29 Desember 2020

Ratusan Petugas Kebersihan DLHP, Sambangi Kantor Bupati Muratara

 



MURATARA MSM.COM - Ratusan  petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), mendatangi kantor Bupati Muratara, Selasa (29/12)


Kedatangan petugas kebersihan yang terdiri dari ibu - ibu sekitar pukul 11.30 WIB. Ingin menyampaikan aspirasi kepada Bupati Muratara, mengenai baju dinas mereka sebagai petugas kebersihan. 


Pasukan kuning ini menuntut baju kerja mereka yang belum kunjung dikeluarkan. Beragam spanduk dibawa para ibu - ibu ini. Diantara bertuliskan "Jangan Makan Hak Kami, Keluarkan Baju Kami dan Mana Hak Kami". 


Koordinator lapangan, Yeni dalam orasinya menyampaikan, kedatangan mereka ke kantor Bupati, untuk mengadu dan meminta kejelasan menenai baju dinas mereka. Sebab, sudah hampir dua tahun belum juga mendapatkan baju. 


Bahkan, sebelumnya mereka sudah dua kali melakukan pengukuran baju. Namun, hingga saat ini belum juga ada kejelasan kapan baju mereka dibagikan. 


"Kami meminta kejelasan mengenai baju tersebut, sebab sudah dua tahun belum mendapatkan baju,"ungkapnya.


Ia mengancam apabilah tidak ada kejelasan maka kami akan melakukan mogok kerja. "Kami akan melakukan mogok kerja,"ancamnya.


Ia menjelaskan pekerjaan kami merupakan pekerjaan yang mulia, apabilah tidak ada kejelasan maka kami akan melakukan demo lagi dengan jumlah yang lebih banyak. "Nanti akan melakukan demo lagi dan akan menumpukan sampah didepan kantor Bupati,"tegasnya.


Senada Nur (50) menuturkan ia bekerja sejak tahun tahun 2013 hingga sekarang, kemudian dirinya bersama dengan yang lainnya sudah mengukur baju. Dan bahkan sudah berkoordinasi dengan Kadis DLHP akan tetapi jawabannya karena tidak ada anggaran.


"Sudah 7 tahun bekerja dek, akan tetapi baru sekarang baju kami katek dan biasanyo ado,"katanya.


Kasat Pol-PP H Firdaus mengatakan mereka datang kesini mengadu mengenai baju. Namun dikarenakan memang kondisi yang tidak memungkinan karena tidak ada pejabat sedang tidak ada dikantor, sehingga tidak bisa menemui mereka.


"Setelah dilakukan pendekatan secara persuasif, alhamdulilah mereka bisa dibubarkan,"imbuhnya.


Berdasarkan pantauan mediasinarmuratara.com, puluhan ibu - ibu pasukan kuning ini harus memendam kecewa. Pasalnya pejabat yang ingin ditemui tidak ngantor. Puluhan ibu - ibu ini juga memaksa masuk ke kantor Bupati.  (MJ)


Share:

28 Desember 2020

Proses Pembangunan Sedang Berlangsung. Ponpes Al-Halim Siap Terima Santriwan-Santriwati

 



MURATARA MSM.COM - Dibangun dilahan seluas lebih kurang satu hektar. Pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Halim, yang berlokasi di Desa Karang Dapo I, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara. Masih membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.  


Pimpinan ponpes Al-Halim, Juarsyah ketika ditemui, Senin (28/12) mengaku. Ponpes yang Dia pimpin masih dalam proses pembangunan dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. 


"Memang saat ini Ponpes Al-Halim sedang dibangun. Progres pembangunannya sendiri masih berjalan. Dalam pembangunan ini dibutuhkan biaya, oleh karena itu bantuan sangat kami harapkan" tuturnya. 


Dia mengatakan, untuk membangun sebuah sarana pendidikan seperti pondok pesantren. Dibutuhkan perjuangan dan usaha yang ekstra. Sejauh ini, dirinya sudah berjuang penuh untuk membangun ponpes. 


Perjuangan yang Dia lakukan selama ini tak sia - sia. Berkat bantuan dan doa dari berbagai pihak, pembangunan ponpes dapat dilakukan. Luas lahan untuk pembangunan sekitar 1 Hektar dan telah bersertifikat. 


"Pembangunan ponpes ini, bertujuan demi kemajuan dunia pendidikan, khususnya dalam bidang keagamaan untuk  santri - santriwati terkhusus di wilayah Kabupaten Muratara" ujarnya. 


Untuk itu, pihak Ponpes Al-Halim yang Dia pimpin. Menerima dengan hati terbuka, bagi para anak - anak yang ingin mengenyam pendidikan di Ponpes Al-Halim. Bagi para orang tua, dirinya berharap tak ragu - ragu menitipkan anak - anak mereka untuk mengenyam pendidikan di Ponpes Al-Halim. 


Tenaga pendidik Ponpes Al-Halim, siap mendidik para santriwan - santriwati untuk menjadi generasi unggul berlandaskan Qur'an. Dan mengantarkan mereka menggapai cita - cita.


"Kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembangunan ponpes Al-Halim. Saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga. Sumbangan mereka sangat berarti bagi kami" tutupnya. (MJ)

Share:

23 Desember 2020

Tuntut Gaji, Aliansi ABPENAS Datangi Kantor Bupati Muratara

 



MURATARA MSM.COM-Aliansi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPENAS), mendatangi kantor Bupati Muratara, Rabu (23/12). Jumlah massa yang mencapai ratusan ini, melakukan aksi demo didepan kantor Bupati Muratara menuntut gaji mereka yang belum dibayar.


Aksi ratusan aliansi ABPENAS yang terdiri dari Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Linmas Desa, Marbot maupun perangkat desa mendatangi kantor bupati sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung meminta tanggapan dan jawaban pemerintah daerah terkait gaji mereka tidak dibayar selama 3 bulan terakhir.


Informasi yang dihimpun dilapangan ratusan massa mendesak pihak pemerintah agar merialisasikan anggaran gaji perangkat desa dengan ancaman menyegel kantor bupati maupun menutup jalan lintas sumatera.


Tidak hanya itu, massa juga menulis berbagai tuntutan mereka dikertas karton putih maupun sepanduk yang dibentang depan kantor bupati. Seperti yang tertulis dikertas karton ‘BPK tolong usut tuntas dana ADD TW IV tahun 2020. Sehingga tunjangan BPD dan perngkat desa serta Linmas Se-Kb Muratara belum terialisasi’.


Namun dalam orasi dan tuntutan mereka didepan Pemda justru tidak mendapatkan jawaban dari pihak Pemerintah Kabupaten karna tidak ada yang dapat ditemui. “Sehingga suasana sempat tegang dan memanas antara massa dengan pihak anggota maupun Pol-PP. Yang mendesak untuk menyegel kantor hingga menutup jalan lintas”.


Namun timbulnya kesepakatan massa menunggu Asisten I, Susyanto Tunut yang belum datang masuk kantor. Sementara Sekda dikabarkan lagi Dinas Luar.


Seperti yang dikatakan Mono anggota BPD dari Rawas Ilir mengatakan aksi yang dilakukan oleh anggota BPD adalah upaya terakhir selama 3 hari terakhir menuntut gaji mereka kepada Pemda Muratara yang sampai saat ini belum ada kejelasan dari Pemda.


“Sampai hari ini belum ada solusinya dari pihak Pemerintah daerah terkait gaji BPD maupun perangkat Desa. Sehingga sampai aksi ini,” kata ia.


Dilanjutkanya, bahwa saat ini sudah masuk akhir tahun dan anggaran mau tutup buku dan mendapat alasan anggaran kosong. “Pertanya kami apa solusinya dan bagai mana bisa anaggaran rutin tidak dirialisasikan. Kemana penegak dan pengawas dalam pengguna anggaran. BPK harus usus tuntas,” tegasnya.


Sementara itu, Kasat Pol-PP, Firdaus mengatakan kepada massa agar lebih bersamar dan tunggu kedatangan asisten jangan sampai menutup kantor hingga melakukan pembelokiran jalan.


“Nanti asisten akan datang. Sebab sekarang masih dalam perjalanan. Sekda informasinya DL,” kata Firdaus didepan ratusan massa. (mj)

Share:

22 Desember 2020

Pengurus dan Anggota Forum OSIS Kabupaten Muratara Dilantik

 



MURATARA MSM.COM-Asisten I Setda Muratara Susyanto Tunut, melantik keanggotaan dan pengurus Forum OSIS Kabupaten Muratara, Offroom lantai 2 Setda Muratara, Selasa (21/12). Pelantikan sendiri berlangsung khidmat.


Forum OSIS merupakan organisasi bagi seluruh pengurus OSIS SMK/SMA/MA sederajat. Selain itu forum ini, sebagai wadah penghubung bagi mereka yang bergerak dalam organisasi intra sekolah untuk saling bertukar pikiran, berkomunikasi, bersama-sama menciptakan kreasi dan inovasi  OSIS disekolah masing-masing.




Tujuan dari megikuti pelantikan dan pengukuhan forum OSIS ini adalah pengalaman berorganisasi lebih banyak dan lebih berwarna. Tidak kaku lagi saat menghadapi masalah OSIS disekolah, lebih percaya diri saat berinteraksi dengan orang baru.


Bupati Muratara melalui Susyanto Tunut dalam sambutannya, atas nama Pemkab Muratara mengucapkan selamat kepada anggota dan pengurus Forum OSIS Kabupaten Muratara yang sudah dilantik dan dikukuhkan.


”Mudah-mudahan ini, menjadi harapan kita semua dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Muratara ” kata Susyanto Tunut. (MJ)

Share:

21 Desember 2020

Pertanyakan Gaji Yang Belum Dibayar. BPD dan Perangkat Desa Datangi Kantor DPRD Muratara

 



MURATARA MSM.COM-Perwakilan perangkat desa dan BPD sekabupaten Muratara, mendatangi kantor DPRD Muratara, Senin (21/12). Untuk mengadukan nasib mereka, lantaran gaji mereka hingga kini belum dibayarkan. 


Kedatangan perwakilan BPD dan perangkat desa ini, disambut anggota DPRD Muratara. Salah seorang anggota BPD,  Muhamad Kaeda Arma sangat berharap, keluhan mereka disampaikan anggota DPRD Muratara kepada Pemkab Muratara. 


Sebab sebelumnya gaji mereka rutin dibayar  pertiga bulan sekali. Namun sekarang dari tiga bulan terakhir belum juga dibayar. Kalau biasanya mendekati akhir tahun pembayaran gaji di percepat.


"Yang jadi pertanyaan kami mengapa Kas Daerah (Kasda) sampai kosong. Kami tidak tahu apakah ada keterlambatan dari pusat. Atau apa, yang jelas kami tidak tahu. Kami dengar ada indikasi salah transper dari pusat. Itu jelas tidak mungkin dan tidak masuk akal," ujarnya.


Yang jelas, sambungnya,  kedatangan  mereka ini meminta kejelasan kepada dewan supaya menyampaikan kepada pemerintah, kapan gaji mereka dibayar.


Sementara itu  Ketua DPRD kabupaten Muratara, Efriansyah mengakui bahwa kedatangan anggota BPD dan perangkat desa  guna mempertanyakan hak mereka yang belum dibayar oleh Pemkab Muratara


"Kami dewan ini hanya memfasilitasi, sedangkan yang berwenang adalah Pemkab dalam hal ini BKD. Kami tidak bisa memutuskan aspirasi ini. Karena yang memutuskan Pemkab Muratara " jelasnya.


Kendati demikian, Efriansyah mengatakan, DPRD Muratara akan tetap mendampingi BPD dan perangkat desa dalam menuntut hak mereka. Pihaknya pun mengupayakan untuk memanggil BKD Muratara.


Dia menjelaskan, anggaran tersebut berasal dari dana pusat. DPRD Muratara  tetap berupaya untuk mendesak baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, biar cepat diselesaikan.


" Bahkan, bila perlu kejar ke pusat dana tersebut. Sebab seluruh kita ini tertunda semua. DPRD tidak bisa disalahkan  juga" katanya.


Oleh sebab itu, sambung Efriansyah, pihaknya melakukan musyawarah hari ini untuk mencari solusi dan jalan yang terbaik dari permasalahan tersebut. (MJ)

Share:

19 Desember 2020

Tabrakan Maut Di Jalinsum Karang Anyar, Satu Orang Tewas

 



MURATARA MSM.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Jum'at (18/12) sekitar pukul 06.00 WIB. 


Akibat tabrakan ala adu kambing tersebut, satu orang meninggal dunia. Sementara tiga lainnya mengalami luka - luka dan sedang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit. 


Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.iK melalui Kasat Lantas AKP Muhamad Sadeli membenarkan kejadian tersebut. 


Berdasarkan rilis Satlantas Polres Muratara, tabrakan bermula saat truck Mitsubhishi dengan Nopol BH-8087-DU yang dikemudikan oleh Hengki dengan satu orang penumpang atas nama Abdul Aziz, melaju dari Jambi ke arah Lubuklinggau.


Sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), datang dari awah berlawanan Truck Mitsubhishi Center Nopol BG-8710-EG yang dikemudian Doni Herlambang dengan satu penumpang atas nama Polimin. 



Saat di TKP, tabrakan keduanya tak bisa dihindari. Akibat tabrakan tersebut, Doni Herlambang dan satu penumpangnya mengalami luka - luka dan dirawat di RSUD Rupit. Sementara Polimin yang mengalami luka - luka nyawanya tak bisa diselamatkan. 


Penyebab kecelakaan sendiri, masih dalam proses penyelidikan Satlantas Polres Muratara. (MJ)

Share:

17 Desember 2020

Tingkatkan Kinerja, PWI Kabupaten Muratara Gelar Raker Tahun 2020

 



MURATARA MSM.COM - Guna evaluasi kinerja tahun sebelumnya dan peningkatan kinjerja, dan rencana program tahun mendatang. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muratara, melaksanakan rapat kerja (Raker) tahun 2020.


Raker yang digelar Kamis (17/12) di Offroom lantai 2 Setda Kabupaten Muratara. Juga menyampaikan berbagai hal untuk kemajuan para anggota PWI Muratara dalam bidang jurnalistik


Raker PWI Muratara Tahun 2020 ini, dihadiri berbagai media. Baik cetak dan elektronik yang bertugas di Bumi Beselang Serundingan. 


Usai Raker, Ketua PWI Muratara Marwan Azhari mengatakan, raker yang diselenggarakan juga merupakan bagian dari rapat rutin yang dilaksanakan PWI Muratara setiap bulannya. 


"Kegiatan kita pada hari ini selain membahas beberapa agenda untuk program tahun 2021. Juga menjalin silaturahmi dengan rekan - rekan sesama anggota PWI. Karena kita sendiri sudah lama tidak bersilaturahmi" kata pria yang akrab disapa Marwan ini. 


Salah satu anggota PWI Muratara, Rahmat Aizula berharap, dengan adanya organisasi ini, bisa berkembang dan lebih maju serta dikenal masyarakat luas. Harapan lainnya, program - program organisasi ini kedepan dapat berjalan dengan baik. 


"Yang tak kalah pentingnya, PWI Muratara dapat mencerdaskan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Muratara. Juga mengawasi jalannya pemerintahan Kabupaten Muratara" kata Rahmat. 


Ditempat yang sama, anggota PWI lainnya, Fahmi Jadidi mengaku sangat bersyukur, PWI Kabupaten Muratara sudah berdiri beberapa tahun dan program - program yang diagendakan dapat berjalan dengan baik. 


Dirinya berharap, PWI Kabupaten Muratara, kedepannya semakin kompak dan melahirkan jurnalis yang cerdas, profesional dan lebih baik. (MJ)

Share:

15 Desember 2020

KPU Muratara Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pilkada. H Devi Suhartoni - H Innayatullah Raih Suara Terbanyak

 



MURATARA MSM.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muratara, menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati - Wakil Bupati Kabupaten Muratara, Selasa (15/12). 


Rapat pleno yang berlangsung lima jam lebih tersebut, dimulai pukul 09.00 WIB hingga 14.30 WIB. Menunjukkan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 H. Devi Suhartoni dan H.Innayatullah menang dengan perolehan suara 49.109 suara.


Disusul pasangan nomor urut 03. H. Syarif Hidayat dan H. Surian Sopian meraih 40.126 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 02 H. Akisropi ayub dan H. Baikuni Anwar meraih 23.852 suara. 


Dan untuk suara sah berjumlah 113.087 suara yang tersebar di 427 TPS di 7 Kecamatan. Sedangkan suara tidak sah berjumlah 1.641 suara. Dengan Demikian pasangan H. Devi Suhartoni dan H.Innayatullah bisa dipastikan menang di Pilkada Kabupaten Muratara.


Ketua KPU Kabupaten Muratara, Agus Mariyanto mengatakan rapat pleno rekapitulasi yang dilakukan hari ini sudah selesai dan sudah menyampaikan beberapa hal terutama rekapitulasi di 7 Kecamatan sudah dibacakan.


Dia mengaku bersyukur,  tidak ada persoalan yang berarti, hanya ada perbaikan-perbaikan, dan dari perolehan pasangan calon tidak ada selisih sama sekali, dari mulai pleno di tingkat PPS, dan PPK sampai tingkat Kabupaten.


“Alhamdulillah tidak ada perselisihan hasil,”ujar Ketua KPU Muratara Agus Mariyanto kepada wartawan.


Dikatakannya, kalau soal hasil perolehan suara, untuk perolehan suara terbanyak itu diperoleh pasangan nomor urut 1 H. Devi Suhartoni dan H.Innayatullah, suara terbanyak kedua itu diperoleh oleh pasangan nomor urut 03 H. Syarif Hidayat dan H. Surian Sofyan.


Dan untuk peroleh suara terbanyak ketiga itu diperoleh pasangan nomor urut 2 pasangan H. Akisropi ayub dan Baikuni Anwar.


Untuk selanjutnya pihaknya masih menunggu 1 sampai 3 hari, maka hari kelima KPU akan menetapkan pasangan calon terpilih.


Berikut perolehan suara dari ketiga paslon. Di Kecamatan Karang Dapo paslon nomor  01 memperoleh ( 6.136 suara), paslon 2 (2.339 suara), paslon 03 ( 3.313 suara).


Kecamatan Karang Jaya paslon nomor 01 memeroleh suara ( 6.203 suara), paslon 02 ( 6.594 suara ), paslon 03 (7.493 suara).


Di Kecamatan Nibung paslon nomor 01 memperoleh suara (5.225), paslon nomor 02 (1.329) suara, paslon 03 memperoleh  (7.324 suara).


Kemudian untuk di Kecamatan Rawas Ilir, paslon nomor 01 memperoleh suara (6.584 suara), paslon nomor 02 ( 2.256 suara), dan paslon 03 ( 5.907 suara).


Untuk di Kecamatan Rawas Ulu, paslon nomor urut 01 memperoleh suara (8.949 suara), paslon nomor 02 ( 2.826 suara) sedangkan paslon nomor 03 memperoleh suara ( 7.177 suara).


Di Kecamatan Rupit, paslon nomor urut 01 memperoleh suara (12.393 suara), paslon nomor urut 02 (7.222 suara) dan paslon 03 (5.981 suara).


Terakhir di Kecamatan Ulu Rawas, paslon nomor urut 1 memperoleh suara (3.619 suara), paslon nomor urut 02 (1.286 suara), sedangkan paslon nomor urut 03 memperoleh suara (2.931 suara). (MJ)

Share:

10 Desember 2020

Pengurus Cabang GMI Muratara Resmi Dilantik

 



MURATARA MSM.COM - Pengurus Cabang Gerakan Milenial Indonesia (GMI) Kabupaten Musi Rawas Utara, resmi dilantik oleh Sekjen GMI Sumatera Selatan, Selasa (8/12).


Pelantikan GMI Kabupaten Muratara yang berlangsung di aula lantai 2 BPKAD Muratara, dihadiri Bupati Muratara melalui Sekda, Alwi Roham S.Sos, serta Sekretaris Umum GMI Sumsel, Ivan Ilham. 


Pelantikan yang berlangsung khidmat, juga dihadiri sejumlah ormas dan Organisasi Kepemudaan (OKP). Diantaranya Pemuda Pancasila, HPP Muratara, GAMKI, GMKI, Pemuda Peduli Desa Lesung Batu, Forum OSIS dan undangan lainnya. 



Dalam sambutannya, Ketua GMI Kabupaten Muratara Sandyka Buana mengajak, seluruh pengurus GMI Muratara untuk selalu solid dan bersinergi dalam menjalankan tugas kepengurusan, agar berjalan lancar dan berjaya. 


"Saya berharap, GMI Muratara akan selalu eksis dan tetap konsisten untuk merangkul para milenial di Muratara. Supaya aktif pada hal - hal yang bersifat positif. Dengan tujuan untuk bersama - sama bergerak, berbuat, bertindak, berdampak serta berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Muratara" ujarnya. 


Sementara, dalam sambutannya, Alwi Roham memberikan apresiasi dan mendukung penuh apa yang dilaksanakan oleh GMI Muratara. Menurutnya, pemuda terutama kaum pemuda milenial mempunyai peran dalam pembangunan daerah. 


"Mulai dari agent of change, agent of control sosial, iron stock sekaligus agent untuk sama - sama berbuat untuk kemajuan Kabupaten Muratara" kata Sekda. 


Sekda berharap, GMI Muratara bisa mengeluarkan ide- ide dan gagasan, untuk kemajuan Kabupaten Muratara kedepannya. (MJ)

Share:

08 Desember 2020

KPU Muratara Lakukan Pemusnaham 336 Surat Suara

 


MURATARA MSM.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muratara, memusnahkan 336 surat suara. Pemusnahan surat suara tersebut dilakukan dengan cara dibakar dihalaman gudang logistik KPU Muratara, Selasa (8/12)


Turut hadir dalam pemusnahan tersebut Komisioner Bawaslu dan perwakilan dari Polres Muratara.


 Ketua KPUD Muratara, Agus Maryanto, mengatakan pemusnahan surat suara ini , yang pertama karena jumlah surat suara yang datang ke KPU ada kelebihan dan ada surat suara yang rusak.


"Jumlah kelebihan surat suara sebanyak 264 surat suara. Ini diketahui saat paking untuk didistribusikan  ke TPS. Ditambah lagi ada surat suara yang rusak dan tidak bisa digunakan 72 surat suara. Totalnya ada 336 surat suara dimusnahkan,"ucapnya.


Masih katanya selain pemusnahan surat suara, perlu diketahui sejak kemarin logistik pemilukada sudah sampai ke PPK. Dan hari ini sudah mulai didistribusikan ke tingkat PPS dan KPPS.


" H-1 hari ini semua logistik sudah harus berada di TPS masing-masing", ungkapnya.


Ditempat yang sama, Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Provinsi Sumsel, Hendri Alma Wijaya, menjelaskan setelah menghadiri pemusnahan surat suara yang lebih dan rusak. Setelah ini pihaknya  akan melakukan supervisi ke tiap-tiap TPS dengan cara diambil sampel beberapa TPS untuk memastikan kelengkapan logistik sudah sampai atau tidak.


"Karena Pilkada ini dimasa pandemi Covid-19, kami juga ingin memastikan apakah perlengkapan protokol kesehatan  seperti Alat Perlindung Diri (APD) dan lainya untuk petugas di TPS sudah sampai atau belum", pungkasnya. (MJ)

Share:

Logistik Pilkada Muratara Didistribusikan. Ketua KPU : Pilkada Muratara Sudah Sangat Siap Dilaksanakan




MURATARA MSM.COM-Pendistribusian logistik Pemilukada, Bupati - Wakil Bipati Muratara ke 7 kecamatan dilakukan Senin (7/12). Distrubusi logistik dengan menggunakan truk ke masing - masing kecamatan dilepas sejumlah pejabat.


Antara lain Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, Asisten I Tata Pemerintahan, Susyanto Tunut, Ketua dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muratara.


Ketua KPU Muratara, Agus Maryanto menerangkan, logistik pemilukada yang didistrubusikan tersebut terdiri dari kotak suara dan bilik suara. 


"Alhamdulilah hari ini (Kemarin.red) seluruh logistik yang didistribusikan sudah sampai ke seluruh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muratara" ujarnya.


Ia menambahkan, setelah sampai ke kecamatan logistik bermalam satu malam. Kemudian Selasa (8/12/2020) logistik bergeser dari PPK ke PPS dan TPS masing-masing.


Dengan didistribusikan logistik pilkada ini, sambungnya, artinya pilkada di bumi berselang serundingan sudah sangat siap pelaksanaannya.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda yang sudah membantu dan memfasilitasi distribusi ini. Juga ucapan terima kasih kepada Polres yang sudah memback up dan mensuport distribusi ini dan juga tahapan-tahapan pilkada,"jelasnya.


Terakhir dia mengatakan kita berharap dengan bergesernya logistik ini dari KPU, PPK dan PPS serta ke desa-desa dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun. 


"Serta rakyat menanti untuk proses menggunakan hak pilih 9 Desember nanti,"pungkasnya. (MJ)

Share:

06 Desember 2020

Sudah 2 Orang Menjadi Korban. Anjing Gila Resahkan Warga Desa Lubuk Kemang

 

Ilustrasi (Net)


MURATARA MSM.COM - Akhir - akhir ini, warga Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara resah, dengan keberadaan ajing gila di desa tersebut dan sekitarnya. 


Pasalnya, sudah ada dua anak - anak warga setempat yang menjadi korban gigitan anjing gila tersebut. 


Terakhir, yang menjadi korban gigitan anjing gila tersebut adalah Alip. Bocah yang berusia enam tahun, putra dari Iwan warga Desa Lubuk Kemang digigit anjing gila pada Jum'at (4/12) lalu. 


"Saat ini, Alip masih dirawat secara intensif" tutur Burhanudin, salah seorang warga setempat kepada MSM.COM.


Burhanudin mengatakan, dalam beberapa hari terakhir sudah dua korban yang diserang ajing gila. Dia sendiri tidak tahu, dari mana asal ajing gila itu. 


"Yang pasti, bukan peliharaan warga sini. Kita juga sudah mengecek ke desa tetangga, tetapi bukan juga. Untuk saat ini, anjing gila tersebut sudah ditangkap warga" sambungnya. 


Kendati demikian, Ia berharap, Dinas terkait dapat mengatasi permasalahan anjing gila tersebut. Sehingga tidak menimbulkan kekahwatiran di masyarakat. (MJ)

Share:

Pemkab Muratara Gelar Pembukaan STQ Serentak di Tujuh Kecamatan




MURATARA MSM.COM - Secara serentak, hari ini Minggu (6/12). Pemkab Muratara, melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) menggelar Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) di tujuh Kecamatan.


Ketua LPTQ Kabupaten Muratara M. Lubis melalui Sekjen LPTQ, Selamat Tulepri mengatakan, penyelenggaraan STQ merupakan hasil pembinaan LPTQ Muratara tahun 2020. 


Dia mengatakan, STQ digelar dengan beberapa tujuan. Diantaranya untuk mensiarkan Al-Qur'an dan menjadikan masyarakat Kabupaten Muratara, hidup dengan bernafaskan kereligiusan.


Tujuan lainnya yaitu untuk mencari bibit Qori dan Qoriah serta hafiz dan hafizoh ditambah untuk memotivasi santri dan guru ngaji. Untuk terus mempelajari Al-Quran dengan baik dan benar. 


"Saya berharap, ajang ini menjadi kesempatan untuk mendorong semangat generasi muda Muslim untuk mempelajari, memahami dan mencitai kitab Suci AlQur'an" sambung Selamat Tulepri. 


Menurutnya, hal itu untuk mewujudkan generasi Qurani, khususnya di Kecamatan Rawas Ulu, dengan prestasi hingga ke tingkat Kabupaten, provinsi bahkan hingga ke tingkat nasional. 


" Al-Qur'an telah memberi tuntutan kepada umat manusia di muka bumi ini. Untuk membangun kehidupan yang harmonis, menjaga toleransi dan hidup dalam damai" paparnya. 


Al Quran juga mengajarkan manusia untuk saling mengenal, saling mengasihi, saling memberi maaf, dan tidak saling membenci. Alquran juga mengajarkan manusia untuk saling bekerja sama dalam kebaikan dan ketaqwaan, bukan dalam kemungkaran dan kejahatan. (MJ)

Share:

Rawas Ulu Gelar STQ Tingkat Kecamatan Tahun 2020

 



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, menyelenggarakan Seleksi Tilawatil Qur'an (STWQ di masjid Nurul Iman, Desa Remban, Minggu (6/12).


STQ hasil binaan Lembaga Pembinaan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Muratara itu, dijadwalkan berlangsung selama dua hari.  Pembukaan yang dihadiri Camat Rawas Ulu, Kades dan undangan lainnya. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. 


Kepala Desa Remban M. Yusuf melalui perangkat Desa Remban, Dedi menyampaikan ucapan terima kasih, atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Remban untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan STQ tingkat Kecamatan Rawas Ulu ini. 



Dirinya berharap, seluruh peserta tetap semangat mengikuti rangkaian kegiatan STQ hingga selesai. Dan mensiarkan agama Allah sebagai penerus generasi Al-Qur'an dimasa mendatang. 


"Meawakili masyarakat Desa Remban, saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muratara, yang sangat peduli dengan bidang keagamaan" tutupnya. 


Sementara, Ketua LPTQ Kabupaten Muratara M. Lubis diwakili Sekjen LPTQ, Selamat Tulepri memaparkan, bahwa kegiatan STQ yang diselenggarakan ini merupakan hasil pembinaan LPTQ Muratara tahun 2020. Dan STQ ini digelar serentak di tujuh kecamatan dalam Bumi Beselang Serundingan. 




"Alhamdulillah, sejak pagi sudah lima kecamatan yang membuka dan menyelenggarakan STQ. Penyelenggarakan di Desa Remban ini merupakan pembukaan STQ yang ke enam" ujarnya. 


Dia mengatakan, STQ digelar dengan beberapa tujuan. Diantaranya untuk mensiarkan Al-Qur'an dan menjadikan masyarakat Kabupaten Muratara, hidup dengan bernafaskan kereligiusan.


Tujuan lainnya yaitu untuk mencari bibit Qori dan Qoriah serta hafiz dan hafizoh ditambah untuk memotivasi santri dan guru ngaji. Untuk terus mempelajari Al-Quran dengan baik dan benar. 


"Saya berharap, ajang ini menjadi kesempatan untuk mendorong semangat generasi muda Muslim untuk mempelajari, memahami dan mencitai kitab Suci AlQur'an" sambung Selamat Tulepri. 


Menurutnya, hal itu untuk mewujudkan generasi Qurani, khususnya di Kecamatan Rawas Ulu, dengan prestasi hingga ke tingkat Kabupaten, provinsi bahkan hingga ke tingkat nasional. 


" Al-Qur'an telah memberi tuntutan kepada umat manusia di muka bumi ini. Untuk membangun kehidupan yang harmonis, menjaga toleransi dan hidup dalam damai" paparnya. 


Al Quran juga mengajarkan manusia untuk saling mengenal, saling mengasihi, saling memberi maaf, dan tidak saling membenci. Alquran juga mengajarkan manusia untuk saling bekerja sama dalam kebaikan dan ketaqwaan, bukan dalam kemungkaran dan kejahatan.


Untuk diketahui, STQ tingkat Kecamatan Rawas Ulu tahun 2020 terdapat ada enam cabang perlombaan putra dan putri. Terdiri dari Tartil Anak - anak, Tilawah Anak - anak, Tilawah Remaja, Tilawah Dewasa, Hifzil Qur'an 1 Juz serta Tartil Dewasa untuk kategori umur 40 tahun keatas. (MJ)


Share:

05 Desember 2020

Tim Desk Pilkada Muratara Gelar Rapat Koordinasi

 



MURATARA MSM.COM - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Tim Dukungan Elemen Satuan Kinerja (Desk) Pilkada Kabupaten Muratara. Menggelar rapat koordinasi diruang rapat Setda, Kamis (3/12).


Rakor tersebut, dihadiri sejumlah narasumber. Seperti Ketua KPU Muratara Agus Maryanto, Polres, Dandim 0404, dan Plt. Kesbangpol serta Bada Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muratara. 


Rapat koordinasi yang dipimpin langsung Pjs. Bupati Muratara Supriyono, juga dihadiri sejumlah Kapolsek, Danramil, Camat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Muratara. 


Pjs. Bupati Muratara, Supriyono mengatakan, rakor yang digelar sebagai wadah koordinasi dari setiap instansi terkait, yang tergabung dalam Desk, sebagai fasilisator dan pemantau terwujudnya penyelenggaraan Pilkada damai dan aman. 


Dimana, dalam Pilkada serentak ini. Kabupaten yang berslogan Beselang Serundingan ini, juga ikut melaksanakan Pilkada pada 9 Desember mendatang. 


"Dengan hal itu, tentu banyak hal yang harus kita sikapi dan harus dipersiapkan dari awal. Agar pelaksanaan Pilkada nanti berjalan dengan baik, dan memberikan demokrasi yang baik pula pada masyarakat" kata Supriyono. 


Dia menguraikan, pada pelaksanaan Pilkada ini. Diawali dengan begitu banyak tahapan yang dilakukan oleh KPU. Dimulai dari persiapan, hingga akhirnya pleno terakhir dan penetapan pemenang. 


Untuk itu, Supriyono mengajak semua pihak, bahu membahu. Dalam rangka Desk ini ada beberapa hal yang sangat penting. Karena merupakan tanggung jawab yang berkaitan dengan memfasilitasi pelaksanaan Pilkada. 


"Pemerintah daerah cuma memfasilitasi saja, dalam artian yang cukup luas. Diantaranya adalah akan segera didistribukannya logistik. Kami sudah mengatakan kepada Asisten I, untuk menggelar rapat Desk Pilkada secepatnya, sebelum KPU melakukan distribusi logistik ke titik distribusi" paparnya. 


Terkait pendistribusian logistik oleh KPU, Dia berharap kepada Camat dan Kepala Desa untuk ikut serta mengawal dan mengamankan pendistribusian logistik nantinya. 


Sementara, Ketua KPU Kabupaten Muratara, Agus Maryanto menyampaikan, adanya perubahan nomenklatur. Dimana untuk Pilkada tidak ada lagi undangan yang diberikan kepada pemilihan seperti pada pemilihan sebelumnya. 


"Pemilihan juga tidak perlu menuliskan namanya, begitu juga KPPS tidak usah lagi mengisi data pemilihan karena sudah tercetak. Karena berdasarkan DPT itulah daftar hadir. Jadi pemilih datang tinggal tanda tangan" ujarnya. (MJ)

Share:

03 Desember 2020

BPN Muratara Serahkan 204 Sertifikat Tanah

 



MURATARA MSM.COM - Sebanyak 204 sertifikat, aset tanah Pemkab Muratara. Diserahkan Kepala BPN Kabupaten Muratara, Heri Purwanto kepada Pjs. Bupati Muratara Supriyono, di kantor BKD, Kamis (3/12).


Penyerahan 204 sertifikat, terdiri dari 36 persil aset Pemkab Muratara, 163 persil aset PLN, ditambah dengan 2 aset Kemenag. Penyerahan tersebut juga dihadiri Direktur PLN Jambi, para OPD dan Kabid serta BPKAD melalui Pengelolaan Aset Daerah, Rizaludin. 


Heri Purwanto dalam laporan menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan rangkaian dari Memory of Understanding (MoU) SOP serta kesepakatan antara Kementerian ATR dengan pemerintah daerah. 



"Pertama, kita ada kesepatan host to host BPHTB antara Pemkab dengan BPN. Alhamdulillah, sudah dilaksanakan oleh DPKAD" kata Heri Purwanto. 


Kedua, sambung Heri, adanya MoU dengan Pemkab Muratara tentang sertifikat tanah dan aset sejak 2019 lalu sebanyak 110 sertifikat.  Tahun ini, target dari Pemkad sebanyak 55 sertifikat. 


"Sudah kita selesaikan, sampai saat ini baru 39 sertifikat. Dan itu masa ada penyelesaian yang Insya Allah akan kita tuntaskan sesuai target yang ditentukan" sambung Heri. 


Dikesempatan itu, dirinya menyampaikan pesan dari Supervisi KPK bahwa untuk 2021, siap menampung berapapun jumlah yang diajukan oleh Pemkab Muratara, untuk mensertifikatkan seluruh aset yang ada di Pemkab Muratara. Selain itu, pihaknya juga ada MoU dengan PLN.


"Alhamdulillah, target sertifikat di Muratara ada 196 bidang tanah yang telah diukur. Dengan waktu yang sangat singkat, diproses dan disupervisikan sehingga hari ini kita serahkan juga 163 sertifikat PLN. Sementara untuk Kemenag 2 Sertifikat" jelasnya. 


Dirinya menegaskan, guna membantu menyelesaikan program sertifikat untuk rakyat. Tahun ini target yang dipatok 5 ribu bidang. Sehingga target dari 2021 hingga 2025 sertifikat tanah dapat terselesaikan. 


Sementara, Pjs. Bupati Muratara, Supriyono dalam sambutannya memberikan apresiasi BPN Kabupaten Muratara, yang telah membantu dalam menata dan menginventarisasi aset tanah Pemkab Muratara. 


Mengingat, banyaknya aset Pemkab yang harus diinventarisasi dengan cermat dan penuh ketelitian. Karena itu juga sebagai laporan tarkait aset yang dimiliki Pemkab nanti ke pusat. 


Persoalan tanah tentu harus ditangani dengan baik dan penuh dengan kehati-hatian. Kami di Pemerintahan Kabupaten Muratara terus berupaya bekerja semaksimal mungkin untuk penanganan aset-aset yang kami miliki, jelasnya.


Supriyono menambahkan, koordinasi seperti ini sangat diperlukan. Dengan kekurangan - kekurangan yang dimiliki Pemkab, agar bisa mengevaluasi dan apa yang harus dilakukan pemkab Muratara beserta jajarannya. 


Sertifikasi terkait aset tanah yang dimiliki Pemkab Muratara sangatlah penting untuk kami miliki. Untuk itu kami berharap kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Muratara dengan Badan Pertanahan Nasional   Muratara bisa tetap berjalan dengan baik dan bijak. Dan apa yang kami terima hari ini sebagai wujud keberhasilan sinergitas penyelenggaraan Pemkab Muratara" pungkasnya. (MJ)

Share:

30 November 2020

Dinkes Muratara Gelar Pertemuan Validasi Data TB

 



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pertemuan di offroom lantai 2 Setda Muratara, Senin (30/11).


Pertemuan dilakukan guna validasi data Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Musi Rawas Utara. Validasi data TB dilakukan bersama seluruh Puskesmas di Bumi Beselang Serundingan yang ada di tujuh kecamatan. 




Kepala Dinkes Kabupaten Muratara, Marlinda mengatakan, pertemuan yang dilakukan untuk validasi data TB di Kabupaten Muratara. 


Dengan adanya pertemuan tersebut, sambung Marlinda, setiap Puskesmas dapat menyampaikan data secara akurat. 


"Data  dan laporan yang tepat dan akurat, nantinya akan menghasilkan perencanaan yang baik" harapnya. (MJ)


Share:

29 November 2020

KPU Muratara Lantik 156 Ketua KPPS Tiga Kecamatan

 



MURATARA MSM.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muratara, diwakili Divisi SDM dan Farmasi, Asnety. Melantik dan mengambil sumpah  156 Ketua KPPS tiga kecamatan. 


Masing  - masing Kecamatan Rawas Ulu, Ulu Rawas, dan Kecamatan Nibung. Pelantikan dilakukan di balai Serbaguna, Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Minggu (29/11). Pelantikan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.


Pelantikan dan pengambilan sumpah Ketua KPPS ini, merupakan tahapan pada Pemilihan Bupati - Wakil Bupati Muratara tahun 2020, yang akan digelar 9 Desember mendatang. 



Tahapan pelantikan KPPS Pilkada serentak tahun ini dilaksanakan secara berbeda dengan hanya melibatkan ketua saja. Hal itu merupakan kebijakan baru yang diputuskan KPU Muratara, tentang penerapan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.


Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan, Ketua KPPS menerima salinan SK, diteruskan dengan penandatanganan berita acara dan fakta integritas. Dalam sambutannya, Asnety menyampaikan ucapan selamat kepada ketua KPPS yang baru dilantik. 


"Selamat atas rekan - rekan yang dilantik hari ini. KPPS yang dilantik hari ini, akan menjadi kunci sukses, penyelenggaraan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS" tegasnya. 


Dia mengatakan, KPPS harus benar - benar memahami serta menjalankan tugas dan tanggungjawab yang diemban dengan sebaik - baiknya. Terlebih lagi, KPPS perlu cepat beradaptasi dengan kebijakan baru tentang penerapan protokol kesehatan di TPS.


"Sebagai KPPS, harus menjaga netralitas dan profesionalismenya dalam bekerja dan siap bertanggung jawab dari awal hingga akhir" tukasnya. 


Pelantikan 156 Ketua KPPS dari tiga kecamatan tersebut, berlangsung sukses. Hadir juga dalam kegiatan pelantikan itu Camat Ulu Rawas, Muhtaridi, Camat Rawas Ulu melalui Sekcam Kamaluddin, Polres dan Bawaslu Muratara. (MJ)



Share:

25 November 2020

Melalui Optimalisasi. Hingga 2020 Sudah 3 Ribu Lahan Terlantar Di Muratara Menjadi Lahan Produktif

 



MURATARA MSM.COM - Sejak lima tahun terakhir, sudah 3 ribu hektar lahan terlantar yang sudah diaktifkan kembali menjadi lahan produktif, melalui optimalisasi lahan terlantar oleh Pemkab Musi Rawas Utara.


Optimalisasi tersebut dilakukan Pemkab Muratara, untuk memanfaatkan lahan terlantar menjadi lahan produktif. Sejak 2016 hingga 2020 ini, upaya tersebut sudah menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. 


Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Kabupaten Muratara Ir Suhardiman, melalui Kabid Sapras, Ade Heri mengungkapkan, saat ini ada 7 ribu hektar lahan berpotensi yang belum digarap secara maksimal. 


Lahan tersebut sengaja ditinggalkan masyarakat. Dengan alasan, mereka menganggap tidak berpotensi menghasilkan sumber ekonomi. Pasalnya, mayoritas lahan pertanian di Muratara merupakan lahan sawah lebak, dan sering kebajiran saat musim hujan. Sebaliknya saat kemarau mengalami kekeringan. 

           

 "Mayoritas kita sawah tadah hujan, jadi cuma bisa panen satu kali dalam satu tahun. Karena sering terkena bencana banjir dan kekeringan, banyak lahan sawah di wilayah kita ditinggalkan masyarakat," jelasnya, Selasa (24/11).

       

Dia mengungkapkan, pemerintah daerah sudah berupaya untuk meningkatkan potensi lahan tidur tersebut. Dengan melakukan optimalisasi seperti, menggunakan sistem pompanisasi, membuat saluran irigasi, hingga pembagian bibit dan lainnya.

          

"Saat ini sampai dengan  2020 sudah ada 700 hektare lahan yang kita kembalikan fungsinya. Dari program awal sampai saat ini sudah ada sekitar 2300 hektare. Artinya di 2020 ada 3000 hektare, lahan produktif di Muratara," ucapnya.

       

Ade mengungkapkan, untuk mengatasi masalah ekonomi yang sering dikeluhkan petani. Mereka terus mendorong peningkatan produksi pertanian di Muratara. Sehingga bisa panen dua kali dalam setahun. 

       

"Saat ini sudah ada yang panen sampai tiga kali dalam setahun di Muratara. Meski rata rata banyak yang dua kali panen. Estimasi kuta 5 ton/hektar di 2020 ada sekitar 30.000 ton produksi padi di wilayah Muratara," bebernya.

       

Meski masih ada sekitar 4000 hektar lagi lahan potensi yang belum digarap di Muratara, pihaknya menegaskan selalu melakukan pembukaan lahan secara bertahap. 


"Kita lakukan pembukaan lahan secara bertahap, untuk mengatasi masalah lahan di Muratara kita terapkan sistem pompanisasi, dan membuka saluran saluran irigasi," tegasnya


Wasir petani di Kecamatan Rupit mengaku, ada beberapa kendala yang sering dihadapi masyarakat saat hendak menggarap lahan. Seperti lahan yang sering kebanjiran hingga alami kekeringan saat musim penghujan.

        

"Di wilayah kita Muratara, rata - rata sawah tadah hujan. Tidak seperti di Tugumulyo Musi Rawas, ada irigasi besar. Dulu banyak yang bersawah, Tapi karena sering kekeringan akhirnya ditinggalkan" tuturnya. 

        

Hal ini juga dialami di wilayah desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit Muratara, kepa desa setempat Hengki Basip membenarkan jika di wilayah mereka banyak sawah yang ditinggalkan masyarakat. Namun mereka terus berupaya untuk melakukan optinalisasi dan mengajak masyarakat kembali keladang.

         

Pihaknya mengaku sempat terkendala untuk mengajak masyarkat kembali berladang. Namun kondisi itu berhasil setelah disiasati dengan sistem bagi hasil yang dilakukan Badan Usaha Milik desa dengan pemilik lahan.

       

"Dulu sawah di sini Selama puluhan tahun, ratusan hektar lahan potensi pertanian di desa kami hanya di tumbuhi ilalang  tapi sekarang sudah kami garap bersama dan sudah banyak lahan yang difungsikan kembali dengan sistem bagi hasil," timpalnya. (MJ)

Share:

Seorang Ayah Di Muratara, Tega Aniaya Anak Kandung Sendiri

 


MURATARA MSM.COM - Kesal anaknya terus menangis, Tri Rifki (26) warga Desa Noman Lama, Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Muratara, tega menganiaya anak kandungnya sendiri. 


Kejadian penganiayaan terhadap anak kandung sendiri, terjadi Minggu (22/11). Akibat penganiayaan tersebut, Putri Aisyah yang baru berusia 2 tahun, mengalami pergeseran tulang belakang. 


Tak terima dengan perbuatan pelaku, yang tak lain merupakan suaminya sendiri. Mirabela istri pelaku melaporkan perbuatan tersebut ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Muratara. 


Pelaku sendiri harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, setelah diamankan Sat Reskrim Polres Muratara. Pelaku mengakui perbuatannya dan dilakukan penahanan di Rutan Res Muratara.


Kapolres Muratara melalui Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmat Hidayat menjelaskan,  kronologis kejadian berdasarkan keterangan istri pelaku. Saat itu, sekitar pukul 08.00 WIB, korban sedang bermain sambil menangis. 


"Korban ini mau ikut ibunya yang sedang memasak. Tetapi tidak diajak." terangnya. Kesal anaknya yang terus menangis, pelaku yang sedang tidur terbangun dan langsung  menarik lengan korban. 


Tidak sampai disitu, pelaku juga memukul korban. Melihat hal itu, ibu korban berteriak. Tak lama berselang, datanglah kakak kandung ibu korban menyelematkan Putri Aisyah dan ibunya melalui pintu jendela, karena saat itu pintu rumah dikunci oleh pelaku. 


Barang bukti yang berhasil disita yaitu pakaian korban saat kejadian. Pelaku disangkakan dengan pasal Pasal 80 Jo 76c undang undang RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU Nomor  23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak. (MJ)

Share:

23 November 2020

Pemkab Muratara Kembali Terima Penghargaan

 



MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara, kembali menerima penghargaan. Kali ini,  penghargaan dari Kanwil DJB Sumsel dan KepBabel atas prestasi pelaksanaan Implementasi KWSP Kepatuhan dan Bendahara Teraktif.


Penghargaan diberikan melalui Kantor Pajak Pratama (KKP-Pratama) Kota Lubuklinggau yang diserahkan langsung oleh Kepala KKP Pratama Lubuklinggau, Miscal Parjun Duta kepada Pjs. Bupati Muratara, Supriyono.


Turut mendampingi Pjs. Bupati Muratara, yaitu Sekretaris Daerah Kabupaten Muratara dan dihadiri kepala instansi terkait di kantor DPKAD, Senin (23/11).


Dalam sambutannya, Miscal Parjun Durta mengatakan, Kabupaten Muratara merupakan salah satu kabupaten di Sumsel yang telah melaksanakan implementasi kepatuhan terhadap pajak dan bendahara teraktif. 


"Atas prestasi tersebut. Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kanwil Sumsel dan KepBabel memberikan penghargaan ini. Karena setiap prestasi, merupakan upaya dari Pemkab Muratara" ujarnya. 


Miscal mengatakan, dengan penghargaan yang diraih tersebut. Diharapkan dapat menjadi pemacu wajib pajak, dalam melaksanakan kewajibannya, yang berujung pada peningkatan pemasukan negara dari sektor pajak. 


Sementara, Pjs. Bupati Muratara menyampaikan, atas nama Pemkab Muratara menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang berkaitan dengan kinerja pajak di Kabupaten Muratara. Keberhasilan ini diraih, kata Supriyono, melalui proses yang cukup panjang.


"Dengan diterimanya piagam penghargaan ini. Jangan dilihat dari tulisannya saja.   Tapi apresiasi dari pemerintah yang berkaitan dengan apa yang telah kita capai selama ini" kata Supriyono. 


Dia mengharapkan, seluruh OPD untuk saling mengingatkan para pelaku usaha maupun penerima anggaran negara. Jangan lalai akan kewajibannya untuk membayar pajak. 


"Pajak harus dibayar, karena pajak merupakan sebagian besar energi keuangan dari pemerintah ini" tukas Supriyono. (MJ)

Share:

18 November 2020

Dispora Gelar Lomba Kreasi dan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Kabupaten Muratara Tahun 2020

 



MURATARA MSM.COM-Sebanyak 62 peserta, mengikuti Lomba Kreasi dan Karya Tulis Ilmiah tingkat Kabupaten Musi Rawas Utara tahun 2020. 


Lomba yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Berlangsung selama dua hari di kantor Dispora Muratara. 




Lomba kreasi dan Karya Tulis Ilmiah, yang dibuka langsung oleh Kepala Dispora, Erdius Lantang, Rabu (18/11). Dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.


Dalam sambutannya, Erdius Lantang menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta dan dewan juri. Penghargaan Dia sampaikan kepada penyelenggara, atas terselenggaranya lomba Kreasi dan Karya Tulis Ilmiah, yang mempunyai arti penting, guna mengoptimalkan masyarakat, khususnya generasi muda.


Tujuan dari lomba kreasi dan Karya Tulis Ilmiah, untuk mengoptimalkan kemampuan yang ada pada pemuda dan dikalangan pelajar. Melalui kreasi, inovasi, dan kolaborasi yang diharapkan dapat terwujud dengan baik.



"Selain itu juga, sebagai wadah untuk menunjukkan bakat dan kreativitas yang tentunya dimiliki oleh generasi muda sekarang ini" kata Erdius.


Erdius mengharapkan, selain mampu memberikan inspirasi. Dengan lomba Kreasi dan Karya Tulis Ilmiah ini, dapat dijadikan tempat menunjukkan bahwa disekitar masih banyak anak muda berbakat dan kreatif.



"Dan tentunya, hal tersebut harus kita kembangkan dan kita lestarikan" tukas Erdius Lantang.


Lomba Kreasi dan Karya Tulis Ilmiah tingkat Kabupaten Musi Rawas tahun ini, diikuti total 62 peserta. Terdiri dari 15 kelompok tim kreasi dan 19 peserta KTI dari tujuh kecamatan dalam wilayah Bumi Beselang Serundingan. 


Selain kepala Dispora, hadir para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan undangan lainnya. (MJ)







Share:

17 November 2020

427 PTPS di Lantik Bawaslu Muratara di Masing - Masing Kecamatan

 



MURATARA MSM.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muratara, melantik 427 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang tersebar di tujuh kecamatan dalam Bumi Beselang Serundingan. 


Ketua Bawaslu Muratara, Munawir melalui Kepala Divisi Pengawasan Ali Asek menjelaskan, pelantikan itu dilaksanakan mulai 15 - 16 November 2020 di masing - masing kecamatan. 


Hal itu dilakukan, mengingat saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19. Dimana, dilarang melakukan kegiatan dengan mengumpulkan orang banyak. Dia menyebut, PTPS ini nantinya akan mengawasi perhelatan Pilkada Muratara di masing - masing TPS yang disiapkan KPU. 


Dia menegaskan, PTPS ini nantinya dalam mengawasi pelaksanakan pemilihan. Tetap harus mengedepankan protokol kesehatan Covid-19. Agar tidak terjadi klaster baru di Kabupaten Muratara. 


"PTPS yang dilantik ada 427 orang yang tersebar di 7 kecamatan se-muratara Jumlah itu disesuaikan jumlah TPS yang ditetapkan KPU muratara untuk pilkada," ujarnya, Selasa (17/11).


Ia menyebut, setiap PTPS, akan bertugas mengawasi satu TPS. Dan mereka akan diberikan  pembekalan, agar saat melakukan pengawasan tidak mengalami kendala dilapangan. 


Yang amat terpenting, sambung Ali Asek, saat menjalankan tugas selalu mengutamakan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak. 


"Saya pesankan semua PTPS yang dilantik bisa jaga integritas dan netralitas dalam melakukan pengawasan, sebab PTPS jadi ujung tombak pengawasan saat pelaksanaan pemilihan nanti," katanya.


Pelantikan PTPS sudah sesuai UU dengan dilantik 23 hari sebelum pencoblosan serta berakhir 7 hari setelah pencoblosan. 


"Saya pesan PTPS tetap jaga integritas jaga ucapan selaras tindakan di lapangan. Harus profesional, dan jalankan pekerjaan penuh tanggungjawab untuk lakukan pengawasan," ujarnya. (MJ)

Share:

Resmikan Taman Baca Kemala. Bhayangkari Polres Muratara Berikan Bantuan Wifi Gratis untuk SAD

 


MURATARA MSM.COM - Ketua Bhayangkari Kabupaten Muratara, Ny Endang Eko meresmikan taman baca di Mess Suku Anak Dalam (SAD) Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Selasa (17/11).


Selain meresmikan rumah baca, juga memberikan bantuan Wifi gratis. Bantuan sosial yang diberikan. Bertujuan untuk membantu anak - anak SAD dalam belajar dan mengenyam pendidikan. 


Ny. Endang Eko dan rombongan tiba di Mess SAD sekitar pukul 13.00 WIB. Usai meresmikan, Dia mengaku cukup senang bisa berbagi bersama anak - anak SAD di wilayah Kabupaten Muratara. 




"Agenda kita hari ini, meresmikan taman baca Kemala. Sekaligus memberikan bantuan Wifi gratis bagi anak - anak di asrama. Kita harapkan bantuan yang diberikan ini, bisa bermanfaat dan membantu anak - anak dalam proses belajar mengajar" katanya. 


Ny. Endang Eko juga mengharapkan, kedepan ada salah satu dari anak - anak yang saat ini mengenyam pendidikan di Mess SAD, bisa menjadi pemimpin di Muratara. Tidak hanya itu, Dia berharap anak - anak ini juga ada yang menjadi anggota kepolisian. 


"Pendidikan ini sangat penting. Jadi, kita sangat mensuport penuh untuk pendidikan anak - anak" tegasnya. 


Ditempat yang sama, pengurus mess SAD Ahmad Sumato menyampaikan kegembiraan dan terima kasihnya atas bantuan buku untuk taman baca Kemala dan Wifi Gratis dari Bhayangkari Polres Muratara. 


"Kami sudah diperhatikan, dan tentunya bantuan ini sangat membantu anak - anak di Mess SAD. Anak - anak sangat termotivasi untuk membaca" ucapnya. 


Dia menuturkan, selama ini memang sarana baca masih minim di Mess SAD. Namun, dengan adanya bantuan buku  dan bantuan lainnya. Tentu saja di Mess SAD ini sangat terbantu. 


"Sekarang ada 85 anak yang sekolah di Mess SAD, mulai dari SD hingga  SMA dan kelas paket. Sementara 17 anak sudah tamat sekolah. Tahun ini kita tetap menerima pelajar SAD untuk masuk tahun ajaran baru" jelasnya. 


Sebagai pengurus Mess SAD, sambungnya, memang membutuhkan tenaga ekstra untuk mengajak anak - anak SAD belajar di Asrama. Dibutuhkan pendekatan khusus agar anak SAD mau belajar. 


"Untuk mengajak mereka mau belajar di asrama, kami memang harus menggunakan pendekatan khusus. Bagaimana membuat mereka itu betah tinggal disini hingga tamat sekolah" tukasnya. (MJ)

Share:

Kedapatan Bawa Senpira, Irawan Diamankan Sat Reskrim Muratara

 


MURATARA MSM.COM - Sat Reskrim Polres Muratara berhasil mengamankan Irawan bin Jon (27), warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Dia kedapatan membawa senjata api tanpa izin. 


Penangkapan Irawan, bermula dari adanya laporan ke Kanit Pidum bersama anggota yang mendapatkan informasi, bahwa pelaku dicurigai sering membawa senjata api rakitan (Senpira) di wilayah hukum Polres Muratara. 


Menindaklanjuti laporan tersebut, Senin (16/11) sekira pukul 03.15 WIB dini hari. Sat Reskrim Polres Muratara dan anggota Opsnal bergerak menuju ke rumah Uden di Desa Tanjung Agung. 


Karena berdasarkan informasi yang diterima, Irawan saat itu sedang berada di rumah Uden. 


Setelah dilakukan penggeledahan, dibagian pinggang sebelah kiri bagian belakang Irawan, temukan senpi berwarna silver bergagang kayu. 


Dari penggeledahan yang dilakukan, ditemukan juga serbuk putih yang diduga narkotika jenis sabu.


Pelaku berikut barang bukti, berupa sepucuk senpira serta serbuk putih yang diduga narkoba jenis sabu seberat 0,80 gram, dan timbangan digitalserta peralatan untuk menggunakan narkoba tersebut. 


Diamankan ke Polres Muratara, untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. (MJ)

Share:

16 November 2020

BKD Muratara Gelar Rekonsiliasi Rutin Dana BOS Tahun 2020

 



MURATARA MSM.COM - Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Muratara, menggelar rapat rekonsialiasi, aset dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dilingkup SD dan SMP. 


Rapat berlangsung di ruang rapat, auditorium lantai 2 Setda Muratara, Senin (16/11). Dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepala SKPD dan Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah SD dan SMP. 


Kepala BKD, Duman Fachsyal melalui Kabid Aset, Rizal menjelaskan, rapat yang diikuti seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP se Muratara. Memfokuskan pada kegiatan dana belanja modal tahun ajaran 2020.




Dimana pada dasarnya, seluruh kegiatan tahun ajaran 2020 sudah dibelanjakan. Sehingga rekonsialiasi hasil kegiatan akan dimasukkan kedalam laporan. Selanjutkan diserahkan ke BPK. 


Dia menyebut, BPK akan datang ke Muratara pada Desember 2020. Untuk mengaudit seluruh kegiatan - kegiatan yang ada di Pemkab Muratara. Salah satunya di Dinas Pendidikan. 


Khusus di Dinas Pendidikan, BPK nantinya akan mengaudit Dana BOS, baik ditingkat SD maupun SMP, yang jumlahnya hampir 150 sekolah. 


"Kegiatan ini kita lakukan rutin setiap tahunnya.  Dan rekonsiliasi belanja modal ini dilakukan, karena ini merupakan salah satu yang akan diaudit BPK. Itulah akan dikeluarkan terakhir, untuk meningkatkan Opini kita, apakah masih meraih WTP atau bagaimana nantinya" jelasnya. 


Dia mengatakan, tahap awal ini, selain rekosiliasi di Dinas Pendidikan. BPK juga akan mengaudit Dinas PUPR, yaitu kegiatan fisik seperti jalan dan jembatan. Sedangkan di Dinas Kesehatan audit akan dilakukan mengenai masalah kesehatan. Sementara di Dinas Sosial, terkait masalah kegiatan yang bersifat sosial. 


Dengan rekonsiliasi rutin ini, Dia mengharapkan adanya peningkatan setiap tahunnya kearah yang lebih baik. Diantarnya, dimulai dengan administrasi seluruh belanja sekolah, baik SD dan SMP.

 

"Harus ada pembuktian, SPJnya lengkap. Pembukuannya lengkap secara teratur dan berkelanjutan. Karena BPK mengaudit melalui Simda laporan yang dikoordinir oleh Diknas untuk diserahkan kepada kami" sambungnya. 


Dia mengingatkan, pada dasarnya sekecil apapun dana yang dikeluarkan harus ada pertanggungjawaban. Karena tim audit akan mengaudit dimulai dari nol. (MJ)


Share:

Bawaslu Muratara, Lantik 71 PTPS Kecamatan Rawas Ulu

 



MURATARA MSM.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muratara, melantik 71 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Rawas Ulu, Senin (16/11).


Pelantikan PTPS, berlangsung di gedung serbaguna, Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara. PTPS ini nantinya akan bertugas pada pemilihan Bupati - Wakil Bupati Muratara tahun 2020.


Pelantikan ke-71 PTPS, dari 16 Desa ditambah 1 Kelurahan dalam Kecamatan Rawas Ulu, berlangsung khidmat. Jalannya pelantikan sendiri berlangsung lancar dan sukses. 



Ketua Panwascam Rawas Ulu, Abdulah Hakam mengingatkan, PTPS yang sudah dilantik  sudah memiliki tanggung jawab dan harus amanah dalam melaksanakan tugas. 


Pelantikan dan sumpah jabatan, bukanlah seremonial dan formalitas semata. Melainkan sebuah pertanggung jawaban, baik kepada diri sendiri maupun kepada Tuhan, untuk menjalankan tugas dengan sebaik - baiknya pada Pilkada nanti. 


"Memang tugas ini sangat berat. Tapi kami yakin, dapat melaksanakan tugas ini dengan baik. Peganglah amanat dari Bawaslu, dan harus jujur dan adil" pesan Abdulah Hakam.


Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu, Munawir melalui Komisioner Ali Asek, mengucapkan selamat kepada seluruh PTPS yang telah dilantik. Ia nenegaskan, PTPS harus menjaga integritas dan netralitas.


Sebab, PTPS merupakan garda terdepan dalam melakukan pemungutan suara di TPS. Sehingga seorang PTPS wajib memiliki SIM-P, dalam melaksanakan tugas, wewenang dan kewajibannya. 


"Jika tidak, pengawasan bisa dinyatakan tidak berhasil. Seorang pengawas TPS hukumnya wajib untuk memegang SIM-P, yaitu soliditas yang kuat, integritas yang tinggi, mentalitas teguh dan profesionalitas" tegasnya. (MJ)


Share:

Hanyut Di Sungai Rawas. Agus Ditemukan Tim SAR Gabungan Sudah Tidak Bernyawa

 



MURATARA MSM.COM - Setelah melakukan pencarian sejak Jumat (13/11) lalu. Akhir Tim SAR gabungan  berhasil menemukan Agus Harisman bin Holik (18), Minggu (15/11). 


Remaja tersebut ditemukan mengapung di Sungai Rawas Desa Muara Kuis Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara, dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Dimana sebelumnya, Agus dikabarkan hilang pada Jumat (13/11) lalu. 


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pada hari kejadian, Agus dan keluarganya bersilaturahmi ke rumah kelaurganya yang berada di Desa Muara Kuis. Sekitar pukul 11.00 WIB siang, Agus terlihat berjalan ke arah Sungai Rawas. 


Warga kemudian heboh menyebut ada orang jatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus. Mengetahui kabar tersebut, warga langsung melakukan pencarian dengan menyisir pinggir sungai Rawas. 


Kepala BPBD Muratara, Syarmidi ketika ditemui diruang kerjanya Senin (16/11) membenarkan adanya warga yang hanyut di Sungai Rawas. 


Dia menjelaskan, setelah mendapat laporan adanya warga tenggelam. Pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Basarnas Sumsel yang siaga untuk wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara.


Untuk membantu melakukan pencarian, BPBD Muratara juga menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ko lokasi kejadian. Setelah tiga hari melakukan pencarian, akhir pada Minggu, jasad korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi jasad korban. 


Syarmidi memastikan, warga yang temukan tewas di Sungai tersebut adalah Agus Harisman, remaja yang sebelumnya dikabarkan menghilang. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan. 


"Korban diduga meninggal karena hanyut tenggelam, diduga tidak bisa berenang" terang Syarmidi. Jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarganya dan langsung di bawa pulang ke Provinsi Jambi. 


Kepala Basarnas Palembang, melalui Kapos Basarnas MLM, Ivan menjelaskan, tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menelusuri Sungai.  Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar 5 kilometer dari lokasi pertama korban tenggelam, dengan kedalam sungai 2 - 5 meter.


"Setelah ditemukan, selanjutnya korban dievakuasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga" jelasnya. (MJ)

Share:

14 November 2020

Perkuat Kemitraan, Polres Muratara Jalin Silaturahmi Dengan Jurnalis dan PWI Muratara

 



MURATARA MSM.COM - Peranan jurnalis sebagai sumber informasi bagi masyarakat sangatlah penting. Karena media memberikan edukasi positif kepada masyarakat melalui pemberitaan. 


Hal itu dikatakan Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmad Hidayat saat silaturahmi dengan para awak media yang bertugas di Bumi Beselang Serundingan, Jum'at pagi (13/11).


Silaturahmi tersebut dilakukan Polres Muratara, guna memperkuat jaringan kemitraan dengan media massa jelang Pilkada 2020.


Hadir dalam silaturahmi diantaranya Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmad Hidayat, Kasubag Humas AKP Khayat dan Kabagren AKP Ruslan. Sementara dari media massa hadir ketua PWI Muratara, Marwan Ashari dan segenap pengurus dan anggota PWI Muratara. 


Dilanjutkan Kasat Reskrim, media berperan penting dalam menciptakan suasana keamanan dan ketertiban di masyarakat (Kamtibmas). Terlebih, menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 pada 9 Desember mendatang. 


"Kami membutuhkan support dari rekan - rekan media, untuk menciptakan Kamtibmas di wilayah Muratara. Media bisa memberikan edukasi secara langsung ke masyarakat untuk menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan nyaman" kata Dedi. 


Dia mengharapkan, media bisa memberikan kontribusi pemberitaan yang positif, berimbang dan sesuai fakta yang terjadi. Media juga diharapkan tidak membuat pemberitaan sepihak atau menggiring opini negatif. Sehingga menimbulkan paradigma tidak sehat di masyarakat. 


"Kapolres Muratara support  keberadaan media di Muratara, dengan adanya media tentunya informasi mengenai yang positif." sambung Dedi. 


Oleh karena informasi yang disajikan oleh para jurnalis  itu bisa diketahui masyarakat secara luas dan bukan hanya dikonsumsi masyarakat di Muratara. 


Ketua PWI Muratara Marwan Ashari mengucapkan terima kasih atas support dan perhatian dari pihak kepolisian terhadap media di Muratara.


Menurutnya, dengan terjalinnya komunikasi dan hubungan yang baik, tentunya dapat memberikan kontribusi positif. (MJ)

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog