![]() |
| Polda Sumatera Selatan memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah, pengaktifan kembali Satkamling serta pengembangan bawang putih untuk mendukung program swasembada pangan |
PALEMBANG MSM.COM — Polda Sumatera Selatan memperkuat pelayanan kepada
masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah, pengaktifan kembali Satkamling serta
pengembangan bawang putih untuk mendukung program swasembada pangan. Capaian
tersebut mendapat apresiasi dari Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol.
Mardiyono, S.I.K., M.Si., dalam kunjungan kerja sekaligus penyerahan dua
kendaraan operasional Binmas di Mapolda Sumsel, Senin (28/9/2026).
Dalam sambutannya, Kakorbinmas menyoroti realisasi
penyaluran beras melalui Gerakan Pangan Murah Polda Sumsel yang mencapai
sekitar 230 persen dari target 2.705 ton. Berdasarkan total realisasi
penyaluran beras secara nasional, capaian tersebut menempatkan Polda Sumsel
pada peringkat ketiga.
Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., menyampaikan
penghargaan kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H.,
M.Hum., beserta jajaran atas pelaksanaan berbagai program Polri yang mendukung
Asta Cita Presiden. Menurutnya, capaian tersebut perlu dipertahankan dan terus
ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Capaian yang baik bukanlah akhir, melainkan menjadi
tanggung jawab kita untuk mempertahankan, meningkatkan dan bisa memberikan
manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Mardiyono.
Selain ketahanan pangan, perhatian terhadap keamanan
lingkungan juga menjadi bagian dari penguatan pelayanan masyarakat. Polda
Sumsel telah mengaktifkan kembali 224 Satkamling dari target 207 Satkamling
atau sekitar 108 persen.
Menurut Kakorbinmas, capaian tersebut menempatkan
Polda Sumsel pada peringkat ketiga nasional dalam persentase aktivasi
Satkamling pasif. Pengaktifan kembali Satkamling diharapkan semakin memperkuat
partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Kakorbinmas juga mendorong optimalisasi potensi
lahan bawang putih seluas 81 hektare. Dalam sambutannya, ia menyebut realisasi
program di Sumatera Selatan telah mencapai 9,6 hektare dan meminta jajaran
terus memperkuat pendampingan, pemantauan serta sinergi dengan pemangku
kepentingan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolda Sumsel
Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa komitmen
pengembangan bawang putih seluas 81 hektare telah disepakati bersama para
Kapolres dan jajaran.
Kapolda mengarahkan agar jajaran berkoordinasi
dengan pemerintah daerah serta mitra terkait untuk mengidentifikasi lahan yang
sesuai sekaligus memastikan keberlanjutan program.
“Yang sudah dideklarasikan oleh Polda Sumatera
Selatan adalah 81 hektare, sesuai dengan kesepakatan kita dengan para Kapolres
dan jajaran untuk menyukseskan program Swasembada Bawang Putih,” ungkap Irjen
Pol. Dr. Sandi Nugroho.
Kapolda menekankan bahwa setiap program harus
dilaksanakan secara terukur, disertai pelaporan, pengawasan dan evaluasi.
Jajaran juga diminta mengonsolidasikan tim di tingkat Polda maupun kewilayahan
serta memastikan setiap tugas dapat dituntaskan.
“Jadi kalau pekerjaan itu dilaksanakan, dilaporkan,
bukan dirasakan,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.
Untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan program,
Kapolda menyampaikan bahwa capaian akan dianalisis dan dievaluasi setiap
minggu. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan pelaksanaan berjalan
sesuai target sekaligus membuka ruang perbaikan dan peningkatan capaian.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Kakorbinmas juga
menyerahkan dua kendaraan operasional Binmas. Dukungan sarana tersebut
diharapkan memperkuat mobilitas personel dalam menjalankan pembinaan dan
pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi atas dukungan
pimpinan Polri serta menegaskan agar kendaraan operasional tersebut
dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas jajaran Binmas.
baca berita lainnya di google news
