![]() |
| Penerapan layanan pengukuran Terjadwal membuat warga Halmahera Barat ini terbebas dari jarak waktu layanan pertanahan sebagaimana yang ia bayangkan sebelumnya |
MASYARAKAT di beberapa wilayah mulai merasakan
perubahan kecepatan layanan pertanahan. Mereka yang sudah mencoba layanan
pengukuran Terjadwal dalam proses sertipikasi tanah, bisa mendapatkan kepastian
sejak awal mengenai jadwal kedatangan petugas mengukur ke lokasi tanah sehingga
proses dapat dipersiapkan dengan lebih teratur.
“Awalnya saya sempat ragu sangat ingin mengurus
pendaftaran tanah pertama kali karena saya pikir proses bakal ribet dan makan
waktu lama. Tapi, pengalaman saya di Kantor Kabupaten Halmahera Barat jauh di
luar dugaan, tidak ada lagi cerita menunggu dalam memesan. Petugas memberikan
kepastian jadwal yang jelas kapan tim ukur akan datang ke lokasi,” ujar warga
Halmahera Barat, Ningsih, saat ditemui di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten
Halmahera Barat.
Penerapan layanan pengukuran Terjadwal membuat warga
Halmahera Barat ini terbebas dari jarak waktu layanan pertanahan sebagaimana yang
ia bayangkan sebelumnya. “Semuanya jadi sangat terencana, transparan, dan
efisien. Pelayanan dari stafnya juga sangat ramah dan profesional,” ungkap
Ningsih.
Baginya, perubahan tersebut membuat proses
pengurusan sertipikat tanah terasa lebih mudah dan memberikan ketenangan bagi
masyarakat. “Terima kasih kepada Bapak Nusron Wahid, Menteri ATR/Kepala BPN dan
Kantah Kabupaten Halmahera Barat atas pelayanan ini. Urus sertipikat tanah
sekarang jadi lebih cepat, pasti, dan bikin tenang,” tutur Ningsih.
Layanan pengukuran Terjadwal ini juga mengubah
pengalaman warga Sabak Barat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Toni. Saat ia
mencoba mengurus pendaftaran tanahnya sendiri tanpa perantara, Toni merasakan
langsung kemudahannya, terutama berkat kepastian waktu layanan pertanahan.
Menurutnya, kepastian jadwal pengukuran untuk
menghindari masyarakat dari jadwal benturan yang sebelumnya dapat terjadi
ketika kedatangan petugas untuk melakukan pengukuran belum diketahui secara
pasti. “Terima kasih untuk programnya yang sebelumnya kami bisa dadakan dari
BPN datang, tiba-tiba saling berbenturan jadwalnya. Tapi, dengan program ini
sangat terbantu sekali,” ujar Toni.
Melalui penjadwalan yang lebih teratur, masyarakat
dapat mengetahui waktu pelaksanaan pengukuran sejak awal sehingga dapat
menyiapkan diri dan lokasi tanah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pengukuran Terjadwal ini lahir sebagai upaya Kementerian Agraria dan Tata
Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk memberikan kemudahan bagi
masyarakat dalam layanan pertanahan.
baca berita lainnya di google news
