sum
PALEMBANG MSM.COM — Polda Sumatera Selatan mengerahkan 20 personel
Satgas Tindak dalam Operasi Sikat I Musi 2026 untuk menanggulangi kejahatan
yang meresahkan masyarakat, khususnya pencurian dengan pemberatan (curat),
pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan
premanisme. Operasi berlangsung 24 September hingga 9 Oktober 2026.
Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel
tersebut dipimpin Ipda Edi Sukirno, S.H. Pengamanan difokuskan pada titik-titik
strategis dan kawasan yang dinilai rawan kejahatan di Kota Palembang.
Pelaksanaan kegiatan diawali apel pengecekan pasukan
di Mako Batalyon A Pelopor, kemudian dilanjutkan dengan patroli kewilayahan
secara intensif. Langkah ini sejalan dengan pelaksanaan Satgas Tindak yang
antara lain bertugas melakukan patroli di lokasi yang berpotensi terjadi tindak
pidana serta gangguan kamtibmas.
Dalam patroli tersebut, personel menyusuri sejumlah
kawasan, termasuk sekitar Pertamina Kertapati di Jalan Ki Marogan dan kawasan
Simpang Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang. Kegiatan ini dilakukan
untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta mengantisipasi potensi
gangguan keamanan di kawasan yang menjadi sasaran pengamanan.
Operasi Sikat I Musi 2026 merupakan operasi
kepolisian mandiri kewilayahan Polda Sumsel yang mengedepankan penegakan hukum
dengan dukungan fungsi intelijen. Operasi tersebut diarahkan untuk
menanggulangi curat, curas, curanmor dan premanisme serta mewujudkan situasi
kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kompol Feryanto, S.H., selaku Kasatgas Tindak Ops
Sikat Musi I 2026, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk bergerak cepat
dan tegas dalam menindak setiap bentuk kejahatan jalanan yang meresahkan
masyarakat.
“Kami mengerahkan personel secara optimal untuk
mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta memastikan situasi kamtibmas di
Kota Palembang tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan operasi berlangsung,”
ujar Feryanto.
Kasatgas Humas Kompol I Putu Suryawan, S.H., S.I.K.,
mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga
keamanan lingkungan.
“Peran serta masyarakat sangat penting dalam
mendukung kepolisian. Kami mengajak seluruh warga untuk segera melapor kepada
aparat terdekat apabila menemukan potensi gangguan keamanan atau tindak
kriminalitas,” ujar Putu Suryawan.
baca berita lainnya di google news
