-->

IKLAN

IKLAN

Catatkan Capaian Positif, Sekjen ATR/BPN Paparkan Realisasi Program Pertanahan 2025 Mayoritas di Atas 100 Persen

mediasinarmuratara
21 Januari 2026, 16:46 WIB Last Updated 2026-01-21T09:46:50Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Sektetaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Dalu Agung Darmawan memaparkan capaian realisasi positif program pertanahan sepanjang tahun 2025


 

 

JAKARTA MSM.COMSekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, memaparkan capaian realisasi positif program pertanahan sepanjang tahun 2025. Ia menyebutkan, sebagian besar output   strategi ATR/BPN berhasil direalisasikan sesuai target, bahkan sejumlah di antaranya melebihi 100 persen.

 

 

“Kalau kita lihat capaian output -nya, di dokumen persetujuan substansi RDTR Kabupaten/Kota, dari volume efektifnya 55 tercapai 35. Kemudian peta bidang tanah PTSL dari target 1.552.000 tercapai 1.584.476 atau 102,06 persen,” ujar Dalu Agung Darmawan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang digelar pada Rabu (14/01/2026) di Aula Prona Lantai 7, Kementerian ATR/BPN, Jakarta.

 

Ia menjelaskan, pencapaian positif tersebut juga terlihat pada berbagai strategi program lainnya. Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tercapai sebesar 99,87 persen, sementara penetapan tanah ulayat bahkan mencapai 133 persen dari target yang ditetapkan.

 

Selain itu, publikasi Keputusan Surat Redistribusi Tanah mencapai 97,13 persen, akses peta Zona Nilai Tanah mencapai 100 persen, serta publikasi tanah terlantar dan hasil pengendalian Hak Guna Usaha (HGU) mencapai 124 persen. “Penanganan pertandingan juga menunjukkan kinerja sangat tinggi dengan pencapaian 282,99 persen,” ungkapnya.

 

Ia menyampaikan bahwa realisasi pagu efektif Kementerian ATR/BPN pada tahun 2025 mencapai 95,73 persen dari total anggaran sebesar Rp6,40 triliun. Menurut Sekjen ATR/BPN, capaian tersebut menunjukkan kinerja pertanahan nasional sepanjang tahun 2025 berada pada jalur positif dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kepastian hukum atas tanah serta tata kelola agraria yang lebih baik.

 

Dalu Agung Darmawan juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Kementerian ATR/BPN mengelola pagu efektif sebesar Rp8,87 triliun. Ia menargetkan serapan anggaran sebesar 98 persen sekaligus masuk dalam 10 besar kementerian/lembaga dengan kinerja anggaran terbaik.

 

Ia menjelaskan bahwa fokus utama pada tahun 2026 diarahkan pada percepatan pelayanan, penguatan digitalisasi pertanian, peningkatan kualitas data, serta penyelesaian tunggakan layanan. “Pelayanan pertanian tidak hanya diukur dari serapan anggaran, tetapi juga dari output dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Penyelesaian pertandingan, pelaksanaan reforma agraria, dan penataan tanah menjadi fokus utama kami,” ujarnya.

 

Rapat pimpinan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid dan diikuti oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN yang hadir secara luring, serta para Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi beserta jajarannya di seluruh Indonesia yang mengikuti kegiatan secara berani.


baca berita lainnya di google news 

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU LAINNYA