![]() |
| Polda Sumsel terus memperkuat kualitas penegakan hukum melalui peningkatan kompetensi personel di bidang investigasi dan olah tempat kejaian perkara (TKP) |
PALEMBANG MSM.COM — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat
kualitas penegakan hukum melalui peningkatan kompetensi personel di bidang
investigasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Komitmen tersebut
diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Tindakan Pertama di Tempat Kejadian
Perkara (TPTKP) dan Olah TKP dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80
Tahun 2026.
Kegiatan
yang dipusatkan di Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumsel pada Senin, 22
Juni 2026, dibuka langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi
Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. dan diikuti oleh personel perwakilan satuan kerja
serta jajaran kewilayahan di lingkungan Polda Sumsel.
Lomba
TPTKP dan Olah TKP menjadi sarana untuk menguji sekaligus meningkatkan
kemampuan teknis personel dalam menangani tempat kejadian perkara secara
profesional, akurat, dan sesuai standar scientific crime investigation.
Kemampuan tersebut merupakan fondasi utama dalam proses penyelidikan dan
penyidikan guna menghasilkan alat bukti yang kuat serta mendukung terwujudnya
penegakan hukum yang berkeadilan.
Dalam
arahannya, Kapolda Sumatera Selatan menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan
suatu perkara sangat ditentukan oleh kualitas penanganan pada tahap awal di
tempat kejadian perkara. Oleh karena itu, setiap personel Polri harus memiliki
kemampuan yang memadai dalam mengamankan, mengolah, dan menganalisis TKP secara
profesional.
“Kemampuan
melakukan TPTKP dan olah TKP merupakan titik awal keberhasilan dalam mengungkap
suatu tindak pidana. Baik melalui pendekatan scientific crime investigation
maupun penyidikan konvensional, semuanya berawal dari bagaimana anggota mampu
membaca, mengamankan, dan mengolah tempat kejadian perkara secara tepat.
Kompetensi ini harus terus diasah agar kualitas penegakan hukum semakin
profesional dan dipercaya masyarakat,” tegas Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol
Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.
Peningkatan
kemampuan olah TKP memiliki peran strategis dalam mendukung kualitas
penyidikan, mempercepat pengungkapan kasus, serta meminimalkan potensi
kesalahan dalam proses penegakan hukum. Profesionalisme aparat dalam mengelola
TKP juga menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan
publik terhadap institusi kepolisian.
Melalui
kegiatan ini, peserta dituntut mampu menerapkan prosedur penanganan TKP secara
komprehensif, mulai dari pengamanan lokasi, identifikasi barang bukti,
dokumentasi, pengumpulan keterangan awal, hingga penyusunan langkah-langkah
investigasi yang sesuai dengan standar operasional kepolisian.
Kabid
Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.,
mengatakan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan bagian
penting dari transformasi Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan publik
dan penegakan hukum yang profesional.
“Peningkatan
kemampuan personel melalui kegiatan seperti ini merupakan investasi penting
bagi institusi. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan dan penegakan hukum
yang profesional, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu,
Polda Sumsel terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar
mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Kabid Humas Polda
Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Polda
Sumatera Selatan berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi,
tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan evaluasi bagi seluruh peserta untuk
terus meningkatkan kemampuan teknis di lapangan. Dengan personel yang
profesional dan berkompeten, Polri akan semakin mampu memberikan perlindungan,
pengayoman, pelayanan, serta penegakan hukum yang berkualitas bagi masyarakat.
baca berita lainnya di google news
