PALEMBANG MSM.COM — Polda Sumatera Selatan Irjen Pol
Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., membuka secara resmi Rapat Kerja
Teknis (Rakernis) Gabungan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),
Bidang Hukum (Bidkum), Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas), dan Bidang Kedokteran
dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 di Hotel Salatin
Palembang, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan
tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi empat satuan kerja
pendukung utama organisasi Polri guna menghadapi berbagai tantangan keamanan,
sosial, teknologi, kesehatan, serta kebencanaan yang semakin kompleks. Rakernis
Gabungan Tahun 2026 mengusung semangat transformasi menuju Polri Presisi yang
adaptif, modern, dan mampu mendukung program prioritas nasional sebagaimana
tertuang dalam agenda pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden Republik
Indonesia.
Dalam
arahannya, Kapolda Sumatera Selatan menegaskan bahwa keberhasilan institusi
Polri tidak lagi ditentukan oleh kinerja satu fungsi secara parsial, melainkan
oleh kemampuan seluruh satuan kerja untuk berkolaborasi secara terintegrasi
dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurut
Kapolda, Sumatera Selatan menghadapi tantangan strategis yang memerlukan
kesiapan lintas fungsi, terutama memasuki musim kemarau yang berpotensi
meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Oleh karena itu,
peran Bidang TIK dalam mendukung pemantauan berbasis teknologi, Bidkum dalam
penguatan aspek regulasi dan penegakan hukum, Bidhumas dalam edukasi publik
serta manajemen informasi, dan Biddokkes dalam perlindungan kesehatan personel
maupun masyarakat menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Rakernis
Gabungan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan Polda
Sumsel dalam menghadapi dinamika keamanan nasional, ancaman disinformasi di
ruang digital, potensi bencana alam, serta berbagai tantangan sosial yang
membutuhkan respons cepat dan terukur.
Kapolda
Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan
bahwa sinergi antarbidang harus menjadi budaya kerja di seluruh jajaran.
“Tantangan
yang kita hadapi ke depan semakin kompleks dan tidak dapat diselesaikan secara
sektoral. Hilangkan ego fungsi, perkuat kolaborasi, dan pastikan seluruh
program kerja memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi adalah kunci
keberhasilan organisasi dalam mendukung tugas Polri dan program pembangunan
nasional,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.
Lebih
lanjut, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam
mengantisipasi potensi Karhutla yang setiap tahun menjadi perhatian nasional.
Menurutnya, pencegahan harus menjadi prioritas utama melalui pemanfaatan
teknologi, edukasi masyarakat, penegakan hukum yang tegas, serta kesiapan
pelayanan kesehatan bagi personel dan masyarakat terdampak.
Pelaksanaan
Rakernis Gabungan ini diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis
yang mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, memperkuat
kualitas pelayanan publik, dan mendukung stabilitas keamanan serta pembangunan
daerah di Sumatera Selatan.
Sementara
itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol
Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa sinergi empat satker
strategis tersebut merupakan bentuk konkret transformasi Polri Presisi yang
berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Kami
berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara fungsi teknologi informasi, hukum, hubungan
masyarakat, dan kesehatan, Polda Sumsel memastikan seluruh kebijakan organisasi
berjalan secara terpadu untuk menjaga keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan
publik, serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan,” ujar Kombes
Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
baca berita lainnya di google news
