PALEMBANG MSM.COM — Guna meningkatkan
kepercayaan publik serta bukti nyata kuatnya peran humas Polda Sumsel sebagai
ujung tombak komunikasi publik dalam mengkapitalisasi isu-isu positif dan
meningkatkan kepercayaan publik.
Bidhumas
Polda Sumsel menggelar Rakernis dengan tema "Optimalisasi komunikasi
publik dan manajemen media Humas Polda Sumsel siap mensukseskan rencana kerja
Polri dan Pemerintah dalam rangka mewujudoan program Asta Cita Presiden RI
tahun 2026 pada Senin (8/6/2026) di Airi Hotel Palembang.
Kabid
Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, S. I. K. Mh mengjelaskan,
Humas Polda Sumsel senantiasa hadir mengawali, menyertai, dan mengakhiri setiap
kegiatan kepolisian dalam menyampaikan informasi, membangun kepercayaan publik,
serta menguatkan reputasi dan citra institusi polri secara berkelanjutan.
"Bapak
presiden menyampaikan terimakasih — dan apresiasi kepada seluruh anggota polri
yang telah mengawal, menjaga dan mendukung jalannya program strategis
pemerintah. makan bergizi gratis (MBG), koperasi desa, sekolah rakyat,
kedaulatan pangan dan energi, pembangunan jembatan di desa-desa untuk warga dan
anak sekolah," jelasnya.
Ditambahkan
Nandang,dalam pembukaan Rakernis gabungan empat bidang kemarin, Kapolda Sumsel
menyampaikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan jajaran humas Polda Sumsel
dalam peningkatan keterbukaan informasi publik melalui inovasi
"Di
era arus informasi yang begitu cepat dan masif, kita dihadapkan pada ancaman
disinformasi serta perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence.
kondisi ini menuntut kita untuk semakin adaptif, dengan meningkatkan kemampuan
deteksi, analisis, serta ketepatan dalam menentukan respons dan strategi
komunikasi, secara gotong royong bersama seluruh stakeholder," ungkapnya.
Sementara
itu, Ketua Assosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Sumsel, Kms, Umar
Jayanegara menjelaskan bahwa AMKI merupakan organisasi yang menghimpun
perusahaan media lintas platform, mulai dari media cetak, elektronik, online
hingga multimedia. Kehadiran AMKI bertujuan mendorong transformasi media menuju
ekosistem digital yang terintegrasi, meningkatkan literasi media masyarakat,
serta memperkuat tata kelola bisnis media di era digital.
"Perkembangan
teknologi telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat. Karena itu,
perusahaan pers dituntut mampu beradaptasi melalui konvergensi media, yakni
mengintegrasikan konten teks, foto, audio, dan video dalam satu sistem
pemberitaan yang lebih efektif dan menjangkau audiens lebih luas," kata
Dede.
Ia
menambahkan, konvergensi media membuka peluang besar bagi industri pers,
seperti perluasan audiens, diversifikasi sumber pendapatan, serta efisiensi
produksi berita. Namun di sisi lain, media juga menghadapi tantangan berupa
perubahan algoritma platform digital, tuntutan kompetensi jurnalis yang semakin
kompleks, serta ancaman penyebaran hoaks yang memerlukan verifikasi ketat dan
penerapan etika jurnalistik.
"Untuk
menjawab tantangan tersebut, AMKI mengembangkan strategi integrasi lintas
platform, memperkuat kolaborasi antara media dan kreator konten, memperluas
jaringan organisasi hingga daerah, serta meningkatkan kapasitas sumber daya
manusia melalui program pelatihan dan literasi digital. Salah satu program yang
digagas AMKI Sumsel adalah Talkshow "Kopi Senja" yang menjadi ruang
diskusi publik terhadap isu-isu aktual dengan menghadirkan akademisi, pakar,
dan pihak terkait," ungkap Dede Umar
Rakernis
Ini Dihadiri Oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya,
S. I. K. Mh.Ketua DPD AMKI Sumsel, Kms, Umar Jayanegara
Pakar Komunikasi Publik Unsri, Dr. Nurly Meilinda, S.I.Kom.,M.I.Kom, Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel, Muhammad Fathony, S.E.,S.H.,M.H.,C. Med. Ketua KPID Sumsel, Hefriady, MA.
baca berita lainnya di google news
