-->

IKLAN

Iklan

Polres Muratara Berhasil Gagalkan Peredaran Ribuan Ekstasi

14 February 2022, 19:21 WIB Last Updated 2022-04-03T14:11:24Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 




MURATARA MSM.COM – Polres Muratara, berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ekstasi di wilayah hukum Polres Muratara. Rencananya, ekstasi asal Pekanbaru tersebut, akan diedarkan ke kecamatan – kecamatan di Bumi Beselang Serundingan.

 

Plt. Kapolres Muratara AKBP Andi Baso SIK, MSi didampingi Kasat Narkoba AKP Ahmad Fauzi dalam press rilis, Senin (14/2/22) menerangkan, aksi penggagalan tersebut dilakukan langsung satuan petugas polisi Kasat Narkotika Polres Muratara, Kamis (10/2/22) lalu, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari di Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu.

 

Dengan tersangka Firman Alamsyah (19), warga Kampung 2 Desa Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara. Dari penangkapan tersebut, diamankan barang bukti  berupa 10 bungkus narkotika jenis pil ekstasi.

 

Terbagi dari 7 bungkus pil ekstasi warna biru sebanyak 3.300 butir dan 3 bungkus pil ekstasi narkotika warna merah muda sebanyak 1.400 butir dengan total berat 1.909,9 Geram, 1 buah tas ransel kecil dan 1 lembar uang pecahan 100 ribu rupiah dari tangan tersangka.

 

“Berawal dari informasi masyarakat yang diterima Kanit 1 Satres Narkoba Polres Muratara bahwa akan ada transaksi narkotika jenis pil ekstasi di wilayah hukum Polres Muratara. Di Kecamatan Rawas Ulu depan masjid dekat Kirana Windu,” jelas Kapolres Muratara.

 

Dilanjutkanya, ditempat tersebut dilakukanlah penangkapan terhadap tersangka oleh anggota Sat Narkoba yang menyamar terhadap 2 orang yang diduga pelaku. Dimana satu orang tersangka yang berhasil dimankan, dan yang satunya berhasik melarikan diri dan belum diketahui identitasnya.

 

Masih katanya, dari barang bukti jenis pil ekstasi tersebut jika dirupiahkan bernilai lebih Rp1 miliyar. Yang mana target mereka penyebaranya di bumi berselang serundingan.

 

Berkaitan hal itu, Kapolres Menghimbau pada masyarakat, bagi Muratara masih baru dan mulai berkembang jangan sampai layu sebelum berkembang. “Ayo kita jaga Muratara ini dengan baik dan tidak mendukung atau tidak melindungi apalagi membantu mengedarkan narkoba hal ini saya sampaikan khususnya wilayah Muratara dan umumnya seluruh wilayah Republik Indonesia,” imbuhnya.

 

“Narkotika sangat berbahaya bagi generasi kita dan dapat menghancurkan peradaban kehidupan masyarakat kita yang ada di Muratara” ujarnya. (MJ)


Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA