Kamis, 09 April 2020

Bupati Muratara, Serahkan APD dan Logistik Penangangan Covid-19





MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat menyerahkan logistik penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 ke 8 Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Muratara.


Penyerahan logistik ini diberikan untuk Public Safety Center (PSC) di kedelapan puskesmas tersebut. Penyerahan logistik oleh Bupati Muratara, didampingi ketua TP PKK Muratara, dan Kepala Dinas Kesehatan, di halaman kantor Bupati, Rabu (8/4).


"Logistik yang diberikan kepada masing - masing UPT Puskesmas, merupakan perlengkapan penanganan Covid-19" kata Bupati. Bupati menyebut, logistik tersebut berupa Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, masker nakes, vitamin, termometer dan lain - lain.


"Kita serius menangani wabah virus corona ini, semuanya sudah kita persiapkan. Jika sewaktu-waktu terjadi kita sudah siap, tapi itu jangan sampai terjadi, makanya kita ada pencegahan," katanya.


Ditempat yang sama, ketua TP PKK Muratara, Lia Mustika Syarif mengatakan, dari TP PKK Muratara sendiri, menyerahkan cairan disinfektan dan hand sanitizer berbahan alami, yang dibuat sendiri oleh TP PKK Muratara, dan diberikan ke RSUD Rupit serta puskesmas di Kabupaten Muratara.


"Kami juga akan membuat masker kain untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Terutama warga keluar rumah untuk mencari nafkah," katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat serta rutin mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, baik sebelum maupun sesudah beraktivitas.

"Allhamdulillah Muratara masih zero dari positif Covid-19. Mari kita bersama-sama menjaga agar Muratara tetap aman dari wabah ini," harapnya. (MJ)
Share:

Ditengah Pandemi Covid-19. Petani Muratara Lakukan Panen Raya Suhardiman : Tetap Mematuhi Protokol Pencegahan Covid-19




MURATARA MSM.COM - Ditengah kekhawatiran akan kelangkaan bahan pangan, akibat pandemi Virus Covid-19. Petani Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, justru melakukan panen raya, dengan luas lahan mencapai 15 Hektar.


Kepala Dinas Pertanian, Suhardiman menyampaikan, sebelum melakukan panen raya, pihaknya menghimbau petani untuk mematuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dalam melakukan panen raya.



Himbauan itu disampaikan melalui ketua kelompok tani masing - masing. Dimana mereka diminta untuk bekerja dengan mengutamakan keselamatan, serta memakai Safety sesuai yang anjurkan. Selain itu, tetap menjaga kebersihan dan mencuci tangan.


Dia mengatakan, saat ini seluruh masyarakat dibelahan dunia begitu was-was dengan penyebaran virus Covid-19. Kendati demikian, masyarakat tak perlu panik. Begitu juga dengan petugas penyuluh pertanian, tetap melaksanakan tugas memberikan pendampingan kepada para petani.




"Pendampingan tetap dilakukan dengan melakukan hal - hal yang dianjurkan oleh pemerintah. Karena sektor pertanian ini memiliki potensi yang sangat besar dalam menumbuhkan ekonomi pertanian" kata Suhardiman, Rabu (8/4).


Dalam memberikan pendampingan, penyuluh tetap menerapkan Sosial Distancing maupun Physical Distancing. Tidak mengumpulkan para petani dalam skala besar dan menghindari kerumuman orang banyak.


"Kalau memang ada hal yang mendesak, tentunya dilaksanakan dalam jumlah skala 10 orang, dan tempat duduknya diatur diruang terbuka dan tidak dalam gedung" jelasnya. (MJ)
Share:

Rabu, 08 April 2020

Vidio Himbauan Camat Rawas Ulu


Share:

Sabtu, 04 April 2020

Pencegahan Covid-19. Camat Rawas Ulu Keluarkan SE






MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kecamatan Rawas Ulu, mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pandemi Virus Covid-19. SE dengan Nomor 338/114 tersebut, menindaklanjuti hasil Rapat Gugus Tugas Kecamatan Rawas Ulu.


Selain itu, berdasarkan Keputusan Presiden  Nomor 7 Tahun 2020. Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020, Maklumat Kapolri Nomor MAK/2/III/2020, Keputusan Bupati Musi Rawas Utara Nomor 19/KPTS/DINKES/MRU/2020, dan Keputusan Camat Rawas Ulu Nomor 443/68/RAWAS ULU tertanggal 30 Maret 2020.





Dalam SE tersebut, terdapat empat poin yakni segera menyiapkan dan melakukan penyemprotan Desinfektan di Kantor Lurah/Desa dan fasilitas umum lainnya, seperti masjid, musholah dan sekolah.


Melakukan deteksi dini penduduk yang masuk wilayah, terutama bagi masyarakat dari wilayah yang terjangkit Covid-19 untuk segera melaporkan ke Puskesmas terdekat, melalui Tim Relawan di masing - masing desa.





Bagi wilayah yang ada investor atau perusahaan, agar mendata karyawan yang melakukan perjalanan serta keluar masuk tamu perusahaan. Kepala Desa beserta perangkat dan unsur terkait diminta untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa.


Kegiatan dimaksud, seperti persedekahan, yasinan, hajatan pindah rumah, olahraga, reuni dan deklarasi. Serta kegiatan yang bersifat umum  lainnya, hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.


Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir ketika dihubungi mengatakan, untuk penyemprotan desinfektan, pemerintah Kecamatan Rawas Ulu sudah melakukan di 16 desa serta satu kelurahan. Selain itu, setiap desa juga melakukan penyemprotan desinfaktan di desa masing - masing. Sementara untuk pendirian posko tanggap darurat. Setiap desa juga sudah membuka posko tersebut.

"Sekuat kemampuan kita, dalam tahap pencegahan ini, sosialisasi terus kita lakukan" ujar Abdul Kadir. (YAN)
Share:

Sholat Jum'at di Masjid Taqwa Lubuk Kemang. Devi : Tetap Tenang dan Waspada



MURATARA MSM.COM - Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni, meminta warga tetap tenang.Namun tetap waspada menghadapi pandemi Virus Covid-19. Hal itu, dikatakannya usai melaksanakan sholat jumat di Masjid Taqwa Dusun IV Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu, Jumat (3/4).



Sholat Jumat itu dilaksanakan Wabup, disela - sela kesibukannya menjalankan rutinitas. Sholat jumat bersama masyarakat Desa Lubuk Kemang berjalan dengan khidmat.


"Kita harus tetap tenang dan waspada. Selain itu harus tetap menjaga jarak antara satu sama lain" ujarnya.


Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ia menghimbau, masyarakat yang memiliki keluarga di luar kabupaten, untuk tidak pulang terlebih dahulu.


"Virus Covid-19 sudah mendunia, Kita tetap tenang. Saya akan terus berbuat untuk masyarakat, baik secara pribadi maupun selaku wakil Bupati" ujarnya singkat. (MJ)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19. Lubuk Kemang Buka Posko Tanggap Darurat




LUBUK KEMANG MSM.COM - Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, membuka posko darurat Virus Covid-19. Posko dibuka, tepat di kantor Desa Lubuk Kemang.


Posko yang dibuka dari jam 08.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, dibuka setiap hari. Dengan dua shif jaga. Posko didirikan sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19.




Kepala Desa Lubuk Kemang, M. Sopli melalui Sekretaris Desa, Purnama mengatakan, posko dirikan dalam masa tanggap darurat Virus Covid-19. "Ini untuk mengantisipasi mewabahnya virus Covid-19" ujar Purnama, Sabtu (4/4).


Purnama menjelaskan, nantinya dengan berdirinya posko tersebut. Warga Desa Lubuk Kemang yang baru pulang dari luar Kabupaten, diwajibkan melapor ke posko pemantauan kesehatan.


"Diposko ini tersedia peralatan dan obat - obatan, dan petugas ada yang jaga. Ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mewaspadai mewabahnya Virus Covid-19, khususya di Desa Lubuk Kemang" tutupnya. (MJ)
Share:

Pantau Kestabilan Harga. Disperindagkop Muratara, Lakukan Monotoring di Pasar Lawang Agung





MUARA RUPIT MSM.COM - Guna memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat, ditengah pandemi virus Covid-19. Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperidagkop) Kabupaten Muratara, melakukan monitoring ke seluruh pasar.


Kali ini, monitoring dilakukan langsung oleh Kepala Disperindagkop, H Syamsu Anwar, di Pasar tradisional Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Jumat (5/3). Dipasar Lawang Agung, H Syamsu Anwar bersama tim melakukan dialog kepada para pedagang, dan mendata harga - harga kebutuhan pokok.


Disela - sela kegiatan monitoring, Kepala Disperindagkop menegaskan, ditengah pandemi Covid-19 dan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, ketersediaan bahan pokok berupa beras, gula, daging dan kebutuhan lainnya tercukupi.


Dari monitor yang dilakukan, harga - harga bahan pokok disejumlah pasar masih relatif stabil. Kendati ada kenaikan, hanya pada komoditi tertentu, seperti gula pasir. Untuk itu, pihaknya akan terus memantau harga - harga kebutuhan pokok.


"Kami selaku pihak yang berkewajiban untuk mengawasi harga kebutuhan pokok, akan terus melakukan pengawasan di setiap pasar yang ada di Kabupaten Muratara. Untuk menghindari oknum - oknum yang mengambil keuntungan yang dapat merugikan masyarakat" kata H Syamsu Anwar. (MJ/ADV)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19. Terhitung 1 April, Pelayanan Akad Nikah Dihentikan Sementara

Foto  :Net


MURATARA MSM.COM - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muratara, mengeluarkan kebijakan, meniadakan pendaftaran nikah, terhitung 1 April 2020, hingga batas waktu yang belum ditentukan.


Kebijakan itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kemenag RI tertanggal 2 April 2020. Hal itu diungkapkan, Kepala Kemenag Muratara, H Ikhsan Baijuri, Jum'at (3/4).


"Berdasarkan SE tersebut, maka kita mengambil kebijakan untuk meniadakan sementara waktu pendaftaran nikah. Otomatis, akad nikah di KUA juga ditiadakan" kata H Ikhsan Baijuri.


Kendati demikian, ia menyebut, bagi yang sudah melakukan pendaftaran sebelum bulan April ini. Pelaksanaan akad nikah masih bisa dilaksanakan. Hanya saja tempat pelaksanan akad nikah harus di kantor KUA.


"Kalau sebelumnya akad nikah masih boleh dilaksanakan diluar KUA. Nah, mulai April ini untuk sementara waktu harus di kantor KUA. Dengan tetap mengacu pada protokol yakni, dibatasi tidak boleh lebih dari 10 orang" jelasnya.


Dia mengatakan, peniadaan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Kedepan, tentu akan melihat bagaimana perkembangan selanjutnya. bila memang sudah mereda dan memungkinkan, proess pelayanan nikah kembali dilakukan dan berjalan seperti semula.


"Ketentuan ini hanya bersifat sementara waktu, sebagai antisipasi dalam mencegahan virus Covid-19, agar tidak makin meluas. Kami mengharap, masyarakat memahami dan memaklumi kondisi ini. Pemerintah akan terus berusaha mengambil kebijakan terbaik bagi kepentingan masyarakat banyak" ujarnya.


Pandemi virus Covid-19, sambungnya, memberikan dampak yang sangat signifikan dalam proses pelayanan terhadap masyarakat, termasuk pelayanan nikah dan haji. Namun demikian, ditengah keterbatasan tersebut, pemerintah berusaha seoptimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik. (MJ)
Share:

Disperindagkop, Monitoring Harga Ke Pasar Srijaya Makmur




NIBUNG MSM.COM - Ditengah pandemi Virus Covid-19, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara, melakukan monitoring ke Pasar Srijaya Makmur, Kecamatan Nibung, Rabu (11/3).


Kepala Disperindagkop, H Syamsu Anwar, melalui Kabid Perdagangan Safawi mengatakan, monitoring yang dilakukan pihaknya guna memantau harga - harga kebutuhan pokok.


"Ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan harga agar tidak bergejolak dan tidak terjadi perbedaan harga yang terlalu signifikan. Dan dimaksudkan untuk menjaga kestabilan harga sembako di pasar, sehubungan dengan pandemi Covid-19 dan jelang bulan suci Ramadhan" kata Safawi.

Dia menjelaskan, monitoring yang dilakukan dengan melakukan dialog sekaligus mendata harga - harga kebutuhan pokok. Setelah dilakukan pendataan, harga - harga kebutuhan pokok di pasar Srijaya Makmur stabil.


"Harga stabil, tapi memang ada kenaikan harga pada komoditi gula pasir. Kami menghimbau kepada pedagang, jangan menimbun barang. Jika kedapatan akan dikenakan sanki" tegasnya. (MJ/ADV)
Share:

KUA Rupit Gelar Proses Akad Nikah Ditengah Pandemi Covid-19. Ini Alasannya !



MURATARA MSM.COM - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara menggelar prosesi akad nikah salah satu mempelai di Kantor KUA Rupit, Jumat (3/4).

Prosesi akad nikah itu dilakukan ditengah pandemi Virus Covid-19. Dimana pemerintah mengeluarkan kebijakan pelarangan kegiatan yang menghadirkan orang banyak, termasuk akad nikah dan resepsi.


Kepala KUA Kecamatan Rupit, Jhoni Ardi, S.Ag ketika ditemui menjelaskan, prosesi akad nikah tetap dilakukan terhadap kedua mempelai tersebut. Sebab, keduanya mendaftar ke KUA sebelum tanggal 1 April.


"Sesuai dengan Surat Edaran terbaru Bimas Islam, peniadaan pelayanan pendaftaran nikah terhitung 1 April hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kalau yang mendaftar sebelum tanggal 1 April, tetap kita layani." ujarnya. 


Lebih jauh dijelaskannya, bagi yang mendaftar sebelum tanggal 1 April pelaksanaan akad nikah masih bisa dilangsungkan. Namun, prosesi akad nikah dilakukan di kantor KUA, dengan tetap mengacu pada protokol dan ketentuan yang ada.


Diantaranya, prosesi akad nikah tidak boleh lebih dari 10 orang. Setiap orang diharuskan mencuci tangan dengan sabun sebelum memasuki ruangan. Kedua mempelai, wali nikah dan saksi harus menggunakan masker dan sarung tangan.


"Sementara, untuk pendaftaran akad nikah terhitung 1 April 2020 ini untuk sementara ditiadakan" tutupnya. (MJ)
Share:

Disperindagkop Muratara, Lakukan Monitoring di Pasar Embacang Baru



EMBACANG BARU MSM.COM - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara, terus melakukan monitoring harga - harga kebutuhan pokok di seluruh pasar dalam wilayah Bumi Beselang Serundingan.


Monitoring dilakukan guna memantau kestabilan harga ditengah pandemi virus Covid-19. Pada Rabu, 1/4), Disperindagkop membali melakukan monitoring di pasar Embacang Baru, Kecamatan Karang Jaya.


Kepala Disperindagkop, melalui Kasi Metrologi dan Pengawasan Ketersediaan Barang, Akbar Kaisar mengatakan, monitoring ini dilakukan terkait adanya inflasi. Yang menyebabkan kenaikan pada sejumlah kebutuhan pokok.


Dia mengatakan, monitor yang dilakukan di pasar Embacang Baru, juga sama seperti yang dilakukan pada pasar - pasar lainnya. Yakni pihaknya melakukan dialog dan mendata satu - persatu harga kebutuhan pokok ke setiap pedagang.


"Setelah kami lakukan pengecekan, harga kebutuhan pokok saat ini memang masih stabil. Memang ada kenaikan harga, yakni gula pasir. Tapi memang masih dalam ambang batas wajar" ujar Akbar Kaisar.


Kendati tak ditemukan kenaikan harga yang signifikan. Pihaknya akan terus menurunkan timnya guna memantau harga - harga kebutuhan pokok tersebut. Dia menghimbau kepada pedagang untuk tidak menimbun barang kebutuhan pokok. Jika kedapatan, maka akan dikenakan sanksi. (MJ/ADV)
Share:

Kamis, 02 April 2020

Penanganan dan Pencegahan Covid-19. Pemkab Muratara Gelar Rakor




MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara, bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19), kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), terkait langkah pencegahan Covid-19 di Bumi Beselang Serundingan.

Rapar yang dipimpin langsung oleh Bupati Muratara, HM Syarif  Hidayat, digelar di auditorium lantai 2 Setda Muratara, Kamis (2/4) dengan tetap menjaga jarak satu meter antar peserta rakor. Turut hadir Sekda, Alwi Roham, Forkopimda, para asisten, staf ahli, seluruh kepala OPD dan unsur terkait lainnya.

Usai rakor, Bupati mengungkapkan,  rakor yang digelar guna membahas langkah - langkah penanggulangan penyebaran Covid-19. Kendati Muratara dalam kondisi aman, namun antisipasi dini terus dilakukan. Untuk itu, Bupati mengharapkan masyarakat di Muratara tetap tenang.


Orang  nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini mengungkapkan, digelarnya rakor ini, untuk menindaklanjuti instruksi Pemerintah Pusat dan provinsi terkait dengan telah ditetapkannya status keadaan tertentu dan darurat bencanya wabah penyakit akibat virus Corona di Indonesia.

Dalam rangka meningkatkan antisipasi pencegahan dan penyebaran Covid-19 di Muratara. Perlu dilakukan langkah - langkah yang tepat dan terkoordinasi, sekaligus meningkatkan kewaspadaan.

Dia menyebut, Tim gugus tugas akan segera menggelar rapat. Hasil rapat, pada Senin nanti harus sudah harus diterima laporannya. "Alhamdulillah, sejauh ini kondisi daerah kita masih dalam keadaan aman, belum ada terindikasi ataupun temuan Suspect Covid-19" ungkap Bupati.

Sementara, Asisten I, Siswanto Tunut mengungkapkan, dalam rakor tersebut Bupati menyampaikan, bahwa menindaklanjuti surat dari Mendagri tentang repokusing dan realokasi anggaran, maka setiap OPD akan menyisihkan anggaran untuk penangannan Covid-19. (MJ)
Share:

Kecamatan TPK Terima 10 Ton Beras Bantuan Dari Pemkab Mura




MUSI RAWAS MSM.COM- Setelah Kecamatan Jayaloka, Kamis (2/4) Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan (H2G) untuk kedua kalinya melepas secara simbolis bantuan beras sebanyak 10 Ton yang akan didistribusikan untuk masyarakat kurang mampu yang terdampak Virus Corona (Covid-19) diwilayah Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut.

Tak hanya membantu masyarakat kurang mampu, secara tidak langsung Pemkab Mura juga membantu para petani. Pasalnya dari total 199 Ton beras yang akan disalurkan ke 14 kecamatan tersebut dikumpulkan dari pengilingan dan dibeli langsung dari petani, yang tentunya dengan kualitas beras yang bagus.

Dengan begitu dikatakan Bupati, disatu sisi Pemkab Mura membantu masyarakat kurang mampu, disatu sisi Pemkab Mura juga membantu petani Kabupaten Mura, dalam memasarkan beras hasil produksinya.

"Beras ini langsung dari pengilingan petani di Kabupaten Mura. Dimana jajaran Distanak mengumpulkan seluruh beras yang ada di petani dan kelompok tani di Kabupaten Mura dan membelinya," kata Bupati H2G didampingi Kepala Dinas Pertanian Dan Peternakan Mura Zuhri Syahwal.



Hadir mendapingi Bupati, Sekda Mura, EC Priskodesi, Asisten II Setda Mura, H Aidil Rusman, Asisten III, Edi Iswanto, Kepala Distannak, Zuhri Syawal dan juga disaksikan oleh jajaran pejabat dilingkungan Pemkab Kura.

Bupati Mura, H Hendra Gunawan mengatakan, setelah Kecamatan Jayaloka, hari ini (kemarin, red) giliran Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) untuk pendistribusian beras sebanyak 10 Ton.

Diharapkan bantuan ini bisa betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. Untuk diketahui, total beras yang akan didistribusikan bagi masyarakat di 14 kecamatan sebanyak 199 Ton dan pagi hari ini melepas untuk Kecamatan TPK sebanyak 10 ton, dan kualitasnya bagus dan standar dimakan masyrakat,"



"Karena itulah, penyalurannya dilakukan secara berangasur-angsur dalam memberikan bantuan ini. Bahkan, seluruh pejabat juga makan beras ini," ungkap Bupati.

Bupati menegaskan sampai kapanpun pemerintah akan siap membantu masyarakat. Karena setiap tahun Kabupaten Mura swasembada beras.

Bupati juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan dan rezeki lebih untuk sama sama membantu masyarakat yang membutuhkannya.

Sementara itu, Kepala Distannak Mura, Zuhri Sawal membenarkan, sesuai dengan apa yang disampaikan Bupati bahwa beras yang diberikan sebagai bantuan untuk masyarakat ini merupakan hasil pengumpulan dari para pengiling padi yang ada di Kabupaten Mura.

"Memang Kabupaten Mura setiap tahun mengalami surplus beras. Jadi Mura tidak akan mengalami kesulitan dalam beras," kata Zuhri kepada awak media.

Bahkan sambung ia, predisksi sampai tahun ini Kabupaten Mura masih akan surplus. Dengan adanya sistem pembelian beras langsung dari masyarakat, maka para petani terbantu pemasaran hasilnya dan masyarakat miskin yang terdampak Covid-19 juga bisa terbantu.(Leo Hs)
Share:

Berikan Rasa Nyaman Kepada Pengendara. Kelurahan Pasar Surulangun Lakukan Bersih - Bersih






RAWAS ULU MSM.COM - Lurah Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, melakukan kegiatan pembersihan semak - semak dan pepohonan yang ada di kiri kanan jalan Kelurahan Pasar Surulangun, Rabu (1-4).

Kegiatan bersih - bersih yang dilakukan bersama staf dan pegawai Kelurahan Pasar Surulangun. Dilakukan di jalan poros, menuju Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Warga juga ikut membantu kegiatan tersebut.

Lurah Pasar Surulangun, Abdullah. B ketika ditemui mengatakan, kegiatan pembersihan ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada para pengendara yang melintas.

Selain itu, dengan tidak adanya semak - semak dan pepohonan yang ada di sisi kiri dan kanan jalan. Maka jarak pandang pengendara tidak terhalangi oleh pepohonan yang ada.

"Kalau semuanya bersih, tidak hanya pengendara yang merasa nyaman. Namun masyarakat juga ikut nyaman. Makanya kegiatan ini dilakukan guna memberikan rasa nyaman kepada semuanya" ujar Lurah. (YAN)
Share:

Pencegahan Dini Penyebaran Covid-19 di Rawas Ulu. Seluruh Desa dan Kelurahan Disemprot Disinfektan



RAWAS ULU MSM.COM - Pemerintah Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh desa dan kelurahan dalam wilayah Kecamatan Rawas Ulu, Selasa (31/3).


Penyemprotan dilakukan pada jalan utama disetiap desa dan kelurahan. Upaya pencegahan dini penyebaran virus Covid-19 dengan menyemprotkan disinfektan, dilakukan terhadap jalan - jalan yang dilalui kendaraan roda empat.


Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir yang ikut terjun langsung dalam kegiatan itu, dilakukan dengan menggandeng unsur Muspika, TNI - Polri, dan Puskesmas Surulangun.




Penyemprotan disinfektan sebagai upaya steriliasi dan pencegahan penyebaran virus Covid-19, dimuai dari Desa Remban. Penyemprotan dilanjutkan ke Desa Lubuk Kemang, dan desa - desa lainnya. Dan berakhir di Desa Lubuk Mas, sekitar pukul 17.20 WIB.


Camat Rawas Ulu, ketika dihubungi via ponsel mengatakan, penyemprotan yang dilakukan oleh pemerintah Kecamatan Rawas Ulu, untuk membantu desa - desa yang juga melakukan kegiatan serupa.


"Tujuan kita tidak lain adalah upaya pencegahan, dan pencegahan dini. Agar apa yang ditakutkan, tidak terjadi didaerah kita" ucap Abdul Kadir ketika dihubungi via selluler.


Tidak hanya melakukan penyemprotan disinfektan, pihak kecamatan juga akan mendata warga yang baru pulang dari luar daerah. Masyarakat yang mengadakan kegiatan dan bersifat menimbulkan keramaian, juga akan diberikan teguran. (YAN)
Share:

Pemkab Musi Rawas Antisipasi Korona




MUSI RAWAS MSM.COM-​Penyemprotan cairan Disinfektan sebagai bentuk sebagai langkah Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dalam mengantisipasi  pencegahan virus Corona tidak masuk dalam wilayah kota tersebut, sekaligus dapat memutuskan penyebaran Virus Corona.   

Penyemprotan kali ini dilakukan di sepanjang jalan protokol yang berada di dua kecamatan yaitu kecamatan Tugumulyo dan kecamatan Muara Beliti, selasa pagi, 31/3.

Kegiatan penyemprotan Desinfektan di jalan umum ini dilakukan pertama kali di Kabupaten Musi Rawas untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (covid-19).

 Penyemprotan menggunakan 1 Unit Mobil Water Cannon Milik Polres Musi Rawas dan di bantu 3 Unit Mobil Pemadam kebakaran milik Pemkab Musi Rawas.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro mengatakan Langkah ini dilakukan untuk pencegahan tepaparnya virus Corona (Covid 19) di wilayah kabupaten Musi Rawas.

“Kita lakukan penyemprotan desinfektan bersama Brimob, Damkar Musi Rawas, BPBD, Satpol-PP, serta instansi terkait lainnya” ujar Kapolres 

Antisipasi itu mulai dari Cocial Distancing hingga kekinian Physical Distancing atau jaga jarak diri. Tak hanya itu, masyarakat pun diimbau untuk mengurangi aktivitas diluar rumah yang tidak terlalu penting.

Sejumlah Jalan yang berada di kabupaten Musi Rawas dilakukan Penyemprotan Disinfektan dimotori langsung Polres Musi Rawas dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan Selasa  (31/03/2020).                                                   

Penyemprotan Disinfektan dimotori Bupati Mura H2G, Kapolres, Dandim dan Unsur Muspida, dimulai dari Depan Polsek Tugumulyo Menuju Desa Mataram selanjutnya menuju Desa Kalibening dan Perkantoran kemudian  ke Kecamatan,. Muara Beliti, juga Desa Suro dan terakhir di Kantor Bupati Musi Rawas.

"Sedikitnya ada 180 Liter Cairan Desinfektan telah kita Tebar di sepanjang jalan yang ada di dua kecamatan yaitu kecamatan Tugumulyo dan Muara Beliti ” terang AKBP Suhendro mengakhiri. (Leo hs)
Share:

Selasa, 31 Maret 2020

Cegah Virus Covid-19. Muratara Lakukan Sterilisasi Terpadu Penyemprotan Disinfektan




MURATARA MSM.COM - Pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19, dilakukan Pemkab Muratara, dengan menyemprot Disinfektan  di wilayah ibu kota Kabupaten Muratara, dan sekitarnya.


Penyemprotan sterilisasi terpadu pada area publik, dilakukan usai menggelar Apel Kesiapsiagaan, di halaman kantor Bupati Muratara, Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Selasa (31/3).


HM Syarif Hidayat, didampingi Ketua DPRD, Efriansyah, Kapolres Adiwitanto, Dandim MLM, Aan Setiawan, terjun langsung dalam kegiatan penyemprotan sterilisasi terpadu tersebut.


Penyemprotan disinfektan, sebagai upaya pencegahan virus mematikan tersebut, dilakukan atas kerjasama Pemkab Muratara, dengan TNI - Polri, serta melibatkan Damkar dan gabungan TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara.




Titik lokasi penyemprotan disinfektan, dimulai dari areal SPBU Rupit. Dilanjutkan diareal jembatan Madang, jalan protokol ruas Jalinsum menuju RSUD Rupit dan Simpang BNI masuk ke Pasar Lawang Agung.


Penyemprotan disinfektan dilanjutkan diareal Jembatan Pelangi, areal perkantoran DPRD. Masuk Simpang Percetakan Mawar, ke Kampung Palembang dan berakhir di areal perkantoran Dinas Pertanian.


Sterilisasi terpadu menerjunkan 1 Ran Patroli Pengawal dan Rantis Water Canon dari Damkar, masing - masing berkapasitas 5 ribu dan 4 ribu liter. Selain itu 1 Ran Tanksi dari Dinas PU berkapasitas 500 liter.


1 Ran Tanki milik PT Dendi Marker berkapasitas 5 ribu liter, 1 Ran motor roda 3 milik pemerintah Kelurahan Muara Rupit. 1 Ran double kabin mesin semprot milik Damkar. Serta 1 mesin fogging dari Dinas Kesehatan. Kegiatan sterilisasi terpadu yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, melibatkan 50 personil kepolisian, 20 personil TNI ditambah Pemkab Muratara sebanyak 55 personil.


Sebelumnya, pada apel Kesiapsiagaan, Bupati Muratara menyampaikan, bahwa sesuai petunjuk pemerintah pusat, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19. Maka dilakukan aksi penyemprotan disinfektan secara massal di seluruh Indonesia.


"Kita siap untuk melaksanakannya hari ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Muratara terhindar dari Virus Corona. Inilah bentuk kepedulian kita terhadap kesehatan masyarakat" kata Bupati. (MJ)
Share:

Minggu, 29 Maret 2020

Cegah Kepanikan Imbas Virus Corona. Disperidagkop Monitor Harga Di Pasar Lake





RANTAU JAYA MSM.COM - Ditengah merebaknya penyebaran Virus Corona atau Covid-19, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara, melakukan monitoring di sejumlah pasar dalam Kabupaten Muratara.


Monitoring yang dilakukan guna mengantisipasi kenaikan harga sembilan bahan pokok (Sembako) dan barang subsidi lainnya. Seperti yang dilakukan Disperindagkop, Minggu (15/3) di Pasar Lake, Rantau Jaya, Kecamatan Karang Jaya.




Kepala Disperindagkop, H Syamsu Anwar melalui Kasi Ketersediaan Barang, Kaisar Akbar, bersama tim memantau langsung harga - harga kebutuhan pokok di pasar tradisional tersebut.


"Kegiatan monitoring ini, untuk mengontrol ketersediaan sembako yang ada di dalam pasar" ujar Kaisar Akbar, disela - sela kegiatan monitoring di Pasar Lake.

Dia mengungkapkan, setelah dilakukan pengececakan. Secara umum, sembako tidak mengalami kenaikan harga. Hanya saja dirinya mengakui, ada sejumlah komoditi yang mengalami kenaikan harga, seperti gula pasir.




"Saya menghimbau kepada para pedagang sembako. Agar stok yang ada di gudang tidak ditahan atau ditimbun. Karena setiap hari masyarakat memerlukan, dan harus dikeluarkan" ujarnya. 


Ia mengingatkan, akan ada sanksi yang diberikan. Jika para pedagang sengaja menimbun sembako. (MJ/ADV)
Share:

Sabtu, 28 Maret 2020

Pencegahan Covid-19. Karang Dapo Lakukan Penyemprotan Disinfektan



MURATARA MSM.COM - Upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), dilakukan hingga ke tingkat kecamatan dan Desa. Jum'at (27/3), Pemerintah Kecamatan Karang Dapo, melakukan penyemprotan disinfektan serentak di seluruh desa dan kelurahan.


Camat Karang Dapo, Husin Haikal disela - sela kegiatan menyebut, kegiatan tersebut dilakukan bersama berbagai unsur, termasuk Danramil, Kapolsek Karang Dapo dan seluruh Kepala Desa.


Dia menjelaskan, penyebaran Covid-19 kian mengkhawatirkan. Upaya pencegahan harus segera dilakukan. Oleh sebab itu, penyemprotan dilukan diseluruh wilayah dalam kecamatan yang ia pimpin, meliputi delapan desa serta satu kelurahan.

"Kita lakukan penyemprotan Baycline bertentuk disinfektan diseluruh kecamatan Karang Dapo. Hal ini guna pencegahan penyebaran virus Covid-19" ujar Camat.

Ia mengungkapkan, upaya pencegahan juga mesti dilakukan oleh setiap individu. Dengan menjaga kebersihan, dan membiasakan pola hidup bersih. Dirinya pun menghimbau kepada seluruh masyarakat Karang Dapo, untuk menerapkan hal tersebut.

"Jaga kesehatan, pola makan dan harus berdiam diri di rumah selama 14 hari, sesuai himbauan pemerintah pusat. Bagi masyarakat yang baru pulang dari rantau, harus cek kesehatan di puskesmas terdekat. Pakaian juga harus dilepas dan dicuci dengan air panas" tutupnya. (MJ)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19. Disperindagkop Muratara Semprot Disinfektan Di Pasar Sumber Makmur



RAWAS ILIR MSM.COM - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara, melakukan penyemprotan disinfektan di pasar tradisional, Sumber Makmur Kecamatan Rawas Ilir, Jum'at (13/3).


Selain penyemprotan disinfektan, Disperindagkop melakukan monitoring guna memantau harga sembako dan barang subsidi lainnya. Dari monitoring yang dilakukan, harga terpantau stabil, hanya gula pasir mengalami kenaikan harga.



Kepala Disperindagkop, H Syamsu Anwar, melalui Kabid Perdagangan, Safawi menjelaskan, penyemprotan cairan disinfektan tidak hanya dilakukan pada kantor pelayanan publik. Namun, dilakukan juga disejumlah pasar tradisional.


"Kita lakukan penyemprotan disinfektan di pasar Lima Puluh, Sumber Makmur ini dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19). Dengan menggandeng Dinas Kesehatan, terkait dengan teknis penyemprotan" kata Safawi.


Dia menjelaskan, dilakukannya penyemprotan disinfektan pada pasar tradisional. Mengingat pasar juga memiliki potensi menjadi tempat berkembangnya virus Covid-19, karena dikunjungi masyarakat umum.



Dalam penyemprotan disinfektan ini, pihaknya terlebih dahulu mengutamakan tempat - tempat yang basah dan lembab. Sebab, tempat - tempat tersebut rentan menjadi tempat bersarangnya virus.


Safawi mengungkapkan, penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan disejumlah pasar dalam Kabupaten Muratara. "Namun untuk penyemprotan disinfektan dilakukan bergiliran, karena alat yang digunakan terbatas," ujarnya.(MJ/ADV)

Share:

Jumat, 27 Maret 2020

Keluarkan SE. Kemenag Muratara Sampaikan Himbauan Pelaksanaan Pencegahan Covid-19



MURATARA MSM.COM - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muratara, mengeluarkan himbauan pelaksanaan pencegahan wabah Covid-19 pada kegiatan keagamaan di wilayah Kabupaten Muratara, Jum'at (27/3).

SE Nomor 078 Tahun 2020 dikeluarkan, sehubungan dengan antisipasi dan pencegahan infeksi virus corona pada area publik pada kegiatan keagamaan di wilayah Kabupaten Muratara.

SE yang ditandatangani Kepala Kemenag, H Ikhsan Baijuri, bertujuan sebagai tindak lanjut kesiapsiagaan menghadapi penyebaran corona virus disease. Mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat serta untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19, terutama dalam pelayanan umat di bidang keagamaan.

Ruang lingkup SE, memuat panduan untuk Ormas Keagamaan, Pimpinan Umat Beragama/Tokoh Agama, tokoh masyarakat, ketua FKUB dan seluruh pegawai dilingkungan Kemenag serta masyarakat secara luas.


Dalam SE itu juga, memuat ketentuan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 pada Layanan Nikah di KUA, Layanan Nikah di Luar KUA, dan pada invidu masyarakat serta pada kegiatan keagamaan, area peribadatan, maupun area perkantoran.


Protokol pencegahan penyebaran Covid-19 pada layanan Nikah di KUA dengan ketentuan, jumlah orang yang mengikuti proses anak nikah dalam satu ruangan tidak boleh lebih dari 10 orang.

Calon pengantin (Catin) dan anggota keluarga, harus membasuh tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menggunakan masker saat mengikuti prosesi akad nikah. Begitu juga dengan petugas, wali nikah dan mempelai pria menggunakan sarung tangan dan juga masker saat prosesi ijab kabul.


Sementara poin - poin protokol pencegahan penyebaran Covid-19 pada layanan nikah di luar KUA juga sama. Hanya saja, ruangan tempat prosesi akad nikah di area terbuka atau ruang berventilasi. Serta menunda pelaksanaan resepsi pernikahan.

Untuk protokol pencegahan penyebaran Covid-19 pada individu dan masyarakat serta pada kegiatan keagamaan, area periabadatan maupun area perkantoran dilakukan dengan memperkuat keimanan kepada Allah SWT, dengan memperbanyak zikir, berdoa, istigfar dan sholawat.


Selalu menjaga kebersihan diri, sering mencuci tangan dengan sabun, untuk mengurangi resiko penularan dari orang lain. Menunda kegiatan yang mengumpulkan massa. Menyediakan pencuci tangan dipintu masuk perkantoran serta tempat ibadah.


Penyuluh agama diminta untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah Desa binaan dan pengurus rumah ibadah, agar membersihkan karpet untuk kemudian disimpan atau tidak digunakan untuk sementara waktu.


Jamaah juga dihimbau untuk membawa perlengkapan pribadi saat akan melaksanakan ibadah di tempat - tempat ibadah. Dalam SE itu juga ada ketentuan pelaksanaan pengurusan jenazah,  sholat jenazah dan penguburan jenazah pasien Covid-19. (MJ)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Lubuklinggau Siapkan Ruang khusus




 LUBUK LINGGAU MSM.COM- Polres Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) siapkan ruang khusus disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di lingkungan Polres Lubuklinggau (26/03/2020).

Menurut Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa, ruang khusus tersebut berupa bilik tertutup yang disipakan fasilitas berupa kipas air berisi cairan disinfektan untuk membunuh virus dan bakteri di bagian luar tubuh.

“Biliknya sederhana, hanya tenda yang ditutup plastik dengan dilengkapi kipas air berisikan cairan disinfektan. Setiap Personel Polres Lubuklinggau yang akan masuk dan pulang dari kantor, wajib masuk ke bilik tersebut untuk disterilkan dari virus corona,” ujar Kapolres.

Dilanjutkan AKBP Mustofa, Pembuatan ruang disinfektan ini untuk menjaga keselamatan pencegahan sejak dini Personel Polres Lubuklinggau agar tidak PDP maupun ODP.

“Polisi ini kan tidak bisa libur ataupun bekerja secara online dirumah, kehadiran Polisi sangat dibutuhkan, terlebih dalam dinamika situasi yang terus berubah dan berkembang, Covid19 musuh yang tak terlihat, tidak ada yang bisa menjamin Lubuklinggau jauh dari ancaman Covid 19,” katanya.

“Namun upaya-upaya terus kita lakukan untuk meminimalisir, termasuk juga sudah 3 malam ini Polres Lubuklinggau, Brimob Batalyon B Petanang, Kodim 0406 bersama Pemkot melaksanakan penyemprotan disinfektan di jalan dan lingkungan kota Lubuklinggau” pungkas Kapolres. (Leo hs)
Share:

H2G Meninjau Langsung Ketersediaan Pangan,Sembako dan Ekonomi Kreatif




MUSI RAWAS MSM.COM-Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan Meninjau ketersediaan Pangan, Sembako & Ekonomi Kreatif untuk wilayah Kabupaten Musi Rawas

Guna memastikan stok atau ketersediaan bahan pangan, Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Rawas meninjau ketersediaan pangan, dampak penyebaran virus corona di beberapa titik Lumbung Pangan, Rumah Ekonomi Kreatif, yang ada di Kabupaten Musi Rawas, yakni di Kecamatan Tugumulyo, Sumberharta, Purwodadi, dan Megang Sakti, Kamis (26/3).

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan didampingi Kepala Diskominfo, M Rozak, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Mura, Dr.H. Hendri, Kabag Prokopim Setda Mura, Dicky Zulkarnain, Kepala Disperindag, Hj Nurhasanah Yoesef, Kepala DKP, Hayatun Noprida, dan jajaran Pejabat Pemkab Mura serta camat.

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan yang memimpin peninjauan ke sejumlah Lumbung Pangan, mengatakan tujuannya untuk memastikan ketersedian pangan dan sembako bagi masyarakat selama mewabahnya Virus Corona (Covid-19). ia meminta warga tidak panik dan waspada dengan melakukan upaya-upaya pencegahan sesuai dengan  intruksi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Selain meninjau Lumbung Pangan, Bupati juga meninjau Rumah Produksi Keripik Tempe di Kelurahan Megang Sakti 1 Kecamatan Megang Sakti.(Leo Hs)
Share:

Kamis, 26 Maret 2020

Penundaan Tahapan Pilkada. KPU Muratara Gelar Rakor




MURATARA MSM.COM - Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati - Wakil Bupati Muratara tahun 2020, mengalami penundaan. Penundaan itu dilakukan, dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19).


Hal itu, dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muratara, Agus Maryanto saat menggelar Rakor terkait penundaan tahapan Pilkada, di aula Siti Rahma, RM Sederhana Muara Rupit, Kamis (26/3).


Rakor yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB, dihadiri Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat melalui Asisten I, Kapolres diwakil Wakapolres Jossy, Dandim 0406, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muratara.


"Akibat semakin meningkatkan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Indonesia. Maka, tahapan Pemilihan Gubernur - Wakil Gubernur, Bupati - Wakil Bupati, mengalami penundaan" kata Agus Maryanto.


Penundaan tersebut, berdasarkan Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 179 Tahun 2020. Berdasarkan SE itu, Kabupaten Muratara juga mengalami penundaan tahapan Pilkada. Sebab, tahapan yang terhadap penyebaran Covid-19 adalah pelaksanaan verifikasi pasangan calon perseorangan yang dilaksanakan secara faktual.



Pelaksanaan tahapan tersebut, bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sementara, di Kabupaten Muratara sendiri, ada satu pasangan calon yang berasal dari perseorangan. Yakni H Akisropi Ayub - Baikuni. (MJ)
Share:

Dilelang Melalui "Lelang Indonesia". 8 Kendaraan Dinas Pemkab Muratara Berhasil Dijual




MURATARA MSM.COM - Pemkab Muratara, melelang 23 kendaraan dinas secara online. Proses lelang dilakukan secara terbuka bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kabupaten Lahat, melalui aplikasi "Lelang Indonesia".


Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Muratara, Duman Fachsyal, melalui Kabid Aset, Rizalludin mengatakan, dari 23 kendaraan yang dilelang, baru 8 kendaraan yang berhasil dijual.


"23 kendaraan dinas yang dilelang, terdiri dari 21 unit sepeda motor dan 2 unit mobil. Sedangkan  8 kendaraan yang berhasil dijual terdiri dari 6 unit sepeda motor, dan 2 unit mobil" terangnya, Kamis (26/3).


Artinya, sambung Rizalludin, masih ada 15 kendaraan roda dua yang belum terjual. Kendaraan - kendaraan yang belum terjual pada proses lelang tahap ini, akan dilelang kembali pada lelang tahap berikutnya.


Dia menambahkan, kendaraan yang sudah ada pemenangnya. Saat ini masih dilakukan perekapan nama - nama pemenang lelang, sekaligus menghitung total uangnya.


Dana dari hasil lelang tersebut, akan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten  Muratara. Sementara, untuk pelaksanaan tahap lelang berikutnya. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan PKPNL Lahan dalam menentukan jadwalnya.

"Silahkan lelangnya terbuka, semuanya transparan, siapa pun bisa mengikuti. Dana hasil lelang ini akan masuk ke PAD kita," katanya. (MJ)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19 Kemenag Muratara Keluarkan SE Layanan Bisa Melalui Surel dan Whatsapp!




MURATARA MSM.COM - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muratara, resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pengalihan layanan tatap tanpa muka, selama enam hari kedepan. Terhitung  26 - 31 Maret 2020.


SE dengan nomor 077 Tahun 2020, ditujukan kepada seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, penyuluh PNS dan Non PNS, Kepala Madrasah Negeri/Swasta dan seluruh masyarakat di Bumi Beselang Serundingan.


SE yang dikeluarkan Kemenag Muratara, mengacu pada SE Nomor 069-08/2020 tanggal 09 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Protokol Penanganan Covid-19 pada Area Publik di Lingkungan Kementerian Agama.



SE juga mengacu pada SE kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Nomor 494 Tahun 2020 tanggal 26 Maret 2020 tentang Layanan Tanpa Tatap Muka.


"Kantor Kemenag Muratara memutuskan untuk menutup sementara Layanan Publik dengan Tatap Muka sebagai bagian dari pencegahan penyebaran virus Covid-19" ujar Kepala Kemenag, H Ikhsan Bajuri.


Layanan Tanpa Tatap Muka, dapat dilakukan melalui Whatsapp dan Surat Elektronik (Surel), dengan alamat Email : kabmuratara@kemenag.go.id. Sementara pelayanan via Whatsapp dapat menghubungi 14 nomor kontak pada bagian masing - masing di Kemenag Muratara.


Pelayanan Terpadu Satu Pintu via nomor 082282388738, Pelayanan Penyelenggaraan Haji dan Umroh via 0812 71538999 dan 081272920665. Subbag Umum dan Humas via 082280356923. Subbag Kepegawaian via 081377643963 dan email arhamefendi75@gmail.com.

Subbag Keuangan dan BMN via 082185128507 dan 085377671752. Seksi Bimas Islam dengan tiga nomor kontak, 081367457320, 081217373692, 081272095497. Dan Seksi Pendidikan Islam via 085384010396, 082376114097, 081377536748 dan 085368788971. (MJ)
Share:

Rabu, 25 Maret 2020

Pantau Harga Kebutuhan Pokok Ditengah Mewabawahnya Covid-19. Disperindagkop Muratara Lakukan Monitoring




RAWAS ULU MSM.COM - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara, melakukan monitoring ke sejumah pasar dalam wilayah Kabupaten Muratara.


Pada Senin (16/3), Kepala Disperingakop, H Syamsu Anwar melalui Kasi Metrologi dan Pengawasan Ketersediaan Barang, Kaisar Akbar bersama tim melakukan pemantauan ke pasar di Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu.




Disela - sela kegiatan, Dia mengungkapkan, monitoring yang dilakukan Disperindagkop, untuk memantau harga - harga kebutuhan pokok. Terkait mewabawahnya virus Corona (Covid-19), yang memicu laju inflasi pada sejumlah barang kebutuhan pokok.


Pihaknya mendatangi satu - persatu lapak pedagang, berdialog dan mendata harga - harga kebutuhan pokok, termasuk didalamnya BBM dan gas Elpiji subsidi. Setelah dilakukan pengecekan, ia menyimpulkan harga sejumlah barang kebutuhan pokok saat ini masih stabil.




"Kendati memang ada yang mengalami kenaikan harga, seperti gula pasir yang semula Rp. 16 ribu mengalami kenaikan seribu rupiah menjadi Rp. 17 ribu. Tapi kenaikan ini masih dalam ambang batas wajar" ungkapnya.


Artinya, sambung Kaisar Akbar, secara keseluruhan belum terjadi kenaikan harga. Kenaikan hanya terjadi pada satu komoditas saja. Hal itu disebabkan, pedagang kesulitan mendapatkan pasokan. Selain itu, harga tersebut sudah naik ditingkat distributor.



"Kita terus menurunkan tim untuk memantau. Nah, Kami mengimbau, kepada pedagang untuk tidak berbuat "nakal" dengan menimbun barang, sehingga menyembabkan inflasi. Jika terbukti, maka akan diberikan sanksi" tegasnya. (MJ/ADV)
Share:

Selasa, 24 Maret 2020

Cegah Covid-19. Rawas Ulu Disemprot Disinfektan




MURATARA MSM.COM - Penyemprotan disinfektan di sejumlah titik, dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Rawas Ulu, Selasa (24/3). Penyemprotan itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.


Penyemprotan disinfektan yang dipimpin langsung oleh Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir, dilakukan bersama dengan berbagai unsur. Mulai dari Dinas Kesehatan, hingga TNI dan Pihak Kepolisian.



Disela - sela penyemprotan disinfektan, Abdul Kadir mengatakan, berdasarkan pertemuan dengan Bupati Muratara, dan unsur - unsur terkait. Pencegahan penyebaran virus Covid-19, di Kabupaten Muratara, dilakukan sesuai dengan standar yang ada.


"Ini merupakan salah satu upaya dalam pencegahan virus Covid-19. Kita tidak bisa main - main dengan virus ini. Sudah saatnya kita melepas baju dinas, untuk bersama - sama melakukan  penyemprotan" kata Camat.




Ia menjelaskan, penyemprotan disinfektan dilakukan terhadap tempat - tempat umum, seperti rumah ibadah. Selain itu, perkantoran dan sekolah juga dilakukan penyemprotan disinfektan. (YAN)
Share:

Masih Menginduk ke SMPN Sungai Jauh. SMPN Sungai Lanang Sudah Ajukan Persyaratan

Ilustrasi



MURATARA MSM.COM - Mulai belajar sejak 6 Januari 2020, SMP Negeri Sungai Lanang, merupakan sekolah lokal jauh dari SMP Negeri Sungai Jauh, Kecamatan Rawas Ulu. Status sekolah ini masih berada dibawah SMP Negeri Sungai Jauh.


Berdirinya sekolah ini, untuk mengakomodir siswa yang berada di sekitaran desa Sungai Lanang. Sebab, jarak tempuh antara Desa Sungai Lanang dengan Desa Sungai Jauh, lumayan jauh.


Status sekolah yang masih satu atap dengan SMP Negeri Sungai Jauh, Dewan Guru dan masyarakat setempat, berharap SMP Negeri Sungai Lanang dapat diubah statusnya menjadi sekolah negeri, terpisah dari lokal induk.


Saat ditemui diruang kerjanya, Kepala SMP Negeri Sungai Lanang, Nelvi, S.Pd mengungkapkan, keinginan masyarakat tersebut, sudah diajukan pihak sekolah kepada Pemkab Muratara.


"Persyaratan  untuk menjadi sekolah mandiri atau memisahkan dari lokal induk sudah kami ajukan. Mudah - mudahan dapat segera dipenuhi" kata Nelvi belum lama ini.


Saat ini, jumlah siswa yang ada berjumlah 40 orang. Berasal dari Desa Sungai Lanang dan sekitarnya. Sementara, jumlah dewan guru yang ada sudah cukup memadai. (YAN)
Share:

Senin, 23 Maret 2020

Cegah Virus Covid-19, Camat Rawas Ulu Besok Lakukan Penyemprotan




MURATARA MSM.COM - Guna mencegah secara dini, penyebaran virus Corona (Covid19). Pemerintah Kecamatan Rawas Ulu, bersama pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara, besok, Selasa (24/3) akan melakukan penyemprotan disinfektan.


Hal itu diungkapkan Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir pada penilaian IVA Test tingkat Kabupaten Muratara, di Desa Lubuk Kemang, Senin (23/3).


"Berdasarkan hasil rapat kemarin (Minggu, 22/3), sudah seharusnya kita melepaskan baju dinas, untuk bersama - sama melakukan penyemprotan, khususnya di Kecamatan Rawas Ulu. " ucap Camat.


Penyemprotan tersebut, dilakukan terhadap perkantoran, sekolah - sekolah dan rumah ibadah. Upaya itu dilakukan, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 yang telah mewabah hingga ke sejumlah daerah.


Abdul Kadir mengingatkan, semua pihak mesti serius menghadapi virus Covid-19. "Ini jangan dianggap enteng. Jalankan apa yang menjadi anjuran, seperti selalu melakukan pembersihan, terutama dibagian tangan" ujar Camat.


Upaya pencegahan, juga harus dilakukan seluruh elemen, hingga ketingkat desa. Kepala desa diminta untuk tidak mengadakan kegiatan - kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak dalam satu tempat. Hal itu bukan tidak diperbolehkan untuk menggelar keramaian.


"Nah, ini bukan berarti orang asing tidak boleh masuk. Tapi itu merupakan upaya pencegahan yang dilakukan" tutup Camat. (MJ)
Share:

Wakili Rawas Ulu, Desa Lubuk Kemang Ikut Penilaian IVA Test





MURATARA MSM.COM - Tim Penggerak PKK Kabupaten Muratara, melakukan penilaian dan verifikasi lapangan Inspeksi Visual Asetat (IVA) Test di Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, Senin (23/3).


Penilaian ini dilakukan, merupakan bagian dari penilaian lomba IVA Test. Dimana Desa Lubuk Kemang, menjadi wakil Kecamatan Rawas Ulu dalam lomba IVA Test tingkat Kabupaten Muratara tahun 2020 ini.


Verifikasi dan penilaian IVA Test dilakukan di Kantor Desa Lubuk Kemang. Dihadiri Kepala DPMD-P3A, Hj Gusti Rohmani melalui Sekretaris, Linda. Ketua TP PKK Rawas Ulu, Nya Mainuna Kadir, Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir. Kades Lubuk Kemang, M Sopli dan tamu undangan lainnya.




Dalam sambutannya, M Sopli mengaku bangga sekaligus mengucapkan terima kasih, dengan ditunjuknnya Desa Lubuk Kemang menjadi wakil Rawas Ulu ditingkat Kabupaten. Menurutnya, capaian ini berkat kerjasama dan kekompakan.


"Menjadi juara tentu sangat kami harapkan. Namun, ini akan mendongkrak semangat dan motivasi seluruh lapisan masyarakat, untuk terus menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHB)" ucapnya.


Sehingga masyarakat, sambungnya, terutama kaum wanita dapat memahami pentingnya pemeriksaan IVA Test sebagai upaya deteksi dini dalam pencegahan kanker servik.




Terkait persiapan lomba, ia menjelaskan, Desa Lubuk Kemang menyediakan pojok toga, pojok bermain, pojok asih, pojok jamu, dan pojok lomba membaca.


Ditempat yang sama, Camat Rawas Ulu memberikan apresiasi kepada Desa Lubuk Kemang, yang sudah berpartisipasi dalam lomba. Tidak penting menjadi nomor satu atau tidak. Namun, menjadi yang terbaik sudah cukup.

"Inilah rasa syukur saya sebagai kepala wilayah. Intinya, kegiatan desa itu ingin berbuat dan berubah. Walaupun belum maksimal, mudah - mudahan bermanfaat" kata Camat.



Tim Penilai Kabupaten, Linda memuji penyambutan yang dilakukan oleh Desa Lubuk Kemang, yang terbilang ekskusive. Menurutnya, penilaian di Desa Lubuk Kemang meninggalkan kesan dibandingkan dengan ditempat lain.


Ia menjelaskan, selain penilaian IVA Test tingkat Kabupaten. Kedatangan tim juga untuk pembinaan Pokja IV dan PKK. Penilaian dilakukan terhadap 7 kecamatan, termasuk Kecamatan Rawas Ulu.


"Setelah dilakukan penilaian nanti akan ada yang menjadi tiga pemenang terbaik. Dimana juara satunya nanti akan diikutsertakan pada lomba tingkat provinsi" terang Linda.


Penilaian yang dilakukan, sambung Linda, dilakukan seobyek mungkin, dengan kriteria - kriteria yang sudah ditentukan. Termasuk didalamnya, bagaimana kerjasama dengan masyarakat setempat. (MJ)
Share:

Cegah Virus Covid-19. Kemenag Muratara Lakukan Penyemprotan Disinfektan




MURATARA MSM.COM - Upaya mitigasi dini terus dilakukan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muratara. Dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di lingkungan kantor Kemenag.


Salah satunya, dengan melakukan pembersihan dan  penyemprotan Disinfektan di seluruh ruangan serta fasilitas dan gedung di masjid Kantor Kemenag, Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Senin (23/3).


"Pagi ini, kita melakukan pembersihan, sekaligus penyemprotan Disinfektan seluruh ruang dan masjid kantor Kemenag" terang Kepala Kemenag Muratara, H Ikhsan Baijuri.


Ia mengatakan, langkah yang diambil yakni pembersihan dan penyemprotan disinfektan, telah sesuai dengan standar. Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah melakukan berbagai langkah antisipasi, guna meminimalisir penyebaran virus Covid-19.


Sebelumnya, Kemenag telah lebih dahulu menyiapkan Handsanitizer di pintu masuk. Seluruh staf Kemenag, dan tamu yang masuk, diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog