingn. Tidak hanya malam hari, hujan juga kerap turun pada siang hari.

"Terutama bagi masyarakat yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan mempunyai anak kecil. Dengan kondisi air sungai lebih meningkat diminta kewaspadaannya. Juga kepada lansia, saat ke sungai lebih baik ditemani untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan" ucapnya.

Disinggung mengenai kesiapansiagaan jika sewaktu waktu terjadi bencana alam, seperti banjir. Dia mengatakan, Dinsos sudah melakukan rapat awal dengan Dinas Ketahanan Pangan, Tagana dan Satpol PP sebagai bentuk persiapan penanganan bencana alam dan pemberian bantuan.

"Nah, bantuan itu mesti dipersiapkan dari sekarang. Sehingga ketika terjadi bencana tinggal didistribusikan. Untuk saat ini BMKG belum mengeluarkan status siaga bencana" tambahnya.

Dengan belum adanya edaran resmi dari BMKG provinsi, maka pihaknya belum bisa melakukan rapat lanjutan dengan pihak pihak terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan. Sebab dasar dari rapat tersebut mesti ada edaran status siaga dari BMKG, barulah dapat diterbitkan SK siaga bencana.

"Dengan SK siaga bencana maka kami bisa melakukan rapat selanjutnya dengan pihak terkait. Seperti Dinas Ketahanan Pangan, berapa ton beras yang tersedia untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana alam. Sebab kami hanya pelaksana dan tidak mempunyai wewenang dan anggaran" ujarnya.

Dikatakannya, untuk fasilitas kendaraan untuk menyalurkan bantuan, saat ini BPBD sudah mempunyai mobil double gardan sehingga mampu menempuh akses jalan yang sulit. Selain itu, juga sudah tersedia dermaga apung kendati kondisinya masih terbatas.  (MJ)
Share:

Selasa, 04 Desember 2018

KUA Karang Dapo Dibangun Pelayanan Dilakukan Seperti Biasa




MURATARA MSM.COM-Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas Utara akan segera membangun Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karang Dapo. Berdasarkan rencana, pembangunan akan dimulai pada bulan Desember ini.

Pembangunan gedung KUA dilakukan guna meningkatkan fasilitas pelayanan kepada masyarakat. Mengingat, kondisi gedung KUA Karang Dapo sendiri sudah mengalami banyak kerusakan.

"Saya merasa sangat senang dengan dibangunnya kantor KUA. Kedepan tentunya kami akan semakin optimal dalam memberikan pelayan kepada masyarakat" ungkap Kepala KUA Karang Dapo Abdi Tunggal SAg, Senin (3/12).

Selama proses pembangunan berlangsung, sambungnya, Kantor KUA akan menempati musholla yang masih satu komplek dengan Kantor Kecamatan Karang Dapo. Jarak dari kantor yang sedang dibangun pun tidak jauh.

"Bagi masyarakat yang mempunyai urusan ke Kantor KUA silakan datang, pelayanan tetap kami lakukan seperti biasa" kata Abdi. (ZIL).
Share:

Dinsos Muratara Adakan Sunat Massal * 100 Anak Mengikuti Sunat Massal



MURATARA MSM. COM- Dalam rangka membantu masyarakat diwilayah Kabupaten Muratara yang kurang mampu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengadakan sunat massal secara gratis yang diikuti sebanyak 100 anak Kabupaten Muratara.

"Kegiatan sunatan massal ini merupakan bagian dari rangkaian memperingati Hari Pahlawan,"ungkap Kepala Dinsos H Zainal Arifin Daud, kemarin.

Dijelaskannya terselenggaranya kegiatan sunatan massal ini, berkat kerjasama pihaknya dengan petugas kesehatan dari RSUD Rupit.

"Kami menargetkan ada 100 anak yang disunat, namun yang sudah mendaftar berjumlah 75 anak, dari jumlah itu pasti bertambah, karena kami sudah mendata 100 anak,"utaranya.

Dikatakannya kegiatan sosial ini sengaja dilaksanakan sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Sosial untuk membantu orang tua yang kurang mampu dalam mengkhitankan anaknya.

"Apalagi biaya khitan sekarang cukup mahal, untuk keluarga yang kurang mampu kita bantu, inilah bentuk kepedulian terhadap sesama, karena setiap kebaikan akan dibalas dengan kebaikan juga,"kata ujuk Rifin sapaan akrabnya.

Sementara itu, orang tua dari salah seorang peserta sunatan massal, Syahrial (32) mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Muratara yang telah menggratiskan anak-anak mereka untuk disunat.

Syahrial mengaku merasa terbantukan dengan adanya kegiatan sunatan massal ini, sebab jika sunatan di mantri sunat harus mengeluarkan uang Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu.

"Kalau di mantri terpaksa harus mengeluarkan biaya, makanya kami merasa sangat terbantu sekali dengan adanya kegiatan ini, semoga ini diadakan setiap tahunnya,"katanya. (Hamkam)
Share:

Sat Pol PP Muratara Adakan Sosialisasi Perda Tahun 2017




MURATARA,MSM.COM- Satuan Polisi Pamong Praja dan Linmas Kabupaten Muratara adakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang penertiban dan pemeliharaan hewan berkaki empat yaitu Perda No .11 Tahun 2017 dan Perda tentang ketertiban umum dan ketentraman masyakat yaitu Perda No. 14 Tahun 2017.

Dengan Tema "mewujudkan kesadaran masyarakat Kabupaten Muratara terhadap Perda". Selasa (4/12).

Kasat Pol PP Linmas Kabupaten Muratara, Haidir Kelingin melalui
Kasio Kabit Ibum dan Trammas mengatakan karena diwilayah Muratara disepanjang Jalisum mulai dari Desa Rantau Jaya, Kecamatan Karang Jaya sampai ke Desa simpang Nibung, Kecamatan Rawas Ulu setiap desa mayoritas warga mempunyai hewan ternak berkaki empat. Nah makanya kita adakan sosialisasi Perda No. 11 dan Perda no 14 tahun 2017 . "Sebab menurut kami dilapangan pemilik hewan kaki empat tersebut belum memelihara dengan baik dan dilepaskan begitu saja, hewan-hewan peliharaan tersebut," ungkapnya.

Selanjutnya, dengan adanya sosialisasi ini diharapak pemilik hewan ternak bisa menjalankannya . sehinga tidak lagi penguna jalan merasa tengangu pada saat melintas. Selain itu sosialisasi ini bisa penyedarkan dan pendukung Perda ini untuk menuju Muratara lebih baik. "Kita minta pemilik hewan ternak membuat kandang. Baik secara kelompok maupun secara perorang jadi tidak ada lagi kebun masyarakat maupun penguna jalan merasa tergangu ," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Muratara, H Syarif Hidayat melalui asisten 3 Pemda Muratara, Alwi Roham mengatakan  kita memang perlu hewan kaki 4 untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun harus dikembangkan dengan baik
. tetapi apabila tidak diadakan penertiban maka akan mengangu masyarakat umum, akan mengangu Jalisum dan juga kebun warga  . " sosialisasi ini harus diadakan dan diterapkan sebagai aturan daerah," ungkapnya.

Selain itu, diharapakan peserta dan pemilik hewan ada rasa kemanusiaan yang bisa merasakan kenyaman kepada mayarakat ini juga demi kebaikan Muratara.

"Bagi para peserta diharapkan benar- benar mengikuti sosialisasi ini dengan baik dan disampaikan kepada masyarakat luas. Agar kedepan tidak ada lagi hewan ternak berkeliyaran di Jalinsum. Maka keamanan dan ketentraman kepada masyarakat akan terjaga," pungkasnya. (Hamkam)
Share:

DPMD/P3A Kabupaten Muratara, Gelar Rakor Dengan TP PKK



MURATARA MSM.COM-Kepala Dinas Pemberdayaan Manusia Daerah/Pemberdagaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMD/P3A) Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Sekretaris Hj Gusti Rohmani mengharapkan pengurus TP PKK lebih maju dan handal dalam melaksanakan tugas pokok masing masing.



Demikian disampaikannya dalam Rapat Koordinasi dengan TP PKK Kabupaten Muratara yang berlangsung di Aula Siti Rahma Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit. “Selain membahas masalah rapot, rakor ini juga sebagai ajang silaturahmi dengan para ibu – ibu PKK” jelasnya.


Hadir dalam rakor, Kepala DPMD/P3A Kabupaten Muratara Firdaus, Ketua TP PKK Kabupaten Muratara Ny. Lia Mustika Syarif dan tamu undangan lainnya. (MJ)
Share:

Kantor Sudah Diresmikan, Perpanjangan SIM dan Pembuatan SKCK Sudah Bisa di Muratara



MURATARA MSM.COM-Bupati Musi Rawas Utara HM Syarif Hidayat melalui Sekretaris Daerah H Abdullah Makcik dan Kapolres Musi Rawas melalui Kasatlantas AKP Dani Prastia meresmikan kantor Pelayan perpanjangan SIM dan SKCK, Senin (3/12).

Dibukanya kantor tersebut di Bumi Beselang Serundingan merupakan hasil kerjasama Pemkab Muratara dengan Polri untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus perpanjangan SIM dan SKCK.

Kantor pelayanan perpanjangan SIM dan SKCK sendiri terletak di Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit. Tepatnya di sebelah Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Muratara.

“Dengan diresmikannya kantor pelayanan perpanjangan SIM dan pembuatan SKCK di Kabupaten Muratara, masyarakat tidak perlu ke Muara Beliti lagi, cukup datang kesini” kata H Abdullah Makcik.

Sementara itu, AKP Dani Prasetia menjelaskan bahwa dibukanya kantor pelayanan perpanjangan SIM dan pembuatan SKCK di Kabupaten Muratara, merupakan salah satu program Kepolisian untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Pelayanan yang kita lakukan yaitu perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)” jelas AKP Dani Prasetia.

Dia memastikan, kendati saat ini sarana prasarana masih terbatas pelayanan yang diberikan akan diberikan secara maksimal. Setelah pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan, pihaknya akan membuat konsep pelayanan kepolisian terpadu.

Disinggung masalah pembuatan SIM baru, Dia mengungkapkan untuk saat ini pembuatan SIM baru belum bisa dilakukan. Karena harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan Korlantas.

“Untuk pelayanan perpanjangan SIM dan pembuatan SKCK mudah – mudahan minggu depan sudah dapat kita mulai” pungkasnya. (MJ).
Share:

Bupati Serahkan Kendaraan Dinas Ke KUPT Kesehatan




MURATARA MSM.COM - Bertempat dihalaman Kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H.M Syarif Hidayat menyerahkan kendaraan Dinas Kesehatan ke setiap Pukesmas yang ada di Wilayah Kabupaten Muratara.

Penyerahan kendaraan tersebut berupa 42 unit, yang terbagi 12 Kendaraan roda empat dan 42 kendaraan roda dua.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muratara Dr. Mahendra menerangkan, dari puluhan kendaraan dinas kesehatan tersebut 6 unit dari kendaraa  roda empat sebagai kendaraan ambulan dan 6 yunit sebagai Posyandu Keliling di 6 pukesmas dalam wilayah Kabupaten Muratara.

"Sedangkan 42 kendaraan roda dua juga disalurkan ke pukesmas bagi untuk operasional pelayanan kesehatan," kata ia.

Dengan begitu, pelayanan kesehatan tidak ada lagi yang tidak dirasakan oleh Masyarakat. "Sehingga dalam pelayanan kesehatan dan penyuluhan di desa-desa mengenai kesehatan dapat dirasakan oleh masyarakat Desa," jelas Mahendra.

Terpisa, Bupati Muratara, H. M Syarif Hidayat menambahkan kendaraan dinas yang diserahkan pada pelayanan kesehatan tiap-tiap pukesmas untuk dapat dimanfaatkan dalam menjalankan rugas sebagai pelayanan kesehatan.

"Tenaga kesehatan tingkatkan pelayanan pada masyarakat dan pendekatan secara keluarga. Serta jangan ada lagi masyarakat kita tidak tersentuh dalam pelayanan kesehatan," imbuhnya.

Selain itu, dirinya menghimbu agar aset negara yang telah diberikan untuk membantu dalam menjalankan tugas untuk dirawat dan dijaga. "Karena mendapatkan aset bantuan dari pusat bukanlah hal yang muda," jelasnya.(Hamkam)
Share:

Sabtu, 01 Desember 2018

Pererat Tali Silaturahmi, Hj Rita Suryani Kunjungi MT Taqwa Desa Lubuk Kemang





MURATARA MSM. COM-Untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan sesama muslim, Hj Rita Suryani mengunjungi Majelis Taklim (MT) Masjid Taqwa Dusun 4 Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara, Jumat (30/11).

Kedatangan istri Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni disambut oleh Kepala Desa Lubuk Kemang M Sopli, Pembina Majelis Taklim M Thamrin dan seluruh ibu ibu anggota Majelis Taklim Masjid Taqwa.

Kedatangan Hj Rita Suryani ke Majelis Taklim Masjid Taqwa dirasa sangat istimewa. Sebab bertepatan dengan digelarnya pengajian. Dengan hadirnya Hj Rita Suryani ditengah tengah masyarakat, menambah motivasi tersendiri bagi para ibu ibu untuk terus giat mengadakan latihan.

Dalam sambutannya, M Sopli mengucapkan terima kasih atas kedatangan Hj Rita Suryani ke Majelis Taklim Masjid Taqwa. "Kedatangan ibu ditengah tengah kami, menjadi semangat kami untuk terus memajukan pengajian ini" kata M Sopli.

Sementara, Hj Rita Suryani dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih atas sambutan yang begitu hangat di masjid Taqwa. Kedatangan dirinya ke Lubuk Kemang semata mata untuk mempeerat tali silaturahmi.

"Dengan datang kesini tali silaturahmi terjlin semkin erat,dan dapat bertatap langsung dengan para ibu ibu" ucapnya.(ZIL)
Share:

Targetkan Juara KSM dan AKSIOMA, MTsN 1 Muratara Genjot Porsi Latihan




MURATARA MSM. COM-Jelang digelarnya dua event bergengsi Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) serta Kegiatan Sains Madrasah (KSM), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Muratara terus meningkatkan porsi latihan.

Porsi latihan yang terus digenjot tersebut dilakukan, untuk mengejar target juara. Target juara yang dipatok tak main-main yakni juara tingkat kabupaten, provinsi bahkan tingkat nasional.

Hal itu disampaikan Kepala MTsN 1 Muratara melalui koordinator KSM Rian Syahrizal, Jumat (30/11). Saat ini, kata Rian, sudah terpilih wakil wakil MTsN 1 Muratara yang akan bertarung di kedua ajang tahunan yang di gelar oleh Kementerian Agama RI.

"Seluruh siswa yang akan mengikuti KSM dan AKSIOMA terus melakukan latihan. Sejauh ini latihan yang dilakukan dirasa cukup untuk mengejar target juara. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih juara" katanya.

Dia menambahkan, untuk atlet AKSIOMA seluruh cabang olahraga saat ini porsi latihannya difokuskan pada kemampuan dan skill,serta strategi dalam bertanding. Sehingga nanti baik dari cabang bulu tangkis, tenis meja dan atletik tinggal mempersiapkan mental, fisik dan konsentrasi.

"Sementara untuk KSM kita berikan latihan dengan menjawab soal soal umum maupun agama"kata dia. Rian menambahkan, dua kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sangat positif untuk menggali bakat para siswa sekaligus dapat mengharumkan nama daerah.(ZIL)
Share:

Jelang Pileg Wabup Ajak Masyarakat Bergembira




MURATARA, MSM.COM- Memasuki Tahun politik saat ini, yaitu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden , DPD Ri, dpr ri, dpr provinsi dan dprd Kabupaten/Kota. Saya harapkan khususnya masyarakat Muratara jangan muda terpancing dengan isu-isu yang bisa membuat keributan.

"Ayo kita sambut Pileg tahun ini dengan rasa kegembiraan, dan menjaga keamanan dan ketentraman didalam masyarakat," ajak Wakil Bupati (Wabup) Muratara, H Devi Suhartoni.

Dijelaskannya, baru tahun inilah kita masyarakat Muratara baru merasakan berpolitik, setiap Desa ada Caleg DPRD. "Ditahun 2015 dulu kita perna berpolitik yaitu pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, kemudian ditahun ini baru berpolitik sesunggunya. Maka saya minta dengan adanya tahun politik ini mari kita sambut dengan kegembiraan dan tetap menjaga keamanan dan ketentraman didalam masyarakat," ungkap Wabup Muratara, H Devi Suhartoni.


Dikatakan, Wabup setiap calon mempunyai niat yang tulus yaitu untuk membangun Muratara. "Mereka yang mencalonkan diri itu mempunyai niat yang sama untuk membangun Muratara lebih baik, maka harus kita dukung," jelasnya.

Diingatkannya, pada tanggal 17 April 2019 mendatang pemimpin-pemimpin Kabupaten Muratara ada ditangan masyarakat.

"Dengan berbagai perbedaan dalam memilih jangan jadi alasan untuk membuat permusuhan," pintaknya.

Selanjutnya, jangan dengan ada perbedaaan dukungan membuat kita ribut satu sama lain. Antar tertanga tidak berteguran itu hal yang tidak baik. "Ayo kita dewasa dalam berpolitik dan tetap menjaga keamanan, ketentraman didalam masyatakat, menjelang Pileg ini," pungkasnya.

Terpisah Camat Karang Jaya, Makmun Habib juga menyampaikan tahun politik sudah memasuki penetepan para calon dan kampanye baik presiden,  DPD,  legislatif tingkat pusat,  tingkat satu hingga dprd Kabupaten/Kota.

"untuk itu silakan memilih, mendukung.  Tetapi tetap menjaga keamanan, "kata Camat Karang Jaya Makmun Habib.

Selanjutnya,  tinggal empat bulan lagi kita akan memasuki pencoblosan. Menurut jadwal kpud tanggal 17 April 2019 kita memilih.
Ia menjelaskan, silakan mendukung,  silakan berpolitik asalkan jangan berpecah belah.  Jaga persatuan dan persatuan didalam masyarakat.

"kita harapkan segala proses pemilihan ini. Terutama warga saya di Karang Jaya,  mengikuti pesta demokrasi dengan damai, jangan ada masyarakat yang terkotak--kotak," pungkasnya.(Hamkam)
Share:

Postingan Populer