![]() |
| Polda Sumsel terus memperkuat perannya dalam mendukung program strategis nasional melalui kolaborasi linta sektor |
PALEMBANG MSM.COM — Kepolisian Daerah Sumatera
Selatan terus memperkuat perannya dalam mendukung program strategis nasional
melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah konkret tersebut
diwujudkan melalui audiensi strategis antara Kapolda Sumatera Selatan dan
jajaran PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) yang berlangsung di Ruang Delegasi
Lantai II Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis, 4 Juni 2026.
Pertemuan
yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi
Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. tersebut membahas berbagai agenda strategis yang
berkaitan dengan ketahanan pangan nasional, pencegahan kebakaran hutan dan
lahan (Karhutla), perlindungan aset negara, serta penguatan stabilitas keamanan
di wilayah perkebunan.
Audiensi
ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional yang menempatkan sektor
pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan pemerintah. Dalam kesempatan
tersebut, Kapolda Sumsel mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan yang belum
produktif di lingkungan PTPN IV untuk mendukung program penanaman jagung yang
saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan
nasional.
Selain
mendukung peningkatan produksi pangan, pertemuan juga menyoroti pentingnya
kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko
kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan. Kapolda Sumsel meminta agar
seluruh unsur perusahaan memperkuat langkah-langkah mitigasi, termasuk
mengaktifkan kembali Satgas Karhutla, melakukan pemantauan rutin terhadap
kondisi lahan gambut, memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pemadaman,
serta mengoptimalkan fungsi sumur bor di wilayah operasional perusahaan.
Langkah
preventif tersebut dinilai sangat penting mengingat Sumatera Selatan merupakan
salah satu daerah strategis yang memiliki kawasan perkebunan dan lahan gambut
cukup luas. Keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya berdampak pada
perlindungan lingkungan hidup, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap
kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan stabilitas sosial di daerah.
Di
sisi lain, Polda Sumsel juga menegaskan komitmennya dalam memberikan
perlindungan keamanan terhadap aset-aset strategis negara dan aktivitas
operasional perusahaan. Kepolisian siap mengantisipasi berbagai potensi
gangguan keamanan, mulai dari tindak pidana pencurian, premanisme, hingga
gangguan lain yang dapat menghambat produktivitas sektor perkebunan.
Kapolda
Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan
bahwa program ketahanan pangan merupakan agenda nasional yang membutuhkan
dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Program
ketahanan pangan jagung ini bertujuan mendukung petani dan kelompok tani agar
semakin produktif sekaligus membantu menjaga ketersediaan pangan nasional. Kami
berharap seluruh potensi lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal
untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung program pemerintah,”
tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho.
Lebih
lanjut, Kapolda Sumsel juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi
ancaman Karhutla yang setiap tahun menjadi perhatian serius pemerintah.
“Pencegahan
jauh lebih efektif daripada penanggulangan. Karena itu seluruh pihak harus
memiliki kesiapan yang sama, mulai dari deteksi dini, pemantauan lapangan,
hingga kesiapan sarana dan personel apabila terjadi potensi kebakaran,”
tambahnya.
Sementara
itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol
Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan
BUMN merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keberlanjutan
pembangunan nasional.
baca berita lainnya di google news
