![]() |
| Polri mengoptimalkan pendekatan berbasis teknologi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir |
PALEMBANG MSM.COM — Polri mengoptimalkan pendekatan berbasis teknologi
dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Muara Baru,
Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, dengan mengerahkan drone pemadam dan
cairan khusus X-Fire untuk menjangkau titik api yang sulit diakses petugas
darat, Jumat (25/9/2026).
Penanganan tersebut ditinjau langsung Kepala Biro
Pengadaan Barang dan Jasa Staf Logistik Polri Brigjen Pol. Hery Santoso,
S.I.K., M.H., di lokasi karhutla pada titik koordinat -3,1012060, 104,7188240,
tepat di samping pintu masuk Tol Pemulutan, mulai pukul 15.00 WIB.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan
sarana dan prasarana pemadaman di lapangan, termasuk kondisi tanah, akses
menuju lokasi, ketersediaan air serta kesiapan personel yang menangani
kebakaran.
Dalam penanganan tersebut, penyemprotan menggunakan
drone menjadi salah satu metode yang digunakan untuk menjangkau titik api yang
sulit diakses melalui jalur darat. Dua unit drone besar milik Staf Logistik
Polri dioperasikan langsung oleh operator Slog Polri dan terbang selama sekitar
30 menit untuk menyemprotkan cairan X-Fire ke area yang terbakar.
Setelah melakukan peninjauan pada sore hari,
rombongan kembali ke lokasi karhutla sekitar pukul 19.00 WIB untuk memantau
proses pemadaman malam hari. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan
menggabungkan penggunaan drone dan metode manual oleh personel Satbrimob,
Ditsamapta dan Polres Ogan Ilir.
Peninjauan dan pemadaman turut melibatkan Karo Ops
Polda Sumsel Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., Karo
Log Polda Sumsel Kombes Pol. Budi Santosa, S.I.K., M.Si., Kasubbagrenminops
Polda Sumsel Kompol Muhammad Indra Parameswara, S.I.K., serta unsur Polres Ogan
Ilir, TNI, BPBD, Manggala Agni dan tim karhutla yang bersiaga di lokasi.
Pada pemantauan malam hari, turut hadir Dansatbrimob
Polda Sumsel Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H., Dir Samapta
Polda Sumsel Kombes Pol. Ridwan, S.I.K., Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka
Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., Kabag Ops Polres Ogan Ilir AKP Alias Suganda
serta personel gabungan Satbrimob, Ditsamapta, Polres Ogan Ilir dan jajaran
Polsek.
Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Muhammad
Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., mengatakan penggunaan drone dan cairan
X-Fire membantu petugas dalam menjangkau titik api yang berada di lokasi dengan
akses darat terbatas.
“Penggunaan drone yang dilengkapi cairan khusus
X-Fire sangat membantu kami menjangkau titik api yang jauh dari akses darat.
Teknologi ini mempercepat proses pemadaman sekaligus meningkatkan keselamatan
personel di lapangan,” katanya.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H.,
S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas dukungan sarana dan personel dalam
penanganan karhutla di wilayahnya.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran drone dan
cairan X-Fire ini. Dukungan personel dan alat dari Polda Sumsel serta Mabes
Polri mempercepat penanganan titik api di Pemulutan, khususnya di area yang
berdekatan dengan akses Tol Pemulutan,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol.
Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi
menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla sekaligus memberikan
perlindungan kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen mendukung penuh penggunaan
teknologi modern seperti drone dan cairan X-Fire dalam penanganan karhutla,
demi percepatan pemadaman dan perlindungan masyarakat dari dampak kabut asap,”
ujar Kombes Pol. Nandang.
Penanganan karhutla di wilayah Pemulutan, Kabupaten
Ogan Ilir, berlangsung aman dan kondusif. Polri bersama Polda Sumsel dan unsur
terkait terus mengoptimalkan sarana, personel serta metode penanganan untuk
mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran.
baca berita lainnya di google news
