Kamis, 28 Februari 2019

Dewan Desak Perusahaan Perbaiki Jalan Simpang Nibung-Rawas Ilir


Ilustrasi jalan rusak


MURATARA MSM. COM- Seyogyanya hadirnya perusahaan bisa memberikan kontribusi bagi pemerintah dimana mereka berinvestasi.

Akan tetapi berbeda dengan perusahaan di Kabupaten Muratara engan berkontribusi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara yang tidak memiliki niat atau insiatif untuk memperbaiki jalan yang dilintasinya membawa hasil.

Seperti yang terjadi, pada akses Jalan Simpang Nibung-Rawas Ilir kondisinya sudah rusak parah karena ulah dari perusahaan yang melintasi jalan tersebut hingga bermuatan 30 ton.

Hal itu, membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muratara merasa geram dengan keberadaan perusahaan yang merusak jalan itu tanpa memperbaikinya. Sehingga memanggil perusahaan yang bergerak didua Kecamatan Nibung dan Rawas Ilir, namun sayangnya hanya lima perusahaan yang hadir dalam rapat lintas sektor itu.

Ketua Komisi III, I'Wayan Kocap mengatakan sangat menyayangkan kepada perusahaan yang tidak datang dalam rapat lintas sektor. Sesuai dengan Undang-Undang (UU) No 40 tahun 2017 tentang kewajiban sosial.

Menurutnya semua orang tahu bahwa kewajiban sosial perusahaan dan dapat diketahui jumlah perusahaan yang ada banyak, akan tetapi apabila ada jalan yang rusak mereka tidak sensitif dan harus kita yang menggerakan dan buktinya sudah dua jam lebih rapat belum juga membuahkan hasil.

"Kita harus memberikan presure kepada perusahaan dan jangan cuma hanya memikirkan profit saja. Akan tetapi juga memikirkan CSR memperbaiki jalan yang rusak dan jangan hanya tutup mata,"katanya.

Dijelaskannya Perusahaan Bentu itu paling besar kesertaaannya merusak jalan Simpang Nibung-Rawas Ilir karena muatan tengki saat melintasi jalan mencapai 30 ton. Begitu juga dengan perusahaan Triariani selalu membawak hasil batu bara melintasi jalan tersebut.

"Kita mengacu pada peraturan gubernur (Pergub) No 23 tahun 2013 tentang pemanfaatan jalan umum bagi perusahaan mitral dan batu bara sudah dicabut. Maka dari perusahaan tidak diperbolehkan melintasi jalan itu apapun alasannya,"tegasnya.

Ia juga meminta baik masyarakat, media, pemerintab dan juga NJO berkaborasi berperan aktif dalam memperbaiki jalan.

Apa alasan perusahaan engan memperbaiki? I'Wayan menuturkan pastinya pihak perusahaan engan mengungkapkan dan keinginan perusahaan itu hanya ingin menggunakan jalan tanpa harus ada timbal balik dalam hal ini memperbaiki. "Maunya perusahaan bisa melewati tanpa harus memperbaiki,"papar ia. (Hamkam)
Share:

Dikukuhkan oleh Bupati, Dewan Pendidikan Muratara Optimis Pendidikan di Muratara Semakin Baik




MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara HM Syarif Hidayat mengukuhkan Dewan Pendidikan Kabupaten Muratara. Pengukuhan pada Rabu (27/2) berlangsung di Offroom Setda Muratara.

Tugas dari dewan pendidikan ini, nantinya akan memberikan komitmen kepada masyarakat pendidikan yang bermutu, serta memberikan pertimbangan dan masukan kepada Pemkab Muratara tentang pendidikan.

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat menyampaikan rasa syukurnya dengan pengukuhan dewan pendidikan. Sebab, dunia pendidikan di Bumi Beselang Serundingan sudah lama menginginkan adanya dewan pendidikan. Dirinya yakin, dewan pendidikan dapat membantu pendidikan di Muratara.

"Dengan adanya dewan pendidikan ini, perlu berhubungan dengan propinsi mengenai SMAN di Muratara. Saya sudah bicara dengan Gubernur secara pribadi.  Beliau berjanji bertahap diperbaiki SMAN yang sudah rusak di Muratara, "kata Bupati

"Bantulah pendidikan Muratara ini, sesuai dengan visi misi Bupati dan wakil Bupati Muratara. Sehingga pendidikan Muratara sangat berkualitas" sambung HM Syarif Hidayat.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Muratara H Abdullah Makcik mengatakan, ada tiga program pendidikan yang harus diperhatikan. Diantaranya akses pendidikan harus baik dan siswa tidak perlu lagi mengeluarkan uang lebih banyak.

"Kedepan,  kualitas pendidikan dengan tata kelolah pendidikan yang baik.  Kami optimis pendidikan di Muratara semakin baik,"katanya

Ditambahkannya, pendidikan sudah menjadi kewajiban Pemda setempat. Salah satunya dengan mendirikan kampus di Kabupaten Muratara yang akan dilaksanakan pada tahun ini juga. (MJ)
Share:

Wujud Kepedulian Komunitas Pemancing Ikan, Camat Karang Dapo Lepas 3 Ribu Bibit Ikan




MURATARA MSM.COM - Berangkat dari kepedulian terhadap kelestarian biota air, terutama ikan. Camat Karang Dapo Kabupaten Muratara Hermanto dan Kapolsek Karang Dapo, bersama komunitas Pemancing ikan melepas 3 ribu bibit ikan, Minggu (24/2) lalu.

3 ribu bibit ikan patin yang dilepas ke Sungai Liam yang berada di Kelurahan Karang Dapo, merupakan pemberian dari Komunitas Pemancing Ikan.

Komunitas Pemancing ikan itu sendiri beranggotakan 25 orang, yang berasal dari empat Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Musi Rawas, Rejang Lebong, Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara.

"Terima kasih kepada seluruh anggota Komunitas Pemancing Ikan yang telah peduli terhadap kelestarian ikan. Yang diwujudkan dengan memberikan bantuan bibit ikan untuk dilepaskan di Sungai Liam" ujar Camat Karang Dapo.

Dirinya berharap, kepedulian yang ditunjukkan oleh komunitas ini, menjadi contoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan biota air. "Jangan melakukan penyetruman maupun meracun ikan. Karena hal itu merusak biota air" tegasnya. (ZL).
Share:

Rabu, 27 Februari 2019

Dispora Muratara Gelar Festival Marching Band #Peserta Dari 3 Kabupaten/Kota



MURATARA MSM.COM-Dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Musi Rawas Utara yang ke-6, Pemkab Muratara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Festival Marching Band tingkat kabupaten, Rabu (27/2).

Festival Marching Band yang dipusatkan di lapangan Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit diikuti para peserta dari tiga kabupaten/kota, Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara yang terdiri dari tingkat SD, SMP hingga SMA sederajat.



Hadir Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Asisten III Sudartoni, Kepala Dispora Khaidir Kalingi, Kadis Kominfo Alha Warizmi, Kepala Disperindagkop H Samsu Anwar, Kepala Dinasker Abdurahman serta Camat Rupit Asmaun.


Dalam sambutannya, Bupati Muratara melalui Asisten III Sudartoni mengajak, melalui Festival Marching Band tahun 2019 kita wujudkan generasi yang kreatif menuju Muratara Bangkit. Dengan tujuan meningkatkan kompetansi, sebagai sarana dan aktivitas generasi muda yang sehat, terarah dan bermanfaat bagi pendidikan.



"Kegiatan ini merupakan sarana yang tepat untuk membuktikan kemampuan guna meraih prestasi. Membina hubungan silaturahmi serta menumbuhkan rasa kedisiplinan, tanggung jawab dan kebersamaan bagi peserta. Baik dilingkup Kabupaten Muratara maupun kabupaten lainnya" kata Sudartoni.



Ia berharap, dengan adanya Festival Marching Band dapat mencetak generasi yang berprestasi, terutama dibidang seni. Sehingga generasi muda menjadi generasi yang produktif dan jauh dari hal - hal negatif.


Kepala Dispora, Khaidir Kalingi dalam laporannya menyampaikan, tujuan dari festival marching band, untuk meningkatkan kompetensi para pelajar. Mengingat marching band dan Drum Band merupakan salah satu cabang olahra yang mulai diperhitungkan.



"Selain itu, kegiatan ini sebagai tempat generasi muda dalam menyalurkan bakat dan hobi seni, khususnya seni musik. Agar dapat ditumbuhkemangkan secara sehat dan bermanfaat" jelasnya. (MJ/ADV)
Share:

Selasa, 26 Februari 2019

Pembangunan GI Muratara Dilanjutkan


H Alfirmansyah dan istri



MURATARA MSM. COM - Pembangunan Gardu induk Pusat Listrik Negara (PLN) Dikabupaten Musi Rawas Utara dilanjutkan.

Akhir akhir ini diberitakan di publik pembangunan GI sempat tersendat dikarenakan terjadi perubahan jadwal yang semula seharusnya  selesai pada Bulan April 2019 dan COD Bulan Oktober 2019 namun harus mundur sampai pembangunan selesai.

Pembangunan gardu induk listrik yang terletak di Desa Lubuk Rumbai Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara menggunakan Dana pusat sebesar 250 milyar itu dikerjakan oleh PT. Medan Smart.

Bupati Musi Rawas Utara melalui Kepala Dinas PU Perkim Muratara H.Alfirmansya,St.M Si.mengatakan pihak Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara mendukung penuh atas pengerjaan GI dan siap membantu demi kelancaran Pembangunan hingga GI bisa beroprasi seperti harapan masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan cita cita Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara dan menjadi Proitas Utama pembangunan sesuai keinginan masyarakat Muratara."katanya.

Ia berharap akan berjalan sesuai dengan teknis dan administrasi dengan baik atas nama pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara mengucapkan  terima kasih banyak atas berjalannya progres ini.

"jadi kami berharap akan selesai di bulan April 2019 akan tetapi  ada terjadi kesalahan teknis di perencanaan dan kami selaku pemerintah menerima saja tapi kedepan kami mohon agar pihak terkait jangan lupa Koordinasi. Agar kami bisa menyampaikan kepada masyarakat Muratara bahwa apa yang telah direncanakan itu benar benar dilaksanakan kalo pun belum selesai itu proses."jelas ia.


Bupati sudah mentargetkan walaupun ada halangan di wilayah Muratara dan Kabupaten Surolangun Jambi asal untuk Kebutuhan Pembangunan Gardu Induk dan untuk transmisi nya siap membantu.

"Untuk itu kepada pengelola dan rekan rekan jika ada hal hal yang tidak bisa diselesaikan silahkan koordinasi kepada kami dan Pemkab akan bantu.Dan kami pun siap memberikan pasilitas dan bantuan kepada pihak PT PLN PERSERO UIP SBS dalam hal Pusmanpro agar dapat melaksanakan ini dengan baik,"jelas ia.

Sementara itu Nazarudin supervisor Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) mengatakan keterlambatan pengerjaan pada tahun 2018 lalu terjadi karena kesalahan teknis di perencaan.

"Alasan teknis karena seluruh perencanaan harus di aproval ulang atau di update oleh konsultan perencanaan agar titik kordinat dan arah transmisi akurat.Karena jika bergeser jadi masalah bahkan bisa roboh jadi  harus simetri dan tegak lurus."kata nya.

Pihaknya pun mengakui tidak bisa menargetkan pengerajaan bisa diselesaikan.Banyak pengerjaan harus dengan bertahap.

"Secara teknis Pekerjaan  kami menargetkan kalo untuk pemasangan Travo 150 KV  di usahakan bulan ini terpasang akan tetapi kalo untuk Gedung Kontrol kemungkinan Bulan April tahun ini bisa selesai" jelas ia.

Untuk operasi ia belum bisa menargetkan dikarenakan menunggu konek transmisi  dari tower sutet.Masalahnya jaringan tower sutet dari arah Sarolangun jambi ke Muratara lahan nya belum bebas dengan kata lain masih bermasalah dengan masyarakat.

"mudah mudahan pihak terkait dengan waktu cepat bisa membebaskannya agar Gardu induk di Muratara cepat beroprasi." Paparnya.(Hamkam)
Share:

TMMD Ke-104 di Kecamatan Nibung # Menyatuhkan TNI Dengan Masyarakat




MURATARA MSM.COM - Pemerintah Kabupaten Muratara dan Kodim 0406 Mura, Lubuklinggau, Muratara (MLM) membuka kegiatan TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun 2019, Selasa (26/2)

Kegiatan yang mengangkat tema "Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Pangan".

Dihadiri Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Komandan Dandim 0406 MLM Letkol Inf. Aan Setiawan, Kapolres Musi Rawas, Muratara AKBP Suhendro, perwakilan Kejari, kepala OPD, PKK, Camat, Kades serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan TMMD ke-104 Kodim 0406 Mura akan dilaksanakan di Kelurahan Karya Makmur SP.9 Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara selama satu bulan terhitung mulai minggu ke-4 Februari hingga minggu ke-2 Maret 2019.

Dandim 0406 MLM, Lektol Inf. Aan Setiawan menjelaskan, kegiatan TMMD ke-104 tahun 2019 di Kecamatan Nibung terdiri dari kegiatan fisik dan non fisik. Untuk kegiatan fisik berupa pembangunan infrastruktur dasar.

Rincian kegiatan fisik antara lain pembukaan dan pembuatan jalan sepanjang 6,5 km dengan lebar 10 meter. Pembuatan gorong - gorong dilima titik sepanjang jalan yang dibuka. Pembuatan pos kamling sebanyak 5 unit, pembuatan MCK dan sumur bor di dua titik, rehab teras mushollah dan bedah rumah warga satu unit.

Dijelaskannya, untuk sasaran kegiatan non fisik diantaranya khitanan massal, pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, pelayanan KB dan penyakit menular. Penyuluhan bahaya narkoba, kesadaran hukum, wawasan kebangsaan dan bela negara. Serta kegiatan kepramukaan dan olahraga bersama masyarakat.

"TMMD bertujuan menyatuhkan TNI dengan masyarakat, karena pembangunan melibatkan masyarakat di desa. Dengan adanya TMMD dapat membantu masyarakat dengan menyediakan fasilitas insfrastruktur yang bagus" jelas A'an Setiawan, 

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Muratara menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI yang melakukan TMMD ke-104 di Kecamatan Nibung ini. Dengan tujuan membantu masyarakat dan mencerdaskan anak bangsa, menciptakan kondisi masyarakat yang aman dalam berbagai ancaman, serta membantu pemerintah dalam membangu daerah.

"Berharap dengan TMMD ini dapat mempererat hubungan warga dengan TNI." kata Bupati seraya mengucapkan bismillahirrohami TMMD tahun 2019 secara resmi dibuka. (MJ)
Share:

Senin, 25 Februari 2019

Bupati Muratara dan OPD Tandatangani Pakta Integritas



MURATARA MSM.COM - Bupati Muratara HM Syarif Hidayat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan penandatanganan perjanjian kinerja tahun 2019 di lantai 2 Auditorium Setda Muratara, Senin (25/2).

Dalam penandatanganan Pakta Integritas tersebut, HM Syarif Hidayat didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) H Zainal Arifin, Asisten III Sudartoni, dan Kabag Ortala H Suryadi.

Dalam laporannya, H Suryadi menyampaikan dasar penandatanganan perjanjian kinerja tercantum dalam UU Nomor 28 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. Dan UU Nomor 17 tahun 2003 tentang keuangan negara, serta UU Nomor 16 tahun 2013 tentang pembentukan Kabupaten Muratara di Provinsi Sumatera Selatan.

Selain itu berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2006 tentang Peraturan Keuangan, kinerja dan Instansi Pemerintah Daerah.

PP Nomor 18 tahun 2016 tentang Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis tentang Perjanjian Kinerja, Peraturan Kinerja dan tatacara review Laporan Kinerja Instansi Pemerintahan. Serta Perda Nomor 3 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Muratara.

"Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memahami dan melaksanakan penugasan dan pimpinan yang lebih tinggi kepada pimpinan yang lebih rendah, untuk melaksanakan program dan kegiatan disertai indikator kinerja, dan merupakan wujud nyata komitmen antara penerima dan pemberi amanah untuk meningkatkan integritas, akuntangritas, transparasi dan kinerja Aparatur Sipil Negara" papar H Suryadi.

Tujuan berikutnya, penilaian keberhasilan maupun kegagalan dalam pencapaian tujuan dan saran organisasi serta pemberian sanksi kepada pemegang amanah. Dengan sasaran seluruh perangkat daerah dilingkungan Pemkab Muratara.

Sementara itu, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat mengatakan, penandatanganan pakta integritas sesuai Permen Nomor 53 tahun 2014, dimana secara moril harus dipertanggungjawabkan.

"Kinerja spesifik sudah bagus. Kita sudah mendapatkan WTP, serta menerima banyak penghargaan. Status DOB sudah lepas, artinya kita sama seperti kabupaten lainnya" kata Bupati. (MJ)
Share:

Gelar Lomba Cerita Tingkat SD/MI. #Kembangkan Bakat Literasi Yang Tersembunyi Pada Anak-Anak



MURATARA MSM.COM - Guna meningkatkan minat baca siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah menggelar lomba Cerita tingkat Kabupaten.

Lomba yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB berlangsung dihalaman belakang kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Senin (25/2). Hadir Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Asisten III Sudartoni, para Kepala OPD, peserta lomba dan guru pembimbing.


Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Hj Herawati MM menyampaikan, tujuan digelarnya lomba cerita untuk mengembangkan bakat literasi yang tersembunyi pada anak - anak. Dimana dalam hal mengenal cerita dan budaya kabupaten yang kaya dengan cerita dan dongeng - dongeng masa lalu untuk dikembangkan dan diperkenalkan di kancah nasional.

Dijelaskannya, pemenang dari lomba cerita ini masing - masing akan mendapatkan uang, tropy dan piagam. Dimana untuk juara 1 sebesar Rp. 3 juta, Juara Rp. 2,5 juta dan juara 3 Rp. 2 juta. Sementara juara harapan 1 menerima Rp. 1,5 juta, harapan 2 Rp. 1 juta dan harapan 3 menerima Rp. 5 ratus ribu.

"Bagi juara 1, akan diikutsertakan pada lomba cerita tingkat provinsi pada April 2019 mendatang dan akan berlanjut ke tingkat nasional jika menang di tingkat provinsi" jelasnya.

Sementara itu, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Asisten III Sudartoni memberikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang telah menyelenggarakan kegiatan seperti ini.

"Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, banyak pemikiran yang muncul dengan banyak membaca buku. Untuk diketahui bahwa dari cerita dan sejarahlah akan banyak bermunculan ide - ide brilian" kata Sudartoni.

Ia berharap, pada saatinya nanti anak - anak di Bumi Beselang Serundingan akan menjadi generasi yang kuat. Untuk itu, ceritakanlah kepada anak - anak sesuatu yang objektif berdasarkan analisis yang jelas, dan berilah ilmu yang bermanfaat. (MJ)
Share:

Jumat, 22 Februari 2019

Tiga Kades terima sertifikat aplikasi workshop siskeudes versi 2.0 2019




MURATARA,MSM.COM- Camat karang jaya, Makmun Habib serahkan  sertifikat workshop, aplikasi sistem keuangan Desa siskeudes versi 2.0 tahun 2019.
(Kamis,21/2/19).

Acara yang di fasilitasi oleh kecamatan karang jaya, kabupaten Muratara, di gedung aula serba guna kecamatan karang jaya, yang di hadiri oleh beberapa Kades.

Kepala dinas (PMD.P3A) melalui Hj. Gusti rohmani selaku sekretaris PMD- P3A mengatakan , selamat kepada tiga desa yang hari ini kita berikan sertifikat,aplikasi sistem keuangan Desa siskeudes versi 2.0 tahun 2019,yang di berikan melalui camat karang jaya, Makmun habib selaku camat karang jaya.
Desa yang pertama yaitu, kepala Desa Lubuk Kumbung, Karang jaya, Desa  Setia Marga, Kecamatan Karang Dapo, dan Desa wilayah Rawas ulu.

Dilanjutkannya, Dengan di tetapkan nya, pemendagri 20 tahun 2018,tentang pengelolaan keuangan desa sebagai perubahan pemendagri 113 tahun 2014 tentang pengelolaan ke uangan Desa,mengakibatkan aplikasi siskeudes yang telah di implementasikan oleh Desa harus dilakukan penyesuaian dengan pemendagri Nomor 20 tahun 2018.

Lanjut Bunda Gusti ,Meneruskan saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada panitia beserta segenap unsur yang terlibat.sehingga acara ini berjalan dengan baik tertib dan lancar.

Saya juga berharap khususnya para peserta, untuk dapat memahami akan informasi dan masukan, agar nanti nya dapat di gunakan oleh para kepala Desa, dalam Rangkah tertib pengelolaan keuangan Desa, di desanya masing-masing.
Tutup nya.

Sementara itu, Camat Karang Jaya mengatakan dengan ada nya pemberian sistim pengelolaha  keuangan desa ini. "Kedepan para Kades benar-benar memahaminya dalam mengelolah DD," pungkasnya.(Hamkam)
Share:

Rabu, 20 Februari 2019

Gemakan Pariwisata, SMSI Sumsel Jalin Kerja Sama dengan GIPI



PALEMBANG MSM. COM- Sepak terjang Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumsel di bawah komando Jon Heri mulai bertaji.

Sebab, belum genap sepuluh hari dilantik oleh SMSI Pusat, Jon Heri telah melakukan beragam terobosan. Salah satunya melakukan kerja sama atau jalinan silaturahmi dengan Bang Erlan selaku Ketua GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia), Rabu (20/2). Saat ini Bang Erlan juga tercatat sebagai Ketua PHRI dan Staf Khusus Walikota click Bidang Pariwisata dan Industri Ekonomi Kreatif.

Di dampingi Heru Siswanto selaku wakil ketua bidang hubungan antar lembaga dan kerjasama dan Agus alwi  selaku wakil ketua bidang organisasi menyatakan banyak rancangan dan plaining dilakukan antara SMSI Sumsel dan Bang Erlan. ‘’Semuanya tetap bermuara pada peningkatan dunia pariwisata di Kota Palembang khususnya dan Sumsel pada umumnya. Juga semuanya kita plot buat peningkatan PAD masing-masing daerah,’’ cetus Jon.

Tak hanya itu, gemerlap dunia pariwisata Sumsel saat ini pun akan digelontorkan serangkaian dengan acara pelantikan SMSI Sumsel yang rencananya akan langsung dilakukan oleh Gubernur Sumsel serta dihadiri para pejabat SMSI , PWI Pusat serta Dewan Pers juga kalangan pemerintahan yang ada di Sumsel.

‘’Kita juga siap support kegiatan SMSI Sumsel ini. Sebab sangat bernilai dan berdampak positif bagi dunia pariwisata daerah,’’ cetus Bang Erlan yang kerap juga disapa Babe.

Bahkan, lanjut Babe, ekspos dunia pariwisata akan bertambah gemanya. ‘’Karena langsung ditayangkan oleh seluruh media online yang ada di Sumsel hingga bisa menembus mancanegara,’’ tegas Babe.

Pertemuan berjalan singkat namun penuh makna dan berlangsung akrab serta penuh kekeluargaan.(***)
Share:

Dispora Gelar Seleksi Anggota Paskib Tingkat Kabupaten Muratara




RAWAS ULU MSM.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melakukan seleksi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten tahun 2019, Rabu (20/2).

Seleksi yang digelar di Aula SMA Negeri Surulangun Kecamatan Rawas Ulu diikuti 100 peserta yang merupakan siswa-siswi SMA/SMK sederajat dari 7 kecamatan. Seleksi dijadwalkan berlangsung selama dua hari.



Hadir pada seleksi anggota Paskibra, Kepala Dispora Muratara Khaidir Kalingi, Kabid Pengembangan Pemuda Supriyanto, perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Rano Adios, serta TNI/Polri.



Kepala Dispora Khaidir Kalingi mengatakan, seleksi calon anggota Paskibra yang digelar hari ini, merupakan lanjutan dari seleksi tingkat kecamatan yang merupakan siswa - siswi terpilih dari masing - masing kecamatan.

Dari 100 calon anggota Paskibra yang mengikuti seleksi, nantinya akan dipilih dan diseleksi oleh tim. Tim penyeleksi sendiri terdiri dari berbagai unsur, antara lain seperti dari TNI/Polri dan Dinkes.



"Dari 100 orang ini bisa saja mengkerucut tidak sampai 70 orang. Bisa 50 bahkan 40 orang. Intinya kita tidak memaksanakan jumlah yang terpilih 70 orang" jelas Khairi Kalingi.

Jika memang nantinya dalam seleksi tidak memenuhi kuota sebanyak 70 peserta. Maka pihak Dispora akan merekrut ulang ke sekolah - sekolah, hingga memenuhi jumlah yang ditentukan.


"Dari seleksi ini kita menginginkan anggota Paskibra yang terpilih sesuai dengan kriteria dan syarat yang telah ditentukan oleh pusat. Kita juga berharap, nantinya dapat mewakili kabupaten Muratara ditingkat provinsi, bahkan hingga ke tingkat nasional" harapnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Pemuda, Supriyanto mengungkapkan, dari 100 peserta yang mengikuti seleksi terdiri dari 45 putra dan 55 putri. Mereka telah mengikuti tahap seleksi tingkat kecamatan yang dilaksanakan pada 4 - 12 Februari lalu. (MJ)
Share:
KEHILANGAN

TELAH HILANG SERTIPIKAT DENGAN NO. 02351/DESA BUMI MAKMUR, KEC. NIBUNG, KAB. MUSI RAWAS UTARA ATAS NAMA TRIYONO, DENGAN SURAT UKUR TANGGAL 30-12-2011, NO. 256/BUMI MAKMUR/2011 SELUAS 176 M2

BAGI YANG MENEMUKAN HUB. 085266115995/ROMADONA TRIBOWO  
Share:

Bangun Ulu Rawas, 2019 Pemkab Muratara Gelontorkan 36,8 M #Usulan Musrenbang Tahun 2020 Meningkat




MURATARA MSM. COM- Pemerintah Kecamatan Ulu Rawas menggelar Musrenbang di aula Kecamatan, Selasa (19/2)

Hadir dalam acara ini, Kepala Bappeda, Erwin Syarif, Kepala Perkim Muratara, H. Alfirmansyah Karim, dan beberapa perwakilan OPD Kabupaten Musi Rawas Utara.

Camat Ulu Rawas, Muhktaredi menyampaikan pembangunan Kecamatan Ulu Rawas terus dilakukan dan ada peningkatan.

Dia mengungkapkan beberapa jembatan telah dibangun dan tahun inipun 9jembatan telah direstui untuk dibangun di Kecamatan Ulu Rawas.

Muhktaredi mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan yang telah dilaksanakan maupun yang akan dilakukan.

"Alhamdulillah kita berterima kasih kepada pak Bupati yang telah memperhatikan kecamatan kita, mari di tahun 2019 ini dalam menyusun rencana kerja tahun 2020 kita usulkan program prioritas kembali demi kemajuan masyarakat Kita dalam meningkatkan perekonomian,"ajaknya dalam sambutan kemarin.

Terpisah Kepala Bappeda, Erwin Syarif mengatakan Kecamatan Ulu Rawas mendapatkan perhatian lebih Bupati dalam arah pembangunan.

Dia mencotohkan berdasarkan rekap tahun 2019, pembangunan di Kecamatan Ulu Rawas sebesar 38,6 Milyar.

Diungkapkan Erwin Syarif, pembangunan terbagi diberbagi bidang infrastruktur, pendidikan maupun kesehatan.

Disebutkannya di bidang pendidikan ada beberapa kegiatan pembangunan gedung sekolah, rumah dinas dan pembangunan yang lainnya.

Di bidang kesehatan dikatakannya melalui Musrenbang membangun Puskeslor maupun polindes.

Pembangunan lainnya yakni jembatan dan juga jalan, box covert dan rumah layak huni.

"Pemerintah membangun secara merata sesuai kebutuhan masyarakat, Ulu Rawas kita bangun jembatan mengingat perlu sekali saat ini, kita harap pembangunan yang dilaksanakan ini kita jaga kita rawat sebaik mungkin,"ungkap nya.

Dikatakannya kedepannya masyarakat sampaikan pembangunan prioritas kembali, Pemerintah siap membangun untuk kebutuhan rakyat.

Disebutkannya pembangunan yang akan dilaksanakan sesuai dan selaras Pemerintah Provinsi Sumsel, dalam peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, Pemerataan infrastruktur dan konektifitas serta tata kelola pemerintahan publik.

"Arah kebijakan ini dalam rangka percepatan pembangunan angka kemiskinan,"utaranya.

Senada dengan Kepala Bappeda, Kepala Perkim, H. Alfirmansyah Karim  mengungkapkan Dinas Perkim membangun sesuai usulan masyarakat melalui beberapa tahapan.

"Tentunya pembangunan yang berkualitas sesuai kebutuhan masyarakat, jadi saya harap susun sebaik-baiknya dan akan diusulkan,"utaranya.(***)
Share:

Pemkab Muratara Buka Pelelangan Kendaraan Dinas




MURATARA,MSM.COM-  Sosialisasi teknis pelaksana lelang kendaraan Dinas Pemkab Muratara secara online terbuka dimulia.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Muratara, Duman Fachsyal mengatakan kendara dinas baik roda 2 maupun roda 4 aset dari Pemda Mura secara resmi kita buka pelelangan.

"Kita sosialisasi pelelangan kendaraan dinas Pemkab Muratara secara terbuka. Kendaraan dinas ini merupakan warisan dari Pemda Mura, yang selama ini memang sudah lama terpakai dan merupakan aset yang di terima dari Pemkab mura secara bertahap dibersikan dari Kabupaten Muratara," ungkap Duma kepada wartawan koran ini, Selasa (19/2).

Dilanjutkannya, pelaksanaan lelang ini sudah lama diwacanakan bahkan pada tahun 2017 lalu. Namun bisa dilaksanakan tahun ini.

"Kendaraan yang sudah diresmi dilelang, kita kumpulkan disuatu tempat dan kami sudah membuat surat edaran bagi masyarakat umum, maupun secara online," bebernya.

Selanjutnya, ia harapkan kepada obp maupun masyarakat yang berminat silah kan ikuti sebab lelang dilakukan secara terbuka dan online "Siapa penawar tertinggi artinya itu lah pemenangnya," pungkasnya.


Sementara itu, Kabid Aset BKD Muratara, Rizal juga menambahkan
Kendaraan Dinas Pamkab Muratara yang akan kita lelang yaitu berjenis roda 2 dan roda 4. "Untuk roda dua sebanyak 82 unit dan roda empat 7 unit. Untuk pelaksanaan pelelangan dibuka pada tanggal (28/2) mendatang," jelas Rizal.

Dilanjutkanya, syarat-syarat bagi yang ingin mengikuti pelelangan diantaranya mempunyai KTP, KK memiliki NPWP dan juga jaminan limit harga. Selain itu sistem pelelangam secara terbuka siapapun bisa mengikutinya dan juga secara onlen. "Kendara yang akan dilelang mulai dari tahun 2000-2005 aset dari Pemkab Muratara," pungkasnya. (Hamkam)
Share:

Senin, 18 Februari 2019

Puskesmas Muara Rupit Pastikan Penanganan Terdampak Banjir, Tertangani Dengan Baik




MUARA RUPIT MSM.COM - Pasca banjir yang melanda wilayah Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara. Puskesmas Muara Rupit memastikan, penanganan terhadap masyarakat terdampak banjir dapat tertangani dengan baik.

"Dalam hal pelayanan, kami tidak ada kendala begitu juga dengan obat - obatan semuanya lengkap. Kami terus melayani seperti biasa" ujar Kepala Puskesmas Muara Rupit dr Susan, Senin (18/2).

Diungkapkannya, khusus pasien terdampak banjir, tidak terjadi lonjakan drastis. Sejauh ini pihak Puskesmas Muara Rupit hanya menangani 33 pasien terdampak banjir. Jika dipersentase, hanya terjadi peningkatan sekitar 10 persen.

Dari total 33 orang yang datang untuk berobat, yang merupakan pasien terdampak banjir. Jumlah keseluruhan cukup bervariasi, tidak hanya anak - anak, melainkan juga orang dewasa.

"Yang paling banyak dikeluhkan pasien yaitu penyakit gatal - gatal dan diare. Namun tidak terlalu banyak. Sejauh ini, belum ada keluhan pada penyakit lainnya" tukasnya. (MJ).
Share:

Share:

Talud di Pasar Surulangun Ambruk, Tiang PLN Nyaris Roboh




RAWAS ULU MSM. COM-Akibat derasnya arus sungai Rawas, dam penahan tebing (talud) di Kelurahan Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu ambruk.

Ambruknya talud terjadi pada Sabtu (16/2) sekitar pukul 22.00 WIB, setelah diterjang arus Sungai Rawas. Derasnya arus, dipicu naiknya debit air sungai akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Rawas Ulu dan sekitarnya.

Lurah Pasar Surulangun Arodie membenarkan ambruknya talud yang berada disekitaran pemukiman penduduk. Menurutnya, sempat terjadi kepanikan saat talud ambruk. "Warga memang sempat panik, karena suara yang ditimbulkan cukup keras" sambungnya.

"Karena disekitar lokasi ambruknya talud ada tiang listrik yang juga nyaris roboh. Saat itu juga saya menghubungi pihak PLN. Tak lama berselang, petugas datang memperbaiki tiang listrik itu" ujar Arodie.(ZIL)
Share:

Tahun Ini Kades Kelola DD Dan ADD Hampir 2 Milyar






MURATARA,MSM.COM- Selain Dana Desa (DD) dari angaran pemerintah pusat, Rp. 800 juta lebih tahun ini Pemerintah Kabupaten Muratara menganggarkan Alokasi Desa Desa  (ADD) sebesar Rp. 65 milyar dibagi ke 82 desa di Muratara.

Artinya hampir Rp. 2 Milyar dana dikelola Oleh setiap Kepala Desa (Kades) di Muratara. Dana tersebut bertujuan Untuk membantu laju Pembangunan infrastruktur dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Desa.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Muratara, Erwin Syarif menjelaskan dengan dibantunya Dana ADD Pemerintah mengharapkan pengelolaan dana tersebut memiliki azas manfaatnya di masyarakat.

“Jadi setiap Desa Tahun ini mengelola Dana DD maupun ADD mencapai Rp 2 milyar  maka dari itu diharapkan kepada seluruh Pengguna anggaran Dana tersebut dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat banyak," Erwin Syarif baru-baru ini.

Dilanjutkan nya, Semakin besar dana desa, penggunaannya harus tepat sasaran. Ini bukan masalah menghabiskan uang, tetapi tepat sesaran, tepat guna, dan bermanfaat. Oleh sebab itu,Saya minta Kades menggunakan dana desa tepat sasaran sehingga rakyat betul-betul dapat manfaatnya.”jelasnya.


Erwin juga berpesan agar Kades lebih giat melakukan pemberdayaan masyarakat desa dengan menggerakkan ekonomi desa, membuka lapangan kerja, dan mempercepat perputaran uang.


“Kalau mau membangun gunakan juga masyarakat desa. Yang nganggur ataupun yang keluarganya tidak mampu diajak sehingga kemiskinan bisa hilang dari desa,”kata erwin.

Ia menyebut dana desa bukan untuk pembangunan infrastruktur saja. Dana Desa ditegaskannya harus menjadi penting kedepan untuk membangun Sumber Daya Manusia.

“Jadi tolong Dana Desa dan ADD itu untuk dimanfaatkan salah satunya bisa menurunkan angka kemisikinan di Muratara," pungkasnya. (Hamkam)
Share:

Share:

Jumat, 15 Februari 2019

Mahasiswa Pertanyakan Anggaran Pembentukan Raperda




MURATARA, MSM.COM- 12 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tahun 2018 yang di Anggarkan  oleh Sekretariat Dewan Kabupaten Muratara sebesar 8,7 milliar adalah bentuk Pemborosan Anggaran.

Menurut Nopri Agustian anggaran sebesar itu sangat berlebihan, bahkan Ia mempertanyakan transparasi penggunaan anggaran tersebut seperti apa, agar tidak menjadi blunder di Khalayak umum.

"Bagaimana kejelasan anggota dewan terkait pembuatan 12 raperda yang menghabiskan 8,7 Milliar? Anggaran sebesar itu sesuai tidak dengan hasil yang ada? Hati-hati jangan sampai ini menjadi cuaca buruk bagi incumbent pada April mendatang", papar Nopri Agustian selaku Ketua Aliansi Mahasiswa Nibung.

Dia menegaskan, jika tidak ada transparansi rincian anggaran tersebut, maka jangan salahkan bila masyarakat berpikiran negatif.

Ia juga berharap agar Kejaksaan Negri (Kejari) Lubuk Linggau segera memanggil Sekretaris Dewan (Sekwan) supaya permasalahan ini cepat selesai.

"Titik terang permasalahan ini akan terlihat apabila Kejari Llg memeriksa Sekwan", harapnya. (Hamkam)
Share:

Share:

Share:

Kamis, 14 Februari 2019

Karang Dapo Sukses Gelar Musrebang Tingkat Kecamatan




KARANG DAPO, MSM.COM - Pemerintah Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan tahun 2019.

Musrenbang dengan tema “Kecamatan Karang Dapo Bekerjasama dan Sama Kerja Menuju Kabupaten Muratara Bangkit” berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Camat Karang Dapo, Rabu (13/2).

Camat Karang Dapo Hermanto menjelaskan, Kecamatan Karang Dapo memiliki 8 Desa 1 Kelurahan, dan semua ikut menghadiri Musrenbang. Artinya, ini merupakan bentuk dukungan yang dibrikan oleh perangkat desa dan kelurahan dalam meningkatkan pembangunan di wilayah Kecamatan Karang Dapo.



“Sebelum melaksanakan Musrenbang tingkat Kecamatan, kita sudah melaksanakan Musrenbangdes dan hasilnya dipaparkan pada hari ini. Inilah yang kita usulkan, ke Musrenbang tingkat Kabupaten Muratara” jelasnya.

Ia mengharapkan, nantinya setiap usulan akan terakomodir dengan baik. Dari pihak kecamatan Karang Dapo sendiri sangat berharap, dapat menjadii kecamatan yang lebih maju dengan membantu anggaran untuk wilayah Kecamatan Karang Dapo.

“Kita menginginkan setiap usulan dapat dinikmati oleh masyarakat. Harapan kami, apa yang diusulkan dapat disetujui oleh Pemkab Muratara. Sebab, ada satu desa masih sangat kurang pembangunannya, yaitu Desa Aringin yang belum pernah tersentuh aspal” papar Camat.



Ditambahkannya, di tahun 2019 ini ada sekitar 85 jenis usulan pembangunan. Mulai dari pembangunan bidang sosial, agama mapun bidang infrastruktur dan untuk pembangunan skala prioritas 38 usulan.

Kepala BAPPEDA Kabupaten Muratara, Erwin Syarif mengatakan, proses Musrenbang sudah dimulai sejak Januari 2019. Mulai dari tingkat desa hingga ke tingkat provinsi. Untuk tahun ini,  sudah menyiapkan dana operasional bagi warga tidak mampu.

Selain itu, juga menganggarkan untuk pembangunan Puskesmas Karang Dapo. Untuk pembangunan Puskesmas tersebut, ia meminta untuk menyiapkan lahan untuk pembangunan puskesmas itu.



"Sedikit bocoran dalam proses angaran dari desa sampai kabupaten. Tim TAPD nanti kita akan kita bawa ke DPRD paling lambat pada April nanti," jelasnya.


Erwin Syarif menjelaskan, mengingat anggaran yang masih terbatas, maka ia meminta untuk mengusulkan berdasarkan skala yang paling prioritas. Untuk belanja langsung saja mencapai 65 persen dan tidak langsung 35 persen.

“Untuk pemerataan pembangunan di Desa kan ada juga DD. Bidang usulan pendidikan dan kesehatan sangat penting. Usulkan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat. Sedangkan isu untuk provinsi Sumsel, di bidang pembangunan, dan penurunan angka kemiskinan” papar Erwin.

"Saat ini, kemiskinan di Muratara masuk angka ke 5 persen. Maka DD yang akan membantu pembangunan untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Dan isu strategis kabupaten dibidang pembangunan dibidang pelayanan kesehatan dan pendidikan serta nilai tambah ekonomi” tukasnya.(Hamkam)
Share:

Rabu, 13 Februari 2019

Bupati Muratara Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar Lawang Agung




MUARA RUPIT MSM.COM - Bupati Muratara HM Syarif Hidayat didampingi Ketua TP PKK Ny. Lia Mustika Syarif meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan ruto tiga pintu di Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit, Rabu (13/2).

Turut dalam kunjungan orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan, diantaranya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) H Zulkifli, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Khaidir Kalingi.

Kasat Pol PP Firdaus, Kepala Dinas Kominfo Alha Warizmi, Kasubag Humas dan Protokol Indrayani, serta camat Rupit Asmaun.

Dalam kunjungan ini, Bupati beserta rombongan melihat secara langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan ruko milik Syaiful H Habni dan Ahmat Baitar.

Selain berdialog langsung dengan korban, Bupati juga menyerahkan kepada korban kebakaran. "Bantuan berupa sembako, alat dapur dan terpal. Mudah - mudahan bantuan ini dapat meringankan beban bagi yang terkena musibah" kata Kepala BPBD Zulkifli.

Seperti diberikan sebelumnya, kebakaran hebat menghanguskan ruko tiga pintu di pasar tradisional Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit, Rabu (13/2) sekitar pukul 01.20 WIB dini hari.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun MSM.COM, ketiga ruko yang ludes terbakar, merupakan milik Syaiful H Habni dan Ahmat Baitar. Ruko tiga pintu yang terbakar merupakan toko sembako, kios pangkas rambut, dan toko peralatan rumah tangga.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran hebat tersebut. Namun kerugian materil, akibat amukan si jago merah ditaksir mencapai ratusan juga rupiah.

Api sendiri baru bisa dipadamkan satu jam kemudian, setelah warga dibantu Damkar milik Pemkab Muratara berjibaku memadamkan kobaran api. (MJ)
Share:

Bupati : Perusahaan Harus Memakmurkan Rakyat





MURATARA,MSM.COM- Diduga tidak melunasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) , perusahaan bisa diberi sanksi. Karena CSR sifatnya wajib sebagai tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.

Bupati Muratara, HM. Syarif Hidayat mengatakan tujuan perusahaan itu hadir disini adalah ikut memakmurkan masyarakat, tidak ada lain dia harus memakmurkan masyarakat disini.


Dikatakan Bupati, salah satu perusahaan yang bandel di Muratara seperti Perusahaan tambang PT Sele Raya Merangin Dua (SRMD) sudah ditegur untuk tetap ikuti peraturan dan perundang-undangan.

“PT Sele Raya Merangin Dua (SRMD) sudah kita tegur, memang kita ada bagi hasil 64 persen tetapi perusahaan menggunakan jalan termasuk perusahaan lain. Apabila menggunakan jalan kita Muratara, dia harus bayar,” tegas bupati.


Sebab, menurut bupati, Itu semua sudah kewajiban perusahaan. hanya saja perusahaan banyak bandel.
Terkait perusahaan yang menggunakan jalan kabupaten, lanjut bupati, merupakan tugas dan poksi Dinas Perhubungan. Sehingga dinas tersebut dituntut harus cekatan dalam bekerja.

“Nah hal ini kita lihat sampai dimana kecekatan Kepala Dinas Perhubungan, tidak akan mungkin semua harus bupati yang turun secara langsung. Itulah gunanya kepala dinas,” terang bupati.


Sementara itu, Ketua Forum CSR Muratara Solihin mengatakan dari banyaknya perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Muratara hanya tiga investor yang baru melunasi kewajiban terhadap Kabupaten Muratara ditahun 2018.

“kemarin kita serahkan CSR Tahun 2018, kita serahkan pada awal tahun 2019, karena ini tindak lanjut MoU antara perusahaan dengan Pemkab Muratara yang ditandatangani oleh Bupati Muratara pada April 2018 lalu. Jadi ada 12 perusahaan yang tergabung dalam Forum CSR, hanya tiga perusahaan yang memenuhi kewajibannya 100 persen yakni; BNI, Bank SumselBabel dan PT. Bumi Mekar Tani,” jelas Solihin.(Hamkam)
Share:

Si Jago Merah Mengamuk, Hanguskan Ruko Tiga Pintu






MUARA RUPIT MSM.COM- Ruko tiga pintu di pasar tradisional Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara hangus dilahap si jago merah, Rabu (13/2) sekitar pukul 01.20 WIB dini hari.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun MSM.COM, ketiga ruko yang ludes terbakar, merupakan milik Syaiful H Habni dan Ahmat Baitar. Ruko tiga pintu yang terbakar merupakan toko sembako, kios pangkas rambut, dan toko peralatan rumah tangga.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran hebat tersebut. Namun kerugian materil, akibat amukan si jago merah ditaksir mencapai ratusan juga rupiah.

Api sendiri baru bisa dipadamkan satu jam kemudian, setelah warga dibantu Damkar milik Pemkab Muratara berjibaku memadamkan kobaran api.

Menurut saksi mata, Ali Asak (73) warga Desa Lawang Agung menuturkan, dirinya melihat langsung kebakaran. Api pertama kali muncul dari salah satu ruko yang terbakar itu.

“Awalnya api itu muncul dari ruko jualan sembako milik Syaiful, ruko itu sedang kosong, tidak ditunggu,”tuturnya.

Sementara itu, Fauzi salah seorang warga mengaku kecewa dengan lambannya petugas Damkar datang ke lokasi kejadian. Petugas Damkar datang, justru api sudah menghanguskan ruko. Kejadian ini bukan kali ini saja, tetapi sudah berulang kali terjadi.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rupit, AKP Yulfikri saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut.

“Kejadian ini masih kami selidiki, kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran,” katanya. (MJ)
Share:

Selasa, 12 Februari 2019

Rupit Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan




MUARA RUPIT MSM. COM - Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, Senin (11/2).

Musrenbang yang digelar di gedung Serbaguna Kelurahan Muara Rupit dihadiri Kepala BAPPEDA Erwin Syarif, Kepala Dinas Perkim H Alfirmansyah, ketua DPRD Muratara Efriansyah, serta Kepala Dinas Pendidikan melalui Kabid Dikdas Abdul Kadir.

Dalam sambutannya Camat Rupit Asmaun menyampaikan, sebelum menggelar musrenbang tingkat kecamatan. Terlebih dahulu dilakukan musrenbang tingkat desa. Dimana, usulan dari setiap desa dimasukkan dalam musrenbang tingkat kecamatan Rupit.

"Sebelum melaksanakan ditingkat kecamatan, kami sudah melaksanakan musrenbang ditingkat desa. pelaksanaan musrenbang ini berdasarkan DPA kecamtan tahun anggaran 2019" jelasnya.

Kepala BAPPEDA Erwin Syarif meminta pemerintah kecamatan Rupit untuk menyampaikan usulan - usulan berdasarkan skala prioritas hasil musrenbang tingkat desa yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

Sebab menurutnya, masih banyak usulan yang disampaikan bukan berdasarkan skala prioritas ataupun kebutuhan, melainkan keinginan.

Sementara, ketua DPRD Muratara Efriansyah menjelaskan, pembangunan di Bumi Beselang Serundingan sudah 90 merata. Namun, karena keterbatasan anggaran dalam struktur APBD diprioritaskan untuk daerah terpencil terlebih dahulu. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bupati Muratara.

"Memang kita tidak mengenyampingkan daerah daerah yang sudah maju. Terbukti dalam APBD Kabupaten Muratara untuk kecamatan Rupit sebesar 81 milyar. Kedepan akan kita tingkatkan lagi" paparnya.(MJ)
Share:

Senin, 11 Februari 2019

Bupati Wacanakan Pelaksanaan Kades Exspo



MURATARA, MSM.COM- Dalam rangka menonjolkan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada didesa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara wewacanakan kegiatan Kades Expo tingkat Kabupaten Muratara.

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat mengatakan,  kegiatan tersebut bertujuan untuk menampilkan SDA, hasil kerajinan dan juga makanan ciri khas desa masing-masing.

"Saya sudah mengintruksikan DPMD dan P3A untuk mengatur jadwal pelaksanaan Kades Expos,"ucapnya.

Dikatakan kegiatan itu akan diadakan dilapangan silampari Kecamatan Rupit, dan nanti para peserta menampilkan ciri khas desa distan masing-masing.

"Pelaksanaanya dalam waktu dekat ini dan nanti akan mengundang Kemendes,"kata Syarif.

Dikatakannya dengan adanya Kades Exspo tentunya bisa terlihat desa mana yang berpotensi. "Para Kades juga sudah melakukan study banding ke Jogja dan pelatihan lain, tentunya nanti pasti akan banyak inopasi yang ditampilkan,"jelasnya.

Lebih lanjut berharap seluruh desa bisa mengikuti acara ini, karena ini sangat bagus untuk kemajuan desa masing-masing. "Kita berharap seluruh desa dan Kecamatan bisa mengikuti dan menampilkan seluruh yang dimiliki desa,"haranya.(hamkam)
Share:

Sabtu, 09 Februari 2019

MTQ Tingkat Kabupaten Muratara Resmi Ditutup, Kecamatan Nibung Juara Pertama




NIBUNG MSM. COM-Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Kesra Setda Muratara sukses menggelar perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-5 tingkat Kabupaten Muratara tahun 2019.

MTQ ke-5 yang di gelar selama 5 hari di Kecamatan Nibung sebagai tuan rumah, ditutup secara resmi oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Jum'at (8/1). Hadir Sekretaris Daerah, Asisten I, II dan III, Ketua TP PKK Kabupaten, Kabag Kesra Haerudin, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Muratara, Camat sekabupaten Muratara, Ketua MUI, DMI, LPTQ, Dewan Hakim, KUA, tomas, toga serta ribuan masyarakat Muratara.



Tampil sebagai juara pertama Kecamatan Nibung, juara kedua Kecamatan Rupit, dan disusul Kecamatan Rawas Ulu yang menempati Juara ke-3. Masing masing juara disetiap cabangnya menerima piala, piagam penghargaan dan uang pembinaan. Sedangkan bagi juara umum, menerima piala bergilir. Untuk MTQ tingkat kabupaten ke-6 tahun depan, Kecamatan Rawas Ilir akan menjadi tuan rumah.



Dalam sambutannya, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat memberikan apresiasi kepada panitia, LPTQ, Sekda, OPD dan camat atas terselenggaranya MTQ ke-5. "Terima kasih juga kepada dewan hakim, toko masyarakat, camat dan kades di Nibung ini yang telah membawa MTQ ini meriah dan bersemangat" ucap Bupati.

Dikatakan orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini, dari beberapa kali penyelenggaraan MTQ, di kecamatan Nibung merupakan perhelatan yang sambutan masyarakatnya sangat besar. Hal itu tak lepas dari peran serta camat dan seluruh kades di Kecamatan Nibung dalam mensukseskan dan memeriahkan MTQ tingkat kabupaten tahun ini.



"Selamat kepada peserta yang menjadi juara. Tingkatkan prestasi untuk menghadapi  STQ yang akan datang. Kepada peserta yang belum berhasil jangan kecewa, tetap giat untuk belajar" kata Syarif.



Dikatakan Bupati, pada 8 hingga 15 April mendatang, Kabupaten Muratara menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat provinsi Sumatera Selatan. Untuk itu, Bupati berpesan kepada para juara, untuk mempersiapkan diri mewakili Muratara untuk bersaing dengan kabupaten lain.

"Sebagai tuan rumah, kita harus memberikan usaha yang terbaik untuk menjadi juara di berbagai cabang yang dilombakan" tegas Bupati. Dirinya berjanji, peserta yang berhasil masuk final pada STQ mendatang, akan diumrohkan. (MJ)
Share:

Share:

Beli Premium Menggunakan Dirigen Secara Massal, SPBU Muara Rupit “SELALU KOSONG”




MURATARA, MSM.COM- Masyarakat seputaran Kecamatan Rupit dan Kabupaten Muratara umumnya resah dengan kondisi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Rupit yang “Selalu Kosong”.

Berdasarkan pantauan wartawan baru - baru ini, “Kekosongan” Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap terjadi di SPBU Rupit, karena masih banyak warga yang membeli BBM dengan menggunakan dirigen.

Saat para pengendara kendaraan bermotor hendak mengisi premium di SPBU, kerap kali mereka harus “gigit jari” karena stok primium sudah habis. Jika sudah demikian, mereka terpaksa mengisi BBM eceran di pinggir jalan sekitaran SPBU Muara Rupit.

“Saya sangat kecewa dengan pelayanan SPBU yang mengatakan “Maaf Premium sudah habis”. Pengisian BBM menggunakan dirigen secara “massal” diduga merupakan salah satu penyebab premium selalu kosong” ungkap Epan (35) warga Kecamatan Karang Jaya ketika ditemui saat hendak mengisi BBM di SPBU Muara Rupit.

Menurut Epan, dirinya tak mengerti dengan kerapnya SPBU kehabisan premium. Sedangkan semua orang tahu, BBM itu disubsidi untuk rakyat kalangan menengah kebawah. Selain itu, tidak diperkenankan membeli premium menggunakan dirigen.
.
“Mau tidak mau saya harus mengisi BBM jenis premium eceran yang harganya lebih mahal dari SPBU. Saya berharap, tolong berantas oknum - oknum yang membeli premium menggunakan dirigen secara massal” harapnya. (Hamkam).
Share:

Tingkatkan Minat Baca, Pemkab Muratara Segera Gelar Pusling




MUARA RUPIT MSM.COM-Guna meningkatkan minat baca, mulai dari siswa Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat serta masyarakat pada umumnya.

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Dinas Perpustakaan Daerah segera menggelar kegiatan Pustaka Keliling (Pusling). Dengan adanya Pusling diharapkan dapat mencerdaskan serta menambah pengetahuan.

Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Muratara Hj Herawati menjelaskan, Pusling akan dilakukan di setiap kecamatan. Apakah nantinya akan dilakukan2 kali seminggu ataukah 3 kali perminggunya, akan dirancang sebaik mungkin.

“Kita akan masuk ke setiap sekolah dan minta agar pihak sekolah bisa menjadwalkan waktu Dinas Perpustakaan untuk melakukan Pusling” ungkapnya.

Dirinya berharap, program Pusling ini didukung oleh seluruh masyarakat agar nantinya dapat berjalan sesuai dengan harapan dalam membantu mencerdaskan anak bangsa, khususnya di wilayah Bumi Beselang Serundingan.

“Kemudian saya juga memprogramkan Perpustakaan wajib masuk ke desa - desa. Perpustakaan di sekolah harus diaktifkan, dan di masjid juga akan ada perpustakaan. Yakinlah dengan banyak membaca kita akan lebih cerdas” paparnya.

Adanya program Pusling, disambut antusias oleh Agus (25) warga Kecamatan Rawas Ilir. Menurutnya, Pusling yang merupakan program Pemkab Muratara melalui Dinas Perpustakaan, merupakan program yang sangat positif bagi masyarakat.

“Dengan adanya Pusling, bisa membantu masyarakat dalam menambah ilmu pengetahuan dan wawasan” tuturnya singkat.

Laporan : AMajid
Editor : Andy Afriansyah
Share:

Kamis, 07 Februari 2019

Baliho APK Dirusak, Rustam Sabari Lapor Ke Bawaslu





MURATARA MSM. COM-Rustam Sabari Calon Legislatif (Caleg) nomor urut 7 dari Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kecamatan Rupit dan Karang Jaya melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Musi Rawas Utara terkait adanya dugaan perusakan baliho Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang di Desa Noman dan Rantau Kadam oleh orang tak dikenal, Kamis (7/2).

Usai melapor ke kantor Bawaslu, Rustam Sabari langsung menggelar jumpa pers. Dihadapan awak media ia menceritakan kronologis pengrusakan baliho.

Diungkapkannya, sekitar pukul 18.30 WIB dirinya mendapat laporan melalui selluler bahwa baliho yang ia pasang rusak. Perusakan itu duga dilakukan oleh orang tak dikenal.

"Motif perusakan itu kita belum tahu, apakah masalah pribadi atau dengan partai. Kita berharap Bawaslu bisa mengusut tuntas perusakan APK tersebut" harapnya.

Ditambahkannya, tujuan dirinya melapor kejadian ini ke Bawaslu agar kedepan kejadian serupa tidak terulang, baik bagi dirinya secara pribadi, partai maupun para caleg lainnya. Karena pesta demokrasi bebas untuk memasang baliho dimana saja sepanjang tidak mengganggu aturan yang ada.

"Apalagi kami memasang baliho ini "Assalammu alaikum" dan minta izin dulu dengan warga setempat. Saya rasa seluruh caleg juga meminta izim terlebih dahulu kepada yang punya tanah maupun rumah, barulah baliho dipasang" bebernya.

Untuk memperkuat laporan, kata Rustam Sabari, pihaknya membawa barang bukti berupa 4 buah baliho. Masing - masing 2 baliho dari desa Noman Baru dan 2 baliho dari Desa Rantau Kadam.

Sementara itu, Sekretaris Partai Gerindra Kabupaten Muratara Rahmatullah mengatakan kedatangan pihaknya ke Bawaslu untuk melaporkan peristiwa perusakan APK sekaligus berharap pihak pihak diluar Partai Gerindra untuk sama sama menjaga etika dalam berpolitik.

"Kita jaga kedamaian untuk Muratara yang lebih maju. Kita beri contoh yang baik tim pendukung kita. Pesta demokrasi adalah hati nurani pemilih kita. Kita menawarkan, siapa yang memilih, kita tidak tahu. Yang penting kita menawarkan" jelasnya.

Peristiwa ini, sambungnya, kedepan merupakan pelajaran berharga. Ia juga berharap kepada semua pihak untuk menjaga kedamaian berdemokrasi yang bersih dan santun. Insya Allah Muratara akan lebih baik jika mampu menjaga etika politik yang baik

Ditempat yang sama, ketua Bawaslu Muratara Munawir berjanji, akan memproses hal tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku dan konstitusi yang ada. "Jadi kami tidak mau ada yang ditutupi. Ketika kemudian ini memenuhi unsur, kita tindaklanjuti" jelasnya.

"Besok kita akan panggil saksi. Harapan kita saksi koperatif datang memberikan keterangan kepada kita. sehingga atas keterangan saksi kita bisa melihat ini diproses atau tidak kemudian memenuhi unsur apa tidak" sambungnya.

Dikatakannya lebih jauh, apabila saksi sudah memberikan keterangan. Kemudian ini diregistrasi, selanjutnya akan dibahas di Sentra Gakudu yang terdiri dari tiga lembaga, Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian dan juga melalui proses ini kajian awal tahap 1, tahap 2 dan tahap 3.

"Jadi kami minta insan pers di Muratara untuk sama sama mengikuti perkembangan ini dan bersama sama mengawal demokrasi agar pelaksanaan penerapan pelanggaran pemilu di kabupaten Muratara tegak sebagaimana yang kita harapkan bersama" harapnya. (MJ)
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog