Sabtu, 31 Agustus 2019

HM Syarif Hidayat Kembali Lantik 76 Pejabat di Lingkungan Pemkab Muratara



MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara HM Syarif Hidayat kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan, diruang Op Room lantai 2 Setda Kabupaten Muratara,  Jum'at (30/8).

Pelantikan kali ini dilakukan terhadap Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama sebanyak 6 orang, 28 orang pejabat administrator, 38 pengawas, serta 4 orang kepala sekolah dilingkungan Pemkab Muratara.

Dalam pidato singkatnya, HM Syarif Hidayat menjelaskan, pelantikan terhadap 76 orang pejabat merupakan rekomendasi hasil seleksi terbuka JPT Pratama dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Selain itu, hasil pertimbangan Baperjakat Kabupaten Muratara.


"Selamat bertugas ditempat yang baru. Jadikan pengalaman dalam jabatan sebelumnya menjadi salah satu acuan peningkatan kinerja dimasa mendatang" kata Bupati.

Bupati juga mengingatkan ASN, untuk menunjukkan profesionalitas, dedikasi, loyalitas dan kinerja dan memiliki kemampuan mengoptimalkan berbagai tugas yang diberikan.


Pelantikan ini, sambung Bupati, dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas dan kinerja OPD. Terutama dalam kaitannya dengan kegiatan prioritas pembangunan dan bagian dari pola pembinaan karir.


"Pengambangan karir pegawai, tidak hanya untuk kepentingan yang bersangkutan. Akan tetapi, diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi untuk peningkatan kinerja penyelenggara tugas dan pelayanan umum" tegas Bupati. (MJ)
Share:

Jumat, 30 Agustus 2019

Pelantikan Pejabat di Lingkungan Pemkab Muratara di Warnai Dengan Pengusiran Awak Media




MURATARA MSM.COM-Miris, baru kali ini pelantikan pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) awak media diusir oleh staf Humas Setda Muratara.


Pantauan lapangan, sejumlah awak media yang bertugas diwilayah Kabupaten Muratara diusir keluar dari ruangan Auditorium Setda Muratara dengan alasan nanti saja masuknya pada saat penandatanganan dan media boleh diperbolehkan masuk. Hal itu membuat sejumlah awak media yang hadir pada saat pelantikan merasa kecewa.


HL Salah wartawan yang betugas menyesalkan jika adanya pengusiran awak media oleh staf Humas Setda Muratara yang mau meliput acara pelantikan pejabat dilingkungan Pemkab Muratara."Saya malu pada saat diusir keluar karna masalah itu menyangkut harga diri saya dan kawan kawan media yang lain,"Sesalnya


Hal yang sama diungkapkan oleh HK, dirinya juga menyesalkan jika ada pengusiran awak media pada saat akan meliput kegiatan pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Muratara."Kenapa kami tidak diperkenankan masuk pada acara pelantikan pejabat sebab dari pelantikan pelantikan sebelumnya tidak ada larangan yang seperti itu dan pelantikannya terbuka,"Akunya


Kalau memang alasan ruangannya terlalu sempit lanjut HK, seharusnya staf Humas tidak bertindak seperti itu,"Kan ada etikanya, tidak seharusnya mereka melakukan pngusiran didepan orang banyak,"Sesalnya


Sementara itu Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Muratara, Harlan Faisol  memohon maaf atas perlakuan stafnya kepada awak media sehingga para awak media merasa tersinggung."Mohon maaf ketidak nyamannya atas perilaku staf kami,mungkin karena yg di lantik hari ini cukup banyak,"Akunya melalui pesan WhatsApp


Menurutnya, sebaiknya para awak media jangan duduk dibelakang (Dalam ruangan red) karna pada saat Bupati melantik para pejabat awak media harus maju mengmbil dokumentasi."Jadi rekan rekan pers sebaiknya jangan duduk di belakang yang akan dilantik, karna kalo pers duduk di belakang ketika pengambilan foto pasti akan lari lagi kedepan. Jadi alangkah baiknya kami atur untuk rekan rekan pers tetap di depan dan posisi pintu tetap kita buka,"Timpalnya.
Share:

Kamis, 29 Agustus 2019

Satpol PP Muratara Ikuti Apel Gelar Pasukan Patuh Musi Rawas 2019



MURATARA MSM.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Muratara mengikuti apel gelar pasukan Patuh Musi Rawas Tahun 2019. Apel pasukan Patuh Musi Rawas itu, digelar di halaman Polres Musi Rawas, Kamis (29/8).

Apel gelar pasukan yang dihadiri Kapolras Musi Rawas, Kasubdenpom MLM, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Musi Rawas - Muratara. Dalam rangka Operasi Patuh Musi Rawas 2019 yang akan digelar selama 14 hari. Dimulai 29 Agustus hingga 14 September mendatang.

Kepala Satpol PP Kabupaten Muratara Firdaus, melalui Kasi OPSDAL Hendri Ashari mengatakan, berpartisipasinya Satpol PP Kabupaten Muratara dalam gelar apel Pasukan Musi Rawas tahun 2019, atas undangan Polres Musi Rawas.

"Sesuai dengan amanah Kapolres  Musi Rawas, tujuan mengikuti apel gelar Pasukan Patuh Musi Rawas tahun 2019 ini. Fokus utamanya, mengurangi angka kecelakaan dan meningkatkan ketertiban berlalu lintas. Serta membangun budaya tertib berlalu lintas" pungkasnya. (MJ)
Share:

Rabu, 28 Agustus 2019

Ketua TP PKK Sumsel Kunker ke Muratara



MURATARA MSM.COM - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) provinsi Sumatera Selatan, Febrita Lusita Herman Deru bersama Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif melakukan kunjungan kerja ke Desa Lubuk Mas Kecamatan Rawas Ulu, Rabu (28/8).



Kunjungan istri orang nomor satu di Sumsel yang didampingi Bupati Muratara HM Syarif Hidayat ke Desa Lubuk Mas, untuk penilaian lomba 10 Program  Pokok PKK, yang salah satunya adalah Desa Binaan.

Ketua TP PKK Sumsel, Febrita Lusita Herman Deru mengatakan, kunjungan ke Desa Lubuk Mas merupakan kunjungan kedua dalam kabupaten/Kota di Sumsel. Kunjungan ini, sambungnya, merupakan pembinaan tetap PKK terhadap 10 program Pokok PKK.



Dia menjelaskan, untuk pembinaan dan penilaian di desa masing - masing Kabupaten/kota, TP PKK Sumsel mengikutsertakan Kelompok Kerja (Pokja). Dalam kunjungan, pihaknya juga mensosialisasikan taman toga kepada masyarakat dan anak remaja.

"Kita menghimbau kepada TP PKK untuk mengajak masyarakat dalam penanaman toga di masing - masing rumah. Untuk kunjungan ini, kami juga mengajak Dinas Perindustrian Sumsel melihat hasil P2K yang ada di wilayah Kabupaten" jelasnya.



Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif mengungkapkan kegembiraannya atas kedatangan Ketua TP PKK Sumsel, melalui kegiatan  penilaian lomba 10 Program Pokok PKK.

"Sehingga kami mempunyai catatan - caatatan penting. Baik kekurangan yang harus diperbaiki dalam upaya meningkatkan kinerja. Agar kedepannya PKK Kabupaten Muratara lebih maju dan perubahan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Muratara" ujarnya.



Hal senada dikatakan Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat. Dirinya merasa bangga dengan kunjungan Ketua TP PKK Sumsel, Febrita Lusita Herman Deru. Terlebih, atas apresiasi terhadap kinerja TP PKK Kabupaten Muratara.

"Terima kasih juga kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang atelah bermitra dengan PKK. Mengenai narkoba, dalam visi - misi kami jelas. Muratara bebas narkoba. Kami berusaha memberantasnya, kami butuh dukungan dari masyarakat" tegas Bupati.

Dalam kunjungan ketua TP PKK Sumsel itu, hadir para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa dan tamu undangan lainnya. Selain melakukan pembinaan dan penilaian, juga dilakukan sosialisasi bahaya narkoba. (MJ)
Share:

Tersangka Proyek Irigasi Air Ulu belum Ada Kepastian # DPRD Desa Penegak Hukum Segera Tetapkan


MURATARA,MSM.COM- Melihat dari pemberitaan yang menjadi konsumsi publik dalam hal penegakan hukum khususnya diwilayah hukum Polres Musi Rawas terhadap temuan BPK ada nya kerugian negara 446 juta terhadap pembangunan irigasi di desa bukit ulu, Kecamatan Karang jaya.

Saat ini proses hukumnya sedang bergulir di tipikor Polres Mura. Saya selaku ketua komisi 1 DPRD Muratara, Hasran Akwa mendorong agar proses hukum ini dapat berjalan sebagaimana mesti nya, karena dalam penegakan hukum tidak ada orang yang kebal hukum semua sama dimata hukum ekuality before the law.

Kemudian lanjut, Hasran agar terwujud nya visi misi Bupati dan Wakil Bupati selama 5 tahun periode ini salah satu nya adalah MEWUJUTKAN TATA KELOLA PEMERINTAH yang BAIK dan pembangunan yang berkualitas. Oleh karna itu kami berharap agar perkara ini ada kepastian hukum sehingga tidak menjadi polimik baru yang berasumsi berbeda-beda terhadap kinerja penegak hukum khusus nya pihak kepolisian Polres Mura.

Hal senada juga ditambahkan oleh, Muzanni firdau pemuda Muratara, juga menaggapi Langkah Aparat penegak Hukum unit tindak pidana korupsi (TIPIKOR) Kabupaten Mura untuk segera Menetap kan Tersangka dan Mengadili kepala dinas PU,PPK Dan Kontraktor Atas nama Perusahaan PT. Bumi Putri silampari Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera selatan, di Nomor: 28.A/LHP/XVIII.PLG/05/2019. Bahwa, Peningkatan Jaringan Irigasi Di Air ulu, dibiayai melalui Dak Penugasan tahun anggaran 2018. dari Hasil
kontrak dan pemeriksaan fisik pada Proyek Irigasi Air ulu, diketahui terdapat kekurangan volume pekerjaan senilai Rp 446 juta.

"Kita minta pihak penegah hukum Polres Mura, untuk segera menetapkan tersangka terhadap dugaan korupsi pembangunan proyek irigasi air ulu, jangan sampai berlarut-larut. Apabila hal ini berlarut-larut, maka kami dari pemuda Muratara akan datang bersama-sama ke Kapolres Mura," ancam Muzanni.(*)
Share:

Selasa, 27 Agustus 2019

Inspektorat Kabupaten Muratara Gelar Sosialisasi Pengelolaan Keuangan DD



MURATARA MSM.COM-Tiga Kecamatan, yakni Kecamatan karang Jaya, Rupit dan Kecamatan Nibung mengikuti sosialisasi Pengelolaan Keuangan Dana Desa (DD) yang digelar oleh Pemkab Muratara melalui Inspektorat,, Selasa (27/8).

Sosialisasi yang telah digelar untuk ketiga kalinya ini, digelar di gedung Serbaguna, Kecamatan Rupit.



Kepala Inspektorat Kabupaten Muratara, Romsul Panani usai membuka acara sosialisasi mengatakan, kegiatan Sosialisasi Pengelolaan DD digelar untuk memberikan pemahaman tentang administrasi dan keuangan desa kepada seluruh aparatur desa di Bumi Beselang Serundingan.

"Hal ini agar aparatur desa lebih memahami. Baik dari sisi perencanaan dan pengelolaan hingga tata cara pencairan Dana Desa" jelasnya.



Kegiatan sosialisasi ini, sambungnya, cukup penting untuk menghindari jangan sampai terjadi seperti didaerah - daerah lain. Dimana banyak Kepala Desanya yang bermasalah dengan hukum.

"Yang harus diwaspadi oleh para Kades, saat dalam membayar, ketika ada pengeluaran dan ada pelaksanaan ataupun ada pengeluaran tambahan diluar anggaran. Nah, itu kesulitan bagi kepala desa" jelas Romsul Panani. (MJ)
Share:

Senin, 26 Agustus 2019

Berkeliaran Saat Jam Sekolah, 10 Pelajar Terjaring Razia Satpol PP




MURATARA MSM.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Muratara kembali mengamankan 10 siswa SMA saat melakukan razia rutin setiap pagi. Razia yang dilakukan Satpol PP untuk melakukan penertiban pelajar yang berkeliaran pada jam belajar.

Kepala Satpol PP, Firdaus melalui Kasi OPSDAL Hendri Ashari mengatakan, kesepuluh pelajar SMA terjaring razia di tiga tempat berbeda. Masing - masing di warnet, tempat game dan tempat tongkrongan.


"Mereka kami amankan karena berkeliaran pada saat jam belajar. Dan mereka kami bawa ke kantor Satpol PP untuk didata, kemudian kami berikan pembinaan dan diserahkan ke pihak sekolah" ujarnya, Senin (26/8).

Dia mengatakan, razia rutin terhadap pelajar yang kedapatan berkeliaran saat jam belajar, bertujuan untuk membina generasi muda dan  menghindar terjadinya tawuran antar pelajar. Selain itu, mencegah penyalahgunaan narkoba dan kejahatan lainnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat dan orang tua, serta kepala sekolah untuk saling mendukung, untuk membentuk siswa yang berakhlak, berprestasi dan unggul dalam budi untuk Menuju Muratara Bangkit. (MJ)
Share:

GI Terbakar, Masyarakat Dirugikan




MURATARA,MSM.COM--Pembangunan Gardu Induk (GI) di Desa Lubuk Rumbai Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara harus terhenti untuk sementara, hal itu dikarenakan rumah kontrol rusak, serta travo hangus terbakar.

Belum diketahui secara pasti penyebabnya hangusnya travo tersebut, apakah sengaja dibakar atau terbakar dengan sendiri.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak Kecamatan Rupit serta pemerintah desa setempat melakukan cross chek kebenarannya.

Camat Kecamatan Rupit Defri Pauzal Azim dilokasi kejadian mengatakan, kehadiran dirinya hanya melakukan cross chek kebenaran.

"Benar hangus, namun belum tahu secara pasti, apakah dibakar atau terbakar,"katanya, Senin (26/8)

Namun, lanjutnya dengan kejadian ini masyarakat Kabupaten Muratara dirugikan, karena masalah listrik belum bisa terselesaikan.

Ditempat yang sama, Kades Lubuk Rumbai Baru Abdullah Sani, mengatakan hal yang sama. Tetapi dirinya tidak tahu secara pasti kapan terbakar serta apa penyebabnya.

"hari sabtu (24/8) aku kesini. Ternyato benar hangus. Namun tidak tahu apakah sengaja dibakar atau terbakar sendiri,"ujarnya

Ia menjelaskan, selaku desa tidak terlalu ikut campur masalah itu, karena baik pihak PLN maupun pihak pemborong tidak pernah komuniskasi dengan dirinya.

"Pas ada masalah, sudah hangus, barulah komunikasi dengan saya memintak di adakan PK. Sama saja ingin memasukan saya dan warga saya ke penjara,"katanya.

Sambungnya, hiba tanah pembangunan GI tidak ada masalah, secara administrasi sudah lengkap, namun ada sedikit polemik di perbatasan dan itu tidak menjadi alasan.

Sementara itu, Indra MPC PP Muratara, menegaskan harus tindak tegas apabila ada dugaan orang membakar. Kita minta pihak kepolisaian harus akatip melakukan penyelidikan.

"Kita selaku pemuda dan masyarakat sangat di rugikan dengan adanya kebakaran ini, karena ini kepentingan orang banayak," tutupnya. (Hamkam)
Share:

Sabtu, 24 Agustus 2019

Sekretaris GANN Sambut Positif Pernyataan Walikota #Ajak Pemkot Duduk Bersama



LUBUKLINGGAU MSM.COM- Sekretaris Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Lubuklinggau, Nurkholish AL Hakim menyambut positif pernyataan Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe beberapa waktu lalu.

Dalam suasana HUT Kemerdekaan RI, SN Prana Putra Sohe menyampaikan musuh terbesar bangsa ini yakni narkoba dan radikalisme.

Sekretaris GANN Lubuklinggau, Nurkholish mengungkapkan, tentunya ini memacu seluruh elemen untuk mempunyai terobosan dalam membuat program bersama memberantas narkoba di Kota Lubuklinggau.

Dikatakan Nurkholish, GANN telah berkirim surat kepada Walikota Lubuklinggau untuk duduk bersama membangun komunikasi upaya pemberantasan narkoba.

"Kita sudah layangkan surat audiensi ya tentunya pak wali welcome akan hal ini, dan menunggu jadualnya saja,"kata Nurkholish.

Lanjut Nurkholish, pihaknya akan melaksanakan aksi fakta integritas penggiat hiburan malam. Dan mendapatkan sambutan positif baik dari Kapolres, Dandim maupun Kepala BNN sendiri.

Nah hal ini akan dilaksanakan nantinya menyesuaikan agenda Walikota Lubuklinggau.

"Kita minta nanti beliau memberikan arahan, sebab beliau sangat anti sekali dengan pengggunaan narkoba,"ungkapnya.

Apalagi GANN pernah mengadakan acara bersama saat PJ Walikota Lubuklinggau, dan sudah beraudiensi mengenai kepengurusan GANN Lubuklinggau dengan Walikota, SN Prana Putra Sohe sebelumnya.

"Nah ini tindak lanjutnya lagi,"ujarnya.

Sambung Nurkholish bahaya narkoba sudah menjadi musuh bersama dan visi misi negara ini untuk memberangusnya.

Makanya di setiap visi misi daerah saat ini ada harus ada kegiatan yang memberantas ataupun penanganan bahaya narkoba.

Tentunya Pemkot sudah mengawalnya yakni membentuk kader-kader anti narkoba di setiap kelurahan.

"Nah kita tunggu gebrakan beliau, dan GANN siap mendukung,"tutupnya.
Share:

Ratusan Ikan Mati di Sungai Rawas, Diduga Diracuni Oknum Tak Bertanggungjawab




MURATARA MSM.COM -Ratusan ikan  tampak mengapung di permukaan air Sungai Rawas di Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara. Diduga, ikan - ikan  itu sengaja diracuni, oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kejadian itu sontak membuat Penghobi Mancing Ikan (Ikan Sakujam) berang. Mereka menilai cara tersebut bukan saja mengabiskan jumlah ikan tetapi dapat merusak habitat yang ada.

Mereka mengetahui ikan ikan mati saat ingin memancing pada hari sabtu  (24/8/2091) pagi. Seketika sampai di sungai rawas lubuk , ikan ikan sudah mengapung dan mati. Tidak diketahui siapa dalang disebalik ini. Namun mereka mengaku sangat kesal atas ulah si pelaku.

Kami sangat menyayangkan ada di yang menangkap ikan  dengan cara seperti ini, kata Kadir, salah satu penghobi macing ikan,sabtu (24/8/2019).

Menurutnya, menggunakan racun berbahan kimia dikhawatirkan bisa berbahaya jika mengkonsumsi ikan tersebut.

Namun lebih daripada itu, habitat ini akan kembali normal memakan waktu yang cukup lama bahkan bertahun. Bukan saja ikan ikan dewasa yang mati, melainkan yang kecil juga terampung. Justru perbuatan tersebut menghambat pertumbuhan.

Bukan ramah lingkungan, tapi lebih kepada memutuskan habitat ikan yang selama ini sudah terkenal muratara" ujarnya.


Hal senada yang diungkapkan pian warga Lubuk Kemang. Ia mengaku kesal dengan banyak nya ikan ikan yang mati.diri nya baru mengetahui pagi melihat ikan ikan mengapung di permukaan air rawas lubuk ia sangat menyayangkan mengambil ikan dengan cara cara seperti ini bisa merusak habitat sungai.


Selama ini, mereka lebih kepada memancing. Mengabiskan waktu malam duduk dipinggir sungai. Tidak banyak yang didapatkan, namun perkerjaan itu lebih kepada menjaga kelangsungan habitat.

Untuk itu ia berharap kepada pemerintah setempat bisa mengambil kebijakan terhadap hal ini. Segera dilakukan tindakan kepada oknum, karena penggunaan tangkapan berupa racun sudah jelas di larang dalam Undang-undang. (MJ))
Share:

Kamis, 22 Agustus 2019

Selama 3 Hari, Tim Kabupaten Verifikasi Berkas Bacakades 7 Desa



MURATARA MSM.COM - Tahapan Bakal Calon Kepala Desa dalam Pilkades serentak di tujuh desa dalam wilayah Kabupaten Muratara, memasuki tahap verifikasi berkas tingkat Kabupaten.

Tim verifikasi yang terdiri dari DPMD, Inspektorat, Dinas Pendidikan, Disdukcapil, Dinkes, dan bagian Hukum. Hari ini, Kamis (22/8) mulai melakukan verifikasi berkas Bakal Calon Kepala Desa.

Ketujuh desa yang akan menggelar Pilkades serentak yakni Desa Sungai Jernih, Embacang Baru Ilir, Lesung Batu, Sukomoro, Ketapat Being, Mekar Sari, dan Desa  Pauh.


Anggota panitia Pilkades Kabupaten Muratara, Mardiansyah menjelaskan, tim kabupaten sendiri dibentuk langsung oleh Bupati. Kendati demikian, tidak punya wewenang untuk memutuskan. Keputusan tetap kembali ke panitia desa.

"Verifikasi akan berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai hari ini hingga 24 Agustus mendatang. Sejauh ini, karena ini hari pertama. Jadi belum ada kendala dan berjalan dengan baik" terang Mardiansyah.

Ia berharap, proses verifikasi berjalan dengan baik dan aman serta tidak ada keberpihakan, hingga pelantikan berjalan dengan sukses. (MJ)
Share:

Dinas Pertanian dan Peternakan Muratara, Serahkan 250 Ekor Bebek



MURATARA MSM.COM - Kepala Dinas Pertanian dan Pekernakan Kabupaten Muratara Ir. Suhardiman melalui Kabid Peternakan Maria Lustiana menyerahkan bantuan kepada Poktan Mulya Tani. Kamis (22/8).


Penyerahan bantuan berupa bibit ternak bebet sebanyak 250 ekor disaksikan langsung oleh Kepala Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu, M. Sopli.

Disela - sela penyerahan bantuan, Maria Lustiana mengharapkan, dengan adanya bantuan tersebut bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Khususnya di Poktan Tani Mulya.

"Apabila bebek ini sudah menghasilkan telur. Bisa dijadikan telor asing" pungkasnya. (MJ)
Share:

Lubuk Kemang Gelar Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara menggelar sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat, Kamis (22/8).

Sosialisasi yang dihadiri Kades Lubuk Kemang M Sopli, ketua BPD Aila, perangkat desa setempat serta Camat Rawas Ulu Ir Asim melalui Kasi PMD Sutarmin dan dan masyarakat. Menghadirkan narasumber dari KPAD Kabupaten Muratara, Leni Marlina.


Dihadapan peserta sosialisasi, Leni Marlina memaparkan, sejalan dengan dinobatkannya Kabupaten Muratara sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Perhatian Pemkab Muratara terhadap perlindungan anak terus ditingkatkan. Hal itu untuk mengantisipasi, jangan sampai terdengar lagi adanya pelecahan terhadap anak dan ibu.

"Mari kita jaga anak - anak kita. Agar menjadi anak yang baik dan jangan ada terjadi penganiayaan terhadap ibu dan anak. Maka, setelah sosialisasi ini akan terbentuk Forum 2P dan forum PHTB" ujarnya.


Perhatian Pemkab Muratara, tidak hanya perlindungan terhadap anak dan ibu. Bagi penyandang disabilitas, Pemkab Muratara memberikan perhatian yang cukup tinggi. Salah satunya dengan memberikan bantuan berupa kursi roda. (MJ)
Share:

Desa Lubuk Kemang Gelar Sosialisasi Stop BABS



MURATARA MSM.COM-Dalam upaya menyadarkan masyarakat untuk tidak buang air besar di sungai. Pemerintah Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu menggelat sosialisasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Kamis (22/8).

Sosialisasi digelar di balai Serbaguna Desa Lubuk Kemang. Hadir Kades Lubuk Kemang M Sopli, Camat Rawas Ulu Ir.Asim, Kasi PMD Rawas Ulu Sutarmin, perwakilan Puskesmas Rawas Ulu Emi, Ketua BPD Lubuk Kemang dan diikuti masyarakat Desa Lubuk Kemang.



Usai membuka acara, dalam sambutannya M.Sopli mengharapkan masyarakat dapat menyimak apa yang disampaikan oleh narasumber. Dengan harapan dapat diterapkan didalam keluarga dan lingkungan masyarakat.

"Mulai saat ini, marilah kita Stop Buang Air Besar Sembarangan. Setiap rumah, sudah seharusnya memiliki WC" kata Kades.

Ditempat yang sama, Camat Rawas Ulu Ir Asim mengajak seluruh masyakat untuk menjaga kebersihan. Agama dengan tegas menyuruh umatnya senantiasa menjaga kebersihan. "Annazo patul iman, kebersihan sebagian dari iman" tutup Camat.

Sementara itu, perwakilan Puskesmas Surulangun Emi, mengingatkan pentingnya setiap rumah memiliki WC. "Gunanya untuk menjaga kesehatan dan kebersihan" kata Emi. (ZIL)
Share:

Rabu, 21 Agustus 2019

Pemkab Muratara Akan Gelar Shalat Istisqa "Pelaksanaan Shalat di Lapangan Muara Rupit



MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara akan menggelar shalat Istiqso atau shalat meminta hujan. Hal itu menyusul kemarau panjang yang melanda wilayah Indonesia, khususnya di Bumi Beselang Serundingan.


Seperti diketahui, akibat musim kemarau panjang. Disebagian wilayah Indonesia telah memicu terjadinya kebakaran. Untuk menanggulangi hal itu tak terjadi, Pemkab Muratara melalui Kesra bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama akan menggelar shalat Istisqa.

Rencana ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten 2 Suharto Pati dan Kabag Kesra bersama Kemenag Muratara, yang dihadiri oleh Forkopimda dan OPT terkait di ruang Bina Praja, Kantor Pemkab Muratara, Rabu (21/8).

Usai memimpin rakor, Suharto Pati mengungkapkan, shalat istisqo digelar untuk memohon kepada sang Pencipta agar segera menurunkan hujan. Ia menyebut, shalat istisqo akan digelar pada minggu depan.

"Jika tidak ada halangan, shalat Istisqa akan kita adakan pada Kamis 29 Agustus nanti. Bertempat di lapangan Kelurahan Muara Rupit" jelas Suharto Pati. Ditambahkannya, shalat istisqa akan diikuti seluruh jajaran Pemkab Muratara, Forkopimda, OPD dan masyarakat umum.

"Ini kegiatan tingkat kabupaten. Nanti undangannya kita sebarkan secepatnya ke seluruh kecamatan di Kabupaten Muratara. Semoga nanti bisa berjalan lancar" harapnya.

Ia menghimbau, kepada seluruh Camat se Kabupaten Muratara agar mengajak masyarakat untuk mengikuti shalat istisqa.

Kepala Kantor Kementerian Agama, H Ikhsan Baijuri menyebut, pelaksanaan shalat Istisqo di Makkah biasanya dilakukan di Masjidil haram. Jika diluar Makkah, dilakukan di lapangan.

"Kalau dilapangan itu tempatnya terbuka dan para jamaah disunnahkan membawa hewan ternak. Tetapi itu tak mesti. Dan hari ini kita sepakat (shalat istisqa) tidak dilakukan dimasjid melainkan di lapangan terbuka" jelasnya.


Agar pelaksanaan shalat istisqa lebih afdol, sambungnya, hendaknya dilaksanakan sesuai sunnah yakni kepada peserta dianjurkan untuk berpuasa selama 1 hari sebelum pelaksanaan sholat istisqa. Sunnah lainnya, mengenakan baju putih, sorban atau kain, dan membawa hewan ternak. (MJ)
Share:

DPPKB Muratara Gelar Sosialisasi Kesehatan Produksi Remaja



MURATARA MSM.COM - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Muratara, dr. Mahendra membuka kegiatan sosialisasi peningkatan reporuksi bagi remaja, di Aula Siti Rahma RM Sederhana Kelurahan Muara Rupit, Rabu (21/8).

Dalam sambutan pada sosialisasi yang diikuti pelajar dan remaja, dr. Mahendra mengungkapkan, kegiatan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP).


Memberikan pemahaman tentang tiga ancaman dasar kesehatan reproduksi remaja. Seperti HIV/Aids, Napza dan free sex serta meningkatkan keterampilan hidup (life skill).

“Tujuannya, menurunkan angka perkawinan dibawah usia 20 tahun. Menanamkan pentingnya delapan fungsi keluarga, pengenalan mengenai sistem, proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) serta pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual" paparnya.

Menurut dr Mahendra, kegiatan ini sekaligus memberikan ruang berkumpul untuk menambah wawasan dan  pengetahuan. Selain itu, dapat mengambil sesuatu yang positif dan menghindari hal - hal negatif. Sehingga dapat tumbuh menjadi generasi hebat yang berilmu dan berakhlak.

"Diharapkan remaja bisa menjaga kesehatan reproduksinya, memiliki life skill dalam menghadapi tantangan hidup di era globalisasi ini serta terwujudnya remaja sehat, cerdas dan berencana" pungkasnya. (MJ)
Share:

Selasa, 20 Agustus 2019

Meriahkan HUT RI ke-74 Desa Lubuk Kemang Gelar Berbagai Lomba



MURATARA MSM.COM- Pemerintah Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu kembali menggelar berbagai lomba dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74.

Bila tahun lalu kemeriahan dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Tahun ini hal serupa kembali dirasakan oleh masyarakat Desa Lubuk Kemang, Sabtu (17/8).

Berbagai lomba yang digelar diikuti seluruh lapisan masyarakat Desa Lubuk Kemang. Ada beragam lomba yang digelar, diantaranya lomba tarik tambang, bakiak, panjat pinang, sepak bola anak dan wanita serta volly ball.

Kepala Desa Lubuk Kemang M Sopli mengatakan, berbagai lomba yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74.

"Kemeriahan HUT RI ke-74 ini harus dirasakan oleh seluruh masyarakat. Maka, setiap tahun selalu kami adakan berbagai lomba. Dan Alhamdulillah, tahun ini kembali digelar berbagai lomba" ujar Kades.

Ditambahkannya, berbagai perlombaan yang digelar pemerintah desa Lubuk Kemang, selain untuk memeriahkan HUT RI. Didalamnya terkandung maksud terjalinnya persatuan dan kesatuan.

"Para pejuang kita telah meraih kemerdekaan ini dengan pergorbanan harta dan jiwa raga. Saat ini tugas kita adalah, bagaimana mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan - kegiatan positif yang bersifat membangun" tukas M. Solpi. (ZIL)
Share:

Komite MTsN 1 Gelar Rapat



MURATARA MSM.COM- Komite MTsN 1 Muratara menggelar rapat yang dihadiri seluruh orang wali murid, seluruh anggota Komite dan Kepsek serta Dewan Guru MTsN 1 Muratara, Senin (19/8).

Ketua Komite M Zaini dalam sambutannya mengungkapkan, pihak Komite sengaja mengundang orang tua wali murid untuk membahas rencana pembangunan mushollah bagi siswa siswi MTsN 1 Muratara.

"Mushollah di MTsN 1 ini belum ada, sehingga selama ini anak - anak kita ketika sholat menggunakan salah satu gedung di sekolah ini. Untuk itulah kami mengundang untuk membahas rencana pembangunan mushollah" papar Zaini.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Sri Widiyati memberikan apresiasi rencana komite untuk membangun mushollah dengan mengundang para orang tua wali murid. Diakuinya, MTsN 1 Muratara sampai saat ini belum memiliki mushollah.

"Sampai  sekarang anak - anak setiap akan menunaikan shalat kerap merasa kesulitan. Jadi, dari pihak sekolah kami memberikan apresiasi atas rencana pembangunan mushollah itu" sebutnya.

Rapat yang berjalan dengan terbit itu, selain membahas rencana pembangunan mushollah, juga dibahas hal lainnya yang berkaitan dengan kemajuan dan persiapan dalam menghadapi UNBK tahun depan. (ZIL)
Share:

Senin, 19 Agustus 2019

DLHP Muratara Pantau Aktivitas Galian C Di Desa Remban



MURATARA MSM.COM - Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Muratara melalui Kabid P4LH Indrayani beserta Kasi Penegak Hukum Reno Sianipar dan Kasi Pengaduan Sigit Haryono mendatangi Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu, Senin (19/8).

Kedatangan DLHP ke Desa Remban yang didampingi Camat Rawas Ulu melalui Sekcam Sobri, guna memantau kegiatan penambangan galian C di Desa Remban dan berbatasan langsung dengan Desa Lubuk Kemang.


Kabid P4LH Indrayani mengatakan, kedatangannya ke Desa Remban untuk menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan dampak dari aktivitas penambangan galian C yang cukup meresahkan masyarakat.


"Hari ini kita melakukan monitoring dan mengecek aktivitas galian C di Desa Remban. Apakah memang benar-benar ada. Setelah kami monitor dilapangan, kami melakukan koordinasi dengan perwakilan perusahaan terkait laporan pemuda dan masyarakat Desa Remban" ungkap Indrayani.


Dari koordinasi yang dilakukan, sambung Indrayani pihaknya menerima penjelasan dari perwakilan PT Sungai Melintang bahwa sebenarnya pihak perusahaan sebelum memulai aktivitas galian C sudah melakukan rapat dan musyawarah di Desa yang diketahui oleh Kepala Desa, masyarakat dan BPD Desa Remban.


"Untuk langkah selanjutnya, pihak perusahaan harus melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan melaporkan kejelasan kegiatan galian C ini. Kami tidak mau ada hal - hal yang tidak diinginkan terjadi ditengah masyarakat" kata Indrayani.


Hal senada diungkapkan Sekcam Rawas Ulu, Sobri. Dikatakannya, hasil dari koordinasi dengan pihak perusahaan. PT Sungai Melintang yang melakukan galian C sudah mendapat izin dari BPD dan perangkat desa yang diketahui oleh Kepala Desa.


"Kami dari pihak kecamatan tidak menginginkan ada kegiatan ilegal. Jadi, kami minta kepada pihak perusahaan untuk dapat berkoordinasi dengan pihak kecamatan" tegas Sobri. (MJ)
Share:

Pemkab Muratara, Kembali Lakukan Panen Raya



MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara melalui Dinas Pertanian dan Perikanan kembali melakukan panen raya. Panen raya kali ini dilakukan pada lahan seluas 70 Hektar di Desa Bingin Rupit Kecamatan Rupit, Kamis (15/8).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Ir. Suhardiman memberikan mengungkapkan kegembiraannya atas panen raya di Desa Bingin Rupit. Dimana tiga tahun yang lalu, tepatnya 2017 lahan persawahan ini pertama kali dibuka.

Sejak menjabat Kadis Pertan, dirinya langsung diundang oleh masyarakat Bingin Rupit untuk mengecek lahan persawahan ini yang dulunya masih berupa semak belukar.


Dikatakannya, secara umum di Kecamatan Rupit memiliki potensi besar pada sektor pertanian. Lahan persawahan yang ada sekitar 855 hektar. Namun yang baru tergarap baru seperempatnya atau 217 hektar yang tersebar di 17 desa dalam Kecamatan Rupit.

"Secara berlahan, angkat itu bisa meningkatkan ditahun - tahun mendatang. Kami melihat ada beberapa kepala desa yang mengajak diskusi tentang lahan terlantar. Apa saja yang dapat kami bantu, baik peralatan maupun herbisida ataupun bimbingan teknis dilapangan. Maka kami siap membantu" janji Ir Suhardiman.


Dilanjutkannya, panen yang dilakukan kali ini merupakan panen yang kedua dalam tahun 2019. Dalam istilah dinas Pertanian IP 200 dan untuk panen kali ini ada sekitar 15 hektar sawah.

"Ditahun 2019 ini dinas Pertanian Kabupaten Muratara mendapat program SERASI (Selamatkan Rawa dan Sejahterahkan Petani) seluas 1000 hektar. Alokasinya berada di desa Bingin Rupit mendapat kuota 25 hektar dan untuk alokasi yang lain tersebar di kecamatan Rawas Ilir dan Ulu Rawas" bebernya.

program SERASI itu, lanjut Suhardiman, bertujuan meningkatkan produksi dan meningkatkan kesejatraan petani yang  sasarannya indeks pertanaman meningkat dari IP 100 menjadi IP 300.



Bupati Muratara HM Syarif Hidayat salam sambutannya mengatakan, sesuai dengan Visi - Visi Bupati - W akil Bupati Muratara, salah satunya adalah membuka lahan tidur. Setiap tahun, masyarakat terus dipacu dengan memberikan peralatan dan bibit yang semuanya diberikan secara gratis.

"Tahun lalu kita panen raya di Kecamatan Rawas Ilir tepatnya di desa Pauh. Kami menghimbau kepada seluruh kades di Kabupaten Muratara, Jika seluruh desa yang berjumlah 82 desa ini seperti desa Bingin Rupit yang mempunyai motivasi. Insya Allah masyarakatnya sejahtera" kata Bupati.


Bupati menyebut, untuk saat ini penghasilan pokok petani di Muratara masih mengandalkan karet, namun harga jual getah karet turun drastis. Menghadapi situasi seperti itu, jangan berdiam diri. Cari alternatif lain untuk kehidupan seperti mengolah sawah.


"Dengan adanya panen raya ini, mudah - mudahan masyarakat akan sejahtera dan menurunkan angka kemiskinan" tutup Bupati. (MJ)
Share:

Upacara Peringatan HUT RI Ke-74 Di Desa Sungai Kijang Disambut Antusias Masyarakat



MURATARA MSM.COM - Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Ke-74 dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Tak terkecuali di Desa Sungai Kijang Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara.



Puncaknya, pada Sabtu (17/8) Pemerintah Desa Sungai Kijang menggelar upacara peringatan HUT RI ke-74. Berlangsung di halaman SD Negeri Sungai Kijang, antusiasme masyarakat mengikuti jalannya upacara sangat tinggi.


Upacara yang diikuti seluruh masyarakat Desa Sungai Kijang, bertindak selaku Inspektur Upacara Kades Sungai Kijang Ibnu Hajar. Jalannya upacara berlangsung khidmat.


"Saya sangat gembira upacara yang peringatan HUT RI ke-74 ini disambut antusias oleh seluruh masyarakat Desa Sungai Kijang" kata Ibnu Hajar. (ZIL)
Share:

Upacara Peringatan HUT RI ke-74 di Kabupaten Muratara Berlangsung Sukses, HM Syarif Hidayat Lakukan Tabur Bunga Di TMP Pasar Surulangun





MURATARA MSM.COM - Upacara peringatan HUT RI ke-74 tahun 2019 yang digelar oleh Pemkab Muratara, dihalaman kantor Bupati Muratara, Sabtu (17/8) berlangsung khidmat.

Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Bupati Muratara HM Syarif Hidayat. Sementara Komandan Upacara AKP Yulfikri. Sedangkan ketua DPRD Efriansyah bertugas membacakan pembukaan UUD 1945.



Anggota Paskibraka Kabupaten Muratara yang sebelumnya menjalani serangkaian latihan dan telah dikukuhkan oleh Bupati Muratara. Sukses menjalankan tugasnya mengibarkan bendera merah putih.




Seluruh rangkaian upacara peringatan HUT RI ke-74 berjalan dengan sukses. Seluruh peserta upacara yang terdiri dari ASN, TNI/Polri, para pelajar dan anggota Pramuka telah memadati lapangan upacara sejak pagi hari.

Hadir pula pada acara tersebut Dandim 0406/MLM Letkol Inf M Aan Setiawan, Wakapolres Musi Rawas Kompol Rocky H Marpaung, Perwakilan Kejari, Sekda Muratara Alwi Roham, Kakenmenag Muratara H Ikhsan Baijuri, Kepala OPD, Komisioner KPU, Bawaslu Kapolsek, Danramil serta Camat di Lingkungan pemkab Muratara.



Usai upacara, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Muratara untuk mengisi kemeriahan peringatan HUT RI ke-74 dengan kegiatan - kegiatan positif.

"Memeriahkan HUT RI ke 74 Merupakan bentuk penghargaan kita atas perjuangan dari para pejuang negara dari penjajah, namun dalam memeriahkan harus tetap dalam rana yang positif" kata bupati singkat.



Setetelah prosesi Upacara kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi makam pahlawan Muratara yang berada di kelurahan Pasar Surulangun kecamatan Rawas Ulu,

Pada prosesi upacara tabur bunga di makam pahlawan, Dandim 0406/MLM Letkol Inf M Aan Setiawan, mendapat mandat sebagai pembina upacara
Prosesi upacara tabur bunga berlansung khidmad, do'a menjadi penutup proses kegiatan, 



Setetelahnya kegiatan dilaksnakan dengan menabur bunga dan menyiram air di makam pahlawan secara bergiliran oleh Bupati dan Forkompinda Muratara. (MJ)
Share:

Menjadi Irup Upacara HUT RI Ke-74, Camat Ulu Rawas Ajak Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme




ULU RAWAS MCM.COM  - Pemerintah Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Muratara menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 di lapangan kelurahan Muara Kulam, Sabtu (17/8).

Paskibraka Kecamatan Ulu Rawas, sukses melaksanakan tugas mengibarkan dan menurunkan sang saka merah putih.

Pada upacara dihadiri seluruh lapisan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, pelajar dan instansi pemerintah serta TNI/Polri. Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat Ulu Rawas, Muhtaredi.


Jalannya upacara berlangsung khidmat. Antusiasme masyarakat Ulu Rawas pun sangat tinggi. Terlebih, saat menanti detik - detik proklamasi. 



Pada kesempatan itu,  Camat Ulu Rawas, Mukhtaredi mengajak generasi muda dan seluruh elemen masyarakat  Kecamatan Ulu Rawas menjaga keutuhan, kesatuan dan persatuan Indonesia tanpa membeda RAS, suku dan agama sesuai idielogi pancasila

"Pada momen ini, semoga generasi dan seluruh elemen masyarakat  supaya senantiasi menjaga keutuhan dan persatuan bangsa tanpa membeda-bedakan suku, ras, dan agama, imbuhnya.

Ia juga mengajak generasi  muda dan masyarakat mengenang jasa pejuang, pahlawan dan veteran Indonesia yang rela mengorbankan jiwa raga demi merebut kemerdekaan Republik Indonesia.


Dengan mengenak jasa para pahlawan, sambungnya, akan membangkitkan semangat jiwa nasionalisme didalam diri masing - masing. Jiwa nasionalisme wajib ditumbuhkan sebagai penyemangat dalam membangun daerah, khususnya di Kabupaten Muratara.


"Sesuai visi misi pemerintah pusat wujudkan SDM unggul yang memiliki jiwa nasionalisme" tegasnya.

Diungkapkannya, di Kecamatan Ulu Rawas terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Sebagai contoh pengalaman sila pertama Pancasila dengan melaksanakan pengajian akbar setiap bulannya.

"Kita juga memupuk nilai -nilai persatuan dan kesatuan dengan gotong royong bersama,"ungkapnya. (ZIL)
Share:

Bupati Sarolangun Kukuhkan Anggota Paskibraka Tahun 2019



SAROLANGUN MSM.COM - Sebelum mengembankan tugas sebagai Pengibar Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2019 nanti, Kamis malam (15/08) Pasukan Paskibraka Kabupaten Sarolangun dikukuhkan oleh Bupati Sarolangun H.Cek Endra di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.

Dengan berpakaian putih-putih, lilitan ikatan yang khas di pinggang dan kopiah hitam. 33 orang Pelajar dari SLTA  Kabupaten Sarolangun  dengan lantang mengucapkan ikrar putra-putri Indonesia.



Dalam sambutannya Bupati mengatakan, Anggota Paskibraka adalah Putra-Putri Pilihan, baik dari segi fisik, Kecakapan, maupun mental yang kuat.

"Selamat bertugas, Semoga pelaksanaan Upacara Bendera nanti dapat berjalan dengan sukses dan lancar" Ujarnya.



Pada pengukuhan pasukan Paskibraka ini Hadir Wakil Bupati Sarolangun, para Asisten, Forkompinda, Camat, OPD Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan Para orang tua Pasukan Paskibraka. (GUN)
Share:

Upacara Peringatan HUT RI ke-74 di Kecamatan Karang Dapo Berjalan Khidmat



KARANG DAPO MSM.COM - Upacara peringatan HUT RI ke-74 di kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara di lapangan kantor Kecamatan Karang Dapo, Sabtu (17/8) berlangsung khidmat.

Upacara HUT RI ke-74 dan detik - detik proklamasi kemerdekaan RI yang dimulai pukul 08.30 WIB bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) adalah Camat Karang Dapo, Suharto.



Sementara itu, anggota Paskibraka Kecamatan Karang Dapo yang berasal dari SMA Negeri dan MA Karang Dapo dengan jumlah 70 orang. Sukses menjalankan tugas pengibaran bendera merah putih. Dimana sebelumnya, menerima penyerahan sang merah putih dari inspektur upacara.


Sebelum bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih pada upacara peringatan HUT RI. Anggota Paskibraka ini telah menjalani serangkaian pelatihan dari tim pelatih yang terdiri dari anggota Polsek dan Koramil Karang Dapo.



Pengibaran bendera merah putih, diiiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh paduan suara dari siswa siswi SMP Kecamatan Karang Dapo.

Dalam sambutannya, Camat Karang Dapo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama - sama mengisi kemerdekaan yang telah diraih dengan pengorbanan dari para pejuang.



"Ini merupakan hari bersejarah. Mari meriahkan HUT RI ini dengan penuh rasa gembira namun tetap menjaga ketertiban dan keamanan di desa masing - masing" ajak Camat.

Tampak hadir diantaranya Kapolsek Karang Dapo AKP. Ahmad Darmawan, Koramil Karang Dapo Pelda Imron, Ketua dan anggota PKK Karang Dapo, Ketua Ranting dan Anggota Bhayangkari Polsek Karang Dapo.



Hadir pula Ketua dan anggota Persit Koramil Karang Dapo, Staf Kecamatan Karang Dapo, Lurah Karang Dapo Sulaiman  Rozi, para kades TNI/Polri,Dewan Guru,  Pelajar SMA,  pelajar SMP Pelajar SD, Tokoh Adat, Agama, Masyarakat dan Pemuda. dan tamu undangan lainnya. (MJ)
Share:

Hj. Rita Suryani Buka Acara HUT RI Ke-74 # Jutaan Rupiah Diperebutkan



MURATARA,MSM.COM- Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74, Pemuda - Pemudi Rupit - Lawang Agung menggelar berbagai perlombaan. Diantaranya, lomba tarik tambang, tempuk batal, Tangkap bebek, balap karung, serta bola terung, yang diikuti pemuda dan orang dewasa.

Sedangkan untuk tingkat anak - anak, digelar lomba tabur kelereng, gigit koin dan estapet saku. Menariknya, seluruh kegiatan lomba digelar di dasar Sungai Rupit yang membentuk pulau akibat debit air yang menyusut dampak dari musim kemarau.

Ketua pelaksana kegiatan, Riski mengatakan, seluruh lomba digelar khusus untuk memeriahkan HUT RI ke-74 tahun 2019. Peserta tidak dikhususnya hanya warga kelurahan Rupit dan Lawang Agung saja, melainkan diikuti masyarakat Kabupaten Muratara pada umumnya.



"Dengan Tema Gebyar Kebersamaan masyarakat Muara Rupit Dan Lawang Agung. Selain itu, kita buat kegiatan ini dengan tujuan agar masyarakat gembira dengan lahirnya hari kemerdekaan RI ini," ucapnya.

Dikatakan Riski, selain dibuka langsung oleh Hj Rita Suryani anggota DPRD provinsi Terpilih dari partai PDIP. Panitia juga menyediakan Doorprize dan uang tunai jutaan rupiah.

Sementara itu, Hj Rita Suryani dalam sambutannya mengajak untuk merayakan HUT RI ke-74 dengan penuh rasa kegembiraan.

"Terima kasih sudah mengantarkan saya terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi. Mari kita rayakan HUT RI dengan riang gembira" ajaknya.(Hamkam)
Share:

Wabup Ajak Perusahaan Aktip Sebagai Pendonor Darah



MURATARA,MSM.COM- Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Muratara, H Devi Suhartoni yang juga sebagai ketua PMI Kabupaten Muratara bersama team PMI Muratara melakukan donor darah di PT. BSL Belani, Kecamatan Rawas Ilir.

Disela - sela kegiatan, Wabup mengungkapkan, setetes darah yang diberikan oleh pendonor sangat berarti bagi orang yang membutuhkan. Setetes darah yang didonorkan akan memberi kehidupan dan pertolongan kepada manusia lainnya.



"Kita mengajak semua perusahaan yang ada di Muratara untuk terlibat aktif sebagai pendonor darah secara rutin per tiga bulan atau enam bulan sekali. Sebab, darah yang kita sumbangkan akan memberikan harapan besar dan membantu banyak orang yang membutuhkan" ungkap Wabup.


Dikatakannya, banyak hal positif yang didapat dari kegiatan donor daerah. Bagi pendonor, akan memberikan dampak positif bagi tubuh. Begitu juga dari sisi sosial, kegiatan donor daerah  merupakan kegiatan sosial yang sangat mulia yang dapat menyelamatkan banyak nyawa orang lain.

"Dengan mendonorkan darah kita kepada orang lain, artinya kita sudah membuat banyak harapan untuk orang lain. Salam Kehidupan," tutupnya. (Hamkam)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog