Tuesday, June 30, 2020

DPRD Muratara Gelar Rapat Paripurna. Realisasi Pendapatan Kabupaten Muratara Sebesar 95,76 persen




MURATARA MSM.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten  Muratara, menggelar rapat paripurna dalam rangka membahas Rancanan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kabupaten Muratara Tahun Anggaran 2019.


Paripurna dengan agenda mendengarkan laporan hasil pembahasan panitia khusus (Pansus) digelar di ruang paripurna DPRD MUratara, Selasa (30/6). Dihadiri Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, para staf ahli, Kepala Dinas, Kabid, Kabag dan Camat.





Ketua DPRD Muratara, sekaligus pimpinan paripurna, Efriansyah mengatakan rapat paripurna mendengarkan laporan pansus DPRD Muratara terhadap 4 Raperda, dihadiri 18 orang anggota dewan.


Ia mengatakan, sesuai dengan pasal 9 ayat 3 peraturan DPRD Muratara Nomor 24 tahun 2019 tentang tata tertib DPRD. Telah melalui tahapan - tahapan pembicaraan. Pertama merupakan penyampaian dan penjelasan Bupati Muratara terhadap 4 Raperda.


"Hari Senin, 16 Maret 2020 telah menyampaikan jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi - fraksi dewan terhadap rancangan peraturan daerah Kabupaten Muratara" jelasnya.


Dalam sambutannya, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat mengatakan, penyampaian Raperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD merupakan bagian dari siklus rutin penyelenggaraan pemerintah daerah yang disajikan secara transparan dan akuntabel.


Bupati memaparkan, bahwa secara garis besar capaian anggaran pendapatan dan belajar daerah kabupaten Muratara tahun anggaran 2019 terdiri dari pendapatan belanja dan pembiayaan.



"Pendapatan asli daerah yang direcanakan sebesar Rp. 56.128.672.000 dapat terealisasi sebesar Rp. 37.574.950.356,98 atau sebesar 66,94 persen. Sedangkan pendapatan dana transfer dari pusat dan provinsi sumsel direncanakan sebesar Rp. 381.595.118.000 terealisasi sebesar Rp. 949.914.390.517,21 atau sebesar  96,77 persen" papar Bupati.


Bupati mengungkapkan, total pendapatan yang direncakan sebesar Rp. 1.063.793.790.000 terealisasi sebesar Rp. 1.018.729.380.075, 19 atau sebesar 95,76 persen.


Pencapan realisasi pendapatan sebesar 95,76 persen, merupakan pendapatan daerah tertinggi sejak kabupaten Muratara berdiri. Yang semula APBD hanya pada kisaran enam ratusan milyar, saat ini sudah menjadi satu trilliun lebih. (MJ)
Share:

SMSI Gagas Virtual Workshop Wordpress Website Improvement




BELUM lama dikukuhkan sebagai konstituen Dewan Pers, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dibawah nahkoda Firdaus, kembali menggagas program ciamik.

Untuk memperkuat perusahaan anggota dan news room, kali ini SMSI menggandeng Tonjoo dan ProPS (Google Channel Partner) menggelar Virtual Workshop bertajuk “Wordpress Website Improvement” dengan mengusung tema "Pentingnya Peforma Website Untuk Meningkatkan Trafik dan Pendapatan.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini,  Ketua Umum SMSI, Firdaus, Junaidi Ketua SMSI Banten, Ilona Juwita CEO Of ProPS, serta Todi Adiyatmo CEO Of Tonjo.

Ketua Umum SMSI Firdaus, ketika dihubungi mengatakan, program kerjasama yang digagas SMSI ini, akan melibatkan semua perwakilan SMSI di daerah dan akan menggelar virtual worksop perdana pada 9 Juli mendatang.

"Di tahap awal, kerjasama ini akan kita ujicobakan selama lima bulan kedepan bergilir disetiap Kota dan Kabupaten dan Banten akan menjadi pilot projek, baru menyusul daerah lainya," ujar Firdaus Senin (29/6).

Firdaus menjelaskan, sebagai publisher, performa website sangatlah penting. Mulai dari page load time yang cepat, Layout yang bersahabat, hingga distribusi konten sehingga mudah dicari di mesin pencarian Google.

Dengan demikian, lanjut Firdaus, performa website yang baik akan berdampak pada peningkatan trafik dan juga pendapatan.

Ilona, dari ProPS (google chanel Partner) mencontohkan,  krjogja.co.id. Setelah optimalisasi website dan penggunaan AMP, terjadi kenaikan trafik hampir 2 kali lipat dan pendapatan iklan baru sebesar 20%.

Menambahkan keterangan Ilona tersebut, HM. Nasir sebagai ketua bidang Pendidikan dan pelatihan mengatakan
"Untuk itulah worksop ini digagas. Anggota SMSI harus terus meningkatkan kualitas. Karena kedepan dunia digital akan terus berkembang dan hal tersebut adalah sebuah keniscayaan. Untuk itu kita juga harus terus berbenah," urai H.M. Nasir. (*)
Share:

Monday, June 29, 2020

SMKN Rawas Ulu Lakukan Pembagian Raport



MURATARA MSM.COM - Pembagian laporan hasil belajar siswa (raport) semester genap tahun pelajaran 2019/2020, dilakukan oleh SMK Negeri Rawas Ulu, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Senin (29/6).


Pembagian raport kenaikan tingkat tersebut dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, ditengah Pandemi Covid-19.


Kepala SMK Negeri Rawas Ulu, Edy Sutriono mengharapkan para orang tua wali untuk tetap mengawasi anak - anak mereka. Apalagi ditengah pandemi Covid-19, proses belajar dilakukan dirumah masing - masing.


"Beri semangat kepada anak - anak kita, dukung mereka agar giat belajar. Karena seperti kita ketahui, saat ini belajar dilakukan di rumah mengingat pandemi Covid-19 yang mengharuskan belajar melalui sistem online" ujarnya.


Ia mengharapkan, selama masa pandemi Covid-19 ini, sudah seharusnya antara orang tua dan pihak sekolah mempererat kerjasama, melewati tatanan yang diberlakukan selama pandemi Covid-19. "Khusus kepada para dewan guru, pererat kerjasama" tukasnya.  (YAN)
Share:

Saturday, June 27, 2020

Rapat Pleno SMSI: Jangan Mengganggu Pancasila




PANCASILA yang selama ini menjadi dasar negara yang melandasi kehidupan berbangsa dan bernegara tetap harus dipertahankan. Jangan ada pihak-pihak yang mengganggu, melemahkan, atau berniat mengubah Pancasila melalui cara apapun.

Demikian kesimpulan rapat pleno Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang berlangsung Jumat sore (26/6/2020) melalui aplikasi Zoom yang dihadiri para pengurus SMSI. Rapat pleno yang antara lain membahas rencana rapat kerja nasional dan persoalan bangsa terkini, termasuk soal Pancasila dipimpin oleh Ketua Umum SMSI Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal SMSI HM Untung Kurniadi.

Sebagai pengurus SMSI, organisasi Siber terbesar yang kini beranggotakan lebih dari seribu perusahaan media siber yang tersebar di seluruh Indonesia, merasa terganggu dengan adanya Rancangan Undang-Undang Haluan Idiologi Pancasila (RUU HIP).  “jika Pancasila diubah, mau jadi apa negara ini? Pancasila selain menjadi landasan negara, juga menjadi sumber hukum. SMSI yang azaznya berlandaskan pancasila, jika Pancasila diubah, mau dikemanakan arah organisasi ini,” kata Firdaus yang disambut para peserta pleno dengan kata sepakat, “Cabut RUU HIP”. Itulah sebabnya SMSI bersikap dengan menyerukan kepada seluruh pengurus untuk mensosialisasikan keputusan SMSI Pusat ini kepada seluruh Pengurus, anggota dan  pemuka agama serta masyarakat diseluruh tanah air.

Selain itu, Firdaus mengatakan "kita mendiskusikan keselamatan dan keberlangsungan bisnis media itu penting, tetapi menyelamatkan Pancasila sebagai dasar negara itu lebih penting. Untuk itu, kita minta kepada pemerintah pembahasan RUU HIP dihentikan. Pemerintah fokus saja menangani masalah covid-19 dan dampaknya".

Pada ahir pleno SMSI menyampaikan rasa keprihatinannya kepada lembaga legislatif.

*Pertama* Prihatin terhadap produk DPR yang hanya meninmbulkan polarisasi dan perpecahan dalam masyarakat.
*Kedua* Prihatin dengan sikap DPR yang lebih mendahulukan kepentingan politik, ketimbang masalah bangsa yang sangat mendesak, yaitu penanganan pandemi Covid dengan segala dampak negatifnya.

RUU HIP kontroverial ini sedikitnya ada beberapa poin di dalamnya yang paling banyak digugat oleh berbagai kalangan. Pertama, tidak dicantumkannya TAP MPRS soal pelarangan PKI dan komunisme dalam konsideran.

Kedua adanya frasa “Ketuhanan yang berkebudayaan” dalam pasal 7 ayat (1) dan konsep Trisila dan Ekasila dalam pasal 7 ayat (2) yang dinilai mengesampingkan agama. RUU HIP tersebut telah disahkan menjadi RUU inisiatif Dewan Perwakilan Rakya (DPR). 

Terlepas ada atau tidaknya hal yang kontroversial,
SMSI menyepakati bahwa rumusan Pancasila sudah final. Pembahasan RUU HIP tersebut harus dihentikan. SMSI juga akan melakukan kajian, apakah gagasan RUU HIP dapat dikategorikan rencana makar? Dan apakah para penggagas RUU HIP ini dapat dipidanakan.(***)
Share:

Friday, June 26, 2020

Dapat Rekomendasi Partai NasDem Di Pilkada 2020. Devi - Inayatullah Diusung 3 Partai




MURATARA MSM.COM - Partai Nasional Demokrat (NasDem) memastikan mendukung pasangan H Devi Suhartoni - H Inayatullah di Pilkada Kabupaten Muratara tahun 2020.


Dukungan itu tertuang dalam surat rekomendasi yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Nomor  153-SI/RP/DPP-NasDem/VI/2020.


Dalam Surat Rekomendasi itu, DPP Partai NasDem telah menyetujui Devi Suhartoni dan Inayatullah sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muratara pada kontestasi Pilkada periode 2020-2025.


H Devi Suhartoni, usai menggelar rapat Virtual Conference di Posko Pemenangan Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit, Jum'at (26/6) menyampaikan ucapan terima kasih kepada partai NasDem yang telah merekomendasikan mereka untuk maju dalam Pilkada 2020.


Berdasarkan hasil Virtual Conference, kata Devi, Fauzi H Amro yang merupakan tokoh yang sangat berpengaruh di Kabupaten Muratara dari Partai NasDem, memberikan statment politik sekaligus arahan yang intinya mendukung secara penuh.


"Bahwa dari Partai NasDem secara penuh dan struktural, merekomendasikan kepada kami sebagai calon Bupati - Wakil Bupati Kabupaten Muratara" kata Devi.


Devi mengungkapkan, dengan adanya rekomendasi dari Partai NasDem. Maka total partai yang mengusung ia dan pasangannya pada Pilkada Muratara 2020 menjadi 3 partai. Yakni Partai PDI Perjuangan, Partai Hanura dan Partai NasDem.


Sebelumnya, melalui virtual conference, Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Sumatera 3 DPP Partai NasDem, Fauzi H Amro menyampaikan bahwa Partai NasDem sudah melaksanakan proses penjaringan bakal calon Bupati - Wakil Bupati Muratara 2020-2025 sesuai dengan mekanisme partai.



Keputusan untuk mengusung H Devi Suhartoni - H Inayatullah, sambungnya, sudah melalui proses yang cukup panjang, berdasarkan survei internal dan kajian DPP. Ia menegaskan, Partai NasDem memberikan rekomendasi kepada bakal calon di Pilkada 2020 tanap mahar politik.


Sebab yang paling penting, bakal calon yang diusung Partai NasDem memiliki semangat untuk mensejahterakan masyarakat. "Pak Surya Paloh sangat tegas sekali, NasDem adalah partai tanpa mahar politik dalam menentukan calon yang diusung" tegas Fauzi H Amro. (MJ)
Share:

Kontribusi Generasi Milenial di Pilkada Muratara. GMI dan Fostara Muratara Gelar Diskusi Online



MURATARA MSM.COM - Gerakan Milenial Indonesia (GMI) dan Fostara Muratara menggelar diskusi online melalui Aplikasi Zoom Meeting, Kamis (25/6).

Diskusi online dengan  tema "Mewujudkan PIlkada Damai Ala Covid-19" dilakukan berangkat dari kesadaran milenial untuk berkontribusi dalam mewujudkan Pilkada Muratara damai.

Tiga orang pemateri dihadirkan dalam diskusi online tersebut, yaitu Kapolres Muratara AKBP Adiwitanto, S.Ik, Ketua KPU Muratara Agus Maryanto dan Ketua Bawaslu Muratara Munawir.

Diskusi online berjalan cukup menarik dengan materi yang disampaikan oleh ketiga narasumber, dengan diikuti oleh mahasiswa, pelajar, OKP dan peserta diskusi lainnya.

Ketua GMI Kabupaten Muratara, Sandyka Buana mengatakan, inisiatif diskusi online ini berangkat dari kepedulian milenial tentang bagaimana kesiapan penyelenggaraan pilkada 2020 ditengah Covid-19.


"Walaupun ditengah Covid-19 tetap berintegritas dan tentu saja kondusif dan damai. Kami ucapkan terima kasih kepada pemateri dan audiens yang berpartisipasi dalam diskusi online ini" ujarnya.

Sebagai kaum milenial yang peduli dan cinta kepada Kabupaten Muratara. Ia berharap semua pihak kedepan terus bersinergi untuk kemajuan kabupaten yang berslogan Beselang Serundingan ini.

"Tahun ini adalah tahun politik. Sebagai generasi milenial, kita harus cermat dan cerdas jangan sampai termakan isu hoax yang ingin memecah belah kita. Mari sama - sama kita kawal pilkada Muratara ini. Besamo kito bersinergi" ujarnya. (MJ)
Share:

Pemanfaatan Lahan Terlantar. Bupati Muratara Hadiri Penanaman Padi Perdana di Desa Pulau Kidak



MURATARA MSM.COM - Bupati Musi Rawas Utara, HM Syarif Hidayat menghadiri penanam padi perdana dilahan persawahan Desa Pulau Kidak, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara, Kamis (25/6).


Penamanan padi perdana di Desa Pulau Kidak, merupakan bagian dari program Gerakan Tanam Padi dalam rangka pemanfaatan lahan terlantar, dan peningkatan indek pertanaman dari IP 100 ke IP 200.


Didampingi sejumlah pejabat, diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Alwi Roham, Kepala Dinas Pertanian Ir Suhardiman, Kepala Bappeda Erwin Syarif dan Camat Rawas Ulu, orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini secara simbolis melakukan penanam padi di lahan persawahan.


Dalam sambutannya, Bupati berjanji akan memenuhi pengajuan yang diajukan pemerintah Desa Pulau Kidak, dalam mencapai target dari penanaman padi untuk pemanfaatan lahan terlantar di Desa Pulau Kidak.


"Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada pemerintah desa dalam memenuhi visi - misi Muratara Makmur, khususnya pada sektor pertanian" kata Bupati.


Sementara dalam pemaparannya, Kepala Desa Pulau Kidak A.Bakhori mengatakan terdapat lahan terlantar yang cukup luas di Desa Pulau Kidak. Lahan terlantar itu sudah lama tidak dimanfaatkan dan dikelola dengan baik.


Sejalan dengan visi - misi Bupati - Wakil Bupati Muratara, pemerintah Desa Pulau Kidak mengelola dan memanfaatkan lahan tersebut untuk digunakan sebagai lahan persawahan.


Selain melakukan penanam padi perdana, Bupati juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Desa Pulau Kidak. Syarif juga memberikan bantuan bibit pertanian dan peralatan pertanian dan bantuan lainnya. (FERRY)
Share:

Wednesday, June 24, 2020

Sambut New Normal Live. Kabupaten Muratara Lakukan Kajian Epidemiologi



MURATARA MSM.COM - Menyambut skema New Normal atau Normal Baru, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara terus melakukan kajian epidemiologi.


Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Muratara, kembali melakukan kajian epidemiologi untuk menyambut skema normal baru di tengah Pandemi Covid-19, di ruang rapat auditorium Lantai 2 Setda Muratara, Rabu (24/6).


Kepala Dinas Kesehatan, Marlinda Sari mengungkapkan, kajian epidemiologi untuk melihat sejauh mana kesiapan kabupaten Muratara dalam melakukan pola new normal live.


Sejauh ini, kata Dia, sudah 14 indikator dari 24 indikator yang sudah memenuhi ketentuan. Sisanya 10 indikator harus dikaji ulang terlebih dahulu. Dan saat ini masih menunggu hasil kajian dari tim ahli.


"Tim ahli ini kita datangkan dari Sumsel. Tim ahli dari Gugus Tugas Covid-19 juga ditugaskan untuk menganalisa dan mengkaji kesiapan Kabupaten Muratara menuju New Normal" ujarnya.


Khusus kajian epidemiologi yang dilakukan hari ini, sambung Marlinda, merupakan kajian melihat sesuai data berapa banyak yang positif Covid-19, Orang Tanpa Gejala (OTG), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dia menyebut, semua data tersebut dikaji sesuai dengan indikator yang ditetapkan. Kejian ini nantinya yang menentukan apakah Kabupaten Muratara bisa menerapkan New Normal Live atau sebaliknya.

"New Normal Live bukan berarti kita hidup seperti sediakala. Tetapi tetap ada protokol kesehatan, karena Covid-19 tidak berakhir" sambung Marlinda.

Menurut Marlinda,  walaupun Kabupaten Muratara bisa ditetapkan new normal. Namun tetap berpotensi adanya penularan Covid-19. Karena Kabupaten Muratara berada di garis lintas sumatera, sehingga mutasi orang cukup tinggi. (MJ)
Share:

Tuesday, June 23, 2020

Bupati Muratara Lepas 110 Santri Ke Ponpes Al Amien Prenduan



MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat melepas ratusan santri untuk kembali melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantran (Ponpes) Al Amien Prenduan Sumenep Madura.


Keberangkatan santriwan - santriwati asal Kabupaten Muratara ini, dilepas oleh orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan,  di halaman kantor Pemkab Muratara, Selasa (23/6).


Sebelum diberangkatkan, 110 santri telah mengikuti anjuran pemerintah sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19, yaitu telah melakukan rapid test, memakai masker, dan tetap menjaga jarak.

Dalam sambutannya singkatnya, Bupati mengatakan pelepasan santriwan - santriwati ke Ponpes Al Amien Prenduen Madura Jawa Timur, tetap mengacu pada protokol kesehatan. Hal itu dimaksudkan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.


Menurut Syarit, begitu banyak perkembangan para santri selama menempuh pendidikan. Salah satunya saat diminta pidato, spontanitas santri menyanggupi tampil dan mengucapkan terima kasih kepada Pemda.


"Para santri sudah banyak yang hafal Alqur'an. Alhamdulillah target kita begitu. Hapal Qur'an dan hadist, bisa berbahasa Inggris dan bahasa Arab. Mudah - mudahan Allah SWT meridoi" kata Bupati.


Ia mengingatkan, agar para santri wan - santriwati untuk giat belajar. Sebab tahun ini tahun terakhir dan tahun ketiga bagi yang menemuh pendidikan jenjang MTs. Artinya setelah tamat MTs, akan melanjutkan ke jenjang berikutnya.


Begitu juga yang sedang menempuh pendidikan jenjang Madrasah Aliah Negeri, tentunya akan melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Yang memiliki prestasi, akan dilanjutkan pendidikannya disekolah tempat ia menempun pendidikan saat ini.


"Anak - anak ini ditugaskan Pemkab Muratara untuk belajar. Tugas belajar ditugaskan belajar tidak boleh berpikiran yang lain kecuali belajar di pondok. Begitu juga orang tua wali,  ikhlaskan keberangkan ini dan doakan mereka. Sehingga pada waktunya memenuhi target kita dan pulang menjadi sarjana di desanya masing - masing" ujar Bupati.


Diakhir sambutannya, Bupati berpesan kepada santriwan - santriwati untuk menjaga nama baik Kabupaten Muratara. "Jaga nama baik kabupaten kita. Muratara sudah tidak seperti dulu dan sudah kondusif. Insya Allah kedepan lebih religius" pungkasnya. (MJ)
Share:

Monday, June 22, 2020

33 Anak Yatim Piatu BM 1. Terima Bansos Dari Ketua DPC PDIP Dan Pasangan H. Devi Suhartoni - H Innayatullah



MURATARA MSM.COM - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP Kabupaten Muratara, Dewi Ariyanto menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos).


Bansos berupa pakaian seragam dan alat tulis diberikan kepada anak yatim piatu yang sedang mengenyam pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kelurahan Bumi Makmur 1 dalam rangka memperingati bulan Bung Karno, Minggu (21/6).


Bansos diserahkan secara simbolis oleh Balon Pasangan Bupati - Wakil Bupati Muratara 2020-2025 H Devi Suhartoni - H Innyatullah kepada 33 orang anak yatim piatu.


Pengurus yatim piatu Bumi Makmur 1, Irwandi mengatakan bansos yang diterima mereka merupakan program Ketua DPC PDIP Kabupaten Muratara yang diberikan kepada masyarakat Bumi Makmur 1.


Bantuan sosial itu rutin diberikan setiap tahunnya, untuk anak yang masih sekolah dan wajib belajar 12 tahun yang berjumlah 33 orang anak. "Sebelumnya lebih dari 33 orang anak yatim piatu. Karena ada yang sudah tamat, sekarang tinggal 33 orang lagi" ujarnya.


Menurut Irwandi, dengan adanya bantuan sosial ini, anak - anak  yatim piatu penerima bantuan menjadi semakin semangat dalam menuntut ilmu. Begitu juga dengan yang memberi, semoga selalu mendapatkan keberkahan.


"Semoga anak-anak ini kedepanya dapat menjadi generasi mida penerus bagi bangsa dan terkhusus Kecamatan Rawas Ilir," harapnya.

Terpisah, Ketua DPC-PDIP Muratara, Devi Ariyanto membenarkan bahwa Bansos yang diberikan sebagai aksi dalam rangka memperingati bulan bung karno yang jatuh pada bulan Juni, karena sangat spesial.

"Mudah-mudahan dengan adanya aksi sosial ini bisa membantu dan meringankan beban saudara kita dan anak-anak yatim kita yang menerimanya," ujarnya. (MJ)
Share:

Friday, June 19, 2020

Pengalaman Berkesan Camat Rawas Ulu Saat Pembagian BLT Tahap 2 Desa Sukomoro




MURATARA MSM.COM - Pengalaman berkesan dirasakan Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir saat menghadiri penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap 2 Desa Sukomoro, Rabu (17/6).


Karena ada salah satu warga penerima BLT yang sakit, sehingga tidak bisa datang saat penyaluran dana BLT, Ia dan bersama Kepala Desa Sukomoro, anggota Koramil dan anggota Polsek mendatangi langsung kediaman yang bersangkutan.


"Dari seluruh  penerima bantuan, ada satu warga atas nama Ponima (80) yang tidak bisa datang karena menderita stroke. Kita akhirnya mendatangi langsung rumah warga penerima tersebut" ungkap Abdul Kadir.


Sesampai dirumah Ponima, sambung Camat, ada rasa haru yang tak bisa disembunyikan. Lantaran melihat Ponima begitu bahagia menerima bantuan dari pemerintah.


Apalagi dengan kondisi Ponima sendiri yang sudah lanjut usia. Ditambah dengan penyakit stroke yang ia derita, membuat hati siapa saja yang melihat menjadi terenyuh.


"Kita berharap, bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat dan dipergunakan dengan sebaik mungkin" tuturnya. (FERRY)
Share:

Desa Sukomoro Salurkan BLT Dana Desa Tahap 2



MURATARA MSM.COM - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap 2, dilakukan Pemerintah Desa Sukomoro, Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, Rabu (17/6).

Penyaluran BLT Dana Desa Tahap 2 dilakukan di Kantor KUD Desa Sukomoro. Dihadiri Camat Rawas Ulu Abdul Kadir, Kepala Desa Sukomoro Fachrurrahman, perwakilan Koramil, anggota Kapolsek, BPD Desa Sukomoro dan pendamping Desa.

Penyaluran BLT diserahkan langsung kepada masyarakat penerima oleh Kepala Desa dan Camat. Anggota TNI / Polri juga berkesempatan menyerahkan bantuan tersebut langsung kepada masyarakat.

Kepala Desa Sukomoro Fachrurrahman mengatakan, penyaluran BLT langsung diberikan kepada masyarakat penerima.

"Kita berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan dipergunakan sebaik mungkin oleh masyarakat penerima" ujarnya.

Sementara itu, Camat Rawas Ulu Abdul Kadir mengungkapkan, hingga saat ini (Rabu, 17/6.Red) sudah 8 desa dalam wilayah Kecamatan Rawas Ulu yang telah menyalurkan BLT Dana Desa tahap 2.

"Sebagai kepala wilayah Kecamatan Rawas Ulu, saya turun langsung untuk memastikan pembagian ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan aturan pemerintah" ujarnya.

Camat mengungkapkan, seluruh masyarakat penerima BLT terdampak Covid-19 hadir dalam pembagian tersebut. Namun ada satu warga yang tidak bisa datang karena menderita sakit.

"Satu warga atas nama Ponima (80) tidak bisa datang karena menderita stroke. Maka kami mendatangi langsung kediamannya untuk memberikan bantuan tersebut" kata Camat. (FERRY)
Share:

KPU Muratara Gelar Rakor Lanjutan Pilkada 2020. Pencoblosan 9 Desember 2020



MURATARA MSM.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas Utara, menggelar rapat koordinasi (rakor) lanjutan terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Muratara Tahun 2020, Kamis (18/6).


Rakor  yang digelar di Aula Siti Rahma merupakan rakor lanjutan bersama Partai Politik (parpol). Ketua KPU Muratara, Agus Maryanto mengatakan, agenda rakor merupakan pertemuan terkait kelanjutan Pilkada Kabupaten Muratara.


"Kegiatan rakor bersama partai politik dan tim penghubung Paslon dari perseorangan. Itu sama dengan rakor yang dilaksanakan sebelumnya" kata Agus Maryanto.


Dimana semula pelaksanaan pencoblosan dijadwalkan pada 23 September. Lalu kemudian keluar Perpu Nomor 2. Setelah itu keluar PKPU Nomor 5 perubahan kedua PKPU Nomor 15 yang menyatakan bahwa pencoblosan dilaksanakan pada 9 Desember 2020.


"Kita sampaikan ke Parpol bahwa KPU sudah mencabut SK sebelumnya, dan menerbitkan SK 51 dan 52 tentang dilanjutkannya tahapan dan pengaturan tentang Pilkada" sambung Agus Maryanto.


Dia menjelaskan, perubahan itu sangat penting bagi calon perseorangan. Dimana pihaknya sudah menginformasikan bahwa pada 24 Juni hingga 13 Juli 2020 ini pihaknya akan melakukan verifikasi faktual jumlah dukungan calon indenpenden "dan itu diruangan yang sama" imbuhnya.


Dia menengaskan, ada beberapa catatan penting melakukan melakukan kegiatan ditengah pandemi Covid-19. Yakni Parpol harus tetap memperhatikan protokol kesehatan penanganan dan pencegahan Covid-19 dimasning - masing institusi dan koalisi partai yang akan mengusung paslon dan tim independen.


"Dilapangan saat menjumpai pendukung  tetap menggunakan protokol kesehatan sebagai standar pencegahan Covid-19" tukasnya. (MJ)
Share:

Tuesday, June 16, 2020

Raih WTP 3 Kali Berturut -turut. Bupati Muratara : Kedepan Perangkat Daerah Lebih Maksimal Lagi





MURATARA MSM.COM - Untuk ketiga kalinya, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara mendapatkan Opini Tertinggi yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi itu diraih secara berturut  - turut sejak tahun 2017 hingga tahun 2019.

Piagam WTP diterima oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat dari perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Harry Purwaka di Kantor BPK RI Sumsel, Jalan Demang Lebar Daun Nomor 2 Palembang, Selasa (16/6).

Turut hadir dalam penyerahan  piagam WTP antara lain Ketua DPRD Muratara Efriansyah, Sekretaris Daerah (Sekda) Alwi Roham, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Murata Susyanto Tunut.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muratara,Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Muratara, H Saidi, H. Inspektur Muratara, dan Kepala BPKAD Muratara Duman Fachsyal.

Dalam sambutannya, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat menyampaikan rasa syukurnya, atas laporan hasil pemeriksa keuangan Kabupaten Muratara Tahun Anggaran 2019 yakni WTP.

Dikatakan Syarif, WTP yang diterima kabupaten Muratara, merupakan WTP yang ketiga kalinya secara berturut - turut terhitung sejak tahun 2017 hingga tahun 2019.

"Semoga kedepan perangkat daerah di lingkungan pemerintahan Kabupaten Muratara beserta seluruh jajarannya dapat lebih maksimal lagi dalam menerapkan laporan keuangan" pesannya. (MJ)





Share:

Kemenparekraf Berikan Bantuan Sembako Untuk Parekraf Se Kab Musi Rawas



MUSI RAWAS MSM.COM-Bupati Musi Rawas (Mura) H Hendra Gunawan didampingi Kapolres Musi Rawas Efrannedy melepas Bantuan Paket Sembako dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) kepada masyarakat pekerja parekraf yang terdampak covid-19 di Kabupaten Musi Rawas. Selasa (16/06/2020) di Mapolres Mura.

Turut hadir Ketua DPRD Mura Azandri, Kajari Lubuklinggau Willy, Kepala Dinas Pariwisata Mura Joko dan unsur Forkopimda Kabupaten Musi Rawas. Adapun paket sembako yang didistribusikan berupa Beras 5 kg, Minyak 2 liter, Kecap 1 bungkus, Gula 1 Kg, Terigu 1 Kg, Sarden 2 Kaleng, Teh 2 Kotak, Mie Instan 2 Bungkus. Sebanyak 202 pekerja parekraf se Kabupaten Musi Rawas mendapat paket sembako tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy menyampaikan, bantuan ini diterima langsung dari Kementerian Pariwisata, dimana Polri telah diberikan amanah untuk mendistribusikan bantuan tersebut kepada masyarakat terdampak Covid-19.

“Penyerahan bantuan dari Kementerian Pariwisata ini dipercayakan kepada Polri untuk mendistribusikannya. Pemberian bantuan tersebut akan dikawal langsung oleh Kapolsek dan Camat kepada para pelaku pariwisata yang mendapatkan bantuan, ” kata AKBP Efrannedy.

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan turut menyampaikan bahwasanya Pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat terdampak oleh wabah Covid-19. Oleh sebab itu, di tengah kebijakan new normal atau normal baru, pemerintah kembali melakukan pemulihan pariwisata, termasuk juga di Kabupaten Musi Rawas.

"Pendistribusian Paket Sembako oleh Polres Musi Rawas merupakan bentuk dari kerjasama dan sinergisitas kita dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19. Tentunya melalui bantuan tersebut, merupakan bentuk dukungan kepada para pekerja Parekraf Terdampak Covid-19 di Kabupaten Musi Rawas," ucap Bupati H Hendra Gunawan.(Leo hs)
Share:

Monday, June 15, 2020

Bincang Santai Dengan Awak Media. Ketua DPRD Muratara Harapkan Pilkada Aman




MURATARA MSM.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas Utara, Efriansyah, S.Sos mengharapkan setiap Timses pasangan Calon Bupati - Wakil Bupati Muratara periode 2020 -2025, jangan sampai saling singgung.

Hal itu dikatakannya, saat melakukan bincang santai dengan puluhan awak media, baik cetak maupun elektronik yang bertugas di Bumi Beselang Serundingan, Senin (15/6).

"Bagi setiap timses masing - masing pasangan Calon Bupati - Wakil Bupati Muratara periode 2020 -2025 , tolonglah jangan sampai saling singgung menyinggung, apalagi saling serang di media sosial" kata Efriansyah.

Dia mengatakan,pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan pesta demokrasi. Untuk itu, ia sangat mengharapkan Pilkada di Kabupaten Muratara Tahun 2020 mendatang berjalan aman dan tidak ada kendala.

"Saya disini bicara selaku ketua DPRD. Mari kita sama - sama mendukung Pilkada ini" ujarnya.

Dengan lancar dan amannya Pilkada mendatang, sambung Efriansyah. Tentunya akan merubah citra Kabupaten Muratara yang dinilai kurang aman.

"Kita mengharapkan berjalan dengan aman, damai dan tentram tanpa ada gejolak dan tanpa ada kendala apapun" tukasnya. (MJ)
Share:

3 Gajah Pikat Didatangkan Pemkab Muratara



MURATARA MSM.COM - Tiga ekor gajah pikat didatangkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara dari provinsi Riau. Ketiga ekor gajah pikat itu didatangkan khusus untuk mengevakuasi gajah liar di Desa Bumi Makmur Kecamatan Nibung.

Sebelumnya, gajah liar tersebut pernah menewaskan Zainal Abidin atau Din Paldas (53) warga Desa Bumi Makmur pada 12 Mei 2020 lalu. Saat itu, almarhum bermaksud hendak memberi makan gajah liar.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara, Syarmidi diruang kerjanya, Senin (15/6) mengatakan, gajah - gajah pemikat yang berjumlah tiga ekor sudah tiba di Kabupaten Muratara.


Ketiga gajah itu sudah dibawa ke kecamatan Nibung untuk diistirahatkan terlebih dahulu sebelum mengevakuasi gajah liar. Gajah tersebut butuh istirahat setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh dengan menggunakan truk.

"Sejak kemarin dan hari ini istirahat dulu gajahnya, capek kan. Besok baru lakukan evakuasi," kata Syarmidi.

Evakuasi gajah liar tersebut akan dilakukan tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan (Sumsel) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Lahat.

"Untuk teknis evakuasinya, BKSDA yang lebih paham bagaimana tindakan yang baiknnya. Peralatan semuanya sudah disiapkan," ujar Syarmidi. (MJ)
Share:

Thursday, June 11, 2020

HUT Muratara Ke-7, Bupati Beserta Jajaran Potong Tumpeng




MURATARA MSM.COM - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Musi Rawas Utara ke-7 Tahun 2020 ditengah pandemi Covid-19 diperingati secara sederhana.

HUT Kabupaten yang berslogan Beselang Serundingan, diperingati oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat beserta jajarannya dengan melakukan pemotongan tumpeng, Kamis (11/6).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bawah peringatan Hari Jadi ke-7 kabupaten Muratara tahun ini, berbeda dari tahun - tahun sebelumnya.

Hari jadi Kabupaten Muratara yang biasanya dilaksanakan rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Muratara. Namun tahun ini hanya dirayakan secara sederhana dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama.

Hal itu dilakukan, lantaran adanya pandemi Covid-19 yang tengah mewabah saat ini. "Tahun ini, kita merayakannya sedikit berbeda. Tetapi semangat kita tetap sama" kata Bupati.

Bersamaan dengan moment hari jadi Kabupaten Muratara ke-7 ini, orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini mengajak seluruh eleman masyarakat untuk bersama - sama melawan Covid-19.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menciptakan suasana yang kondusif menyosong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati - Wakil Bupati Muratara tahun 2020. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan partisipasi aktif masyarakat yang telah bahu membahu membangun Kabupaten Muratara.

Dia berjanji akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah untuk mewujudkan Muratara yang makmur, aman, cerdas dan bermartabat.

"Saya Syarif Hidayat, bersama Wakil Bupati Devi Suhartoni akan terus berjuang menuju Muratara yang maju dan lebih baik," kata Bupati.

Hadir pada kesempatan ini Kapolres Muratara AKBP Adhi Witanto, Danramil Rupit Kodim 0406 MLM Kapten Inf Maryono, Sekda Muratara Alwi Roham, Kepala Kankemenag Muratara Ikhsan Baijuri dan segenap Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Muratara. (MJ)
Share:

Tuesday, June 9, 2020

Pasangan Syarif - Surian Terima Rekomendasi Pengusungan Dari DPC Partai Gerindra



TERUSAN MSM.COM - Pasangan Calon Bupati - Wakil Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat - H Surian Sofian, menerima Surat Rekomendasi pengusungan dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Surat pengusungan dari Partai Gerindra diserahkan langsung ketua DPC Gerindra Kabupaten Muratara Efriansyah, S.Sos, di kediaman Bupati, Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya, Selasa (9/6) dengan tetap menggunakan protokol kesehatan.

Surat rekomendasi pengusungan itu diterima oleh pasangan Syarif - Surian, dengan dihadiri ketua DPD Partai Gerindra Sumsel, Kartika Sandra Desi serta Ketua dan Pengurus DPC beserta kader Partai Gerindra.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Muratara, Efriansyah menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada ketua DPD Partai Gerindra, dengan sampainya surat rekomendasi pengusungan Partai Gerindra kepada pasangan Syarif - Surian di Kabupaten Muratara.

"Terima kasih atas dukungannya untuk seluruh kader. Sehingga bisa memimpin Kabupaten Muratara. Tanpa kader - kader, Partai Gerindra tidak akan besar" kata Efriansyah.

Pria yang juga menjabat ketua DPRD Muratara ini mengatakan, sebelum mengeluarkan surat rekomendasi pengusungan kepada pasangan Syarif - Surian,  partai Gerindra telah mempertimbangkan berbagai hal.

Sehingga akhirnya mengeluarkan surat rekomendasi pengusungan kepada pasangan Syarif - Surian. Salah satu pertimbangannya yaitu sejak kepemimpinan Syarif Hidayat, Kabupaten Muratara sudah cukup kondusif.

Di masa kepemimpinan Syarif Hidayat, juga telah mengantarkan santri - santri menempuh pendidikan di Pulau Jawa. Menurutnya, untuk membangun Kabupaten Muratara tidak cukup hanya satu periode kepemimpinan.

"Maka dari itu, kita dukung Syarief - Surian menuju 2 periode. Semoga Muratara ini lebih maju lagi sesuai visi dan misi kita, Muratara hijau aman sejahtera makmur dan kondusif" ujarnya.

Sementara, Calon Bupati Muratara HM Syarif Hidayat didampingi calon pendampingnya di Pilkada 2020 mengatakan bahwa suatu kebanggaan mendapatkan mandat dari Partai Gerindra.

“Alhamdulilah hari ini, kami mendapatkan mandat atau kepercayaan dari partai Gerindra. Tentunya kebanggan bagi kami didampingi Partai Gerindra. Kami yakin, dengan didampingi partai Gerindra, bisa menang. Kita perjuangkan" kata Syarif. (MJ)
Share:

Sunday, June 7, 2020

Sampaikan Calon Wakil Di Pilkada Muratara 2020. H Surian Sofian Dipastikan Dampingi Syarif




MURATARA MSM.COM - H Surian Sofian dipastikan mendampingi HM Syarif Hidayat sebagai wakil Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Musi Rawas Utara Tahun 2020.

Hal itu disampaikan HM Syarif Hidayat dikediaman pribadinya, Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya, Minggu (7/6) menjawab pertanyaan publik tentang sosok calon yang akan mendapingi dirinya di Pilkada 2020 mendatang.

"Yaitu H Surian Sofian, putra dari Kecamatan Rawas Ilir tepatnya desa Belani. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara. Kami akan maju di Pilkada Muratara mendatang" kata Syarif.

Saat ditanya sudah berapa partai politik yang akan mengusung ia dan wakilnya, Syarif menjawab sudah cukup. "Alhamdulillah untuk perahu untuk menyeberang sudah cukup" timpalnya.

"Insyaallah  Selasa  besok  partai Gerindra akan menyerahkan secara langsung SK pengusungan tersebut secara langsung di seksikan oleh seluruh kader partai dan pengurus" tambahnya.

Syarif menyebut, saat ini sudah ada sejumlah parpol yang menyatakan positif ataupun masih dalam proses untuk mendukung ia dan wakilnya pada Pilkada 2020. Lima parpol sudah positif menyatakan dukungannya.

Kelima parpol tersebut yaitu Partai Gerindra, Partai Bulan Bulan (PBB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Golongan Karya (Golkar).

Sementara yang masih dalam proses yakni Partai NasDem, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Hanura.

Bakal Calon Wakil Bupati Muratara, H Surian Sofian menyatakan siap mendampingi HM Syarif Hidayat pada Pilkada Muratara mendatang.

Dirinya mengatakan akan mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM ) di kabupaten Muratara. "Karena pengalaman saya sebagai pengusaha. Maka nantinya saya akan memberdayakan UMKM" katanya.

Dengan pengembangan UMKM, diharapkan kedepan akan semakin banyak putra - putri Kabupaten Muratara yang sukses seperti dirinya.

"Alhamdulillah kalau untuk hidup saya bersama keluarga sudah cukup. Saya terpanggil untuk mendampingi HM Syarif Hidayat untuk ikut membangun Kabupaten Muratara lebih baik dan lebih maju kedepannya" tukasnya. (MJ)
Share:

Friday, June 5, 2020

Kapolda Sumsel Kunker Ke Muratara Kunjungi dan Memotivasi SAD Sungai Jernih





MURATARA MSM.COM - Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Eko Indra Heri didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Rawas Utara, Jum'at (5/6).


Kedatangan jenderal Bintang Dua ini disambut Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dan Kapolres Muratara AKBP Adi Witanto. Hadir juga Dandim 0406 MLM Letkol M A'an Setiawan, dan Ketua DPRD Muratara Efriansyah.


Kunker Kapolda Sumsel Kabupaten Muratara, untuk mendatangi Kampung Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit itu juga dihadiri para Kepala OPD, Camat, dan Kepala Desa.


Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Kapolda beserta rombongan ke Kabupaten Musi Rawas Utara, dengan tujuan utama untuk mememui SAD di Desa Sungai Jernih.


Kedatangan Kapolda di tengah - tengah SAD menjadi kebanggaan bagi mereka. Terbukti saat ini ada 225 Kepala Keluarga dengan total 600 jiwa warga SAD dari enam tempat yang berbeda berkumpul, untuk menyambut kedatangan Irjen Pol. Eko Indra Heri.

"Anak - anak SAD sudah merasakan pendidikan. Mereka saat ini mengenyam pendidikan mulai dari SD, SMP, SMP bahkan ada yang duduk dibangku kuliah. Mereka saat ini sudah seperti anak - anak yang lain dan sudah membaur bahkan bisa baca Qur'an" kata Bupati.


Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini juga melaporkan bahwa pembangunan Mapolres Muratara sudah mulai dikerjakan dan ditargetkan selesai tepat waktu. Begitu juga dengan kondisi keamanan, di Kabupaten Muratara saat ini sudah cukup kondusif.


Sementara, Kapolda Irjen Pol Eko Indra Heri mengatakan, kedatangannya ke Kabupaten Muratara untuk menemui warga SAD merupakan impiannya yang sudah lama terpendam.


"Hari ini impian saya kesampaian, saya sudah lama sekali ingin mengunjungi saudara-saudara kita di sini," katanya.  Ia berharap, warga KAT nantinya ada yang menjadi Polisi maupun tentara.


Kapolda mengatakan, Kabupaten Muratara tidak asing baginya. Karena ia sudah sering ke wilayah Kabupaten Muratara sewaktu masih bergabung dengan kabupaten induk Musi Rawas.

Akan tetapi ia baru pertama kali ini mengunjungi warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Anak Dalam di Muratara.

Kapolda mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Muratara untuk membantu polisi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Saya mau menitip keamanan di sini, tolong bapak ibu, mari kita jaga Kamtibmas di wilayah kita," ajaknya.

Pada kunjungan kerjanya, Kapolda memberikan bantuan bahan pokok kepada warga Suku Anak Dalam.

Setalah bersilaturahmi bersama warga Suku Anak Dalam, Kapolda memimpin gerakan penanaman pohon di Mapolres Muratara. (MJ)
Share:

Thursday, June 4, 2020

Korban Kebakaran Di Desa Muara Tiku, Terima Bantuan dari Pemkab Muratara



MURATARA MSM.COM  Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara, melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menyerahkan bantuan kepada Yebbi Putra.

Yebbi Putra merupakan warga Dusun 6 Desa Muara Tiku, Kecamatan Karang Jaya yang mengalami musibah kebakaran Selasa (2/6) lalu menghanguskan satu unit rumah semi permanen miliknya.

Bantuan yang diterima langsung Yebbi Putra, berupa Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan beberapa perlengkapan lainnya.

Saat menyerahkan bantuan, Kepala BPBD Muratara, Syarmidi mengharapkan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan meringankan beban keluarga yang terkena musibah.

Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang mengalami musibah kebakaran ini, Kata Syarmidi, Rabu (3/6).

Usai menerima bantuan, Yebbi menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Pemkab Muratara. Bantuan yang diberikan ini, sambung Yebbi, sangat berarti ditengah kondisi keluarganya yang sedang tertimpa musibah.

Terima kasih atas bantuan dari pemerintah, bantuan ini sedikit sudah meringankan beban kami, Kata Yebbi.

Untuk diketahui, kebakaran rumah yang dihuni Yebbi dan Istrinya Santi serta seorang anaknya, terjadi. Selasa (2/6 menjelang malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Kebakaran itu tidak menyebabkan korban jiwa, namun satu unit rumah semi permanen dan satu unit sepeda motor tak terselamatkan dari lalapan api.

Kobaran api yang belum diketahui penyebabnya sempat merambat dan nyaris menghabiskan rumah warga lainnya milik Yusuf.

Beruntung api cepat dipadamkan oleh warga setempat, sehingga rumah Yusuf hanya terbakar dinding rumahnya saja. (MJ)
Share:

Wednesday, June 3, 2020

Bendera Merah Putih Terlihat Lusuh Dihalaman Pemkab Muratara. Sekda : Besok Kita Ganti !




MURATARA MSM.COM - Bendera merah putih dihalaman kantor Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara, terlihat lusuh.

Bila diamati lebih jauh, bendera yang terpasang pada tiang setinggi sekitar 50 meter itu juga tampak kusam dan robek dibeberapa bagian. 

Hadi (20) warga Kabupaten Muratara, Rabu (3/6) mengungkapkan keprihatiannya dengan bendera yang lusuh masih terpasang di halaman Pemkab Muratara.

"Ya, sebaiknya diturunkan saja. Kan sudah tidak layak digunakan kalau sudah seperti itu" tutur Hadi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Muratara, Alwi Roham ketika dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan, akan segera mengganti bendera tersebut.

"Terima kasih sudah diingatkan. Besok kita ganti" kata Sekda. (MJ)

Share:

Bupati Lounching Kampung Tangkal Covid-19. Muratara Akan Memulai New Normal



MURATARA MSM.COM - Bupati Musi Rawas Utara, HM Syarif Hidayat melaunching Kampung Tangkal Covid-19. Sekaligus menetapkan Desa Rantau Kadam Kecamatan Karang Dapo, sebagai Kampung Tangkal Covid-19 di Kabupaten  Muratara.


Launching Kampung Tangkal Covid-19 yang berlangsung di Balai Serbaguna Desa Rantau Kadam Selasa (2/6), merupakan bagian dari launching Kampung Tangkal Covid-19 yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia.


Terpilihnya Desa Rantau Kadam sebagai Kampung Tangkal Covid-19 dinilai dari kreatifnya Desa Rantau Kadam dalam melakukan penanganan Covid-19 di desa setampat. Dimana pemuda terlibat aktif didalamnya.


"Saya sudah melihat sendiri peranan pemuda - pemudi Desa Rantau Kadam, dalam melakukan penanganan virus Covid-19. Nanti desa ini akan dijadikan desa percontohan dari 82 Desa yang ada di Muratara" kata Bupati.


Sebagai desa Tangkal Covid-19, sambung Bupati, ada banyak sektor yang mesti diperhatikan, diantaranya gizi. Sektor pangan yang harus dipenuhi, dengan cara membuat kolam ikan, ternak dan membuka perkebunan.


Terkait hal itu, ia meminta seluruh stakeholder untuk ikut berperan aktif sesuai dengan tupoksi masin g- masing. "Saya harapkan setiap kecamatan menunjuk satu desa untuk dijadikan Kampung Tangkal Covid-19" ujarnya.


Dikatakan Bupati, satu hal yang sangat menggembirakan dan harus disyukuri, Angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Muratara sangat kecil. Hal itu dikatakan Gubernur Sumsel dalam kunjungan kerjanya ke Bumi Beselang Serundingan.

"Kita akan memulai New Normal atau Normal Baru, menyusul kabupaten/kota lain yang ada di Sumatera Selatan" ujar Bupati.


Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini juga memberikan sejumlah bantuan. Diantaranya bantuan sembako, bibit tanaman hortikultura, dan bibit ternak.


Tampak hadir dalam Launching Kampung Tangkal Covid-19 antara lain Sekda Muratara, Ketua TP PKK Muratara, Kapolres Muratara, Dandim 0406 MLM, Ketua TGPP Covid-19, Kepala OPD, Camat, dan Kepala Desa. (MJ)
Share:

Tuesday, June 2, 2020

Penyelenggaran Ibadah Haji Tahun 2020 Dibatalkan. Ini kata Kemenag Muratara !




MURATARA MSM.COM - Kementerian Agama Republik Indonesia memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji 1441 Hijriah atau 2020 Masehi. Namun demikian, mereka akan diberangkatkan pada tahun depan.


Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muratara, H Ikhsan Baijuri, Selasa (2/6) mengungkapkan, Keputusan pembatan itu berdasarkan keputusan Menteri Agama Nomor 494 Tahun 2020 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji.


"Pembatalan pemberangkatan jemaah haji 2020, berlaku untuk seluruh WNI yang akan menjalankan ibadah haji 2020" terangnya.  Pembatalan itu sejalan dengan keputusan Presiden RI Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam  Penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional.


H Ikhsan Baijuri mengatakan, penyelenggaraan ibadah haji pada masa pendemi Covid-19, termasuk di Indonesia dan Arab Saudi dipastikan dapat mengancam kesehatan, keselamatan dan keamanan jemaah haji Indonesia. Pemerintah telah menjadikan menjaga jiwa sebagai salah satu dasar pertimbangan utama dalam penetapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 H.


"Mengingat keselamatan jiwa merupakan aspek yang wajib diutamakan dalam ajaran Islam, dan guna mencegah terjadinya kemudaratan, baik baik jemaah dan petugas, pemerintah membatalkan keberangkatan haji pada penyelenggaraan haji tahun ini" paparnya.


Dikatakannya, pembatan tersebut berdampak pada aspek pembinaan, pelayanan dan pelindungan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020. Sehingga perlu ditetapkan kebijakan baru. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi silang pendapat, dan memberikan kepastikan hukum bagi pihak jemaah haji dan petugas. (MJ)

Share:

Postingan Populer

Blog Archive