![]() |
| Polda Sumatera Selatan terus memperkuat silaturahmi dan kerukunan antarumat beragama melalui kegiatan Minggu Kasih di Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Immanuel Palembang |
PALEMBANG MSM.COM — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat
silaturahmi dan kerukunan antarumat beragama melalui kegiatan Minggu Kasih di
Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Immanuel Palembang, Minggu
(18/10/2026). Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Irwansyah, S.I.K., M.H., C.L.A.,
hadir langsung bersama jajaran pejabat utama Polda Sumsel untuk berdialog
dengan jemaat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban
masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.30
WIB tersebut digelar di GPIB Immanuel, Jalan P.A.K. Abdurochim, Kelurahan 29
Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, dan dihadiri sekitar 300 jemaat.
Turut hadir Dirbinmas Polda Sumsel Kombes Pol. Hari Purnomo, S.I.K., S.H.,
M.H., M.Han., Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Patar M. H. Silalahi,
S.I.K., Dansatbrimob Polda Sumsel Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol,
S.I.K., M.H., serta Pendeta Jemaat Selin Paulien Pattiasina-Tutuarima,
S.Si.Teol., bersama pengurus gereja, majelis, dan penatua GPIB Immanuel
Palembang.
Minggu Kasih merupakan salah satu bentuk kehadiran
Polri di tengah masyarakat untuk membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi,
serta memperkuat kemitraan dalam menjaga situasi kamtibmas. Pada kesempatan
ini, perhatian khusus diberikan pada upaya pencegahan perundungan atau bullying
terhadap anak, sekaligus pentingnya menjaga kerukunan dan meningkatkan
kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Dalam sambutannya, Wakapolda Sumsel mengajak jemaat
dan para orang tua untuk memberikan perhatian serta pendampingan kepada
anak-anak agar terhindar dari perundungan. Lingkungan keluarga, sekolah, dan
masyarakat diharapkan menjadi ruang yang aman bagi anak untuk tumbuh,
berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri tanpa mengalami intimidasi maupun
pengucilan.
Selain itu, Wakapolda mengingatkan pentingnya peran
keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk kejahatan
lainnya. Kepedulian orang tua, komunikasi yang terbuka, serta pengawasan yang
proporsional menjadi bagian penting dalam melindungi anak dan anggota keluarga
dari pengaruh negatif.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan dialog
interaktif antara Wakapolda Sumsel, jajaran kepolisian, pengurus gereja, dan
jemaat. Melalui dialog tersebut, jemaat memperoleh kesempatan untuk
menyampaikan pertanyaan, masukan, dan harapan terkait keamanan lingkungan,
pencegahan perundungan, serta upaya pemberantasan peredaran narkoba.
Dalam kesempatan itu, Wakapolda juga menjelaskan
bahwa Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) terus melakukan upaya
pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkoba. Masyarakat pun diajak
berperan aktif dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan
melaporkan informasi yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana kepada pihak
berwenang.
Terkait ketertiban berlalu lintas, Wakapolda
menyampaikan bahwa penindakan pelanggaran dilakukan melalui mekanisme tilang
elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) maupun tilang manual
sesuai ketentuan yang berlaku. Edukasi dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan
lalu lintas diharapkan dapat mendukung keselamatan seluruh pengguna jalan.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan Minggu
Kasih juga diisi dengan foto bersama dan pembagian 300 kotak nasi kepada jemaat
yang hadir. Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus
mempererat hubungan antara kepolisian, pengurus gereja, dan masyarakat.
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Irwansyah menegaskan
bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya
membangun kedekatan dan memperkuat tanggung jawab bersama dalam menjaga
keamanan.
“Kami hadir untuk mewujudkan semangat Polisi Bersama
Masyarakat. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan
tanggung jawab kita bersama. Melalui Minggu Kasih ini, kami ingin terus merawat
kedekatan dengan jemaat sekaligus mengajak seluruh keluarga melindungi
anak-anak dari perundungan dan bahaya narkoba,” ujar Brigjen Pol. Irwansyah.
baca berita lainnya di google news
