Selasa, 30 April 2019

Dinas Pendidikan Gelar Kegiatan FLS2N AKadir : Tahun Lalu Muratara Masuk 3 Besar



MURATARA MSM.COM - Mengusung tema "Dengan Seni Membentuk Kepekaan Rasa Terhadap Lingkungan Lokal dan Global Menuju Sekolah Ramah Anak". Dinas Pendidikan menggelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Muratara tahun 2019, Selasa (30/4).

Kegiatan FLS2N yang digelar di halaman kantor Disdik Kabupaten Muratara dihadiri oleh Kadisdik Muratara Sukamto melalui Kabid Dikdas A Kadir SPd dan tamu undangan lainnya.

Kadisdik melalui A Kadir mengatakan kegiatan FLS2N merupakan agenda tahunan Dinas Pendidikan yang diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat nasional baik untuk tingkat SD dan SMP hingga SMA dan SMK.

Peserta FLS2N, sambung AKadir, merupakan utusan terbaik dari sekolah yang telah diseleksi ditingkat kecamatan. Selanjutnya, ditingkat kabupaten kembali diseleksi untuk selanjutnya dikirim ke tingkat provinsi dalam ajang serupa.

Ia mengungkapkan, untuk tahun lalu Kabupaten Muratara mampu menunjukkan prestasi yang cukup membanggakan dengan masuk 3 besar untuk seni tari dan pantonim.

"Ajang ini untuk mengembangkan bakat, tidak hanya di sekolah. Selain itu, juga dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan bakat masing - masing individu siswa" ujarnya. (MJ).
Share:

Share:

Massa Blokade Jalan Lintas Tuntut PPK Rupit Buka Kotak Suara



MURATARA MSM.COM-Ratusan massa pendukung Caleg yang tergabung dari sejumlah caleg Dapil 1(Kecamatan Rupit- Karang Dapo) Kabupaten Musi Rawas Utara menggelar aksi blokade jalan Lintas Sumatera.

Aksi pembelokade jalan dilakukan massa persis di depan sekretariat Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) Rupit dengan membakar ban bekas sehingga lalu lintas terganggu, mereka menuntut atas ketidak adilan pelaksana Pemilu dengan hasil perolehan suara tidak sesuai dengan C1 yang meraka miliki.

Dalam aksi tersebut massa dari sejumlah caleg menuntut PPK Rupit dan Bawaslu untuk membuka kotak suara dengan hitung ulang surat suara.

Seperti yang di ungkapkan Nadika Fajri salah satu caleg dapil 1 dalam aksi tersebut meminta Bawaslu mengambil keputusan untuk memenuhi permintaan mereka

“Kami tidak akan bubar sebelum pihak Bawaslu Muratara datang menemui kami untuk memgambil keputusan membuka kotak suara dan hitung ulang surat suara, “tegasnya.(Hamkam)
Share:

Senin, 29 April 2019

Menghilang Selama 36 Jam, Nanang Ditemukan Tak Bernyawa




MURATARA MSM.COM - Setelah dilakukan pencarian selama 36 jam, akhirnya Nanang Agus Setiawan (20) ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Rawas Ilir, Basarnas, PT Menteri Kulim dibantu oleh masyarakat Tanjung Raja dan Beringin Makmur Kecamatan Rawas Ilir, Jum'at (26/4).

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB di aliran Sungai Kemang Desa Beringin Makmur I dimana sebelumnya korban diketahui menghilang. Korban merupakan warga Dusun Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong.

Korban yang diketahui berjenis kelamin laki - laki, merupakan seorang Buruh Harian Lepas (BHL) di PT Menteri Kulim yang diketahui baru saja bekerja diperusahaan tersebut sekitar 2 minggu.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dilapangan menyebutkan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh tim Basarnas tak jauh dari lokasi tempat yang diduga tempat korban tenggelam. Setelah ditemukan, jasad korban langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk diidentifikasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim medis, dugaan sementara meninggalnya korban murni tenggelam. Karena tidak ditemukan unsur kekerasan pada jenazah korban.

Adapun nama - nama anggota yang ikut terlibat dalam pencarian korban diantaranya anggota Polsek Rawas Ilir yang dipimpin oleh Kanitres AIPDA Anizar Rambang beserta 4 orang anggotanya. Basarnas yang dipinpin oleh Ipan bersama 14 anggota dan karyawan PT Menteri Kulim yang dipimpin langsung oleh Manager Irwanto.

Kronologis kejadian bermula pada Kamis (25/4) sekira pukul 08.00 WIB korban pergi ke sungai untuk mencuci piring. Selang tiga puluh menit, korban kembali ke Mess untuk mengantarkan piring - piring yang telah dicuci korban.

Karena ada kuali yang tertinggal, korbanpun kembali lagi ke sungai untuk mengambilnya. Setelah satu jam lebih, korban tak juga kunjung pulang. Mengetahui hal itu, teman korban menyusul ke sungai. Namun, saat itu korban sudah tidak ada ditempat.

Dilokasi, tertinggal hanya beberapa helai pakaian yang dipakai oleh korban sebelumnya. Berikut sandal serta kuali. Teman - teman korbanpun berinisiatif untuk melakukan pencarian dengan menyisir tepian sungai. Selang beberapa waktu dilakukan pencarian, namun korban tak kunjung ditemukan. Teman - teman korbanpun melaporkan kejadian tersebut ke pihak perusahaan. (Hamkam)
Share:

Minggu, 28 April 2019

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan Buka Kejuaraan Tenis Open Bupati Musi Rawas Cup 2019



MUSI RAWAS MSM.COM - Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan bersama Kejari Lubuklinggau Hj Zuraida SH MHum membuka secara resmi kejuaraan tenis Open Bupati Musi Rawas Cup 2019.

Peresmian kejuaraan tenis yang berlangsung sukses dilapangan tenis Pendopo Pemkab Musi Rawas diikuti sebanyak 40 team dengan total hadiah mencapai Rp. 76 juta.

Kejuaraan tenis Open Bupati Musi Rawas Cup 2019 merupakan rangkaian dari Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Musi Rawas ke-76 yang akan berlangsung selama tiga hari mulai 26 - 28 April 2019.

Selain team yang berasal dari Kabupaten Musi Rawas sendiri. Kejuaraan tenis Open Bupati Musi Rawas Cup 2019 juga diikuti team dari berbagai daerah seperti Palembang, Batu Raja, Lubuklinggau, Jambi, Padang, Solok, Sumbar, Curup dan Bengkulu.

H Hendra Gunawan dalam kesempatan itu menyambut baik kedatangan seluruh peserta Kejuaraan tenis Open Bupati Musi Rawas Cup 2019. Dirinya memastikan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin Pemkab Musi Rawas.

"Pertandingan akan dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksekutif diikuti 24 team yang merupakan pejabat dan mantan pejabat pemerintahan seperti TNI, Polri, BUMN, BUMD dan instansi vertikal lainnya. Sementara di kelas Open diikuti 16 team" terang H Hendra Gunawan.

Salah satu peserta Kejuaraan tenis Open Bupati Musi Rawas Cup 2019 yang berasal dari Palembang kepada awak media mengaku sangat antusias mengikuti kejuaraan ini.

"Kejuaraan tenis Open Bupati Musi Rawas Cup 2019 yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Pemkab Musi Rawas merupakan ajang silaturahmi karena mempertemukan mantan pejabat diberbagai daerah. Semoga kejuaraan ini bisa diselenggarakan setiap tahunnya" tuturnya. (LEO)
Share:

Sabtu, 27 April 2019

Gubernur Sumsel H Herman Deru Resmikan Jembatan "MURATARA 1"



MURATARA MSM.COM - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru didampingi Bupati Muratara HM Syarif Hidayat meresmikan jembatan di Desa Biaro Kecamatan Karang Dapo, Kamis (24/4).

Ditempat ini, H Herman Deru melakukan pemotongan pita tanda diresmikannya jembatan yang diberinama Muratara 1. Jembatan dengan panjang 186 meter, dan lebar 6 meter menghubungkan Desa Biaro Baru dan Desa Biaro Lama.

Dalam laporannya, HM Syarif Hidayat memaparkan, pembangunan jembatan yang membentang diatas sungai Rawas berlangsung dalam enam tahap. Pembangunan dimulai pada tahun 2009 dan selesai pada tahun 2015.

"Dari tahun 2009 sampai 2013 jembatan ini masih menjadi aset kabupaten Musi Rawas. Dalam kurun tahun 2012 sampai dengan 2015 tidak ada pembangunan sama sekali. Kemudian tahun 2016 setelah menjadi aset Kabupaten Muratara, pembangunan jembatan ini dilanjutkan hingga selesai" papar Bupati.

Masih kata Bupati, pembangunan jembatan Muratara 1 menghabiskan dana 36 milyar lebih. Dengan rincian anggaran dari tahap pertama hingga tahap lima sebesar Rp. 29 milyar bersumber dari anggaran Kabupaten Musi Rawas. Sedangkan tahap selanjutnya menghabiskan anggaran Rp. 7 milyar lebih berasal APBD Kabupaten Muratara.

"Meskipun baru diresmikan, jembatan ini telah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat. Oleh karena itu atas nama masyarakat Kabupaten Muratara mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang berkenan hadir meresmikan jembatan ini" kata HM Syarif Hidayat.

Bupati mengharapkan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Desa Biaro Baru dan Desa Biaro Lama Kecamatan Karang Dapo untuk memanfaatkan jembatan ini sebaik mungkin dan sama - sama menjaga dan memelihara aset kabupaten Muratara ini. (MJ)
Share:

Jumat, 26 April 2019

Disperindagkop Muratara Gelar Operasi Pasar Murah di Kecamatan Karang Dapo



KARANG DAPO MSM.COM - Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) kembali menggelar operasi pasar murah. Kali ini, Disperindagkop menggelar pasar murah di Kecamatan Karang Dapo, Jum'at (26/4).



Operasi pasar murah yang merupakan salah satu program Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, guna menyambut bulan suci ramadhan dan membantu masyarakat yang kurang mampu.

Kepala Disperidagkop H Samsu Anwar melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Safawi AR mengatakan, operasi pasar murah di Kecamatan Karang Dapo merupakan operasi pasar murah keempat.



Dimana sebelumnya operasi pasar murah juga digelar di Kecamatan Rupit, Kecamatan Karang Jaya kemudian dilanjutkan di Kecamatan Rawas Ulu.

"Setiap kecamatan ada 200 paket yang kami siapkan untuk masyarakat yang terdiri dari beras, gula, susu, tepung dan minyak goreng  dan dapat ditebus dengan harga 50 persen" jelas Safawi.



Dengan adanya operasi pasar murah, ia berharap dapat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu. Karena operasi pasar murah, termasuk salah satu dari visi - misi Bupati Wakil Bupati Muratara dalam mengurangi angka kemiskinan di Bumi Beselang Serundingan.

"Bantuan ini memang tidak seberapa. Namun inilah perhatian yang diberikan pemerintha kepada masyarakat. Bagi masyarakat yang belum mendapatkan paket sembako, dimohon bersabar. Insya Allah kedepan akan ditingkatkan lagi" tukasnya. (ADV/MJ)
Share:

Stand Desa Expo Semarakan STQH ke-XXV, Pengunjung Puas Berbelanja



MURATARA MSM.COM - Perhelatanan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadist (STQH) ke-XXV tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di lapangan Silampari Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara resmi telah resmi dibuka oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru kamis malam (24/4).

Berdasarkan pantauan Mediasinarmuratara.com Jum'at (26/4), animo masyarakat untuk menyaksikan penampilan para kafilah dari 17 kabupaten/kota sangat tinggi. Selain menyaksikan penampilan para kontestan, pengunjung juga menyempatkan untuk berbelanja atau hanya sekedar melihat - lihat stand - stand Desa Expo yang ikut menyemarakan perhelatan  STQH ke-XXV tahun ini.

Cukup lengkap yang ditawarkan oleh stand - stand yang didirikan oleh panitia penyelenggara. Mulai dari makanan khas Kabupaten Muratara, hingga pernik - pernik dan pakaian muslim.

"Cukup lengkap dagangan yang dijual di stand-stand, mulai dari aneka makanan yang menggugah selerah hingga busana dan pernak - perniknya. Saya merasa puas berbelanja dan melihat - lihat seluruh stand yang ada" ungkap Rani salah satu pengunjung.

STQH ke-XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan sendiri akan berlangsung selama 7 hari. Penutupan akan berlangsung pada 30 April 2019 mendatang. (MJ).
Share:

Berlangsung Spektakuler, Gubernur Sumsel Buka STQH ke-XXV Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2019



MURATARA MSM.COM - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru membuka Seleksi Tilawatil Qur'an Hadist (STQH) ke-XXV tingkat provinsi Sumsel tahun 2019 di Lapangan Silampari Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Kamis malam (25/4).

Pembukaan STQH ke-XXV Sumsel yang dipusatkan di lapangan Silampari Kelurahan Muara Rupit berlangsung spektakuler. Perhelatan STQH ke-XXV sendiri akan berlangsung selama 7 hari dari 24 hingga 30 April 2019.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) provinsi Sumsel HM Alfajri Zabidi, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sumsel, Kgs H Nawawi Dencik, Al-Hafizh.



Hadir juga, Kasdam II Sriwijaya, Brigjen TNI Syafrial, Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Denni Gapril. Serta Ketua LPTQ se Provinsi Sumsel, sejumlah Kepala Daerah di Sumsel, Kepala Kemenag kabupaten/kota se Sumsel, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Muratara.

Acara pembukaan diawali dengan defile masing-masing kafilah dari 17 kabupaten/kota. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pengibaran Bendera STQH oleh Paskibra Kabupaten Muratara diiringi mars dan hymne MTQ.

Kemudian, laporan panitia penyelenggara yang disampaikan oleh Bupati Syarif Hidayat, pembacaan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel dan pelantikan Dewan Hakim STQH XXV Sumsel oleh Gubernur Herman Deru. Selanjutnya pemukulan bedug oleh Gubernur Sumsel menandai dibukanya secara resmi STQH ke-XXV tingkat provinsi Sumsel tahun 2019.

Dalam laporan perhelatan STQH XXV Sumsel tahun 2019 yang mengusung tema “Melalui Seleksi Tilawatil Qur’an Hadits tahun 2019, kita tingkatkan solidaritas dalam bingkai Islam rahmatan lil alamin menuju Sumsel maju untuk semua.” HM Syarif Hidayat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru dengan ditetapkannya Muratara sebagai tuan rumah STQH ke-XXV provinsi Sumsel tahun 2019.

"STQH tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yang pertama adanya cabang hafalan hadist dan yang kedua diadakan babak final untuk setiap cabangnya. Peserta dan official berjumlah 510 orang yang berasal dari 17 kabupaten/kota" kata Bupati.
Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, STQH merupakan kegiatan yang telah mentradisi dan melekat dalam kultur masyarakat bangsa Indonesia. Setiap penyelenggaraan STQH senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Mengingat perhelatan keagaam ini menjadi media dakwah dan syiar agama yang efektif yang telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat.

Selain itu, lantunan kalam Ilahi yang menggema selama pelaksanaan STQH menciptakan suasana religius dan memberikan kesejukan bagi masyarakat. Disamping itu, STQH menjadi forum silaturahmi yang membawa nilai - nilai positif dalam memperkuat rasa persaudaraan lintas etnis dan agama.

"STQH senantiasa diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan dan menggairahkan masyarakat untuk senantiasa mempelajari dan memahami AlQur'an sebagai pedoman hidup dan petunjuk umat manusia. STQH juga menjadi tolak ukur dinamika aktivitas pembinaan seni baca AlQur'an yang berlangsung di masing - masing kabupaten/kota di Sumsel" kata Gubernur. (MJ)
Share:

Rabu, 24 April 2019

Kunjungi Danau Rayo, Ini Kata Bupati Muratara !



MURATARA MSM.COM - Ada dua objek wisata yang dekat dengan penyelenggaraan STQH, yakni Danau Rayo dan Gua Napallicin. Kedua objek wisata itu mudah dijangkau oleh para peserta STQH.

Demikian diungkapkan Bupati Muratara HM Syarif Hidayat disela - sela kunjungannya ke Danau Rayo usai mengecek persiapan lokasi penyelenggaraan STQH di Kelurahan Muara Rupit, Rabu (24/4).

"Akan terus dikembangkan hingga menjadi objek wisata yang terkenal. Tidak hanya dikabupaten Muratara saja, melainkan hingga ke luar daerah" ungkap orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan.

Khusus untuk objek wisata Danau Rayo, telah dipersiapkan perencanaan yang matang untuk membangun objek wisata tersebut. Diantaranya akan dibuat pantai, untuk hal ini kades dan masyarakat Desa Karang Anyar siap menghibahkan tanah disekeliling lokasi. Begitu juga dengan akses jalan, juga akan dilebarkan.

"Dinas Pariwisata kita harapkan dapat menggandeng pihak ketiga untuk melihat lebih dekat sehingga mereka tertarik untuk menanamkan modal. Apakah nantinya akan dibangun rumah makan apung atau villa, yang jelas kita ciptakan keamanannya" papar Bupati. (MJ)
Share:

Tinjau Kesiapan Lokasi STQH Bupati Targetkan Juara Umum



MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara HM Syarif Hidayat meninjau lokasi pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadist (STQH) ke-XXV tingkat provinsi Sumatera Selatan, Rabu (24/4).

Dengan didampingi sejumlah pejabat, diantaranya Sekretaris Daerah, Kabag Kesra, Kabag Hukum, Dandim, Kapolres, Ketua TP PKK, serta OPD lainnya, orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini mengecek secara langsung lapangan kelurahan Muara Rupit sebagai tempat dilaksanakannya STQH yang tahun ini diselenggarakan di Kabupaten Muratara sebagai tuan rumah.

Usai meninjau ke lapangan kelurahan Muara Rupit, HM Syarif Hidayat beserta rombongan selanjutnya ke Danau Rayo. Di objek wisata yang menjadi salah satu icon Bumi Beselang Serundingan, Bupati juga mengecek kesiapan objek wisata yang identik dengan legenda Bujang Kurap dalam menyambut kunjungan peserta STQH.

Disela - sela kunjungan, HM Syarif Hidayat menegaskan, ditunjuk sebagai tuan rumah. Kabupaten Muratara siap mensukseskan perhelatan STQH tingkat provinsi Sumsel ke-XXV tahun 2019.

"Kita sangat berterima kasih kepada Gubernur Sumsel yang menetapkan Muratara sebagai tuan rumah. Untuk itu, kita sambut dengan baik dan kita sukseskan acara ini" tegas Bupati.

Untuk itu, orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk datang dan menyaksikan penampilan para kafilah dari 17 kabupaten/kota se Sumsel pada STQH tahun ini.

"Untuk STQ tahun ini berbeda dari tahun - tahun sebelumnya. Dimana jika sebelumnya tidak ada lomba hadist, maka tahun ini perlombaan hadist diadakan. Kemudian tahun ini juga ada final, artinya akan ada juara 1, 2 dan 3" papar Bupati.

Disinggung target pencapaian pada STQH tahun ini, ia menyebut, dengan total 20 peserta dari berbagai cabang, Kabupaten Muratara menargetkan keluar sebagai juara umum dan mewakili Sumsel pada STQH Nasional di kota Pontianak.(MJ).
Share:

Selasa, 23 April 2019

13 SMP/MTs Negeri di Muratara Selenggarakan UNBK



MURATARA MSM.COM - Dari 23 SMP/MTs sederajat, 13 sekolah menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini di Kabupaten Muratara. Sisanya masih melaksanakan ujian manual.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, Sukamto ketika ditemui diruang kerjanya Selasa (23/4) mengatakan, ketiga belas sekolah yang sudah menyelenggarakan UNBK, terdiri dari 10 SMP Negeri dan 3 Madrasah Tsnawiyah Negeri.

Diantaranya SMPN 2 Muara Rupit, SMPN 1 Muara Rupit, SMPN Maur, SMPN Surulangun, SMPN Sungai Jauh, SMPN Srijaya Makmur, SMPN Sumber Makmur, SMPN Bumi Makmur, SMPN Satu Atap Jadi Mulya dan SMPN Negeri Karang Jaya.

Sedangkan untuk Madrasah Tsnawiyah (MTs) yaitu MTs Negeri Lesung Batu Kecamatan Rawas Ulu, MTs Negeri Bahru Ulum dan MTs Negeri Manarul Huda.

"Untuk hari pertama pelaksanaan UNBK berjalan dengan mulus dan tidak ada kendala baik jaringan maupun listrik. Cuma saja karena PLN sempat padam sebenatar, ada penambahan waktu selama 10 menit" papar  Sukamto.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan UNBK, sambung Sukamto, pihak Disdik terus melakukan pemantauan ke sekolah - sekolah penyelenggara. Sementara dari LPMP provinsi ditempatkan di Disdik.

"Tahun depan kita mengharapkan paling tidak 80 persen sekolah, baik SMP maupun MTs dapat menyelenggarakan UNBK ini" tandasnya. (MJ).
Share:

Share:

Senin, 22 April 2019

Sambut Bulan Suci Ramadhan, Disperindagkop Gelar Pasar Murah




MURATARA MSM.COM-Guna menyambut bulan suci ramadhan, Pemkab Muratara melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) menggelar pasar murah di Kecamatan Rupit, Senin (22/4).

Kepala Disperindagkop H Samsu Anwar melalui Kabid Perdagangan Safawi AR disela-sela kegiatan mengatakan, pasar murah yang digelar merupakan program Bupati Muratara.



"Pasar murah kita gelar untuk menyambut bulan suci ramadhan guna membantu masyarakat ekonomi lemah dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat" ujarnya.

Dilanjutkannya, kegiatan pasar murah nantinya juga akan digelar disetiap kecamatan dari bulan April hingga memasuki puasa minggu pertama. Setiap kecamatannya ada 200 paket yang terdiri dari beras, susu, gandum, gula dan minyak.

"Kita berharap dengan adanya program pasar murah ini, khususnya pada bulan ramadhan nanti masyarakat yang kurang mampu dapat terbantu" tukasnya. (MJ).
Share:

Rabu, 17 April 2019

Dinas Perkim Luncurkan Program RTLH



MURATARA MSM.COM - Di tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) meluncurkan program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kepala Dinas Perkim, H Alfirmansyah ketika ditemui diruang kerjanya Selasa (16/4) mengungkapkan, tahun ini pihaknya mengalokasikan dana pembangunan 150 RTLH melalui program BSPS baik melalui strategis dana DAK maupun dana LOP. Dari jumlah itu, ada penambahan lagi sekitar 300 RTLH.

Dikatakannya, untuk mendapatkan program RTLH ada beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi. Diantaranya melampirkanya fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) serta foto bangunan rumah pemohon RTLH.

"Saat ini kami tengah menunggu data usulan dari masing - masing kecamatan, karena data itu sangat penting. Memang sudah ada sebagian kecamatan yang menyampaikan data, sedangkan batas akhir penyampaian pada awal Mei 2019 ini" jelasnya.

Untuk itu ia meminta kepada Camat dan Kepala Desa untuk sesegera mungkin menyampaikan data dan melaksanakan program tersebut. Sebab nantinya jika data sudah valid, pihaknya akan melakukan survey ke setiap rumah pemohon RTLH.

"Karena ini merupakan program DESA TUNTAS. Artinya seluruh RTLH tidak ada batasannya. Misal disuatu desa ada 70 RTLH, nah itu bisa melalui program BSPS baik untuk meningkatkan kualitas RBB ataupun relokasi. Tetapi 70 RTLH itu tadi mesti tuntas terlebih dahulu" paparnya.

Jika di tahun ini ada 150 RTLH kemudian ada penambahan 300 RTLH, untuk tahun 2020 melalui program BSPS sudah dialokasi sebanyak 891. Sejauh ini sudah dua kecamatan yang diusulkan untuk menerima program tersebut, yakni kecamatan Ulu Rawas dan Nibung.

"Dengan syarat datanya harus lengkap. Jika tidak bisa kita lempar dengan kecamatan lain" tukas H Alfirmansyah. (MJ).
Share:

Selasa, 16 April 2019

Pantau Kesiapan Pemilu Camat Rawas Ulu Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih



RAWAS ULU MSM. COM-Guna memastikan kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2019,pemerintah Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara melakukan pemantauan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 16 Desa 1 Kelurahan, Senin (16/4).

"Untuk logistik pemilu pendistribusiannya sudah dilakukan ke setiap TPS. Di kecamatan Rawas Ulu TPS berjumlah 103, sedangkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 25.482" jelas Camat Rawas Ulu Ir Asim ketika ditemui mediamuratara. com.

Dikatakan Asim, Pemilu sangat menentukan masa depan bangsa Indonesia untuk lima tahun kedepan. Untuk itu, ia menghimbau masyarakat agar berbondong bondong datang ke TPS -TPS untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani masing masing.

"Saya juga menghimbau kepada seluruh kepala desa, khususnya kades dalam kecamatan Rawas Ulu untuk menjaga keamanan desa masing masing. Begitu juga dengan masyarakat, dapat menjaga ketertiban"harapnya.(ZIL)
Share:

Senin, 15 April 2019

Gelar Rapat Persiapan Pemilu 2019 Satpol PP Siap Jaga Kekondusifan Pesta Demokrasi



MURATARA MSM.COM - Kepala Satpol PP Kabupaten Muratara Firdaus memastikan seluruh anggotanya siap mengawal Pemilu dan menjaga kekondusifan jalannya pesta demokrasi lima tahunan.

Hal itu disampaikan Firdaus melalui Kasi Operasional Hendri Aswari pada rapat persiapan Pemilu 2019 di ruang Kantor Satpol PP yang dihadiri seluruh Satpol PP Kabupaten Muratara, Senin (15/4).

"Di 82 desa dan 7 kecamatan akan kita tempatkan personil untuk mengantisipasi hal - hal yang tidak diinginkan. Selain personil, setiap kecamatannya akan kami siapkan kendaraan berupa sepeda motor untuk daerah yang jauh dari jangkauan" jelas Hendri.

Ia berharap, seluruh anggota Satpol PP dapat menjalankan tugas dengan baik mulai dari awal hingga akhir penghitungan suara. Yang terpenting menjaga situasi dan kondisi yang kondusif. (MJ)
Share:

Sabtu, 13 April 2019


Segenap Pimpinan/Staf/Wartawan

Turut Berduka Cita
Atas meninggalnya

D E S T I
Putri dari Ibu Hj Gusti Rohmani
(Kepala Dinas PMD-P3A Kabupaten Muratara) 


Semoga Almarhumah Khusnul Khotimah,
Dan Keluarga yang ditinggalkan diberikan Ketabahan. Amiin Yaa Robbal Alamin

MUHAYAN
Pimpinan Redaksi


Share:

Purnama : Mengurus Administrasi Datang Langsung ke Kantor Kami Siap Melayani




MURATARA MSM. COM-Kepala Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara M Sopli melalui sekretaris desa (Sekdes) Purnama SPd mengharapkan kepada masyarakat yang akan mengurus administrasi untuk datang langsung ke kantor desa.

"Untuk kepengurusan administrasi dan surat menyurat langsung saja datang ke kantor desa setiap jam kerja. Kami siap melayani. Perangkat desa kami juga selalu standby dikantor setiap jam kerja" kata Purnama.

Dengan demikian, sambung Purnama, tidak ada alasan bagi masyatakat untuk enggan datang ke kantor saat akan mengurus keperluan administrasi. Sebab selaian para perangkat yang siap melayani, fasilitas kerja juga ada di kantor desa.

"Kantor desa merupakan fasilitas yang dibangun pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jadi, manfaatkan fasilitas tersebut demi pelayanan yang prima"tandasnya(ZIL)
Share:

Jumat, 12 April 2019

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gelar Rakor Pengembangan Perpustakaan. Bupati Muratara Berikan Apresiasi




LUBUKLINGGAU MSM.COM - Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Plh. Asisten I Aan Andrian membuka secara resmi rapat koordinasi pengembangan Perpustakaan yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muratara, di Hotel Abadi Lubuklinggau, Jum'at (12/4).

Selain Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muratara Hj Herawati, hadir pula Kepala Dinas Kearsipan Kota Lubuklinggau, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.



Dalam laporannya, Hj Herawati memaparkan tujuan dari kegiatan rakor diantaranya untuk pembinaan dalam upaya peningkatan pelayanan perpustakaan mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga tingkat kecamatan serta rumah ibadah.

Tujuan berikutnya, untuk pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM), dalam pengelolaan perpustakaan masyarakat, taman bacaan serta perpustakaan di rumah ibadah dan sejenisnya .



Dengan adanya rakor pengembangan perpustakaan ini, sambungnya, diharapkan terjalinnya koordinasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan berbagai perpustakaan yang ada di Bumi Beselang Serundingan. Termasuk didalamnya perpustakaan sekolah, perpustakaan desa, kelurahan dan rumah ibadah.

Dengan terjalinnya koordinasi, dapat menumbuhkan minat baca ditengah masyarakat untuk menuju Indonesia Gemar Membaca. Selain itu, meningkatkan peran perpustakaan dalam menumbuhkan minat baca bagi siswa .



"Terwujudnya koordinasi dan sinkronisasi program kegiatan pengembangan perpustakaan prioritas tahun 2019 diantara seluruh pemangku kepentingan perpustakaan" tegasnya.

Sementara itu, Bupati Muratara melalui Plh. Asisten I Aan Andrian, atas nama pribadi dan Pemkab Muratara memberikan apresiasi atas sinergitas dan kekompakan yang dibangun oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, sehingga terselenggara kegiatan rakor pengembangan perpustakaan guna menambah wawasan tentang perpustakaan dan diharapkan nantinya dapat diterapkan pada perpustakaan masing - masing.



Diungkapkannya, upaya peningkatan dan pengembangan perpustakaan tingkat Kabupaten Muratara pada kenyataannya tidaklah mudah. Untuk itu penyebarluasan informasi tentang perpustakaan melalui rakor ini sangatlah penting dalam meningkatkan pengetahuan dibidangperpustakaan dengan tujuan meningkatkan kualitas perpustakaan secara optimal.

Untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan di Kabupaten Muratara, diawali dengan pembinaan mulai dari tingkat desa, kecamatan, rumah ibadah dan sekolah. Dalam upaya tersebut, tidak bisa hanya membebankan pada satu instansi saja melain tugas bersama.

Atas terjalinnya koordinasi dengan berbagai perpustakaan. Termasuk didalamnya perpustakaan sekolah, desa dan kelurahan serta perpustakaan rumah ibadah. Diharapkan dapat menumbuhkan minat baca masyarakat. Pemkab Muratara sangat mendukung upaya tersebut.

"Jadikan kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dan wawasan yang nantinya dapat disebarluaskan kepada orang banyak. Semoga sinergitas dalam upaya peningkatan kualitas perpustakaan akan mendapatkan hasil sesuai yang harapan kita bersama" tutupnya. (MJ/ADV)
Share:

Kamis, 11 April 2019

Pertajam Program Kerja Dinas Pertanian Gelar Rakor




MURATARA MSM. COM-Guna mempertajam program kerja dalam kegiatan penyuluhan pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Muratara menggelar pertemuan sekaligus rapat koordinasi dengan petugas penyuluhan pertanian Kecamatan Rupit, Rabu (10/4).

Kepala Dinas Pertanian Ir Suhardiman mengungkapkan, jika selama ini pihaknya rutin menggelar rapat internal. Maka kali ini sengaja menggelar rakor dengan para petugas penyuluh pertanian dengan tujuan untuk mempertajam program kerja dalam kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh petugas dilapangan.

"Kita sampaikan berbagai program yang ada di Dinas Pertanian dan bersinergi baik dengan pihak kecamatan maupun desa. Agar program program yang ada dapat dimanfaatkan dan betul betul dilaksanakan dan diawasi supaya bisa berjalan sesuai yang kita harapkan"papar Suhardiman.

Ia menjelaskan, ada banyak program yang dijalankan oleh Dinas Pertanian. Diantaranya program bantuan untuk masyarakat berupa bantuan bibit, ternak, dan benih untuk kolam ikan, yang diperuntukan bagi desa yang dianggap mempunyai potensi untuk mengembangkannya.

"Kami menerima masukan baik dari kades maupun dari kecamatan untuk mesinergikan program program pertanian kedepan dalam arti ada dukungan signifikan dari para kades" ujar Suhardiman. (MJ)
Share:

Rabu, 10 April 2019

DPRD Muratara Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2018



MURATARA MSM.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muratara menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pembahasan internal kata akhir rekomendasi fraksi - fraksi DPRD terhadap penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Muratara tahun anggaran 2018.

Rapat paripurna LKPJ tahun anggaran 2018 yang berlangsung Senin (9/4) dipimpin langsung Ketua DPRD Efriansyah, bersama Wakil Ketua I, Wakil Ketua II dan 14 anggota DPRD Muratara dengan turut hadir dari bagian eksekutif Perintah Kabupaten Muratara Bupati, HM Syarif Hidayat bersama unsur FKPD, pimpinan OPD dan Camat Kabupaten Muratara.



Diwakili Desi Lesmayanti, S.Pd Anggota DPRD Muratara, dalam penyampaian  rekomendasi DPRD Muratara, terhadap LKPJ Bupati Muratara TA 2018 mengatakan, berdasarkan UU No. 23 Tahun 2014 yang diubah menjadi UU No. 9 Tahun 2015 dan PP No. 3 Tahun 2007 tentang laporan Penyelangaraan Pemda dan LKPJ Kepala Daerah kepada DPRD.

Berpedoman PP No. 3 Tahun 2007 pasal 18 dan rapat Paripurna DPRD Muratara tanggal 1 April 2019 dalam rapat konsultasi pimpinan DPRD, bersama Fraksi-fraksi komisi, Bapemperda, Badan Kehormatan DPRD Muratara dan seluruh  OPD Muratara, menurut penjelasan pasal 23 ayat 5 PP No. 3 Tahun 2007.

DPRD Kabupaten Muratara, menyampaikan Penghargaan, rekomendasi saran, masukan koreksi perbaikan Pemda Muratara kedepan yakni, mengapresiasi penilaian WTP Tahun 2017, Apresiasi Pembinaan Proklim, Kategori Baik untuk DOB, Investemen Award Harapan I dan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia dari Menhumham RI, terangnya.

Lanjutnya, adapun rekomendasi perbaikan Pemda Muratara kedepan diantaranya Bidang Pemerintah seperti Dinas Pendidikan, BKPSDM, Disdukcapil, Inspektorat, Disnakertrans, DPP KB, DPMD/P3A, Kesbangpol, Sat PolPP dan Sat Linmas, Dispersip, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Hukum, Bagian Organisasi, Bagian Humas Protokol Setda dan kinerja Camat, jelasnya.

Bidang Perekonomian dan Keuangan yaitu Pelayanan Puskesmas, Pelayanan 3S RSUD Muara Rupit, Penyuluhan Pertanian, Disperindakop terhadap pembinaan koperasi, Permasalah Izin yang tumpang tindih dengan Kabupaten induk dan DPRD mendukung pengembangan destinasi wisata Muratara, ujarnya.

Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, DPRD Muratara menyarankan Dinas Sosial mengunakan Data terbaru untuk penerimaan Bansos, pengawasan angkutan yang melebihi tonase jalan, Bappeda agar merencanakan Pembangunan yang urgent, Diskominfo dapat menyediakan penguatan sinyla jaringan telekomunikasi, proyek fisik yang dikerjakan kurang maksimal, DLHP terhadap sertifikat tanah aset Pemerintah dan bagian Kesra untuk membina guru ngaji.

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus memberikan apresiasi  kepada DPRD Muratara atas saran, masukan dan rekomendasi untuk perbaikan serta peningkatan kinerja Pemda Muratara kedepan. Baik bidang pemerintahan, Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. (MJ)
Share:

Dinkes Gelar Workshop, 3 Puskesmas Ikuti Akreditasi Tahun ini




MURATARA MSM.COM-Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara menggelar Workshop Keselamatan Pasien, Selasa (9/4). Kegiatan yang digelar di RM Siti Rahma Muara Rupit, diikuti petugas Puskesmas dari tiga Kecamatan.

Ketiga puskesmas tersebut yakni Puskesmas Pauh Kecamatan Rawas Ilir, Puskesmas Surulangun Kecamatan Rawas Ulu dan Puskesmas Muara Kulam Kecamatan Ulu Rawas.

Workshop yang diadakan dalam rangka persiapan akreditasi puskesmas, dihadiri kepala Dinas Kesehatan, Ir Ilyas melalui Sekretaris Kusrianto, Kasi Pelayanan Kesehatan Mirwan dan Suveyor Dinkes Sumsel, Matdani Nurcik dan staf lainnya.

Kepala Dinkes melalui Kusrianto menjelaskan, dari 8 puskesmas yang ada di Kabupaten Muratara, 5 diantaranya sudah terakreditasi. Sedangkan 3 puskesmas lagi diantaranya Puskesmas Muara Kulam, Puskesmas Surulangun dan Puskesmas Pauh belum terakreditasi dan akan mengikuti akreditasi tahun ini.

"Untuk mempersiapkan itu, Dinkes provinsi memberikan bimbingan. Karena banyak hal yang harus dipersiapkan, baik administrasi termasuk didalamnya mengenai peran serta masyarakat. " jelasnya. 

Dengan diselenggarakannya kegiatan workshop ini, dirinya mengharapkan seluruh puskesmas di Bumi Beselang Serundingan dapat terakreditasi. Sebab, dengan telah terakreditasi, seluruh pelayanan ke masyarakat dapat lebih maksimal dilakukan.

Hal senada dikatakan Kasi Pelayanan Mirwan. Dikatakannya, tujuan dari workshop keselamatan pasien merupakan salah satu proses akreditasi dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan sesuai standarisasi. Baik dalam bidang manajemen, SDM dan peningkatan derajat kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Muratara sesuai dengan visi misi Bupati wakil Bupati Muratara. (MJ)
Share:

Senin, 08 April 2019

KPU Muratara Sukses Gelar Konser Musik Pemilu 2019




MURATARA MSM.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muratara menggelar konser musik Pemilu 2019 bertajuk Pemilih Berdaulat Negara Kuat guna mensosialisasikan Pemilu 2019, Sabtu (6/4).

Acara yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB berlangsung di Aula Kantor Pemkab Muratara. Hadir Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Ketua DPRD Efriansyah, Ketua KPU Muratara Agus Maryanto, Ketua Bawaslu Munawir, OPD dan tamu undangan lainnya.

Ketua KPU Muratara Agus Maryanto mengungkapkan, digelarnya konser musik guna menyongsong Pemilu 2019 dengan tujuan untuk terus mengingatkan masyarakat untuk datang pada tanggal 17 April di TPS masing - masing.

"KPU Muratara yang menghadirkan artis nasional dalam Konser Musik ini merupakan program Nasional dari KPU Pusat. Jadi diseluruh kabupaten/kota menggelar kegiatan yang sama. Kita berharap dengan kegiatan ini partisipasi pemilih mencapai maksimal lebih dari 77 persen" jelas Agus.



Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dalam sambutannya menyampaikan, Pemilu 2019 merupakan salah satu perwujudan demokrasi yang membuka ruang kontestasi dan partisipasi politik yang seluas - luasnya. Dengan harapan terpilihnya pemimpin dan wakil rakyat yang memiliki kompetensi, kapabilitas, integritas dan akseptabilitas.

"Masyarakat membutuhkan pemimpin dan wakil rakyat. Tidak saja memiliki kreativitas dan inovasi dalam membangun daerah, tetapi mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari rakyatnya" kata Bupati.

Lebih lanjut dikatakannya, Pemilu 2019 dilaksanakan serentak pada Rabu 17 April 2019. Dimana hari itu untuk pertama kalinya ada 5 pemilihan yang akan dilaksanakan, yaitu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan anggota DPR RI dan DPD, DPR provinsi dan DPRD Kabupaten/kota.

Oleh sebab itu, pentingnya sosialisasi Pemilu yang akan membuat masyarakat mengetahui banyak hal tentang Pemilu. Baik tanggal pelaksanaan, jumlah pemilihan dan surat suara yang digunakan. Yang lebih utama tentang pentingnya menggunakan hak suara untuk memilih pemimpin 5 tahun kedepan.

Lebih jauh dikatakan Bupati, kegiatan konser Musik Pemilu 2019 merupakan salah satu strategi yang cerdas dari KPU di seluruh Indonesia, terutama di Kabupaten Muratara untuk mensosialisasikan sekaligus untuk menurunkan suhu politik khususnya di Bumi Beselang Serundingan.

"Kami menghimbau kepada masyarakat, agar pada 17 April nanti menggunakan hak pilihnya dengan baik. Gunakanlah hak pilih dengan bijak sesuai dengan kata hati, jangan golput" ajak Bupati.

HM Syarif Hidayat juga meminta, untuk menangkis berita hoax yang akan memecah belah persatuan dan meresahkan masyarakat. "Berpolitiklah dengan santun dan beretika. Semoga pada saatnya nanti pelaksanaan pemilu di Kabupaten Muratara tertib dan kondusif" harapnya. (MJ).
Share:

Pemkab Muratara Gelar Musrenbang RKPD Tahun Anggaran 2020





MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD tingkat Kabupaten Muratara tahun anggaran 2020, Rabu (20/3).

Kegiatan berlangsung di halaman Pemkab Muratara dihadiri Bupati Kabupaten Muratara H M Syarif Hidayat, penjabat Sekda H Zainal Arifin Daud, Ketua DPRD Kabupaten Muratara Efriyansyah, S. Sos beserta anggota, para Kepala SKPD, Para Camat, Para Kepala Desa, OPD, Tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua CSR Kabupaten Muratara Solihin, serta ratusan peserta Musrenbang lainnya.



Bupati Muratara HM Syarif Hidayat mengatakan, Musrenbang dengan tema "Pemerataan Pembangunan Untuk Peningkatan Ekonomi" mengandung makna, pembangunan yang dilaksanakan harus dirasakan oleh semua wilayah, terutama daerah terpencil atau pedalaman dengan tetap memperhatikan nilai dan budaya setempat untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat.

Dikatakan Bupati, hal yang ingin dicapai dalam musrenbang adalah adanya akselerasi, adanya upaya - upaya percepatan dalam mencapai visi dan misi Pemkab Muratara periode 2016-2021 yaitu terwujudnya Kabupaten yang Makmur, Aman, Cerdas dan Bermartabat.



Oleh sebab itu, melalui Musrenbang ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan antara pelaku pembangunan tentang RKPD yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan satu tahunan, musrenbang merupakan proses kegiatan yang sangat strategis dan merupakan titik temu antara top planning process dan buttom up planning process.

"Perekonomian Kabupaten Muratara secara umum mengalami pertumbuhan sebesar 4,21 persen. Tantangan yang harus diatasi adalah mendorong pemerataan pembangunan dan pengembangan potensi lokal sehingga pertumbuhan pendapatan per kapita dinikmati oleh seluruh golongan masyarakat di seluruh kecamatan dalam di Bumi Berselang Serundingan. Ketimpangan pendapatan penduduk Muratara sebesar 0,26 dan masuk dalam kategori rendah, artinya ketimpangan pendapatan antar penduduk tidak terlalu jauh" papar Bupati.



Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Musi Rawas Utara sebesar 4,22 Persen, tertinggi ke-6 dari 17 kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan. IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kabupaten Musi Rawas Utara sebesar 63,18 meningkat 0,13 poin dari tahun 2017 sebesar 63,05. Peningkatan ini masih belum signifikan dan masih berada di peringkat 16 dari 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

Adapun tingkat kemiskinan di Kabupaten Muratara sebesar 19,12 persen di tahun 2018 dan masih berada di urutan pertama tertinggi di atas provinsi dan nasional, kita terus bekerja keras dalam mengentaskan kemiskinan, hal ini di buktikan dengan laju penurunan angka kemiskinan dalam 2 tahun terakhir Muratara berada di urutan ke-5 dari 17 kabupaten kota di Sumsel sebesar 0,88 persen pada pertengahan tahun 2018. Tentunya perlu komitmen yang kuat dari semua stakeholder untuk menekan angka kemiskinan tersebut.



Pada tahun 2018 sudah di realisasikan pembangunan daerah, diantaranya : Di bidang Pendidikan telah dibangun 22 Ruang Kelas Baru dan Rehabilitasi 58 Ruang Kelas, termasuk alokasi anggaran Program Sekolah Gratis dan Pengiriman sebanyak 360 Santri Tahfidz Qur’an ke beberapa Pesantren di Pulau Jawa dan Sumatera. Di bidang kesehatan telah dibangun 6 gedung Puskesmas yang sesuai standar Kemenkes beserta peralatannya dan untuk menunjang pelayanan kesehatan Pemerintah Daerah telah melengkapi setiap Puskesmas dengan 12 mobil ambulance dan pusling serta 42 kendaraan roda dua untuk dipergunakan operasional pelayanan.

Pada tahun 2019 akan dibangun gedung baru Rumah Sakit Rupit dan 2 Puskesmas Rupit dan Karang Dapo. Di Bidang Infrastruktur jalan di tahun 2018 telah dibangun jalan poros (aspal / rigit) sepanjang 24,5 Km dan membangun 3 unit jembatan termasuk menyelesaikan jembatan di desa Biaro.



Di tahun 2019 ini dibangun 13 jembatan permanen di Kecamatan Rawas Ulu, Ulu Rawas dan Rawas Ilir. Untuk membantu masyarakat kurang mampu, di tahun 2018 telah telah direhabilitasi Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 116 unit dan penyediaan Anggaran untuk Integrasi Kartu Indonesia Sehat. Pada Tahun 2019 kita menyediakan anggaran untuk biaya rujukan pasien kurang mampu untuk membiayai ambulan dan petugasnya.

Penyediaan Sarana Air Bersih dan MCK sebanyak 39 unit, Drainase di 72 lokasi dan pembangunan jalan pemukiman di 64 lokasi yang tersebar dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara. Di bidang Sosial dan HAM, telah di bangun fasilitas gedung, pendidikan, asrama dan kebutuhan hidup untuk anak-anak Suku Anak Dalam (SAD). Saat ini Mess Suku Anak Dalam telah menampung 102 anak.

Pada tahun 2019 kita masih dihadapi dengan berbagai permasalahan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga perlu menetapkan isu strategis antara lain, Persentase angka kemiskinan yang masih tinggi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih rendah, Infrastruktur Dasar, Konektivitas dan Pelayanan Dasar, Peningkatan Produktivitas, Nilai Tambah Ekonomi, Tata kelola pemerintahan dan Pelayanan Publik, Stabilitas sosial dan kamtibmas.

Dengan melihat permasalahan diatas, maka diperlukan kemampuan dan kewenangan untuk dapat menjawab hal tersebut. Mengingat kemampuan daerah untuk membiayai berbagai program pembangunan masih terbatas, sehingga tidak semua program akan dapat didanai, maka haruslah disusun skala prioritas untuk itu pada Tahun Anggaran 2020 prioritas pembangunan daerah lebih difokuskan pada Pemerataan Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kualitas dan Cakupan Pelayanan Dasar, Pengurangan Kemiskinan melalui Optimalisasi Potensi Lokal dan Peningkatan SDM, Stabilitas Keamanan dan Reformasi Birokrasi, prioritas pembangunan tersebut bertujuan untuk meminimalisir permasalahan baik di bidang ekonomi, sosial dan infrastruktur serta memperhatikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan tetap memperhatikan nilai dan budaya masyarakat setempat.”jelas ia.


Masih dikatakan Bupati, Pembangunan di bidang infrastruktur khususnya jalan dan jembatan ke wilayah terpencil yakni untuk mewujudkan hal-hal tersebut diperlukan adanya sinergi antara kebijakan Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Nasional serta kerjasama yang saling menguntungkan dengan pihak swasta, pembangunan di bidang ekonomi tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, pembangunan irigasi, pembangunan sarana prasarana ekonomi, serta peningkatan produksi dan produktivitas pertanian dalam rangka rencana pengembangan Agro Industri khususnya perberasan. Di samping itu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, juga pembangunan di bidang sumberdaya mineral melalui kegiatan eksplorasi dan eksploitasi untuk tujuan ekonomi, harus tetap mempertimbangkan kelestarian lingkungan itu sendiri, perlu diingat bahwa masih ada generasi mendatang yang juga harus hidup dari kekayaan alam yang kita nikmati sekarang.

Pembangunan di bidang pelayanan dasar masih menjadi prioritas yaitu Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta peningkatan sumberdaya manusia aparatur. Selain itu dalam rangka mengantisipasi dinamika masyarakat yang cukup majemuk dari berbagai berbagai wilayah di Indonesia yang datang di Kabupaten Musi Rawas Utara, sehingga diperlukan perbaikan akhlak para generasi muda.

Selanjutnya, kepada seluruh Kepala OPD untuk lebih memprioritaskan program program yang pro-rakyat yang sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan, guna mencapai masyarakat Musi Rawas Utara yang Makmur, Aman, Cerdas, dan Bermartabat. Program pembangunan yang dilaksanakan haruslah bersifat terpadu (integrated program) dari semua sektor pembangunan dalam mendukung program Inovasi sebagaimana prioritas pembangunan daerah yang saya kemukakan di atas, sangat dibutuhkan birokrasi yang profesional, yang sudah tentu harus didukung oleh aparat yang berkualitas, berdisiplin, memiliki etos kerja yang tinggi dalam melaksanakan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Olehnya itu saya mintakan pada setiap OPD untuk lebih fokus dan serius dalam mengikuti forum ini, dan selanjutnya agar sinkronisasi terhadap program-program pembangunan dapat tercapai.

“Saya berharap agar kita tetap bekerja secara maksimal untuk mendukung prioritas Nasional dan Prioritas daerah,” harapnya.

Musrenbang ini, dia menegaskan kembali, selain penajaman program prioritas pembangunan yang merupakan penjabaran dari dokumen RPJMD Kabupaten Musi Rawas Utara 2016-2021. Maka forum ini juga merupakan forum silaturrahmi antar pemangku kepentingan baik dari Desa, Kecamatan dan Kabupaten.

“Dalam kesempatan ini, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada perusahaan /investor yang telah berkontribusi dalam membangun kabupaten Musi Rawas Utara melalui CSR, kepada, Bank Negara Indonesia (BNI) atas pembangunan fasilitas umum berupa jembatan gantung, mck, jalan setapak, lapangan olahraga serta gedung pertemuan MTS, Bank Sumsel Babel atas bantuan perangkat komputer di SMA Negeri Rawas Ilir, PT. Bumi Mekar Tani atas bantuan 1 Unit Mobil Bus Guru dan Pelajar. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam pembangunan daerah, Kami berharap Perusahaan dan Investor yang ada di Kabupaten Musi Rawas Utara dapat memenuhi Kewajiban membantu membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program CSR ini.

“Saya harapkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan ini dapat dilaksanakan dan diikuti dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggungjawab sehingga apa yang akan dimusyawarahkan dan disepakati nantinya akan dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan, pelaksanaan dan evaluasi capaian kinerja pembangunan yang akan datang,” terangnya.

Dia kembali mengingatkan kita semua bahwa pembangunan yang kita laksanakan ini merupakan kepercayaan dan amanah masyarakat kepada kita sebagai fasilitator pembangunan, oleh karena itu diperlukan komitmen kita bersama bahwa keberhasilan penyelenggaraan pembangunan tidak lain adalah bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang makmur, aman, cerdas dan bermartabat menuju muratara bangkit 2021. Kepada para Narasumber yang telah bersedia datang dan berbagi ilmu pengetahuan dengan kami, masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.”beber ia.

Kepala Bappeda Erwin Syarif mengatakan, mengawali pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Muratara dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2020. Maksud dilaksanakannya Musrenbang Kabupaten Muratara Tahun 2017 adalah Sebagai forum koordinasi dengan tujuan integrasi, sinkronisasi dan sinergitas perencanaan pembangunan yang merupakan kelanjutan dari hasil Musrenbang Desa/ Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, Forum OPD dan Pra Musrenbang yang merupakan forum sinkronisasi antar usulan prioritas Kecamatan dengan Renja OPD, Tersusunnya program dan kegiatan yang benar-benar prioritas, terpadu dan terarah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta kewenangan OPD, Meningkatkan keterpaduan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan antara Kabupaten/ Kota, Provinsi dan Pemerintah Pusat.

“Sedangkan tujuannya, menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan daerah provinsi, mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah pada Musrenbang Kecamatan dan/atau sebelum Musrenbang RKPD Kabupaten dilaksanakan, mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan priotas daerah sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD, menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan daerah, mendapatkan masukan untuk kesempurnaan rancangan awal RKPD yang memuat prioritas pembangunan daerah, pagu indikatif pendanaan berdasarkan fungsi OPD dan informasi mengenai kegiatan yang pendanaanya berasal dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, APBN dan Sumber pendanaan lainnya.

Dijelaskan Kepala Bappeda, hasil yang diharapkan dari penyelenggaraan Musrenbang Kabupaten adalah, Penetapan arah kebijakan, prioritas pembangunan, dan plafon/ pagu anggaran berdasarkan Fungsi OPD, Daftar kegiatan prioritas yang sudah dipilih berdasarkan sumber pembiayaan dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, APBN dan Sumber pendanaan lainnya, Rancangan awal pendanaan berupa pagu indikatif untuk kegiatan pembangunan Tahun 2020.

“Penyaji dan Materi yang akan dipaparkan kepada peserta, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Republik Indonesia, Bappeda Provinsi Sumatera Selatan tentang Arah Kebijakan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020, Bappeda Kabupaten Musi Rawas Utara,” paparnya.

Lanjut Erwin Syarif, Tahapan-Tahapan yang telah dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rancangan RKPD Tahun 2020 adalah, Musrenbang Kecamatan yang telah dilaksanakan dari tanggal 11 – 20 Februari 2019, Forum Organisasi Perangkat Daerah, tanggal 6 Maret 2019, Forum Trilateral (TAPD), tanggal 11 Maret 2019, Forum Desk OPD, tanggal 12 – 14 Maret 2019.
“Adapun Kompilasi Usulan Kegiatan dari Musrenbang Kecamatan adalah sebagai berikut, Usulan Infrastruktur berjumlah 1182 Usulan, Usulan Sosial Budaya berjumlah 246 Usulan, Usulan Ekonomi berjumlah 72 Usulan Jumlah keseluruhannya adalah 1500 Usulan,” tutup Erwin. (MJ)
Share:

Tabligh Akbar dan Isra' Mikraj Di Karang Dapo Berlangsung Sukses



MURATARA,MSM.COM-Tabligh Akbar dan peringatan Isra' Mikraj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 M di Kecamatan Karang Dapo yang dipelopori oleh Bujang Gades dan Pemuda Pemudi se Kecamatan Karang Dapo dengan tema "Mencerdaskan Generasi Pemuda - Pemudi melalui Ibadah untuk menerapkan visi dan misi Kabupaten Muratara" Minggu (7/4) berlangsung sukses.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Kelurahan Karang Dapo, dihadiri Bupati Muratara HM Syarif Hidayat atau yang memakili, Kadis Disperindagkop, Kadis BKPSDM, Camat Karang Dapo, Lurah Karang Dapo, kepala Desa se, kecamatan karang dapo, ibu-ibu PKK dan majlis ta'lim se, kecamatan karang Dapo, dan masyarakat sekecamatan Karang Dapo.

Camat Karang Dapo, Hermanto dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara yang dipelopori oleh Bujang Gades se Kecamatan Karang Dapo dalam mensukseskan acara tabligh akbar dan Isra' Mikraj Nabi Muhammad SAW.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat. Kami bangga kepada pemuda - pemudi Kecamatan Karang Dapo, atas perjuangan dan kerjasamanya untuk bersatu sehingga terlaksana acara ini dengan sukses" ujar Camat.

Ia mengharapkan, untuk terus berkarya, tidak hanya ditingkat Kecamatan saja, melainkan ditingkat Kabupaten, Provinsi bahkan hingga ke ibu kota. Selain itu, kekompokan yang sudah terjalin, dapat terus ditingkatkan.

Terpisah, Ketua pelaksana kegiatan Leo Dawawi mengungkapkan kegembiraannya atas terselenggaranya kegiatan tabligh akbar dan peringatan Isra' Mikraj yang berlangsung sukses sekaligus meriah.

"Terima kasih kepada seluruh instansi pemerintah yang sudah terlibat. Juga kepada pemuda - pemudi dan bujang gades yang telah bekerja keras. Terutama kepada Bapak Syamsu Anwar yang telah memberi kami pengarahan" ujarnya. (HAMKAM)
Share:

Share:

Share:

Share:

Share:

Share:

Share:

Share:

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog