-->

IKLAN

DLHP Muratara Gelar Sosialisasi Proklim 2022

30 Maret 2022, 07:17 WIB Last Updated 2022-04-06T02:17:05Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Sosialisasi itu digelar, dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat, dalam pengelolaan lingkungan hidup. Serta upaya mitigasi dan adaptasi akibat dampak perubahan iklim.


MURATARA MSM.COM – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), menggelar sosialisasi Program Kampung Iklmin (Proklim) tahun 2022.

 

Sosialisasi itu digelar, dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat, dalam pengelolaan lingkungan hidup. Serta upaya mitigasi dan adaptasi akibat dampak perubahan iklim.

 

Kegiatan sosialisasi dibuka Bupati Muratara H Devi Suhartoni, melalui Asisten I H Alfirmansyah, di ruang paripurna DPRD, Selasa (29/3/2022). Dihadiri para OPD, dan diikuti Kepala Camat dan Kepala Desa.

 

Dalam sambutannya, Asisten I H Alfirmansyah, atas nama Pemkab Muratara mengaku sangat bangga dengan digelarnya sosialisasi Proklim di tingkat Kabupaten Muratara tahun 2022.

 

“Sosialisasi ini dapat menjadi semangat dan pemicu semua pihak dan bersama – sama berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan kita, dengan segala daya upaya dan adaptasi dengan perubahan iklim” ujarnya.

 

Dia mengharapkan, melalui sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, dalam mengadapi serta mengurangi dampak dan resiko bencana lingkungan akibat perubahan iklim.

 

Sebagaimana dituangkan pada ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 84 tahun 2016 tentang Program Kampung Iklim.

 

“Seluruh stakeholder, mulai dari perangkat desa, Camat, Kepala OPD. Baik itu pelaku usaha, untuk bersama – sama dan bahu membahu mendukung program kampong iklim” sambungnya.

 

Kerjasama dari seluruh stakeholder dan pelaku usaha tersebut diperlukan. Sebab, Kabupaten Muratara mendapatkan penghargaan apresiasi dari pemerintah dan penghargaan Dana Desa yang ditunjuk program Kampung Iklam.

 

Kepala DLHP Zulkipli mengatakan, program Kampung Iklim merupakan program berskala nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam rangka penguatan inisiatif lokal melakukan aksi adaptasi dalam perubahan iklim yang berkesinambungan.

 

 

"Proklim bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola lingkungan hidup serta upaya mitigasi dan adaptasi akibat dampak perubahan iklim," jelasnya.

 

Dikatakanya, sosialisasi proklim melibatkan peran serta aktif masyarakat dan berbagai pihak pendukung seperti pemerintah dan pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi serta lembaga non pemerintah.

 

“DLHP telah melakukan pembinaan kampong iklim ini, dalam rangka penguatan inisiatif lokal, dalam melakukan aksi adaptasi intesigasi, antisipasi perubahan iklim. Diharapkan seluruh peserta memahami perubahan iklim dan proklim serta prosedur pendaftaran proklim” ujarnya.

 

Tidak hanya itu, peserta dapat menjadi katalisator potensial bagi wilayah desa, dan kecamatan, dalam pengenalan dan pengembangan prokil untuk pengendalian perubahan iklim yang lebih baik di Kabupaten Muratara. (MJ)

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA